cover
Contact Name
Hardini Tri Indarti
Contact Email
jurnal.budiluhur@gmail.com
Phone
+62895346530937
Journal Mail Official
jurnal.budiluhur@gmail.com
Editorial Address
Jln Kerkoff no 243, Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jawa Barat
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Budi Luhur: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan
ISSN : 19788479     EISSN : 25810111     DOI : https://doi.org/10.62817/jkbl.v17i2
Core Subject : Health, Social,
JKBL (Jurnal Kesehatan Budi Luhur) as part of the atmosphere of disseminating scientific research results and ideas to improve health quality of Indonesian society. The journal includes original research articles, review articles, and short communications for nursing, midwivery, and others health fields.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019" : 16 Documents clear
PROFIL FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA TUBER KULOSIS PARU BTA POSITIF Ijun Rijwan Susanto
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penemuan kasus baru BTA (+) di Kabupaten Cianjur dalam kurun waktu 3 tahun terakhir mengalami penurunan (tahun 2014 58,32%, tahun 2015 57,22%, dan tahun 2017 (53,6%), sehingga proses penemuan tuberkulosis paru BTA (+) oleh petugas sangat menentukan, dan hal tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengeksplorasi, dan menggali lebih dalam informasi mengenai faktorfaktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan TB paru BTA positif di beberapa Puskesmas wilayah Cianjur Selatan Kabupaten Cianjur. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada 8 informan yaitu kepala Puskesmas dan petugas program TB di Puskesmas Pusakasari, Agrabinta, Sindangbarang, dan Kadupandak. Data diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang mempengaruhi rendahnya cakupan penemuan TB paru BTA positif pada faktor input yaitu kurangnya sumberdaya petugas, kurangnya pelatihan, adanya petugas yang merangkap lebih dari satu pekerjaan, kurangnya kelengkapan alat pemeriksaan. Pada faktor proses diantaranya petugas jarang melakukan penjaringan setiap tahun karena pergantian petugas. Faktor output yaitu masih kurangnya hasil cakupan dan kekurangtahuan petugas mengenai penyebab masalah rendahnya hasil cakupan. Pada faktor lingkungan diketahui terkendala oleh keadaan geografis, jarak, dan tempat karena saling berjauhan. Disarankan kepada Dinas Kesehatan dan Puskesmas agar melakukan perbaikan kinerja program evaluasi kerja, melakukan kerja sama lintas sektor, melakukan pelatihan pada petugas, menambah jumlah petugas dan mengadakan kelompok peduli TB di masyarakat
PENGARUH INISIASI MENYUSUI DINI TERHADAP PERUBAHAN KADAR BILIRUBIN PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG PERINATOLOGI RSUD AL IHSAN BANDUNG PROVINSI JAWA BARAT Pandith Aribowo Arismunandar; Wulan Novika Ambasari; Nunung Nurhayati
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperbilirubinemia merupakan salah satu fenomena klinis yang paling sering ditemukan pada bayi baru lahir. Sekitar 25 – 50% bayi baru lahir menderita ikterus, untuk mencegah terjadinya ikterus maka dilakukan IMD   dengan harapan bayi segera mendapatkan kolostrum. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap Perubahan Kadar Bilirubin pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perinatologi RSUD Al ihsan. Penelitian ini adalah Eksperimen dengan rancangan Posttest Only design Group dengan menggunakan teknik Purposive sampling pada 30 responden.gambaran pengaruh inisiasi menyusu dini terhadap perubahan kadar bilirubin pada bayi baru lahir bahwa hasil uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk (untuk sampel di bawah 50 orang) menunjukkan kadar bilirubin kelompok bayi IMD dan tidak IMD memiliki nilai p sebesar 0,729 dan 0,781. Nilai p > ᾳ=0,050 artinya data kadar bilirubin kelompok bayi IMD dan tidak IMD berdistribusi normal, analisis statistik yang digunakan adalah Independent t Test bahwa nilai thitung sebesar 3,356 dengan ttabel pada  = 0.05 dan db = n – 2 = 30 – 2 = 28 sebesar 2,048. Dengan demikian nilai p > ᾳ= 0.05. Disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Inisiasi Menyusu Dini terhadap Perubahan Kadar Bilirubin pada Bayi Baru Lahir di Ruang Perinatologi RSUD Al ihsan Bandung. Saran perlu dilakukan Tindakan Inisiasi Menyusu Dini ( IMD )  pada satu jam pertama kelahiran sehingga dapat meningkatkan mutu asuhan Keperawat Pada Bayi Bary Lahir. Kata Kunci : Inisiasi menyusu dini, kadar bilirubin.
