cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudisyach@gmail.com
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Kol H Burlian KM 7,5 Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal 'Aisyiyah Medika
ISSN : 26142791     EISSN : 26223872     DOI : -
Core Subject :
Journal ‘Aisyiyah Medika is a journal published by LPPM STIKES Aisyiyah Palembang with the first edition February 2018, with ISSN Print 2614-2791 and ISSN Online 2622-3872, where the Journal is published twice a year, every February and August. Journal papers submitted for publication can be in the form of: research, case reviews, and literature reviews in the health sector. The manuscript is an original scientific work in the last two years and has never been published before. Articles written in the Journal ‘Aisyisyah Medika cover the field of publication of this journal Multi Health Science in the fields of Medicine, Midwifery, Nursing and Pharmacy and Public Health.
Arjuna Subject : -
Articles 573 Documents
HUBUNGAN PERAN IBU DENGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK SD LAMTHEUN ACEH BESAR Nisaul Kirami; Ratna Wilis
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1751

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan gigi dan mulut anak usia sekolah perlu diperhatikan karena kebiasaan yang terbentuk dapat berlanjut hingga dewasa. Ibu berperan sebagai motivator, edukator, fasilitator, dan pengawas dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut anak. Tujuan: Menganalisis hubungan peran ibu dengan status kebersihan gigi dan mulut anak usia sekolah di SD Negeri Lamtheun Aceh Besar. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional dilaksanakan pada 27–29 April 2026. Sampel terdiri atas 72 pasangan ibu dan anak kelas I–V yang dipilih menggunakan total sampling. Data peran ibu dikumpulkan menggunakan kuesioner 15 pernyataan, sedangkan status kebersihan gigi dan mulut anak diukur menggunakan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Analisis dilakukan menggunakan uji Pearson Chi-Square. Hasil: Sebanyak 66,7% ibu memiliki peran kategori baik dan 33,3% kategori cukup. Status kebersihan gigi dan mulut anak sebagian besar kategori sedang (61,1%) dan baik (38,9%). Terdapat hubungan signifikan antara peran ibu dan status kebersihan gigi dan mulut anak (χ² = 35,795; p < 0,001), dengan Cramer’s V = 0,705. Saran: Orang tua perlu meningkatkan pengawasan dan edukasi kesehatan gigi anak. Sekolah dan tenaga kesehatan disarankan memperkuat edukasi, pemeriksaan berkala, serta kegiatan promotif dan preventif. Kata Kunci: Peran Ibu, Kebersihan Gigi dan Mulut, OHI-S, Anak Usia Sekolah
LITERASI DIGITAL SEBAGAI PREDIKTOR DOMINAN INTENSI PENGGUNAAN MOBILE JKN: STUDI UTAUT2 PADA MAHASISWA Ari Yulianto; Pangestu Widodo; Rudiansyah Rudiansyah; Anggun Morlina; Putri Penyadar
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1741

Abstract

Latar Belakang: Pemanfaatan aplikasi Mobile JKN di Indonesia baru mencapai sekitar 14% dari 278,1 juta peserta BPJS Kesehatan, meskipun cakupan kepesertaan nasional telah mencapai 98,45%. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengembangan teknologi dan kapasitas literasi digital pengguna. Penelitian sebelumnya berbasis UTAUT2 lebih banyak menekankan persepsi terhadap teknologi dan belum banyak menguji peran literasi digital secara bersamaan. Tujuan: Menganalisis pengaruh Literasi Digital terhadap intensi penggunaan Mobile JKN setelah mengontrol konstruk UTAUT2 yang diperluas dengan Personal Innovativeness. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan di Universitas Aisyiyah Palembang tahun 2025–2026 terhadap 79 mahasiswa peserta aktif BPJS Kesehatan yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 43 butir skala Likert 5 poin dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil: Model regresi signifikan secara simultan (F = 21,055; p < 0,001) dengan nilai R² = 0,733. Dari sembilan prediktor, hanya Literasi Digital yang berpengaruh positif signifikan terhadap intensi penggunaan Mobile JKN (B = 0,734; β = 0,624; p < 0,001). Saran: BPJS Kesehatan perlu memperkuat edukasi literasi digital yang berfokus pada peningkatan kecakapan penggunaan Mobile JKN. Perguruan tinggi disarankan mengintegrasikan literasi digital ke dalam kurikulum, sedangkan penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel yang lebih luas, menggunakan desain longitudinal atau PLS-SEM, serta menambahkan variabel kontekstual seperti dukungan sosial dan kepercayaan terhadap keamanan data.Kata Kunci: Caregiver Keluarga, Deteksi Dini, Early Warning Signs, Kegawatdaruratan, Lansia
PENGARUH EDUKASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI TEMPAT PRAKTIK MANDIRI BIDAN Neni Riyanti; Rhipiduri Rivanica; Khoirunnikmah Khoirunnikmah
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1746

