cover
Contact Name
Dinasti Publisher
Contact Email
dinasti.info@gmail.com
Phone
+62 811-7404-455
Journal Mail Official
dinasti.info@gmail.com
Editorial Address
Case Amira Prive Jl. H. Risin No. 64D Pondok Jagung Timur, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Indonesia
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi
Published by Dinasti Publisher
ISSN : 26865238     EISSN : 26864916     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (JEMSI), ISSN 2686-5238 (online) dan ISSN 2686-4916 (print), merupakan jurnal penelitian manajemen dan sistem informasi yang diterbitkan sejak tahun 2019 oleh Dinasti Publisher. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pihak lain yang berminat di bidang manajemen dan sistem informasi yang meliputi manajemen keuangan, manajemen pemasaran, manajemen operasional, manajemen sumber daya manusia, manajemen pengetahuan, manajemen inovasi, Rekayasa Sistem Keuangan, Teknologi Informasi, Manajemen Teknologi Informasi, Sistem Informasi Manajemen, Teknik Sistem Manufaktur, Teknologi dan Manajemen Pengetahuan, dll.
Articles 1,965 Documents
Service Quality and Perceived Value on Brand Loyalty: The Mediating Role of Customer Satisfaction Bio Hiero Al Mahiesa; Tri Septin Muji Rahayu; Muchammad Agung Miftahuddin; Alfato Yusnar Kharismasyah; Ali Akbar Anggara Anggara
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9643

Abstract

This study aims to analyze the influence of service quality and perceived value on brand loyalty through customer satisfaction among users of PT Kereta Api Indonesia (Persero) services at Purwokerto Station. This study is motivated by the importance of brand loyalty in the transportation services industry and the differences in the results of previous studies regarding the role of customer satisfaction as a mediating variable. The study used a quantitative approach with a purposive sampling technique for 200 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with the help of SmartPLS. The results showed that service quality, perceived value, and customer satisfaction had a positive and significant effect on brand loyalty. Service quality and perceived value also had a positive and significant effect on customer satisfaction. In addition, customer satisfaction was proven to mediate the influence of service quality and perceived value on brand loyalty. The novelty of this study lies in testing the mediating role of customer satisfaction in the relationship between service quality, perceived value, and brand loyalty in the context of PT Kereta Api Indonesia (Persero) services at Purwokerto Station.
Pengaruh Lingkungan Kerja Restoratif terhadap Burnout pada Karyawan Avrisko Adam Rifa'i; Siti Jaro'ah
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9648

Abstract

Lingkungan kerja restoratif diketahui memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis, penurunan stres kerja, dan pemulihan psikologis karyawan. Namun, penelitian yang mengkaji pengaruh lingkungan kerja restoratif terhadap burnout masih terbatas, khususnya dalam konteks organisasi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja restoratif terhadap burnout pada karyawan melalui pendekatan kuantitatif eksplanatori yang melibatkan 254 karyawan dari berbagai perusahaan di Indonesia, terdiri atas 124 laki-laki (48,8%) dan 130 perempuan (51,2%), dengan kelompok usia terbanyak 18–25 tahun (35,8%). Lingkungan kerja restoratif diukur menggunakan Perceived Restorativeness Scale, sedangkan burnout diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory–Human Services Survey. Data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, dengan hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja restoratif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout (β = -0,614; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 37,7%. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi persepsi karyawan terhadap lingkungan kerja restoratif, semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Hasil penelitian ini memperluas literatur mengenai burnout yang selama ini lebih menitikberatkan pada faktor individu dan karakteristik pekerjaan dengan menunjukkan bahwa lingkungan kerja restoratif juga berperan sebagai faktor organisasi yang berkaitan dengan burnout pada karyawan di Indonesia.
Pengaruh Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, Stres Kerja dan Konflik Kerja terhadap Kinerja Karyawan SPPG Kecamatan Banjarsari Daffa Jaura; Hermin Endratno; Tri Septin Muji Rahayu; Purnadi Purnadi
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Life Balance, Kepuasan Kerja, Stres Kerja dan Konflik Kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah karyawan SPPG Kecamatan Banjarsari, dengan jumlah sampel sebanyak 109 responden yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 3. Tahapan analisis meliputi pengujian outer model dengan uji validitas konvergen,kemudian uji validitas dan reliabilitas, uji validitas diskriminan menggunakan uji forner larcker dan uji htmt serta pengujian inner model untuk menguji hubungan antarvariabel dan hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kerja, stres kerja, kepuasan kerja, dan work-life balance berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan konflik kerja secara tepat, pengendalian tingkat stres kerja, peningkatan kepuasan kerja, serta terciptanya keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan variabel lain yang berpotensi mempengaruhi kinerja karyawan, memperluas cakupan objek penelitian pada sektor industri yang berbeda agar diperoleh gambaran hubungan antarvariabel yang lebih komprehensif.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Komunikasi, Disiplin Kerja dan Pelatihan terhadap Kinerja Perawat di RSUD Banyumas Muhamad Ricky Andiansyah; Hengky Widhiandono; Hermin Endratno; Restu Frida Utami
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9683

