cover
Contact Name
Rooselyna Ekawati
Contact Email
jrpipm@unesa.ac.id
Phone
0318297677
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Mathematics Department, Building C8 FMIPA Universitas Negeri Surabaya Jl. Ketintang Surabaya 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM)
ISSN : -     EISSN : 25810480     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state-of-the-art knowledge in the field of mathematics education both theory and practice. This Journal is published periodically twice a year (April and September) by Universitas Negeri Surabaya with E-ISSN:2581-0480.
Articles 168 Documents
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berbentuk Soal Cerita Materi Bangun Ruang Ani, Elya Umi; Rahayu, Puji
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika Vol. 1 No. 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p40-49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan pemecahan masalah berbentuk soal cerita pada materi bangun ruang. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini terdiri dari 6 siswa dengan kriteria 2 berkemampuan tinggi, 2 berkemampuan sedang dan 2 berkemampuan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek berkemampuan tinggi dalam memecahkan masalah termasuk kategori baik, subyek berkemampuan sedang dalam memecahkan masalah termasuk dalam kategori cukup, dan subyek berkemampuan rendah dalam memecahkan masalah termasuk dalam kategori kurang.
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan Metode Talking Stick terhadap Hasil Belajar Siswa MTS Negeri Tuban Mochamad Akrom; Rita Yuliastuti; Tanti Nawangsari
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 3 No. 2 (2020): JRPIPM April 2020 Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v3n2.p68-77

Abstract

 This research aimed to test the influence of the independent variable which is Missouri Mathematics Project (MMP) learning model using talking stick method against its dependent variable which is the outcome of students mathematics learning, that are conducted on the second semester of 2015/2016 school year. This research used pretest-posttest design and random subject class control. The study population that was used in this research are the whole students of 7th grade of MTS Negeri Tuban that have 9 classrooms which consist of 275 students. The sample on this research is 7th-grade students in class I as experimental class, totaling 31 students that were taught by MMP learning models using talking stick method. While class H which consist of 29 students is as control class that were taught by direct instruction. The outcome of this research is some effect have shown on the students that are taught by using MMP learning models using talking stick method towards their mathematics learning outcom
Pengembangan Penalaran Kuantitatif di Sekolah Dasar untuk Mengembangkan Berpikir Aljabar di Sekolah Menengah Pertama Dzikra Fu'adiah
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p19-29

Abstract

Penalaran kuantitatif merupakan suatu penalaran yang menekankan pada penarikan kesimpulan berdasarkan data-data atau informasi kuantitatif. Sedangkan berpikir aljabar dikembangkan untuk melihat dan mempresentasikan pola dan hubungan yang direpresentasikan dalam ekspresi-ekpresi aljabar.  Siswa belajar aljabar secara formal di kelas VII dan VIII. Pokok bahasan yang diberikan adalah bentuk aljabar dan sistem persamaan linier dua variabel. Kesulitan yang dialami oleh siswa adalah ketika menyelesaikan masalah kontekstual, terutama masalah yang kompleks. Sebagian besar siswa hanya menghafalkan algoritma atau metode dalam menyelesaikan masalah tanpa memahami dengan baik hubungan antara informasi-informasi yang diberikan dengan pertanyaan dalam masalah. Solusi dari masalah tersebut adalah menggunakan pendekatan pengembangan penalaran kuantitatif yang dimunculkan dalam proses pembelajaran matematika dari jenjang pendidikan dasar. Solusi tersebut dapat dilakukan karena terdapat hubungan timbal balik antara pengembangan jangka panjang kemampuan aljabar siswa dengan pengembangan jangka panjang penalaran kuantitatif siswa. Langkah selanjutnya adalah mengembangkan kegiatan pembelajaran matematika di SD yang berfokus pada mengembangkan penalaran kuantitatif siswa, karena penalaran kuantitatif dapat dikembangkan mulai dari seseorang berumur lima tahun, sehingga dapat dimulai dari siswa mengenal bilangan.
Profil Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMP pada Materi Peluang Ditinjau dari Gaya Belajar Niswatul Mufarihah; Rita Yuliastuti; Edy Nurfalah
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 2 No. 2 (2019): JRPIPM April 2019 Volume 2 Nomor 2
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v2n2.p50-61

Abstract

Research on profiles of mathematical problem solving ability in junior high school students on the opportunities material in terms of learning styles aimed to obtain a description of the mathematical problem solving skills based learning styles of students, that learning styles were visual, auditory, and kinesthetic. This type of research was a qualitative descriptive. The subject of research were nine students, each type of learning style consisted of 3 students. The results showed that mathematical problem solving ability of students with the type of visual learning style was superior than the students with the type of auditory and kinesthetic.
Perbandingan Penggunaan Media ICT dengan Media Manual pada Pembelajaran Statistika Siswa SMP Negeri 5 Panggang Gunungkidul Desi Susilawati; Mudiyatun Sawiyah; Asnidar Asnidar
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 2 (2018): JRPIPM April 2018 Volume 1 Nomor 2
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n2.p73-81