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan memerlukan perhatian khusus karena berbagai perubahan fisik dan psikologis dapat menimbulkan ketidaknyamanan. Senam hamil secara teratur dapat membantu mengurangi keluhan, meningkatkan kebugaran, mempersiapkan persalinan, serta mendukung kesehatan ibu dan janin. Namun, rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang manfaat dan pelaksanaan senam hamil masih menjadi kendala dalam meningkatkan partisipasi. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi dengan menggunakan media leaflet tentang senam hamil terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil Metode: Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel sebanyak 30 responden diperoleh dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan senam hamil. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0.000 (<0.05) terdapat pengaruh pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi menggunakan leaflet. Pengetahuan ibu hamil meningkat kategori kurang menjadi baik Saran: Ibu hamil diharapkan dapat memanfaatkan leaflet sebagai sumber informasi tambahan tentang senam hamil, membaca dan memahami kehidupan sehari-hari sesuai dengan kondisi kehamilan dan anjuran tenaga kesehatan.Kata Kunci: Media leaflet, Pengetahuan Ibu Hamil, Senam Hamil
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA HIPERTENSI DI PUSKESMAS R A Fadilla; Italia Italia; Nelly Pujiati
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1737

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan jangka panjang. Self-efficacy atau efikasi diri berperan penting dalam kemampuan lansia untuk mengelola kondisi kesehatan serta mempertahankan kualitas hidup yang optimal. Tujuan: Mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kualitas hidup pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Alang-Alang Lebar Palembang Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik korelasi desain cross-sectional, teknik pengambilan sampel purpossive sampling. Populasi penelitian 539 lansia dengan jumlah sampel 85 lansia. Instrumen yang digunakan Indeks Barthel. Waktu penelitian dilakukan 12-17 Januari 2026. Lokasi penelitian di Puskesmas Alang-Alang Lebar. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas lansia memiliki self-efficacy tinggi sebanyak 70 orang (82,4%) dan kualitas hidup baik sebanyak 71 orang (83,5%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup lansia hipertensi (p = 0,000). Saran: Diharapkan meningkatkan self-efficacy dalam mengelola kesehatan dengan mematuhi pengobatan, menerapkan pola hidup sehat, olahraga teratur, dan kontrol rutin ke tenaga kesehatan agar kualitas hidup tetap baik.Kata Kunci: Hipertensi, Kualitas Hidup, Lansia, Self-Efficacy
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT Meita Hipson; Khairun Nisa; Sri Handayani; Wulandari Wulandari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1752

Abstract

Latar Belakang: Ketuban Pecah Dini (KPD) terjadi ketika selaput ketuban pecah sebelum tanda-tanda persalinan muncul. Kondisi ini meningkatkan risiko infeksi, persalinan prematur, asfiksia neonatorum, serta morbiditas dan mortalitas pada ibu dan bayi. Tujuan: Diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ketuban Pecah Dini pada ibu bersalin di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2025. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini secara survey analitik dengan pendekatan Case Control . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang ada di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang pada tahun 2024 sebanyak 725 orang ibu bersalin dengan 62 orang yang mengalami Ketuban Pecah Dini. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu sampel kasus dan sampel kontrol, total sampel keseluruhan berjumlah 60 ibu bersalin. Penelitian dilaksanakan bulan Oktober s.d November 2025 di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa usia ibu (p = 0,000 < 0,05). Pendidikan ibu (p = 0,000 < 0,05), pekerjaan ibu (p = 0,000 < 0,05). Namun, tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara presentasi janin dengan kejadian KPD (p = 0,321 > 0,05). Saran: Tenaga Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai faktor risiko KPD, mendorong ibu hamil untuk melakukan ANC secara rutin, serta memberikan penyuluhan agar membatasi aktivitas berat selama kehamilan Kata Kunci: Case Control, Ketuban Pecah Dini, Usia Ibu, Pendidikan, Pekerjaan, Presentasi Janin.
PENGARUH SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Rohaya Rohaya; Ami Lutipa Trisela; Dian Lestari; Suprida Suprida; Indah Puji Septeria
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1742

