cover
Contact Name
Pribadi Mumpuni Adhi
Contact Email
pribadi.adhi@mesin.pnj.ac.id
Phone
+6282110853350
Journal Mail Official
proceeding.semnas@mesin.pnj.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. G. A. Siwabessy, Kampus UI, Depok 16425
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin
ISSN : 20852762     EISSN : 26859319     DOI : -
Seminar Nasional Teknik Mesin PNJ melibatkan banyak pihak yang dipandang dapat mewakili peran akademisi, peneliti, praktisi industri, dan pengusaha. Lebih jauh, seminar ini diharapkan mampu menjadi inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa dan atau lulusan untuk tidak hanya mampu melakukan penelitian yang berkualitas namun juga dapat menghasilkan paten. Oleh karena itu, sudah seharusnya PNJ gencar untuk menyuarakan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi manufaktur, material, dan konversi energi untuk turut serta berperan aktif dalam pengembangan industri nasional melalui kompetensi yang dimiliki mahasiswa dan lulusan Teknik Mesin PNJ. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin PNJ merupakan wadah untuk menampung hasil diseminasi penelitian para dosen dan mahasiswa baik di dalam PNJ maupun di luar PNJ.
Articles 173 Documents
Rancang Bangun Simulator Fuel System Pesawat Terbang Boeing 737-800 Jannus, P.; Raditya, Leonard; Banyulingga, Muhammad; Bernatius, Timoti; Siahaan, P.
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesawat udara bermesin membutuhkan suplai bahan bakar yang stabil disetiap kondisi. Bahan bakar ini digunakan oleh mesin pesawat untuk menghasilkan daya dorong. Selain itu, sistem ini juga mencakup fungsi mekanisme pengisian bahan bakar, pengosongan tangki untuk perawatan, dan pemindahan bahan bakar dari satu tangki ke tangki lain. Karena vitalnya sistem ini, maka dibuatlah konsep rancang bangun simulator sistem bahan bakar pesawat udara sehingga dapat mempermudah tenaga pengajar untuk menyampaikan materi dengan efisien. Tangki alat peraga akan dibuat dari bahan akrilik agar dapat melihat proses aliran fluida. Simulator ini akan dikontrol dengan mikrokontroler arduino mega 2560 untuk mengatur buka tutup solenoid, menampilkan jumlah bahan bakar pada tangki, membaca temperatur pada bahan bakar, menghidupkan pompa dan menyediakan sistem keamanan pada saat melakukan pengisian bahan bakar. Mikrokontroler ini menggunakan sensor ultrasonik, sensor temperature, dan posisi saklar sebagai masukannya. Alat peraga dibuat sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagaimana tujuannya yaitu membantu dosen beserta mahasiswa dalam kegiatan belajar-mengajar dan sesuai dengan standar AMM 28 pesawat Boeing 737-800.
Desain Perkakas Tekan Penurun Rework terhadap Produk Bracket Spring 3-4 Fatwa, Aji Rissian; Sholeh, Moch.
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas bracket spring 3-4 yang dihasilkan harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh PT.X,namun pada proses forming hasil bracket spring 3-4 banyak yang tidak memenuhi persyaratan atau not good (NG) dengan kuantitas yaitu ? 200 pcs/bulan serta memiliki masalah yang sama yaitu tinggi area flange over. Bedasarkan permalasahan yang terjadi di PT. X terdapat penambahan aliran proses pada bracket spring 3-4 yaitu proses rework yang menyebabkan cycle time meningkat dan produktivitas menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut, solusi yang ditawarkan adalah pembuatan alat perkakas tekan bracket spring 3-4 baru pada proses forming yang bertujuan untuk menurunkan jumlah part not good dengan target ? 0 pcs/bulan, sehingga dapat menghilangkan proses rework bracket spring 3-4 dan meningkatkan produktivitas di PT. X. Pada pelaksanaanya dilakukan beberapa metode meliputi identifikasi masalah, pengumpulan data awal, analisis kondisi yang ada, analisis sebab akibat, membuat konsep rancangan, analisis kebutuhan material, analisis perhitungan rancangan, fabrikasi dan pengujian alat. Racangan perkakas tekan bracket spring 3-4 memiliki kapasitas gaya tekan maksimal yaitu 300 Ton, dan digunakan untuk material SAPH 440 dengan ketebalan material produk yaitu 6 mm. Hasil dari rancang bangun perkakas tekan yaitu menghasilkan bracket spring 3-4 yang memenuhi persyaratan, sehingga menghilangkan proses rework dan dapat meningkatkan produktivitas.