Abstract

Abstrak.Dunia telah mengalami kemajuan sangat pesat dibidang teknologi. Pemanfaatan teknologi secara tepat dalam dunia pendidikan akan sangat membantu terhadap proses pembelajaran. Salah satunya adalah penggunaan media ICT (Information and Communication Technology) dalam proses belajar mengajar di kelas. Pembelajaran dengan menggunakan media ICT membutuhkan sarana prasarana yang mendukung yaitu berupa komputer. SMP Negeri 5 termasuk salah satu sekolah di Gunungkidul yang terbilang cukup lengkap dan telah memiliki fasilitas berupa laboratorium computer. Selain itu kepemilikan computer atau laptop sudah bukan menjadi hal asing bagi siswa. Namun ada juga anggapan bahwa penggunaan media manual masih representatif untuk digunakan pada pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi, siswa kelas VIII mengalami kesulitan belajar pada mata pelajaran matematika, khususnya pada materi Statistika. Penggunaan media ICT diasumsikan dapat membantu mengatasi masalah belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa sehingga dilakukan pengembangan media menggunakan model ADDIE. Penggunaan media manual juga dilakukan untuk mengetahui perbandingan pemanfaatan media ICT dan media manual. Analisis data diperoleh dari hasil pengisian daftar checklist dari angket siswa. Sedangkan, untuk mengetahui keefektifan media ICT dan media manual dalam meningkatkan hasil belajar digunakan analisis data menggunakan uji t. Data yang diperoleh dari hasil uji coba berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil data kualitatif diperoleh dari data wawancara yang kemudian dilakukan analisis isi, sedangkan data kualitatif diperoleh dari hasil perhitungan angket dan hasil tes. Rata-rata hasil belajar siswa menggunakan media ICT 78,75 dengan simpangan baku 17,08. Rata-rata hasil belajar siswa menggunakan media manual 72,5 dengan simpangan baku 16,12. Berdasarkan hasil uji t dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menggunakan media ICT untuk materi statistika lebih baik daripada hasil belajar siswa menggunakan media manual. Jadi, media ICT statistika mata pelajaran matematika untuk siswa kelas VIII dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan sebagai media pembelajaran di SMP Negeri 5 Panggang Gunungkidul. Abstract. The world has experienced a very rapid progress in technology. Utilization of appropriate technologies in education will be very helpful to the learning process. One is the media usage of ICT (Information and Communication Technology) in teaching and learning in the classroom. Learning by using ICT media requires infrastructure to support the form of a computer. SMP Negeri 5 Panggang Gunungkidul, including one of the schools which is quite complete and has facilities such as computer labs. Additionally ownership or laptop computer already is not a foreign thing for students. But there is also the notion that use of the manual is still representative for the media used in learning. Based on observations, the eighth grade students with learning difficulties in mathematics, particularly in the matter of Statistics. The use of ICT media assumed that it could help overcome the problem of learning and improve student learning outcomes so do the media development using ADDIE models. The use of manual media also carried out to compare the use of ICT media and media manual. Analysis of the data obtained from the questionnaire filling a checklist of students. Whereas, to determine the effectiveness of ICT media and media user in improving learning outcomes used data analysis using the t test. Data obtained from the test results in the form of quantitative and qualitative data. Results of the qualitative data obtained from the interview data were then conducted content analysis, while qualitative data obtained from the calculation results of questionnaires and test results. The average results of student learning using ICT media 78.75 with a standard deviation of 17.08. The average student learning outcomes using manual media 72.5 with a standard deviation of 16.12. Based on t test results can be concluded that the results of student learning using ICT media for statistical material better than the results of student learning using media manual. So, media ICT statistical mathematics courses for students of class VIII declared feasible and effective for use as a medium of learning in SMP Negeri 5 Panggang Gunungkidul.
Lesson Study Sebagai Sarana Meningkatkan Kemampuan Mengajar Dosen dan Kualitas Pembelajaran dalam Perkuliahan Mata Kuliah Kalkulus I Chusnal Ainy; Shoffan Shoffa; Sandha Soemantri
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 2 (2018): JRPIPM April 2018 Volume 1 Nomor 2
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n2.p82-94

