cover
Contact Name
Syafrullah
Contact Email
klorofil@um-palembang.ac.id
Phone
0711511731
Journal Mail Official
jurnalklorofilfpump@gmail.com
Editorial Address
Jl. A Yani 13 Ulu Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian
ISSN : 20859600     EISSN : 24433985     DOI : https://doi.org/10.32502/jk.v14i1
Core Subject : Agriculture,
Jurnal ini fokus pada kajian hasil-hasil penelitian bidang pertanian khususnya agroteknologi, budidaya pertanian.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 18, No 1 (2023): Klorofil" : 6 Documents clear
POTENSI PENINGKATAN HASIL BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) MELALUI KOMPOSISI MEDIA TANAM DAN PUPUK ORGANIK CAIR DI POLYBAG Amir, Nurbaiti; Paridawati, Ika; Sofian, Ahmad; Susanto, Irfan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan komposisi media tanam dan konsentrasi pupuk organik cair yang tepat dalam meningkatkan hasil tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan milik petani yang terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami,  Km 7 Palembang Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan April sampai Juli 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 9 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut Faktor 1 : komposisi media (M) yaitu M1 = 1 : 1 : 1 ;  M2 = 1 : 2 : 1 ; M3 = 1 : 1 : 2 sedangkan Faktor 2 : pupuk organik cair (N) yaitu N1 = 3 ml/L ; N2= 5 ml/L ; N3= 8 ml/L. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah umbi perumpun (umbi), berat umbi perumpun (g) dan berat umbi perperlakuan (g). Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan bahwa secara tabulasi perlakuan kombinasi komposisi media tanam 1 : 1 : 2 dan konsentrasi pupuk organik cair 8 ml/L memberikan hasil tertinggi sebesar 443,33 g. This study aims to identify and determine the composition of the planting medium and the appropriate concentration of liquid organic fertilizer to increase the yield of shallots (Allium ascalonicum L.). This research was carried out on farmer's land located on Jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang, South Sumatra. This research was conducted from April to July 2022. This research used an experimental method with a Factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 9 treatment combinations which were repeated 3 times. The treatment referred to is as follows. Factor 1: composition of the media (M), namely M1 = 1 : 1 : 1 ; M2 = 1 : 2 : 1 ; M3 = 1 : 1 : 2 while Factor 2 : liquid organic fertilizer (N), namely N1 = 3 ml/L ; N2 = 5 ml/L ; N3 = 8 ml/L. The variables observed in this study were the number of tubers (tubers), the weight of the tubers (g) and the weight of the treated tubers (g). Based on the results of the study, it was shown that in tabulation, the combination treatment of the composition of the planting medium 1: 1: 2 and the concentration of liquid organic fertilizer 8 ml/L gave the highest yield of 443.33 g.
KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG SEBAGAI LAHAN PERTANIAN Lusia, Maria; Astuti, Dessy Tri; Sofian, Ahmad
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6460

Abstract

Lahan pasca tambang pada umumnya merupakan lahan yang telah mengalami kerusakan akibat kegiatan penambangan.  Kerusakan yang terjadi pada lahan pasca tambang antara lain terjadinya perubahan sifat fisik, kimia maupun biologi tanah yang mengakibatkan turunnya produktifitas lahan, terjadinya perubahan perubahan bentang alam lahan,  kedalaman efektif tanah menjadi dangkal, dan terbentuknya lapisan lapisan tanah yang baru yang berisi pasir, kerikil, sisa-sisa tailing yang nantinya akan terbentik lapisan cadas.  Salah satu cara untuk memperbaiki kerusakan lahan pasca tambang yaitu dengan mereklamasi dan mengalihfungsikan lahan pasca tambang menjadi lahan pertanian. Tujuan kajian ini untuk mengkaji berbagai lahan reklamasi pasca tambang yang dapat dialihfungsi menjadi lahan pertanian berdasarkan analisa tingkat kesuburan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif analisis dan analisa komparatif yaitu dengan cara mengumpulkan, memilah dan membandingkan data yang didapat dari beberapa jurnal maupun buku (studi literatur). Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa lahan pasca tambang dapat diubah menjadi lahan pertanian, hal ini tergantung dari lokasi, kekhasan sifat dan karakteristik lahan pasca tambang, seperti lahan reklamasi pasca tambang batubara dengan tingkat kesuburan tanah yang cukup baik.Post-mining land is generally land that has been damaged by mining activities. Damage that occurs in post-mining land includes changes in the physical, chemical and biological properties of the soil which result in a decrease in land productivity, changes in land landscape changes, the effective depth of the soil becomes shallow, and the formation of new layers of soil containing sand, gravel, remnants of tailings which will later form rock layers. One way to repair damaged post-mining land is by reclamation and conversion of post-mining land into agricultural land. The purpose of this study is to examine various post-mining reclamation lands that can be converted into agricultural land based on an analysis of soil fertility levels. The research method used is qualitative analysis and comparative analysis, namely by collecting, sorting and comparing data obtained from several journals and books (literature study). The results of the study show that some post-mining land can be converted into agricultural land, this depends on the location, the specific nature and characteristics of post-mining land, such as post-coal mining reclamation land with a fairly good level of soil fertility.
PENGARUH KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI SELADA (Lactuca sativa L.) SECARA VERTIKULTUR Rosdiana, Rosdiana; Sigit, Argadatta; Cindy, Pramesti Regita
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6456

