cover
Contact Name
Rosnina A.G
Contact Email
-
Phone
+6282364568905
Journal Mail Official
agrium@unimal.ac.id
Editorial Address
Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh Main Campus, Cot Teungku Nie Street, Reuleut, Muara Batu, Aceh Utara District, Province of Aceh
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Agrium
ISSN : 18299288     EISSN : 26551837     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrium (Journal of Agricultural Research) ISSN 1829-9288 (Print) ISSN 2655-1837 (Online ) is a scientific publication media in are of agriculture that is published regularly every year, March and September. The manuscript comes from the results of basic and applied research, and the results of the literature review in the scope of agriculture.
Articles 450 Documents
Analisis Efisiensi Teknis Pada Usahatani Kedelai (Glycine max (L.) Merril) Di Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, Aceh Riza Putri; Murdani Murdani; Fadli Fadli
Agrium Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v12i1.381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tingkat efisiensi teknis menggunakan factor produksi pada usahatani kedelai di Kecamatan Pedada, Kabupaten Bireun. Pengambilan sampel menggunakan teknik snowball sampling menggunakan model fungsi Stochastic Frontier Model, koefisien regresi dihitung menggunakan metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran lahan and benih merupakan variabel yang sangat mempengaruhi peningkatan produksi kedelai. Rata-rata tingkat efisiensi teknis input yang digunakan adalah 83% dari potensi produksi maksimum yang akan didapatkan. Umur petani merupakan faktor yang berpengaruh nyata terhadap ketidak efisiensian usaha teknis untuk meningkatkan produksi kedelai
Keberhasilan Sambung Pucuk Durian (Durio zibethinus) Lokal Aceh Akibat Perlakuan Cara dan Lama Penyimpanan Batang Atas Liwanza, Nasrun; Muksalmina, Muksalmina; Ismadi, Ismadi; Handayani, Rd. Selvy
Agrium Vol 16 No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i2.5869

Abstract

Sambung pucuk merupakan salah satu teknik penyambungan yang biasa digunakan pada perbanyakan tanaman durian. Kendala utama pada saat penyambungan adalah  jarak antara tempat pembibitan untuk  pengerjaan sambungan (sumber batang bawah) dan pohon induk unggul lokal Aceh (sumber batang atas).  Tempat penyambungan dan pohon induk  biasanya berjauhan, bahkan  bisa sampai berbeda pulau. Selain itu, jumlah tanaman yang akan disambungkan sangat banyak sehingga sulit diselesaikan dalam waktu satu hari.  Oleh karena itu batang atas harus dikemas kembali dan disimpan, karena tertundanya waktu penyambungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh cara dan lama waktu penyimpanan batang atas terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman durian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama  adalah  cara penyimpanan batang atas (P) terdiri dari 2 jenis yaitu batang atas tanpa dibungkus kertas koran (P1), dan batang atas yang dibungkus kertas koran (P2). Faktor kedua adalah lama penyimpanan batang atas (L) terdiri dari 6 taraf yaitu  batang atas langsung disambungkan (L0), disimpan satu hari (L1), disimpan dua hari (L2), disimpan tiga hari (L3), disimpan empat hari (L4), dan disimpan lima hari (L5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor cara penyimpanan batang atas (dibungkus dan tidak dibungkus koran) secara tunggal tidak memberikan pengaruh di semua peubah yang diamati. Faktor lama penyimpanan batang atas secara tunggal berpengaruh terhadap pertumbuhan bibit durian hasil sambungan. Batang atas dapat disimpan paling lama hanya 2 hari. Semakin lama batang atas disimpan sebelum disambungkan, akan menurunkan tingkat keberhasilan sambungan. Kombinasi perlakuan antara cara dan lama penyimpanan batang atas tidak memberikan pengaruh di semua peubah yang diamati.
Dampak Letak Buah Pada Pohon dan Perlakuan Benih Terhadap Perkecambahan Benih Kakao (Theobroma cacao L.) Ahmad Fauzi; Faisal Faisal; Muhammad Rafli
Agrium Vol 14, No 1 (2017)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v14i1.868