Abstract

Abstrak Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sudah sepatutnya memperhatikan mutu pendidikan lembaganya berupa kualitas dosen dalam memahami dan menyampaikan materi serta kualitas perkuliahan dalam cara penyampaian materi yang baik, pemilihan metode yang tepat, serta mahasiswa yang berpartisipasi aktif. Peningkatan kualitas perkuliahan telah banyak dilakukan namun masih belum banyak hasilnya. Untuk itulah Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) perlu melakukan penelitian berkaitan dengan peningkatan kualitas pembelajaran tersebut. Salah satu upaya untuk memenuhi peningkatan kualitas pembelajaran  tersebut adalah dengan melakukan penelitian. Penelitian ini menggunakan model Lesson Study (LS) untuk meningkatkan kemampuan dosen dan kualitas pembelajaran dalam mata kuliah Kalkulus I.  Lesson Study (LS) merupakan suatu model pembinaan profesi pendidik yang melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif, berkelanjutan, dan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas yang saling membantu dalam belajar untuk membangun komunitas belajar. Lesson study adalah suatu model pembinaan profesi pendidik dalam rangka mewujudkan prestasi dan atmosfer akademik secara kolaboratif dan berkelanjutan berdasarkan prinsip-prinsip kolegialitas dan mutual learning untuk membangun learning community.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang bagaimana pelaksanaan Lesson Study (LS), bagaimana peningkatan kemampuan dosen, serta bagaimana peningkatan kualitas pembelajaran pada perkuliahan mata kuliah Kalkulus I. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah gabungan antara kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif menggambarkan kondisi nyata data yang diteliti, sedangkan data kualitatif menjadi pelengkap data kuantitatif yang bertujuan mempelajari dan mendeskripsikan fenomena-fenomena yang diperoleh dari lapangan. Subjek penelitian adalah dua puluh sembilan orang mahasiswa yang mengikuti perkuliahan mata kuliah Kalkulus I tahun akademik 2015-2016. Dosen yang terlibat dalam tim kelompok bidang keahlian sebanyak empat orang. Observer dirangkap oleh tim KBK yang tidak menjadi dosen model. Dosen model yang ditunjuk adalah salah satu anggota tim KBK secara bergantian yang ditentukan dalam musyawarah.Setelah melalui 3 siklus proses pembelajaran, Lesson Study (LS) memberikan dampak yang cukup signifikan. Peningkatan pembelajaran dan peningkatan penguasaan dosen pada setiap siklus terlihat dari hasil kuesioner kepuasan mahasiswa. Dari siklus 1 ke siklus 2 mengalami kenaikan sebesar 218, sedangkan dari siklus 2 ke siklus 3 mengalami kenaikan sebesar 291. Peningkatan juga terlihat dari hasil tes dan ketuntasan yang dicapai oleh lebih dari 65% mahasiswa.   Abstract The Institute of Teacher Education should pay attention to the education quality of its institutions in the form of lecturer quality in understanding and delivering the material and the quality of lectures such as good material delivery, selection of appropriate methods, and how to involve students actively participate in the learning process. Much improvement in the quality of lectures has been done but there are still not many results. For this reason, Teaching and Education Faculty (FKIP) Mathematics Education Study Program of Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) needs to conduct research related to improving the quality of learning. This study used Lesson Study (LS) to improve the ability of lecturers and the quality of learning in Calculus I. Lesson Study (LS) is a model of educator professional development through the study of collaborative and sustainable learning, based on the principles of collegiality that help each other to build a learning community. Besides, it is also conducted to realize academic atmosphere and achievements collaboratively and sustainably based on collegiality principles and mutual learning to build learning community.This study aims to describe how the implementation of Lesson Study (LS), how to improve the ability of lecturers, and how to improve the quality of learning in the course of Calculus I. The approach used in this study is a combination of qualitative and quantitative. Quantitative data illustrates the real conditions of the data under study, while qualitative data complements quantitative data which aims to study and describe phenomena obtained from the field. The research subjects were 29 students who enroll Calculus I in the academic year 2015-2016. Four lecturers in the Expertise Group Team were involved. The Observer was held by the team which did not become a lecturer model. The appointed lecturer is one of the members of the team alternately specified in the deliberation.After going through 3 learning process cycles, Lesson Study (LS) has a significant impact. Improved learning and increased mastery of lecturers in each cycle can be seen from the results of the student satisfaction questionnaire. From cycle 1 to cycle 2 there was a score increase of 218, while from cycle 2 to cycle 3 it increased by 291. The increase was also seen from the results of tests and completeness achieved by more than 65% of students. 
Eksplorasi Pemahaman Siswa pada Materi Perbandingan Senilai Menggunakan Konteks Cerita di SMP Dewi Hamidah; Ratu Ilma Indra Putri; Somakim Somakim
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p1-10