Abstract

Kinerja perawat merupakan determinan utama mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh gaya kepemimpinan, komunikasi, disiplin kerja, dan pelatihan terhadap kinerja perawat di RSUD Banyumas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner berskala Likert. Populasi penelitian terdiri atas 590 perawat pelaksana yang bertugas di 11 ruang rawat inap RSUD Banyumas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu yang ditetapkan peneliti dari populasi yang tersedia. Penentuan jumlah sampel mengacu pada rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (error tolerance) sebesar 10%, sehingga diperoleh kebutuhan sampel minimum sebanyak 86 responden; namun untuk meningkatkan representativitas data, penelitian ini menggunakan 134 responden. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan struktural antarvariabel laten tanpa mensyaratkan asumsi normalitas data yang ketat. Alat analisis yang digunakan adalah perangkat lunak SmartPLS versi 4 dengan prosedur bootstrapping 5.000 subsampel. Hasil pengujian menunjukkan bahwa disiplin kerja merupakan prediktor dominan dengan pengaruh terkuat terhadap kinerja perawat.
Analisis Pengaruh Kapabilitas Aparatur dan Manajemen Komunikasi Krisis terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Melalui Kolaborasi Pentahelix di Sumatera Barat (Studi Kasus BPBD Provinsi Sumatera Barat) Vicky Enggladesta; Rahmi Fahmy; Laura Syahrul
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9698

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kapabilitas Aparatur dan Manajemen Komunikasi Krisis terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Sumatera Barat dengan Kolaborasi Pentahelix sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 118 responden yang merupakan Pejabat Fungsional BPBD Provinsi Sumatera Barat, BPBD Kota Padang, dan BPBD Kabupaten Solok. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kapabilitas Aparatur tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana, tetapi berpengaruh signifikan terhadap Kolaborasi Pentahelix. Manajemen Komunikasi Krisis berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana serta Kolaborasi Pentahelix. Selanjutnya, Kolaborasi Pentahelix berpengaruh positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa Kolaborasi Pentahelix tidak memediasi pengaruh Kapabilitas Aparatur terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana, tetapi memediasi pengaruh Manajemen Komunikasi Krisis terhadap Efektivitas Penanggulangan Bencana. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan komunikasi krisis dan kolaborasi multipihak dalam meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di Sumatera Barat.
Pengaruh HRM Practice, Motivasi Kerja terhadap Kinerja Karyawan di Mediasi oleh Komitmen Karyawan Danang Kurniawan; Lie Liana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9710

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Human Resource Management (HRM) Practices dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan komitmen karyawan sebagai variabel mediasi pada Dinas Perhubungan Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan explanatory research. Populasi penelitian mencakup 1.328 pegawai, dengan sampel sebanyak 80 pegawai tetap berstatus PNS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan SPSS melalui analisis regresi, uji t, uji F, koefisien determinasi, serta uji Sobel untuk menguji efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HRM Practices berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan dan kinerja karyawan. Motivasi kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen karyawan dan kinerja karyawan. Sebaliknya, komitmen karyawan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Pengujian mediasi menunjukkan bahwa komitmen karyawan tidak memediasi pengaruh HRM Practices maupun motivasi kerja terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai lebih kuat dijelaskan oleh pengaruh langsung praktik SDM dan motivasi kerja.
Faktor Determinan Perempuan Menjadi Strategic Leader pada Universitas Swasta di Sumatera Barat dengan Moderasi Preferensi Yayasan dan Konflik Kerja-Keluarga Fathnaini Aisyah; Herri Herri; Syafrizal Syafrizal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9711

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor determinan perempuan menjadi strategic leader pada universitas swasta di Sumatera Barat dengan menguji pengaruh Leadership Self-Efficacy, dukungan organisasi, dan budaya masyarakat terhadap kepemimpinan strategis perempuan serta peran moderasi preferensi yayasan dan konflik kerja-keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui kuesioner dari 115 dosen perempuan pada universitas swasta di Sumatera Barat yang memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leadership Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan strategis perempuan dan merupakan faktor yang paling kuat dalam model. Dukungan organisasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan strategis perempuan, meskipun pengaruhnya lebih kecil dibandingkan Leadership Self-Efficacy. Sementara itu, budaya masyarakat tidak terbukti berpengaruh negatif secara signifikan terhadap kepemimpinan strategis perempuan. Preferensi yayasan tidak terbukti memoderasi hubungan Leadership Self-Efficacy, dukungan organisasi, maupun budaya masyarakat dengan kepemimpinan strategis perempuan. Demikian pula, konflik kerja-keluarga tidak terbukti memoderasi ketiga hubungan tersebut. Temuan penelitian menegaskan pentingnya penguatan keyakinan dan kapasitas kepemimpinan perempuan serta penciptaan dukungan organisasi yang memberikan kesempatan nyata bagi perempuan untuk berkembang menuju posisi kepemimpinan strategis.
Pengaruh Thriving at Work dan Kepribadian terhadap Konflik Kerja-Keluarga dengan Kecanduan Kerja sebagai Variabel Mediasi pada Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) di Wilayah Sumatera Ikrimah Hani Aturrofidha; Listiana Sri Mulatsih; Rika Desiyanti
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9713