ANALISIS PROGRAM AUDIT MATERNAL-PERINATAL (AMP) DI KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2012 Sri Maryati; Sutopo Patria Jati; Lucia Ratna Kartika Wulan
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Audit Maternal dan Perinatal (AMP) merupakan program yang dibentuk untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan cara menggali faktor penyebab kematian yang dapat dicegah. Di Kabupaten Cianjur program ini belum dapat terlaksana dengan optimal, hal ini dapat terlihat dari angka kematian ibu dan bayi yang masih cukup tinggi dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan Program Audit Maternal dan Perinatal di Kabupaten Cianjur.Desain penelitian menggunakan rancangan kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif. Informan utama adalah 4 orang tim AMP dan Informan triangulasi 9 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program AMP belum optimal: tim AMP belum melibatkan lintas sektor dan sesi pembelajaran belum berkelanjutan, pemantauan dan evaluasi tidak menyeluruh dan tidak ada tindak lanjut. Sosialisasi belum sampai pada semua bidan, tidak ada pelatihan tim pengkaji. Dana terbatas untuk melakukan pertemuan pembahasan kasus, formulir kasus kematian diperbanyak oleh bidan. Dinas Kesehatan belum mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) program AMP dan Surat Keputusan (SK) tim AMP belum ditandatangani Bapak Bupati. Disarankan untuk melakukan advokasi dengan bagian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menindaklanjuti draft SK, melakukan evaluasi dan tindak lanjut secara berkala terhadap pelaksanaan sosialisasi AMP revisi oleh Puskesmas, membuat SOP program AMP, meningkatkan komitmen dan tanggungjawab pelaksana program dengan pemberian reward. Kata Kunci : Implementasi, Program Audit Maternal-Perinatal, komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi.
PENGARUH PENDEKATAN REFLECTIVE JOURNALING TERHADAP NILAI EVALUASI MAHASISWA PADA MATA KULIAH KEPERAWATAN ANAK DI STIKES BUDI LUHUR CIMAHI Windasari Aliarosa
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keperawatan anak merupakan salah satu mata kuliah dalam keperawatan di mana mahasiswanya perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan critical thinking agar mampu memberikan asuhan keperawatan kepada anak dan keluarganya dengan tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh pendekatan reflective journaling terhadap nilai mahasiswa pada mata kuliah Keperawatan Anak di STIKes Budi Luhur Cimahi. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy experiment posttest only. Jumlah responden sebesar 28 orang mahasiswa. Analisis data digunakan dengan teknik analisis untuk univariat dan bivariate. Tahap penelitian dimulai dai proses administrasi, informed consent, dan pengumpulan data selama 4 minggu. Diikuti dengan analisis data, diskusi hasil, dan pembuatan laporan akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setengah responden pada kelompok intervensi memiliki nilai lulus pada mata kuliah Keperawatan Anak, hampir semua responden pada kelompok control memiliki nilai tidak lulus pada mata kuliah keperawatan anak. Sedangkan untuk hasil bivariate ditemukan adanya pengaruh pendekatan reflective journaling dengan nilai evaluasi pada mata kuliah keperawatan anak di STIKes Budi Luhur. Dari penelitian ini dikembangkan 3 buah modul pembelajaran dengan pendekatan reflective journaling. Keywords : reflective journaling, keperawatan anak, mahasiswa keperawatan
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN RESPON EMOSIONAL TERHADAP KEHAMILAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA di RSIA KUMALA SIWI PECANGAAN JEPARA Mudy Oktiningrum
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan masa kebahagiaan seorang wanita karena akan menjadi seorang ibu. Pada masa saat hamil seorang wanita akan merasakan suasana emosional seperti mudah tersinggung, mudah marah, mudah menangis tiada sebab, mudah kecewa, menjadi sedih, membenci atau menunjukan rasa kasih sayang. Perasaan yang tidak menentu itu bisa diringankan melalui asuhan sayang ibu dengan menekankan keluarga khususnya dukungan suami untuk memberikan dukungannya selama masa kehamilannya agar ibu lebih siap dan tidak canggung lagi dalam menghadapi kehamilannya. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan respon emosional terhadap kehamilan ibu hamil primigravida. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Lokasi penelitian di RSIA Kumala Siwi Pecangaan Jepara. Subyek penelitian adalah ibu hamil primigravida yang memeriksakan kehamilannya dengan jumlah sampel sebesar 50 responden. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Pengolahan dan analsis data menggunakan uji statistik dari korelasi product moment (pearson). Ada hubungan antara dukungan suami dengan respon emosional terhadap kehamilan ibu hamil primigravida dengan nilai p = 0,000 dan nilai r = 0,773, hal itu menunjukan bahwa semakin baik dukungan suami pada ibu hamil maka tingkat respon emosional terhadap kehamilannya semakin direspon dengan senang. Perlunya meningkatkan dukungan suami untuk membantu persiapan ibu hamil dalam mengahadapi kehamilannya agar respon emosionalnya baik misalnya dengan mengantarkan istri untuk memeriksakan kehamilannya, memberikan informasi, nasehat tentang kehamilan.Kata Kunci : dukungan suami, respon emosional, ibu hamil primigravida.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG KUNJUNGAN NIFAS DI PUSKESMAS CIMAHI SELATAN TAHUN 2016 Damai Yanti; Dida Farida
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas (puerperium) dimulai setelah kelahiran plasenta dan berakhir ketika alat kandungan kembali seperti keadaan sebelum hamil. Cakupan pelayanan nifas adalah pelayanan kepada ibu dan neonatal pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca persalinan sesuai standar. Kunjungan nifas di indonesia pada tahun 2015 yaitu 79,81%, cakupan kunjungan masa nifas di Jawa Barat  pada tahun 2012 yaitu 87,3 %, cakupan kunjungan masa nifas di  kota Cimahi pada tahun 2012 yaitu 80,3%  dan cakupan kunjungan nifas di Puskesmas Cimahi Selatan pada tahun 2016 yaitu 56,4%. Metodologi penelitian: Jenis Penelitian ini deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 88 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan 18 orang (20,5%) berpengetahuan baik, 53 orang (60,2%) berpengetahuan cukup dan 17 orang (19,3%) berpengetahuan kurang. Tingkat pengetahuan ibu  nifas tentang Tujuan masa nifas di puskesmas cimahi selatan tahun 2016 yaitu 30 orang (34,1%) berpengetahuan baik, 29 orang (33,0%) berpengetahuan cukup dan ibu nifas yang berpengetahuan kurang yaitu 29 orang (33,0%). Pengetahuan ibu nifas tentang Tanda bahaya masa nifas yaitu 30 orang (34,1%) berpengetahuan baik, 23 orang (26,1%) berpengetahuan cukup dan 35 orang (39,8%) berpengetahuan kurang. Simpulan pengetahuan ibu nifas secara keseluruhan masih kurang.  Kata Kunci : gambaran, pengetahuan, nifas.
HUBUNGAN ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TERJADINYA BERAT BAYI LAHIR RENDAH (BBLR) Nurrahmaton Nurrahmaton
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) dapat terjadinya mengalami kesulitan untuk melakukan tindakan pencegahan, Bayi dengan BBLR  terkait dengan kondisi kesehatan ibu saat hamil. Prevalensi anemia pada ibu hamil dan sebagian besar penyebabnya yaitu kekurangan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan hemoglobin sehingga yang ditimbulkannya disebut anemia defesiensi besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia pada ibu hamil trimester III dengan terjadi Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda Medan Tahun 2018. Desain Penelitian yang di gunakan adalah survei analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini berjumlah 52 responden Anemia pada Ibu Hamil, teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan Random Sampling. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Penelitian menunjukan bahwa mayoritas anemia pada ibu hamil trimester III yang ringan yaitu 16 responden (30,8%) dengan terjadinya BBLR yaitu sebanyak 3 responden (5,8%) dan terjadinya BBLR 13 responden  (25%), yang anemia sedang pada ibu hamil yaitu 6 responden (11,5%) dengan terjadinya BBLR yaitu 6 responden (11,5%). Analisa bivariat dari hasil uji chi-square nilai p = 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berarti ada hubungan anemia pada ibu hamil trimester III dengan terjadinya berat bayi lahir rendah (BBLR). Penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara anemia pada ibu hamil trimester III dengan terjadinya berat bayi lahir rendah (BBLR) di Rumah Sakit Umum (RSU) Imelda Medan Tahun 2018.   Kata Kunci : anemia, ibu hamil, terjadinya BBLR
