cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
HUBUNGAN KOMPETENSI PERAWAT DENGAN STABILITAS PASIEN GAWAT DARURAT SEBELUM RUJUKAN DI PUSKESMAS Ria Andayuna; Oscar Ari Wiryansyah; R A Fadila
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1749

Abstract

Latar Belakang: Penatalaksanaan awal pasien gawat darurat di fasilitas kesehatan tingkat pertama merupakan faktor penting menentukan keberhasilan stabilisasi kondisi pasien sebelum dilakukan rujukan ke rumah sakit. Kompetensi perawat menjadi salah satu determinan utama dalam keberhasilan tindakan karena perawat merupakan tenaga kesehatan yang paling sering memberikan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan. Tujuan: Menganalisis hubungan kompetensi perawat dalam penatalaksanaan awal dengan stabilitas kondisi pasien gawat darurat sebelum rujukan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian 33 perawat menggunakan teknik total sampling. Kompetensi perawat diukur menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, stabilitas pasien dinilai melalui lembar observasi berdasarkan parameter tanda vital sebelum rujukan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Sebanyak 44% responden memiliki kompetensi rendah, 16% kompetensi sedang, dan 40% kompetensi baik. Sebagian besar pasien (60%) dalam kondisi stabil sebelum dirujuk, sedangkan 40% dalam kondisi tidak stabil. Hasil uji Chi-Square nilai p = 0,000 (<0,05), adanya hubungan yang bermakna antara kompetensi perawat dalam penatalaksanaan awal dengan stabilitas kondisi pasien gawat darurat sebelum rujukan. Saran: Diharapkan peningkatan kompetensi melalui pelatihan kegawatdaruratan, simulasi klinis, dan supervisi berkala perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan serta keselamatan pasien di fasilitas kesehatan tingkat pertama.Kata Kunci: Gawat Darurat, Kompetensi Perawat, Penatalaksanaan Awal, Stabilitas Pasien, Rujukan.
STUDI PENGGUNAAN OBAT ANAK DENGAN PHARMACEUTICAL CARE NETWORK EUROPE DI PUSKESMAS Ulik Alta; Yudi Arina; Eka Fitriani; Ef Yudi Harjo; Susanti Delina; Petria Ramadana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1739

Abstract

Latar Belakang: Pasien anak memiliki karakteristik farmakokinetik dan farmakodinamik berbeda dari orang dewasa sehingga lebih rentan mengalami drug-related problems (DRPs). Identifikasi DRPs menggunakan Pharmaceutical Care Network Europe (PCNE) versi 9.1 diperlukan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan obat di pelayanan kesehatan primer. Tujuan: Menggambarkan pola penggunaan obat dan mengidentifikasi DRPs pada pasien anak di UPTD Puskesmas Tanjung Raja berdasarkan ketepatan indikasi, pasien, pemilihan obat, dan dosis. Metode: Penelitian observasional deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder rekam medis pasien anak periode Januari–Desember 2024. Sampel 81 pasien dipilih secara purposive sampling. Analisis mencakup karakteristik pasien, pola penggunaan obat, diagnosis, dan DRPs berdasarkan PCNE versi 9.1. Hasil: Sebanyak 76 pasien (93,8%) menerima obat sistemik dan 5 pasien (6,2%) obat topikal. Sebanyak 26 pasien (32,1%) menerima tiga obat atau lebih. Diagnosis terbanyak ialah infeksi virus dan bakteri yang disertai DRPs. Obat terbanyak adalah paracetamol sirup 120 mg/5 mL pada 49 pasien. Ditemukan 43 kasus DRPs, meliputi pemilihan obat tidak tepat 20 kasus (24,68%), masalah bentuk sediaan 8 kasus (9,87%), dan dispensing 15 kasus (18,51%). Saran: Diperlukan peningkatan kualitas rekam medis, kelengkapan aturan pakai, dan peran aktif tenaga kefarmasian dalam evaluasi terapi. Kata Kunci : Anak, Drug-Related Problems, PCNE V9.1, Puskesmas, Penggunaan Obat.
KARAKTERISTIK IBU TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM PENANGANAN TERSEDAK PADA ANAK Neng Annis Fathia; Selvi Prima Wulandari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1754

Abstract

Latar Belakang: Tersedak merupakan kegawatdaruratan pada anak usia prasekolah yang dapat menyebabkan asfiksia hingga kematian jika tidak segera ditangani. Ibu sebagai pengasuh utama berperan penting dalam pertolongan pertama, namun kemampuannya diduga dipengaruhi oleh karakteristik seperti usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan. Tujuan: Menganalisis hubungan karakteristik ibu, meliputi usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan, dengan pengetahuan tentang penanganan tersedak pada anak usia prasekolah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia prasekolah di TK 'Aisyiyah 26 Palembang sebanyak 21 orang. Sampel penelitian 16 responden yang memenuhi kriteria inklusi dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang penanganan tersedak pada anak dan dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil: Sebagian besar responden berusia 36–45 tahun (56,25%), bekerja sebagai ibu rumah tangga (75%), dan berpendidikan terakhir SMA (56,25%). Sebanyak 50% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai penanganan tersedak pada anak. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia (p=0,619), pekerjaan (p=1,000), dan tingkat pendidikan (p=0,282) dengan pengetahuan ibu tentang penanganan tersedak pada anak (p>0,05). Saran: Edukasi dan pelatihan penanganan tersedak secara berkala perlu dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu dalam menghadapi kejadian tersedak pada anak.Kata kunci: Anak Prasekolah, Karakteristik Ibu, Penanganan Tersedak, Pengetahuan