Rancang Bangun Fixture Pengganti Suteboshi untuk Proses Pemesinan Cam Alfiansyah, Muhammad Abi; Azevie, Umarta Rizky; Febryane, Zarrina Eltri; Yuwono, Budi
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fixture adalah alat bantu khusus yang digunakan untuk mencekam sekaligus menopang cam pada proses planar milling. Pembuatan fixture ini dilatarbelakangi oleh penggunaan suteboshi (kaki penyangga) yang hanya digunakan sekali pakai, sehingga setelah proses planar milling cam selesai, suteboshi ini akan dihilangkan/dibuang dengan proses milling. Penghilangan suteboshi seringkali menyebabkan timbulnya cacat pada cam yang diakibatkan oleh kesalahan saat proses milling, sehingga memerlukan perbaikan berupa pengelasan dan pemesinan milling ulang pada lokasi tersebut. Hal ini menyebabkan waktu produksi menjadi lebih lama dan kurang efisien. Fixture ini dirancang khusus untuk cam dengan berat maksimal 320 [kg] dan dengan standar dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia. Metodologi yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah observasi dan perumusan masalah yang muncul di lapangan saat proses milling cam, lalu membuat rancangan alat sebagai solusi dari permasalahan yang terjadi, setelah itu dilakukan penghitungan terhadap gaya-gaya yang bekerja pada alat dan pemilihan material. Tahap selanjutnya adalah proses machining alat.
Analisis Pengaruh Trial Weight Terhadap Amplitudo Vibrasi pada GT X PLTG Y Rubania, Destri Rachma; Abadi, Cecep Slamet; Ridwan, Emir
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vibrasi merupakan gerak bolak-balik atau gerak osilasi pada suatu benda yang mempunyai massa dan mempunyai elastisitas seperti sistem pegas, sehingga dapat menyebabkan benda tersebut dapat bergetar. Pada Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Y, nilai vibrasi pada Gas Turbine X (GT X) selalu dijaga agar dalam batas aman. Hal ini dikarenakan meningkatnya nilai vibrasi pada GT X secara terus menerus dapat menimbulkan efek domino bagi PLTG Y. meningkatnya nilai vibrasi pada GT dapat disebabkan oleh beberapa faktor yaitu, ketidakseimbangan (Unbalance), missaligment, kerusakan bearing, kerusakan roda gigi, Ecentric Sheaves, gaya Aerodinamis, oil whirl, rubbing (gesekkan), resonansi dan mechanical looseness. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi nilai amplitudo vibrasi pada GT X karena faktor ketidakseimbangan (Unbalance) serta mengetahui pengaruh pemasangan trial weight terhadap amplitudo vibrasi pada GT X. Balancing diperlukan untuk mengurangi gaya yang disebabkan oleh ketidakseimbangan rotor. Balancing dilakukan pada GT X dengan memasang trial weight untuk mengetahui massa penyeimbang yang akan dipasang pada hole rotor sehingga dapat mengurangi amplitudo vibrasi GT X. Perhitungan yang telah dilakukan berdasarkan pengambilan data vibrasi dan pemasangan trial weight seberat 395 gr yang diletakkan pada posisi 315? CCW menunjukkan bahwa, untuk menurunkan amplitudo vibrasi pada bearing 2 dari 98.4 ?m menjadi 50 ?m diperlukan massa penyeimbang seberat 853.39 gr pada posisi 64.61? CCW.
