Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN PEMANFAATAN LAHAN REKLAMASI PASCA TAMBANG SEBAGAI LAHAN PERTANIAN Lusia, Maria; Astuti, Dessy Tri; Sofian, Ahmad
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6460

Abstract

Lahan pasca tambang pada umumnya merupakan lahan yang telah mengalami kerusakan akibat kegiatan penambangan.  Kerusakan yang terjadi pada lahan pasca tambang antara lain terjadinya perubahan sifat fisik, kimia maupun biologi tanah yang mengakibatkan turunnya produktifitas lahan, terjadinya perubahan perubahan bentang alam lahan,  kedalaman efektif tanah menjadi dangkal, dan terbentuknya lapisan lapisan tanah yang baru yang berisi pasir, kerikil, sisa-sisa tailing yang nantinya akan terbentik lapisan cadas.  Salah satu cara untuk memperbaiki kerusakan lahan pasca tambang yaitu dengan mereklamasi dan mengalihfungsikan lahan pasca tambang menjadi lahan pertanian. Tujuan kajian ini untuk mengkaji berbagai lahan reklamasi pasca tambang yang dapat dialihfungsi menjadi lahan pertanian berdasarkan analisa tingkat kesuburan tanah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif analisis dan analisa komparatif yaitu dengan cara mengumpulkan, memilah dan membandingkan data yang didapat dari beberapa jurnal maupun buku (studi literatur). Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa lahan pasca tambang dapat diubah menjadi lahan pertanian, hal ini tergantung dari lokasi, kekhasan sifat dan karakteristik lahan pasca tambang, seperti lahan reklamasi pasca tambang batubara dengan tingkat kesuburan tanah yang cukup baik.Post-mining land is generally land that has been damaged by mining activities. Damage that occurs in post-mining land includes changes in the physical, chemical and biological properties of the soil which result in a decrease in land productivity, changes in land landscape changes, the effective depth of the soil becomes shallow, and the formation of new layers of soil containing sand, gravel, remnants of tailings which will later form rock layers. One way to repair damaged post-mining land is by reclamation and conversion of post-mining land into agricultural land. The purpose of this study is to examine various post-mining reclamation lands that can be converted into agricultural land based on an analysis of soil fertility levels. The research method used is qualitative analysis and comparative analysis, namely by collecting, sorting and comparing data obtained from several journals and books (literature study). The results of the study show that some post-mining land can be converted into agricultural land, this depends on the location, the specific nature and characteristics of post-mining land, such as post-coal mining reclamation land with a fairly good level of soil fertility.
POTENSI PENINGKATAN PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) TERHADAP PEMBERIAN POC LIMBAH IKAN Lusia, Maria; Pratama, M. Bayu; Gusmiatun, Gusmiatun
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 2 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i2.7729

Abstract

 The use of organic waste as the main ingredient for making organic fertilizer for agriculture is being developed, because it is easy to obtain, cheap and more environmentally friendly. This research aims to determine the effect of providing liquid organic fertilizer (POC) from fish washing waste on the growth and production of rice plants (Oryza sativa L.) in polybags. This research was carried out in Simpang Padang Karet Village, TumbakUlas Village, Pagar Alam Selatan District, Pagar Alam City, South Sumatra Province. The research method used a non-factorial randomized block design (RAK) with 1 treatment, namely the POC dose consisting of 5 levels, namely D0 = control, D1 = 150 ml/L, D2 = 250 mL/L, D3 = 350 mL/L, D4 = 450 mL/L, each level was made in 5 repetitions. The variables observed were plant height (cm), number of productive tillers, leaf color, panicle length (cm), number of grains per panicle (grains), weight of 1000 grains (g). The research results showed that POC treatment at the level of 450 mL/L was the best treatment for the growth and production of rice plants (Oryza sativa L.) in polybagsPemanfaatan limbah organik sebagai bahan utama pembuatan pupuk organik untuk bidang pertanian sedang dikembangkan, dikarenakan sifatnya yang mudah diperoleh, murah dan lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) limbah cucian ikan terhadap pertimbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L) di polybag.  Penelitian ini dilaksanakan di Desa Simpang Padang Karet, Kelurahan TumbakUlas, Kecamatan Pagar Alam Selatan Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan.  Metode penelitian yaitu menggunakan Rancangan Acak Kelompok  (RAK) Non Faktorial dengan 1 perlakuan yaitu dosis POC yang terdiri dari 5 taraf yaitu D0  = kontrol, D1 = 150 ml/L, D2 = 250 mL/L, D3 = 350 mL/L, D4 = 450 mL/L , masing-masing taraf dibuat sebanyak 5 ulangan.  Adapun peubah yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah anakan produktif, warna daun, panjang malai (cm), jumlah gabah per malai (butir), berat gabah 1000 butir (g).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan POC pada taraf 450 mL/L merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) di polybag. 
Analysis of the Combination of Planting Distance and Dosage of Environmentally Friendly Liquid Organic Fertilizer on Shallot Growth Sembiring, Desi; Hawayanti, Erni; Astuti, Dessy Tri; Lusia, Maria; Karneta, Railia; Purwanti, Yani; Sebayang, Nico Syahputra
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 4 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i4.3790