Abstract

Lettuce (Lactuca sativa L) is a horticultural commodity that has good commercial value. Efforts to increase production can be pursued by doing extensification and intensification. The narrower agricultural land can encourage the lettuce business to be carried out intensively, one of which is verticulture. The selection of planting media in vertical cultivation is also one of the important factors to support the growth and production of lettuce. This research was carried out in December 2020 - March 2021 with an altitude of 87 meters above sea level (meters above sea level) with sandy soil types. Located in Graha Dinatera Housing, Rangapanjaya Baru Village, Pancoran Mas District, Depok City, West Java. This study used a Completely Randomized Block Design (CRBD) consisting of seven treatments of growing media, namely: soil (control), soil + goat manure (50%: 50%), soil + goat manure (25%: 75%), soil + chicken manure (50% : 50%), soil + chicken manure (25% : 75%), soil + organic matter compost (50% : 50%), soil + organic matter compost (25% : 75%). Each treatment was repeated four times so that there were 28 experimental units. Each experiment consisted of 6 plants, so the total number of plants observed was 168 plants. The effect of the composition of soil planting media and chicken manure with a ratio of 50%: 50% gave the best results on the growth and production of red lettuce plants including plant height, number of leaves, leaf length, leaf width, consumption weight and root weight.Selada (Lactuca sativa L.) merupakan komoditi hortikultura yang memiliki nilai komersial yang cukup baik. Usaha untuk meningkatkan produksi dapat ditempuh dengan melakukan ekstensifikasi dan intensifikasi. Semakin sempitnya lahan pertanian dapat mendorong usaha tanaman selada dilakukan secara intensif, salah satunya vertikultur. Pemilihan media tanam pada budidaya sistem vertikultur juga  merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung pertumbuhan serta produksi tanaman selada. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 – Maret 2021 dengan ketinggian 87 Mdpl (Meter di atas permukaan laut) dengan jenis tanah berpasir. Bertempat di Perumahan Graha Dinatera, Kelurahan Rangkapanjaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan Rancangan Kelompok Lengkap Teracak (RKLT) yang terdiri dari tujuh perlakuan media tanam yaitu: tanah (Kontrol), tanah + pupuk kandang kambing (50% : 50%), tanah + pupuk kandang kambing (25% : 75%), tanah + pupuk kandang ayam (50% : 50%), tanah + pupuk kandang ayam (25% : 75%), tanah + kompos bahan organik (50% : 50%), tanah + kompos bahan organik (25% : 75%). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 28 satuan percobaan. Masing-masing percobaan terdiri dari 6 tanaman, sehingga jumlah seluruh tanaman yang diamati 168 tanaman. Pengaruh komposisi media tanam tanah dan pupuk kandang ayam dengan perbandingan 50% : 50% memberikan hasil yang terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada merah meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, bobot konsumsi dan bobot akar.
APLIKASI ECO-ENZYME UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS TANAMAN SAWI (Brassica sp) DI POLYBAG Ridwan, M. Naufal; Aminah, R. Iin Siti; Astuti, Dessy Tri
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6457

Abstract

This study aims to obtain the right dose of eco-enzyme fertilizer to increase the production of mustard greens. This research was conducted on the land owned by Dito's brother in Sungai Rebo 1 Village, Banyuasin Regency from December 2022 to February 2023. This research used a Factorial Randomized Block Design (RBD) experimental method with 8 combinations and repeated 3 times. The treatments used were Dosages of Eco-Enzyme Fertilizers (E1: 5 ml/L, E2: 10 ml/L and E3: 15 ml/L) and Mustard Plant Varieties (V1: Sawi Caisim and V2: Sawi Pakcoy). The observed variables were 1. Plant height (cm), 2. Number of leaves (cm), 3. Leaf length (cm), 4. Plant fresh weight (g). The best research results show that the dose of eco-enzyme fertilizer as much as 10 ml/L gives the best production in one plant of 171 gr. Research shows that the use of caisim mustard plant varieties has the best effect on the growth and production of mustard plants, shown in the production of 119 gr of one plant. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis pupuk eco-enzyme yang tepat untuk meningkatkan produksi tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di lahan milik saudara Dito di Desa Sungai Rebo 1 Kabupaten Banyuasin pada bulan Desember 2022 sampai Februari 2023. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 8 kombinasi dan diulang 3 kali. Perlakuan yang digunakan adalah Dosis Pupuk Eco-Enzyme (E1: 5 ml/L, E2 : 10 ml/L dan E3 : 15 ml/L) dan Varietas Tanaman Sawi (V1 : Sawi Caisim dan V2 : Sawi Pakcoy). Peubah yang diamati adalah 1. Tinggi tanaman (cm), 2. Jumlah daun (cm), 3. Panjang daun (cm), 4. Berat segar tanaman (g). Hasil penelitian terbaik menunjukkan bahwa dosis pupuk eco-enzyme sebanyak 10 ml/L memberikan produksi terbaik dalam satu tanaman sebanyak 171 gr. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan varietas tanaman sawi caisim memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi, ditunjukkan pada produksi dalam satu tanaman sebanyak 119 gr.
UJI MEDIA TANAM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Alium ascalonicum L.) Marlina, Marlina; Marlina, Neni; Zairani, Fitri Yetty; Hasani, Burlian; Nunilahwati, Haperidah; Kalasari, Rastuti; Asmawati, Asmawati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6458