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DAN KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER I PRIMIGRAVIDA DI KOTA TASIKMALAYA Meti Patimah; Farid Husin; Jusuf S. Effendi
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan pada ibu hamil tidak hanya tertuju pada pemeliharaan kesehatan fisik saja tetapi juga kesehatan psikologis ibu. Salah satu faktor kesehatan psikologis yang sering terjadi adalah kecemasan dan kurangnya dukungan social. Dukungan sosial digambarkan sebagai bantuan emosional yang diberikan kepada individu oleh orang-orang di sekitarnya seperti suami, teman, atau anggota keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional yang dilakukan pada 30 orang ibu hamil trimester I primigravida dengan usia kehamilan 8-12 minggu yang diperoleh secara acak dari 21 puskesmas di Kota Tasikmalaya. Pengukuran dukungan sosial dan kecemasan menggunakan kuisioner. Analisis hubungan dukungan social dan kecemasan menggunakan uji Chi Square dengan CI 95%. Hasil penelitian diperoleh data dukungan sosial rendah sebesar 30% dan dukungan sosial sedang sebesar 70%. Kecemasan sedang sebesar 43,3% dan kecemasan berat sebesar 56,7%. Ibu hamil dengan dukungan sosial rendah memiliki kecemasan berat sebanyak 30%, sedangkan ibu hamil dengan dukungan sosial sedang memiliki kecemasan sedang sebanyak 43,3% dan kecemasan berat sebanyak 26,7%.  Hasil analisis hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan pada ibu hamil  trimester 1 primigravida nilai p=0,003, dengan nilai OR 2,625 (CI 95%=1,522-4,528). Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan pada ibu hamil  trimester 1 primigravida. Perlu ditingkatkan dukungan suami, keluarga, dan bidan serta peningkatan fungsi kelas ibu hamil pada trimester 1 sehingga ibu hamil dapat saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan sesama ibu hamil. Kata Kunci : dukungan sosial, ibu hamil, kecemasan, trimester 1.
KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKSANAKAN SOP RESIKO JATUH DI RUANG ANAK LUKMANUL HAKIM RSUD AL IHSAN Meilati Suryani
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu yang melakukan kunjungan fasilitas layanan kesehatan beresiko mengalami cedera, salah satu nya adalah kejadian jatuh. Angka kejadian jatuh didunia diperkirakan 700 sampai 1000 pasien per tahun. Jatuh merupakan suatu masalah yang serius di rumah sakit terutama bagi pasien anak yang dirawat inap. Kejadian jatuh dapat menurunkan durasi dan kualitas hidup pasien. Untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan selama proses perawatan perawat harus melaksanakan kepatuhan terhadap standar prosedur operasional risiko jatuh. Tujuan penelitian ini untuk melihat gambaran sejauh mana perawat patuh pada SOP Pencegahan Risiko Jatuh Pasien di Ruang Anak Lukmanul Hakim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif. Kesimpulan sebanyak 57,1% perawat tidak patuh terhadap SOP Pencegahan Resiko Jatuh di ruang anak Lukmanul Hakim. Saran untuk RS penambahan tenaga, sarana prasarana,Pelatihan risiko jatuh, bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang  Faktor-faktor Yang mempengaruhi kepatuhan melaksanakan SPO risiko jatuh di RSUD Al Ihsan Provinsi Jawa Barat.
PENGARUH PEMANFAATAN “PROGRAM SHIFA “ (MEDIA PROMOSI KESEHATAN BERBASIS IT YAITU SMS BROADCAST TENTANG KEPATUHAN DIET) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT DUSTIRA Sri Wahyuni; Mona Megasari; Yuyun Puspitarini
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit degeneratif yang saat ini semakin bertambah jumlahnya di Indonesia, Perencanaan diet yang tepat pada pasien diabetes melitus merupakan salah satu kunci dalam pengelolaan kontrol gula darah. Metode penelitian menggunkan metede Quasi experiment with nonequivalent control grup desain. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 56 orang. Teknik pengengambilan data menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dianalisis secara univariat dengan presentase dan bivariat dengan menggunkan uji parametrik. Bersadarkan hasil uji parametrik diperoleh nilai p value = 0.009 lebih kecil dari  (0.05) yang mengatakan adanya pengaruh “program shifa” terhadap kepatuhan diet penderita diabetes melitus. Kata Kunci : Kepatuhan diet diabetes melitus, “Program Shifa”, Quasi   experiment with nonequivalent control grup desain.

Page 1 of 2 | Total Record : 16