Abstract

This study aims to analyze the effect of planting distance and liquid fertilizer dosage on the growth and production of shallots (Allium ascalonicum L). This study examines the effect of a combination of planting distance and dosage of liquid organic fertilizer based on animal waste on the growth and production of shallots (Allium spp.). The study was conducted using a factorial Randomized Block Design (RAK) with two main factors, namely planting distance (D1: 20 × 20 cm, D2: 15 × 20 cm, D3: 10 × 20 cm) and dosage of liquid organic fertilizer (J0: control, J1: 250 ml/liter of water, J2: 500 ml/liter of water, J3: 750 ml/liter of water). The variables observed included plant height, number of leaves, bulb weight per plant, and bulb weight per plot. The results showed that increasing fertilizer dosage and wider planting distance significantly increased plant growth and production. ANOVA showed that planting distance and fertilizer dose had a significant effect on plant height, number of leaves, tuber weight per plant, and tuber weight per plot, but the interaction between the two factors was not significant. Application of high dose fertilizer (750 ml/liter) and wider planting distance (20 × 20 cm) resulted in optimal growth in all variables.
Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga sebagai Bahan Pembuatan Biopestisda astuti, Dessy tri; Marlina, Neni; Lusia, Maria; Paridawati, Ika; Gusmiatun, Gusmiatun; Hawayanti, Erni; Amir, Nurbaiti; Rosiaty, Yuli; Dwi, Ricki
Suluh Abdi Vol 7, No 1 (2025): SULUH ABDI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/sa.v7i1.10014

Abstract

Penyuluhan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk memberikan informasi ataupun mendidik suatu kelompok agar mendapatkan ilmu yang lebih bernilai, pada program P3N KKN Program penyuluhan kami mengkhususkan tentang pembuatan biopestisda alami dari bahan kulit bawang merah dengan tujuan memanfaatkan limbah rumah tangga sebagai bahan pembuatan biopestisida alami dikarenakan masyarakat desa masih banyak yang bekerja sebagai petani, sehingga adanya penyuluhan mengenai pembuatan biopestisida dari limbah rumah tangga ini banyak sekali tujuan yang bisa di dapat diantaranya, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan, biopestisida terbuat dari bahan alami yang lebih mudah terurai dan tidak meninggalkan residu berbahaya di tanah dan air, selain itu penggunaan biopestisida dapat mengurangi biaya produksi karena bahan yang digunakan murah dan mudah didapat dan dapat meningkatkan kesehatan tanaman karena biopestisida tidak hanya mengendalikan hama, tetapi juga dapat meningkatkan pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Dengan adanya kegiatan penyuluhan ini diharapkan agar kelompok tani di Desa Sri Kembang I Kecamatan Payaraman dapat mandiri dalam hal pembuatan biopestida yang ramah lingkungan untuk mengendalikan serangan organismie pengganggu tanaman dalam hal ini hama pada tanaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian.
Response of Glutinous Corn (Zea mays var. Ceratina Kulesh) to Organic Fertilizer Application on Acidic Dry Land Lusia, Maria; Paridawati, Ika; Marlina, Neni; Syahrir, Novrizal; Susiana; Nurrohma; Nunihlawati, Haperidah
JURNAL AGRONOMI TANAMAN TROPIKA (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 (2025): Jurnal Agronomi Tanaman Tropika (JUATIKA) Vol. 7 No. 3 September 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS ISLAM KUANTAN SINGINGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/juatika.v7i3.4842

Abstract

Acidic drylands are classified as suboptimal lands due to their low soil fertility, characterized by poor nutrient content, low organic matter, poor soil structure, and inadequate drainage. Glutinous corn is one of the corn varieties susceptible to acidic dryland conditions, although some varieties exhibit greater tolerance. This study aims to evaluate the effects of various types of organic fertilizers on acidic drylands and on the growth and yield of glutinous corn (Zea mays var. Ceratina Kulesh). The study was conducted at Jl. Sukarela, Km 7, Sukarame District, Palembang City, using a field experiment with a non-factorial Randomized Block Design (RBD) consisting of four treatments, each replicated six times. The treatments included: no organic fertiliser, chicken manure fertiliser (30 tons/ha), liquid organic fertiliser from vegetable waste (20 mL/L), and a combination of chicken manure fertiliser with vegetable waste POC. The parameters observed were plant height, number of leaves, cob length, cob weight per plant, cob weight per plot, dry stalk weight per plot, and weight of 100 seeds. The results showed an increase in soil fertility, as indicated by improved soil structure and a rise in soil pH from 5.3 to 6.5. The liquid organic fertiliser from vegetable waste, at a dose of 20 ml/L, was the most effective treatment, with an average cob weight per plant of 240.3 g (equivalent to 1.28 tons/ha).