Abstract

Artikel ini berfokus pada eksplorasi pemahaman siswa dalam mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan melalui cerita atau permasalahan serta untuk mengetahui sejauh mana siswa memaknai arti perbandingan senilai. Penelitian ini merupakan desain riset yang menggunakan pendekatan PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) dengan cerita sebagai konteks awal pembelajaran. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII pada salah satu Sekolah Menengah Pertama di Palembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan konteks cerita dapat membantu siswa mampu mengidentifikasi informasi atau hal-hal mengenai konsep perbandingan dan memahami arti perbandingan senilai. Penggunaaan cerita sebagai konteks awal pembelajaran dapat memberikan pengaruh yang positif pada pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, dan dapat meningkatkan pemahaman konsep matematika yang dipelajari.
RETRACTED: Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Penemuan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Self Concept dengan Mengontrol Kemampuan Awal Peserta Didik Kelas VII SMP pada Materi Bangun Datar Widayati Widayati
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 2 (2018): JRPIPM April 2018 Volume 1 Nomor 2
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n2.p95-105

Abstract

Abstrak.Penarikan artikel pada Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) pada volume 1 (2) tahun 2018 untuk artikel dengan judul œPengaruh Model Pembelajaran Berbasis Penemuan terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis dan Self Concept dengan Mengontrol Kemampuan Awal Peserta Didik Kelas VII SMP pada Materi Bangun Datar dengan penulis atas nama Widayati Widayati.DOI: 10.26740/jrpipm.v1n2.p95-105Dilakukan atas permintaan penulisan dan pertimbangan dari dewan editor JRPIPM mengingat telah terjadi double submission.
Profil Pemecahan Masalah Kreatif Siswa MA Ditinjau dari Tingkat Math Self-efficacy Kukuh Widodo; Mega Teguh Budiarto; Agung Lukito
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 1 No. 1 (2017): JRPIPM September 2017 Volume 1 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v1n1.p11-18

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil pemecahan masalah kreatif siswa MA ditinjau dari tingkat math self-efficacy (MSE). Untuk mencapai tujuan peneliti menggunakan tahapan pemecahan masalah kreatif CPS Versi 6.1 yaitu membangun kesempatan, menggali data, membingkai masalah, membangkitkan ide, mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 2 siswa yaitu siswa dengan MSE tinggi dan rendah berdasarkan hasil analisis angket the PISA math self-efficacy scale. Teknik pengumpulan data adalah wawancara berbasis tugas untuk mendapatkan data mengenai pemecahan masalah kreatif siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) subjek dengan MSE tinggi malakukan tahapan membangun kesempatan, menggali data, membingkai masalah, membangkitkan ide (melakukan kefasihan, melakukan fleksibilitas, namun tidak melakukan kebaruan),  mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan; dan (2) subjek dengan MSE rendah melakukan tahapan membangun kesempatan, membingkai masalah, membangkitkan ide (melakukan kefasihan, melakukan fleksibilitas, namun tidak melakukan kebaruan), mengembangkan solusi, dan membangun penerimaan, namun tidak menggali data.
Analisis Strategi Mahasiswa dalam Menentukan Turunan Fungsi dengan Metode Diferensiasi Logaritmik Puspita Sari
Jurnal Riset Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Matematika (JRPIPM) Vol. 2 No. 1 (2018): JRPIPM September 2018 Volume 2 Nomor 1
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jrpipm.v2n1.p001-014

Abstract

Kalkulus merupakan salah satu cabang matematika yang berperan penting dalam bidang ilmu lainnya. Konsep dasar kalkulus yang terdiri dari limit, turunan, dan integral merupakan konsep yang saling berkaitan satu sama lain. Terlebih lagi, penguasaan strategi dalam menentukan turunan dan integral suatu fungsi merupakan fondasi bagi ilmu matematika yang lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisa metode diferensiasi logaritmik yang digunakan oleh mahasiswa dalam menyelesaikan turunan fungsi tertentu. Data diperoleh dari hasil analisis dokumen, wawancara, serta observasi mengenai proses berpikir mahasiswa, kesulitan yang dihadapi, serta alasan penggunaan metode diferensiasi logaritmik dalam menentukan turunan fungsi. Hasil analisa menunjukkan bahwa mahasiswa cenderung menggunakan metode diferensiasi logaritmik jika menemui jenis fungsi rasional yang melibatkan pangkat pecahan pada setiap faktornya, maupun jika terdapat dua atau lebih faktor di pembilang dan penyebutnya, demikian pula pada jenis fungsi perkalian yang memiliki lebih dari dua faktor. Berdasarkan hasil analisa, metode diferensiasi logaritmik ini selain dapat digunakan untuk mempermudah penyelesaian turunan, juga untuk dapat menghindari kesalahan dalam menggunakan aturan rantai pada jenis fungsi tertentu.

Page 8 of 17 | Total Record : 168


Filter by Year

2017 2025