Abstract

Konflik kerja-keluarga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi auditor akibat tuntutan pekerjaan yang tinggi dan keterlibatan kerja yang intensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh thriving at work dan kepribadian terhadap konflik kerja-keluarga dengan kecanduan kerja sebagai variabel mediasi pada auditor yang telah berkeluarga di Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Wilayah Sumatera. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 205 auditor pada 10 Perwakilan BPKP di wilayah Sumatera. Analisis data dilakukan menggunakan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis diterima. Thriving at work dan kepribadian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kecanduan kerja maupun konflik kerja-keluarga. Selain itu, kecanduan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap konflik kerja-keluarga serta berperan sebagai variabel mediasi pada hubungan antara thriving at work dan kepribadian terhadap konflik kerja-keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa keterlibatan kerja dan karakteristik individu yang tinggi dapat meningkatkan risiko konflik kerja-keluarga apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan peran yang seimbang. Penelitian ini memperkuat perspektif Conservation of Resources Theory dan Role Theory dalam menjelaskan hubungan antara sumber daya individu, perilaku kerja, dan konflik kerja-keluarga.
Pengaruh Workplace Ostricism terhadap Deviant Behavior dengan Emotional Exhaustion dan Moral Disengagement sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus pada PNS di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat) Garry Kusuma; Sefnedi Sefnedi; Akmal Akmal
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workplace ostracism terhadap deviant behavior dengan emotional exhaustion dan moral disengagement sebagai variabel mediasi, pada PNS di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat. Studi ini dilatarbelakangi tuntutan PNS di BPKP untuk menjaga integritas profesional yang tinggi, bekerja dengan standar etika yang ketat, dan secara konsisten menghasilkan pengawasan yang berkualitas demi menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan menyebarkan kuesioner kepada 116 PNS di Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Barat sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS), yang meliputi uji validitas dan reliabilitas, pengujian model pengukuran (measurement model), serta model struktural (structural model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa workplace ostracism berpengaruh positif dan signifikan terhadap deviant behavior, emotional exhaustion dan moral disengagement. Kemudian emotional exhaustion dan moral disengagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap deviant behavior serta emotional exhaustion dan moral disengagement memdiasi hubungan antara workplace ostracism dan deviant behavior. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi organisasi sektor publik untuk menekan tingkat workplace ostracism, emtional exhaustion, dan moral disengagement untuk menurunkan deviant behavior pegawai.
Pengaruh Beban Kerja dan Keadilan Organisasi terhadap Kinerja Pegawai Dengan Mediasi Kepuasan Kerja di Perpustakaan Nasional RI Perwitasari Rengganingtyastuti; Aty Herawati
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v8i1.9719

Abstract

Kinerja pegawai merupakan unsur penting dalam menjaga efektivitas organisasi sektor publik. Penelitian ini menganalisis pengaruh beban kerja dan keadilan organisasi terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja, pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif terhadap 313 pegawai yang mewakili tiga unit kerja eselon I. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja maupun kinerja pegawai. Keadilan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, tetapi tidak berpengaruh langsung secara signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta memediasi pengaruh keadilan organisasi terhadap kinerja pegawai. Model akhir menjelaskan 50,6 persen variasi kepuasan kerja dan 33,1 persen variasi kinerja pegawai. Temuan menegaskan bahwa penguatan keadilan dalam prosedur, perlakuan, hasil, dan informasi perlu diarahkan untuk membangun kepuasan kerja sebagai jalur penting peningkatan kinerja pegawai.

Filter by Year

2019 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2026) Vol. 7 No. 6 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2026) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2026) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2026) Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025) Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2025) Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2025) Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2025) Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2025) Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2025) Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2024) Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2024) Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2024) Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2024) Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2024) Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2024) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2023) Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2023) Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli - Agustus 2023) Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei - Juni 2023) Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2023) Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2023) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November - Desember 2022) Vol. 4 No. 1 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September-Oktober 2022) Vol. 3 No. 6 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2022) Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2022) Vol. 3 No. 4 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2022) Vol. 3 No. 3 (2022): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2022) Vol. 3 No. 2 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2021) Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2021) Vol. 2 No. 6 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2021) Vol. 2 No. 5 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2021) Vol. 2 No. 4 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2021) Vol. 2 No. 3 (2021): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2021) Vol. 2 No. 2 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2020) Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2020) Vol 1 No 6 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2020) Vol. 1 No. 6 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Juli 2020) Vol. 1 No. 5 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Mei 2020) Vol. 1 No. 4 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret 2020) Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari 2020) Vol. 1 No. 2 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November 2019) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (September 2019) More Issue