Abstract

This study aims to determine the effect of the location of fruit on trees and treatment on seeds to germination cocoa. This study was conducted in Tumpok Teungoh Village, Banda Sakti Sub-district, Lhokseumawe City, August to September 2016. This study used Completely Randomized Design with 3 replications. Two factors studied were (a) the location of the fruit on the tree where L1 = The location of the fruit on the stem and L2 = The location of the fruit on the branch. (b) treatment factor in seeds where P1 = Without pulp clearance, P2 = Pulp cleansing. The parameters observed were potential growth, germination, vigor index, growth rate and synchronization of cocoa seed growth. The result of variance analysis showed that the fruit difference treatment did not affect the observation of maximum growth potential and cocoa seed germination, but it influenced the observation of vigor index, growth rate and synchronization of cocoa seed growth. Treatment of pulp cleansing did not affect the observation of growth potential, germination, growth rate and synchronization of seed growth, but pulp cleansing treatment had an effect on observation of vigor index of cocoa seed. There was no interaction between fruit difference treatment and treatment of cocoa bean pulp cleansing of all observed parameters
Pengaruh Purun Tikus (Eleocharis dulcis L.) dan Fosfat Alam Terhadap Reaksi Tanah Serta Erapan Fosfat Gambut Z. Damanik; M. Anwar
Agrium Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v13i2.1896

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan kompos purun tikus dan fosfat alam terhadap reaksi tanah dan erapan fosfat tanah gambut.  Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan dua factor dan tiga ulangan.  Faktor pertama adalah kompos purun tikus (0, 10 dan 20 ton/ha) dan factor kedua adalah fosfat alam (0, 45, 90 dan 135 kg/ha).  Hasil penelitian menunjukkan penambahan kompos purun tikus meningkatkan konstanta Langmuir dan jumlah tapak erapan fosfat tanah gambut, sebaliknya fosfat alam menurunkan jumlah tapak erapan fosfat.  Interaksi kompos purun tikus dan fosfat alam nyata menurunkan kemasaman tanah.Kata Kunci : Erapan P, Fosfat Alam, Gambut, Purun
Aplikasi Pupuk Organik Cair Limbah Kulit Nanas Dan Pukan Sapi Terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao, L.) Jamidi, Jamidi; Faisal, Faisal; Fadhil Ichsan, Muhammad
Agrium Vol 18 No 2 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i2.5332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi kulit nanas organik dan kotoran sapi terhadap pertumbuhan bibit kakao. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Suka Mulia, Kecamatan Rantau Kabupaten, Aceh Tamiang pada bulan Juli sampai Oktober 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok 4x3 dan ulangan sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit nanas dengan 4 taraf yaitu: 0, 75, 150, dan 225 ml L-1 air. Faktor kedua adalah dosis kotoran sapi dengan 3 taraf yaitu 0, 5, dan 10 ton/ha. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, diameter pangkal batang, luas daun, bobot batang basah, bobot batang kering, dan laju asimilasi bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan beberapa konsentrasi pupuk organik cair kulit nanas hanya pada variabel laju asimilasi bersih yang berbeda nyata, sedangkan pada variabel lainnya tidak berbeda nyata. Konsentrasi POC 75 ml/liter cenderung memberikan pertumbuhan terbaik untuk semua variabel. Pemberian kotoran sapi tidak menunjukkan perbedaan yang nyata pada semua variabel yang diamati, namun dosis 10 ton/ha menunjukkan hasil pertumbuhan lebih baik
Evaluasi Karakter Organ Generatif Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Secara Hidroponik Zurrahmi Wirda; Elvira S. D; Mira Agustina
Agrium Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v11i2.642