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung bawah merupakan salah satu keluhan yang paling sering dialami ibu hamil, terutama pada trimester III. Di Indonesia, sekitar 68% ibu hamil mengalami nyeri punggung bawah. Senam hamil merupakan intervensi nonfarmakologis yang dapat memperkuat otot, meningkatkan fleksibilitas, memperbaiki postur tubuh, dan mempersiapkan persalinan. Namun, bukti mengenai efektivitas senam hamil pada ibu hamil trimester III di pelayanan kebidanan primer masih terbatas. Tujuan: Menganalisis pengaruh senam hamil terhadap penurunan intensitas nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pre-Test Post-Test dengan pendekatan eksperimental. Sampel terdiri atas 32 ibu hamil trimester III yang mengalami nyeri punggung bawah dan dipilih menggunakan teknik total populasi. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Sebelum intervensi, 12,5% responden mengalami nyeri sangat ringan, 53,1% nyeri ringan, dan 34,4% nyeri sedang. Setelah senam hamil, 56,3% responden mengalami nyeri sangat ringan dan 43,8% nyeri ringan. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna sebelum dan sesudah intervensi (p < 0,001). Saran: Senam hamil disarankan dilakukan secara rutin 1–2 kali per minggu sebagai bagian dari pelayanan antenatal untuk membantu mengurangi nyeri punggung bawah. Tenaga kesehatan perlu mengoptimalkan edukasi dan pelaksanaan senam hamil, sedangkan institusi pendidikan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai referensi pembelajaran mengenai penatalaksanaan nonfarmakologis nyeri pada kehamilan.Kata Kunci: Kehamilan Trimester III, Nyeri Punggung Bawah, Senam Hamil
EKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI KOLAGEN DARI TULANG DAN SISIK IKAN BANDENG (Chanos chanos) Tri A Okta; Mayang Tari
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1748

Abstract

Latar Belakang: Kolagen adalah protein dengan struktur berserat yang merupakan komponen utama matriks ekstraseluler suatu organisme hidup yang berjumlah 25-30% dari total protein dan berperan penting dalam menjaga integritas struktur biologis beberapa jaringan. Tujuan: Mengetahui cara ekstraksi kolagen dari tulang dan sisik ikan bandeng, Mengetahui karakteristik kolagen dari tulang dan sisik ikan bandeng. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium dilaksanakan pada Maret–Juni 2024 di Laboratorium Kimia STIKES ‘Aisyiyah Palembang. Penelitian meliputi karakterisasi dan ekstraksi kolagen dari sisik dan tulang ikan bandeng (Chanos chanos) menggunakan metode ekstraksi kimia, dianalisis karakteristik kolagen secara spektrofotometri. analisis menggunakan uji kadar air, kadar abu, derajat keasaman (pH). Hasil: Rendemen kolagen didapatkan 10,86%, kadar air 14,384, kadar abu 0,765, derajat keasaman 5,5. Ekstrak kolagen tulang dan Sisik ikan bandeng (Chanos chanos) Positif prolin dan Hidroksipirin. Hasil analisis kadar kolagen ekstrak tulang dan sisik ikan bandeng (Chanos-chanos) menggunakan spektrofotometer visible dengan panjang gelombang 660 nm diperoleh kadar rata-rata sebesar 341,849 ± 18,627 ppm dengan nilai persen rata-rata yaitu 8,546% dari 50 mg sampel kolagen. Saran: Perlu dilakukan pengujian menggunakan metode lain seperti HPLC dan SDS-PAGE untuk menentukan komposisi asam amino dari ekstraksi kolagen. Kata Kunci : Kolagen, Esktraksi, Freeze Dryer, Kadar Abu, Rata-Rata
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR INDIVIDU DAN PEKERJAAN DENGAN KELUHAN GANGGUAN MUSKULOSKELETAL (MSD) PADA PEKERJA PENGGUNA KOMPUTER Rafika Pradini; Arie Anggara; Neni Riyanti
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1738