Analisa Kerusakan Screw pada Mesin Extruder di PT.X Setyandi, Adam Febrian; Tjahyono, Seto; Haryadi, Dedi Dwi
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Screw adalah sebuah komponen utama pada mesin Extruder untuk penunjang produksi. Screw merupakan sebuah shaft panjang memiliki alur yang berfungsi sebagai penggiling dari bubuk powder yang dilelehkan didalam extruder dan mentransfer atau menyalurkan ke plate untuk dibentuk menjadi biji-biji plastik. Pada screw ini jarang terjadi kerusakan, karena jika mengalami kerusakan, proses produksi sudah pasti akan berhenti. Tetapi saat melakukan kegiatan preventive pada mesin Extruder yaitu dilakukannya overhaul, terdapat keretakan yang terjadi pada screw. Minimnya preventive maintenance pada mesin extruder dapat menyebabkan penurunan lifetime dari mesin extruder itu sendiri. Keretakan diidentifikasi dengan melakukan percobaan NDT (Non Destructive Test) liquid penetrant. Setelah diketahui adanya keretakan dilakukanlah analisa kerusakan pada screw extruder guna menelusuri penyebab keretakan yang terjadi serta pencarian solusinya. Dari hasil Root Cause Analysis (RCA) dengan metode Fishbone Diagram (diagram tulang ikan), perlunya dilakukan kegiatan preventive maintenance dan pengecekan tekanan serta temperature secara berkala. Hasil dari NDT tidak diperlukan penggantian screw pada extruder. Dengan dilakukannya kegiatan preventive maintenance dan menjaga agar tekanan serta temperature stabil, diharapkan keretakan pada screw tidak akan terjadi.
Perancangan Duct untuk Meningkatkan Performa 641-BF1, 641-BF2 Dan 641-BF3 Rinaldi, Rizky; Hamdi, Hamdi; Effendi, Rustam
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam industri semen, salah satu peralatan penting dalam dedusting material yang baik adalah bag filter. Karena peralatan ini berfungsi sebagai penyaring debu halus agar tidak terjadi peningkatan emisi yang berpotensi pada pencemaran dan mengganggu kelancaran operasi. Dalam kasus ini, 641?BF1, 641-BF2 dan 641?BF3 yang terdapat di PT. Solusi Bangun Andalas tidak dapat melakukan fungsinya dengan optimal sehingga mengganggu peralatan yang didukungnya yaitu Chamber 641-PP01 dan 641-PP02. Maka dengan demikian diadakan suatu improvement yang bertujuan untuk membuat rancangan duct yang baru pada 641?BF1, 641-BF2 dan 641?BF3. Improvement dengan merancang ulang kontruksi dari duct adalah cara untuk mematahkan masalah (blocking) berdasarkan data yang ditunjukan dari kegiatan analisa akar masalah. Perbaikan dilakukan dengan cara menyesuaikan dimensi duct dengan kapasitas bag filter agar kebutuhan flow hisapan bag filter dapat terpenuhi pada setiap equipment yang dituju. Dengan dilakukan perbaikan duct 641?BF1, 641-BF2 dan 641?BF3 dapat menggurangi terjadinya blocking dan meningkatkan performa 641?BF1, 641-BF2 dan 641?BF3
Modifikasi Feeding System Rice Husk untuk Optimalisasi Konsumsi TSR Menuju 10% Lhoknga Plant Najmi, Istafa; Sudarmawan, R. Grenny; Khalim, Abdul
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan rice husk sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah pemakaian batu-bara di calciner, di plant Lhoknga sendiri prosentase penggunaan alternative fuel masih berkisar di bawah 5 %, hal ini disebabkan kinerja feeding system yang belum maksimal maka dilakukanlah modifikasi feeding system rice husk guna menaikkan prosentase penggunaan alternative fuel hingga 10 %. bagian utama yang mengalami proses modifikasi meliputi vibrating screen, feeding gate dan injector, proses modifikasi sendiri dilakukan dalam beberapa tahapan dimulai dari observasi, menentukan akar masalah hingga proses design serta eksekusi. Dari hasil analisa menunjukkan setiap kenaikan 1 % penggunaan alternative fuel (TSR) dapat menghemat biaya (saving cost) sebesar Rp 3,338,014.29 per harinya dan Rp100,140,428.63 perbulannya. Hasil akhir dari tugas akhir ini adalah kenaikan persentase penggunaan alternative fuel mencapai 9,94 % dengan saving cost sebesar Rp 33,179,862 per harinya atau Rp 995,395,860.62 per bulannya.
