Haperidah Nunilahwati, Haperidah
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK PEMBERIAN PUPUK KANDANG AYAM TERHADAP KERAGAMAN ARTHROPODA TAJUK TANAMAN CAISIN (Brassica juncea L.) Nunilahwati, Haperidah
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 13, No 1 (2018): klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v13i1.1096

Abstract

Pupuk kandang ayam merupakan pupuk organik yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman caisin, yang secara tidak langsung berpengaruh pada keragaman arthropoda tanaman.  Penelitian bertujuan menganalisis dampak pemberian pupuk organik yaitu pupuk kandang ayam terhadap keragaman arthropoda pada tajuk tanaman caisin.  Penelitian  dilaksanakan dengan cara menanam tanaman caisin dalam polybag dan kontrol dengan masing-masing 25 polybag.  Masing-masing polybag untuk perlakuan, tanah dicampur pupuk kandang ayam sebanyak 630g/polybag.  Perlakuan terdiri atas A = tanah yang ditambah pupuk kandang asal kotoran ayam dan B = kontrol.  Arthropoda yang terdapat ditajuk dihitung jumlah Ordo dan Famili, kemudian dianalisis secara deskriptif dan ditampilkan dalam bentuk tabel.  Data komposisi Ordo, Famili dan jumlah individu digunakan untuk menganalisis kelimpahan dan keanekaragaman. Ukuran keanekaragaman yang dipergunakan adalah nilai indeks keanekaragaman spesies Shannon, indeks Dominasi Spesies Berger-Parker dan indeks kemerataan spesies dari Pielou. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik berupa pupuk kandang ayam (perlakuan) pada tanaman caisin sampai umur 30 hst berpengaruh pada jumlah individu maupun spesies arthropoda. Pada tanaman perlakuan ditemukan 15 spesies dan 111 individu arthropoda, dan kontrol ditemukan 5 spesies dan 28 individu arthropoda.  Keragaman arthropoda tertinggi pada tanaman perlakuan yaitu 0,97 dan kontrol yaitu 0,41.  Sedangkan indeks dominasi arthropoda tertinggi pada tanaman kontrol yaitu 0,54 dan pada tanaman perlakuan yaitu 0,31.  Kemerataan arthropoda tertinggi pada tanaman perlakuan yaitu 0,82 sedangkan kontrol yaitu 0,59
PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) PADA PERBEDAAN KOMPOSISI MEDIA TANAM Nunilahwati, Haperidah; Syafrullah, Syafrullah; Kurniawan, Rendy
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 15, No 1 (2020): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v15i1.3725

Abstract

Fungi are plants that cannot carry out photosynthesis because they do not have chlorophyll. The purpose of this study was to determine the ratio of tankos and bran media as a planting medium to the growth and production of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) plants. The research was conducted from May to July 2019 in Talang Buluh Village, Talang Kelapa District, Banyuasin Regency, South Sumatra Province. The research method used a completely randomized design (CRD) with 5 treatments and 5 replications. The results showed that the composition of the growing media 70% tankos, 27% bran, 3% lime was the best treatment for the growth and production of oyster mushrooms with a fresh weight of 320.26 g/baglog. 
UJI MEDIA TANAM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Alium ascalonicum L.) Marlina, Marlina; Marlina, Neni; Zairani, Fitri Yetty; Hasani, Burlian; Nunilahwati, Haperidah; Kalasari, Rastuti; Asmawati, Asmawati
Klorofil: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 18, No 1 (2023): Klorofil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jk.v18i1.6458

Abstract

Bawang merah merupakan komoditas sayuran yang  penting bagi masyarakat dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi, oleh karena itu usaha  untuk meningkatkan produktivitas bawang merah terus ditingkatkan, diantaranya dengan memperhatikan penggunaan media tanam. Penggunaan media tanam yang dicampur dengan arang sekam dan bahan organik seperti kompos kotoran ayam.  Kompos kotoran ayam mampu memperbaiki sifat fisik, kimia danbiologi tanah serta dapat menyediakan unsur hara NPK bagi tanaman bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji komposisi media yang sesuai untuk meningkatkan bawang merah.  Penelitian dilakukan di halaman rumah Perumahan Dosen Unsri Blok C No 36 Palembang pada bulan Januari sampai Maret 2023.  Rancangan yang digunakan adalah RAK non faktorial dengan 4 perlakuan yang diulang 6 kali.  Perlakuannya Komposisi Media Tanam (Tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam) (M) yaitu: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan komposisi media tanam tanah:arang sekam:kompos kotoran ayam (1:1:2) mampu meningkatkan produksi bawang merah 43,00 g/rumpun.Shallot is a vegetable commodity that is important for the community and has high economic value, therefore efforts to increase shallot productivity continue to be increased, including by paying attention to the use of planting media.  The use of planting media mixed with organic materials such as chicken manure compost.  Chicken manure compost can improve the physical, chemical and biological properties of the soil and can provide NPK nutrients for shallot plants.  This study aims to examine the composition of the media suitable for increasing shallots.  The research was conducted in the courtyard of the Unsri Lecturer Housing Block C No 36 Palembang from January to March 2023.   The design used RAK with 4 treatments repeated 6 times.  Treatment Composition of Planting Media (Soil: husk charcoal: chicken manure compost) (M) namely: 4:0:0 (M0), 2:1:1 (M1), 1:2:1 (M2), 1:1:2 (M3).  The results showed that the composition of the soil: charcoal husk: chicken manure compost (1:1:2) was able to increase shallot production by 43.00 g/clump.
Dinamika Populasi Arthropoda pada Pertanaman Kubis (Brassica oleracea L.) di Desa Kerinjing Kota Pagar Alam Nunilahwati, Haperidah; Purwanti, Yani; Nisfuriah, Laili; Dali, Dali; Kalasari, Rastuti; Zairani, Fitri Yetty; Hasani, Burlian; Rompas, Joni Philep; Ferdianto, Rizky
Seminar Nasional Lahan Suboptimal Vol 12, No 1 (2024): Vol 12, No 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-12 “Revital
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nunilahwati, H., Purwanti, Y., Nisfuriah, L., Dali., Kalasari, R., Zairani, FY., Hasani, B., Rompas, JP & Ferdianto, R. (2024). Arthropoda population dynamics in cabbage plants (Brassica oleracea L.) in Kerinjing Village, Pagar Alam City. In: Herlinda S et al. (Eds.), Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-12 Tahun 2024, Palembang 21 Oktober 2024. (pp. 512–522).  Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).Arthropods can affect the economic and ecological success of agroecosystems in cabbage plantations. The study aimed to obtain data on the dynamics and types of arthropods in cabbage plantations. The study was conducted in cabbage plantations in Kerinjing Village, Pagaralam City from June 2024 to July 2024. The method used to determine the types and populations of arthropods was by setting traps on the soil surface and insect nets (sweep nets) for arthropods in the plant canopy. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) and further Least Significant Difference (LSD) tests at a significance level of 5%. The results of the study found six orders of arthropods, namely Araneida, Coleoptera, Dermaptera, Hymenoptera, Lepidoptera, and Orthoptera. The population of arthropods in each order was found to fluctuate. The highest population in the Dermaptera order was 6.79 individuals, and the lowest in the Araneida order was 0.78 individuals, while in the Coleoptera, Hymenoptera, Lepidoptera, and Orthoptera orders were 0.83, 0.92, 2.46, and 0.93, respectively. Data on the dynamics of diverse arthropod populations can be the basis for determining the timing and methods of environmentally friendly and sustainable pest population control in cabbage plantations.