Abstract

Latar Belakang: Musculoskeletal Disorders (MSDs) atau gangguan muskuloskeletal merupakan sekumpulan gangguan yang menyerang otot, tulang, sendi, tendon, ligamen, saraf, dan struktur penunjang lainnya. Kondisi ini menjadi salah satu masalah kesehatan kerja yang paling sering dijumpai di berbagai sektor industri maupun perkantoran. Tujuan: Mengetahui hubungan antara faktor individu dan faktor kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pengguna komputer. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, metode pemilihan sampel berdasarkan kriteria spesifik yang telah ditetapkan peneliti yang kebetulan ada pada saat dilakukan penelitian. Populasi penelitian seluruh pekerja yang berada di lokasi penelitian berjumlah 80 orang. Sampel adalah sebagian dari populasi yang kebetulan ada saat penelitian dan memenuhi kriteria inklusi 40 responden.Penelirian dilakukan di Universitas Aisyiyah Palembang. Hasil: Pekerja yang mengalami keluhan MSDs 90%. Sebagian besar responden berjenis kelamin perempuan (70%), usia responden mayoritas 35 Tahun (60%), masa kerja mayoritas lebih dari 5 Tahun (70%) dan postur kerja lebih banyak risiko rendah (85%). Saran: Disarankan kepada pekerja pengguna komputer menggunakan lumbar support atau penyangga punggung bagian bawah, melakukan istirahat mikro, dan melakukan stretching otot secara teratur untuk mengurangi ketegangan otot akibat pekerjaan statis.Kata Kunci: Faktor Individu, Faktor Pekerjaaa, Keluhan Msds, Penyakit Akibat Kerja
DETERMINAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER PADA PESERTA JKN DI PUSKESMAS Maya Alvionita; Gema Asiani; Muhammad Prima Cakra Randana; Dian Eka Anggreny
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1753

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan kesehatan primer adalah layanan kesehatan dasar yang dekat dengan masyarakat secara komprehensif, dilakukan salah satunya oleh Puskesmas dalam sistem JKN. Pemanfaatan pelayanan kesehatan dipengaruhi berbagai faktor dan dinilai melalui indikator angka kontak pada peserta JKN. Target angka kontak yang ditetapkan oleh BPJS adalah 150 per 1.000 peserta. Di Puskesmas Makarti Mulya hanya 81 per 1.000 peserta. Tujuan: Menganilisis pemanfaatan pelayanan kesehatan primer pada peserta JKN di Puskesmas Makarti Mulya tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 390 responden yang diambil melalui teknik accidental sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: Analisis univariat mayoritas responden berusia ≤36, perempuan, sikap petugas baik, pemahaman tinggi terhadap regulasi JKN, dan persepsi sakit tinggi. Variabel yang berhubungan adalah usia (p=0.000, OR 95% CI 4,8), jenis kelamin (p=0.022, OR 95% CI 1,7), sikap petugas (p=0.000, OR 95% CI 22,9),  pemahaman regulasi JKN (p=0.000, OR 95% CI 13,7), dan persepsi sakit (p=0.000, OR 95% CI 12,8). Saran: Faktor pemanfaatan JKN di Wilayah Kerja Puskesmas Makarti Mulya berhubungan dengan berbagai faktor sehingga diperlukan pendekatan multidimensi Kata Kunci: Jenis Kelamin, Usia, Sikap Petugas, Pemahaman Regulasi JKN, Persepsi Sakit, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan, Puskesmas.
ANALISIS CAPAIAN INDIKATOR LAYANAN ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN RUMAH SAKIT BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI RSUD MARTAPURA KABUPATEN OKU TIMUR TAHUN 2026 Mewikha Renni; Nani Sari Murni; Muhammad Prima Cakra Randana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1743

Abstract

Latar Belakang: Standar Pelayanan Minimal (SPM) rumah sakit menetapkan indikator persentase karyawan yang memperoleh pelatihan minimal 20 jam per tahun dengan standar ≥60%. Di RSUD Martapura Kabupaten OKU Timur, capaian indikator tersebut pada 2024–2025 hanya 0,4–0,6%, sehingga menjadi satu-satunya indikator administrasi dan manajemen yang belum terpenuhi. Tujuan: Menganalisis implementasi pelatihan sumber daya manusia dalam mendukung pencapaian indikator layanan administrasi dan manajemen sesuai SPM rumah sakit. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif dilaksanakan di RSUD Martapura pada Maret–April 2026. Sebanyak 10 informan dipilih secara purposive sampling hingga mencapai saturasi data, terdiri atas satu informan kunci dan sembilan informan pendukung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña serta divalidasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil: Belum optimalnya capaian indikator dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, beban kerja, ketidakmerataan pelatihan, serta monitoring dan evaluasi yang belum optimal. Perencanaan pelatihan juga belum berbasis Training Need Assessment secara sistematis dan sosialisasi kebijakan internal belum merata. Saran: Penguatan Training Need Assessment berbasis kompetensi, integrasi pencatatan jam pelatihan dalam SIMRS, dan penerapan evaluasi menggunakan model Kirkpatrick perlu diprioritaskan untuk meningkatkan capaian indikator pelatihan SDM.Kata Kunci: Administrasi dan Manajemen Rumah Sakit, Pelatihan Sumber Daya Manusia, Standar Pelayanan Minimal