Studi Numerik Karakteristik Aliran Taylor-Couette dengan Perpindahan Kalor Assagaf, Iman Pradana A.; Sutrisno, Sutrisno; Prajitno, Prajitno
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simulasi Computanional Fluid Dynamic (CFD) telah dilakukan untuk mengetahui pola aliran Taylor-Couette dengan perpindahan kalor. Penelitian dilakukan untuk parameter geometri aspect ratio 10 dengan radius ratio 0,716 dan parameter dinamis bilangan Reynold melingkar 81-5200. Hasil penelitian menunjukkan pola diperoleh adalah Couette Laminer, Taylor Vortex, Wavy Vortex, serta Vortex Turbulent dan Profil kecepatan tangensial saat ?Re?_?= 81,14 berupa profil linear peningkatan bilangan Reynold semakin besar maka profil kecepatan tangensial akan terlihat semakin landai. Semakin tinggi bilangan (Nu) ? dari dinding silinder bagian dalam menunjukkan abiliti perpindahan kalor yang lebih kuat.
Perbaikan Kerusakan Chamber Metering Valve pada Sistem Greasing Pembuatan Rolling Bearing di PT. X Palamvia, Shabilla Karimah; Tjahyono, Seto
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ada beberapa proses produksi hingga tercapainya produk bearing dengan kualitas terbaik. Dimulai dengan proses heat treatment (perlakuan panas), grinding (pengalusan) pada surface bearing (permukaan), honing untuk membuat bearing lebih presisi, dan terakhir ialah proses assembly dan greasing. Pada proses greasing sendiri banyak komponen yang digunakan, tetapi komponen utamanya adalah chamber metering valve merk Dopag yang digunakan untuk mengatur kadar grease yang diperlukan untuk tiap bearing. Grease yang disalurkan ini berasal dari tanki utama grease yang kemudian dipompa dengan pompa hidrolik, lalu dialirkan menuju ke chamber metering valve. Metering valve inilah yang akan menyalurkan grease ke bearing yang telah diatur takarannya sesuai standar grease filling. Namun, seringkali terjadi jumlah grease yang dikeluarkan untuk tiap bearing tidak sesuai dengan standar. Hal tersebut disebabkan oleh kebocoran pada sistem perapatnya, sehingga grease yang seharusnya teralirkan ke bearing berkurang. Kurangnya jumlah pemberian grease pada bearing ini akan memengaruhi lifetime bearing, dan juga menyebabkan pemberian grease dilakukan secara manual oleh operator yang akan memakan waktu cukup banyak, akibatnya downtime mesin menjadi tinggi dan menurunnya output pada channel tersebut. Maka dari itu, dilakukanlah analisa kerusakan pada chamber metering valve guna menelusuri penyebab kebocoran yang terjadi serta pencarian solusinya. Dari hasil Root Cause Analysis (RCA) dengan metode Fishbone Diagram (diagram tulang ikan), perlunya mengganti material seal yang ada dengan material yang sesuai dengan standar. nalisa kerusakan dilakukan untuk mencari jenis material yang disesuikan dengan kebutuhan pemakaian dan kondisi lingkungan. Dengan penggantian pemilihan material yang sesuai standar, diharapkan kebocoran pada chamber metering valve dapat teratasi.
Perancangan Lifter dengan Kapasitas Angkat Maksimal 200 Kg Putra, Dana Rianda; Setijogiarto, Nugroho Eko; Sholeh, Mochammad
Seminar Nasional Teknik Mesin 2019: Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin 2019
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lifter adalah seperangkat alat yang digunakan untuk mengangkut barang secara vertical dan horizontal dengan menggunakan seperangkat alat secara otomatis atau manual. Rancangan Lifter ini memiliki kapasitas 200 [kg] dan digerakkan oleh motor dengan suplay daya dari baterai, dan menggunakan tali baja (wire rope) sebagai alat untuk menarik dan mengangkat barang. Lifter ini digunakan untuk membantu saat penyusunan dan penyimpanan barang pada rak gudang yang semula di kerjakan manual oleh pekerja dan memakan banyak waktu serta resiko kecelakaan yang tinggi. Lifter ini di rancang menggunakan roda untuk memudahkan pekerja dalam memindahkannya. Metodelogi yang digunakan adalah merancang lifter berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan konsumen sehingga di dapatkan rancangan akan mampu mempermudah pekerjaan menyusun barang di dalam gudang. hasil perhitungan rancangan manual ini juga di periksa dengan menggunakan software untuk meyakinkan fungsi dan hasil perhitungan.