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas sayuran yang  penting bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, oleh karena itu usaha  untuk meningkatkan produktivitas bawang merah terus ditingkatkan, diantaranya dengan memperhatikan penggunaan media tanam. Penggunaan media tanam yang dicampur dengan arang sekam dan bahan organik seperti kompos kotoran ayam.  Kompos kotoran ayam mampu memperbaiki sifat fisik, kimia danbiologi tanah serta dapat menyediakan unsur hara NPK bagi tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji komposisi media yang sesuai untuk meningkatkan bawang merah.  Penelitian dilakukan di halaman rumah Perumahan Dosen Unsri Blok C No 36 Palembang pada bulan Januari sampai Maret 2023.  Rancangan yang digunakan adalah RAK non faktorial dengan 4 perlakuan yang diulang 6 kali.  Perlakuannya Komposisi Media Tanam (Tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam) (M) yaitu: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam (1:1:2) mampu meningkatkan produksi bawang merah 43,00 g/rumpun.Shallot is a vegetable commodity that is important for the community and has high economic value, therefore efforts to increase shallot productivity continue to be increased, including by paying attention to the use of planting media.  The use of planting media mixed with organic materials such as chicken manure compost.  Chicken manure compost can improve the physical, chemical and biological properties of the soil and can provide NPK nutrients for shallot plants.  This study aims to examine the composition of the media suitable for increasing shallots.  The research was conducted in the courtyard of the Unsri Lecturer Housing Block C No 36 Palembang from January to March 2023.   The design used RAK with 4 treatments repeated 6 times.  Treatment Composition of Planting Media (Soil: husk charcoal: chicken manure compost) (M) namely: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3).  The results showed that the composition of the soil: charcoal husk: chicken manure compost (1:1:2) was able to increase shallot production by 43.00 g/clump.
PENINGKATAN PRODUKSI KEDELAI (Glicyne max (L) Merrill.) MELALUI PEMBERIAN PUPUK LIMBAH CUCIAN IKAN DAN PUPUK P Gusmiatun, Gusmiatun; Palmasari, Berliana; Firnandi, Dede Ogan
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menentukan persentase pupuk limbah cucian ikan dan dosis pupuk organik P yang tepat dalam meningkatkan produksi kedelai (Glycine max (L) Merrill.). Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan terletak di jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami,  Km 7 Palembang Sumatera Selatan. Penelitian ini telah dilaksanakan dari bulan Maret sampai Juni 2022. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial terdiri dari 12 kombinasi perlakuan yang di ulang 3 kali. Adapun perlakuan yang dimaksud adalah sebagai berikut Faktor 1 : pupuk limbah cucuian ikan  (C) yaitu C1 = 25% ;  C2 = 50% ; C3 = 75% ; C4 = 100% sedangkan Faktor 2 : pupuk P (P) yaitu P1 = 100 kg/ha ; P2= 200 kg/ha ; P3= 300 kg/ha. Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah umlah polong berisi (polong), berat biji pertanaman (g), berat 100 biji (g), hasil per petak (kg). Berdasarkan hasil  penelitian menunjukkan perlakuan kombinasi persentase pupuk limbah cucian ikan 100% dan dosis pupuk P 300 kg/ha memberikan produksi terbaik sebesar 1,57 kg/petak (4,19 ton/ha). This study aims to determine and determine the percentage of fish washing waste fertilizer and the appropriate dose of P organic fertilizer in increasing soybean production (Glycine max (L) Merrill.). This research was carried out on land located on Jalan Sukarela, Kelurahan Kebun Bunga, Kec. Sukarami, Km 7 Palembang, South Sumatra. This research was conducted from March to June 2022. This research used an experimental method with a Factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of 12 treatment combinations which were repeated 3 times. The treatment referred to is as follows. Factor 1: fish wash waste fertilizer (C), namely C1 = 25%; C2 = 50% ; C3 = 75% ; C4 = 100% while Factor 2: fertilizer P (P), namely P1 = 100 kg/ha; P2 = 200 kg/ha ; P3 = 300 kg/ha. The variables observed in this study were the number of filled pods (pods), the weight of the seeds planted (g), the weight of 100 seeds (g), the yield per plot (kg). Based on the results of the study, the combined treatment of the percentage of 100% fish washing waste fertilizer and the dose of P fertilizer 300 kg/ha gave the best production of 1.57 kg/plot (4.19 tons/ha).

Page 1 of 1 | Total Record : 6