Abstract

Buah tomat merupakan jenis sayuran yang mengandung nutrisi yang tinggi. Ketika tanaman memasuki fase generatif akan terjadi beberapa perubahan fisik, biokimia dan fisiologis terutama terhadap buahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan media tanam terhadap karakter organ-organ generatif tanaman tomat yang ditanam secara hidroponik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Victory memberikan jumlah dompolan per tanaman, jumlah bunga per dompolan dan jumlah buah per dompolan terbanyak, namun varietas Tombatu F1 memiliki diameter buah, panjang buah dan berat buah persatuan terbaik. Media tanam yang digunakan tidak memberikan pengaruh terhadap karakter organ-organ generatif tanaman tomat yang diamati.
Penggunaan Berbagai Macam Legum Cover Crop (LCC) Dalam Menyerap Logam-Logam Berat Pada Lahan Bekas Tambang Emas Di Kabupaten Sijunjung Giska Oktabriana. S; Riza Syofiani; Gusmini Gusmini; Aprisal Aprisal
Agrium Vol 16, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v16i1.1335

Abstract

Penelitian penggunaan berbagai macam Legum Cover Crop (LCC) dalammenyerap logam-logam berat pada lahan bekas tambang emas di kabupatensijunjung. Tujuan penelitian adalah untuk melihat LCC yang paling bagus dalammenyerap logam-logam berat pada lahan bekas tambang emas. Penelitian inidilakukan di Nagari Pala Luar Kecamatan Koto Tujuh Kabupaten Sijunjungselama 3 bulan dan dilanjutkan dengan analisis di Laboratorium Tanah FakultasPertanian Universitas Andalas. Rancangan yang digunakan dalam penelitian iniadalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 5x3 dengan 5 perlakuan dan 3ulangan, perlakuan penggunaan tanaman LCC dimana, A=Kontrol (tanpa LCC), B = Mucuna conchinchinensis, C = Calopogonium mucunoide, D = Centrocemapubescen, E = Mucuna bracteata. Data analisis dengan menggunakan tabelAnova 5% apabila F hitung lebih hitung lebih dari F tabel 5 % dan uji lanjut BNJ5%. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan LCCjenis Mucuna bracteata mampu menyerap logam berat lebih banyak dibandingkan jenis LCC lainnya.Kata Kunci : LCC, Logam-logam berat, lahan bekas tambang
Tingkat Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kedelai Pada Berbagai Jarak Tanam Dan Konsentrasi Giberelin Nazaruddin, Muhammad; Irmayanti, Irmayanti
Agrium Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i1.2356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam dan konsentrasi giberelin (GA3) terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Desain yang digunakan adalah rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor-faktor yang diteliti adalah jarak tanam yang terdiri dari 3 tingkatan, yaitu: J1 dengan jarak 40 cm x 20 cm, J2 dengan jarak 40 cm x 15 cm, J3 dengan jarak 30 cm x 30 cm, dan faktor konsentrasi giberelin yang terdiri dari 4 kadar, yaitu: G0 tanpa aplikasi giberelin, konsentrasi G1 75 ppm, konsentrasi G2 95 ppm, konsentrasi G3 115 ppm. Perlakuan jarak tanam secara signifikan mempengaruhi jumlah cabang produktif dan berat kering100 biji. Perlakuan terbaik ditemukan pada jarak 30 cm x 30 cm (J3). Konsentrasi giberelin memiliki efek yang sangat signifikan terhadap tinggi tanaman pada 45 dan 60 hari setelah tanam dan berat kering 100 biji. Perlakuan terbaik ditemukan pada konsentrasi 95 ppm.Kata kunci: kedelai, jarak tanam, giberelin
Pengaruh Jenis Mulsa Dan Aplikasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Ismadi, Ismadi; Indri Yani, Nurul; Hafifah, Hafifah; Rosnina, Rosnina; Nazaruddin, M
Agrium Vol 18 No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v18i1.3846

Abstract

Tanaman kentang merupakan salah satu komoditi hortikultura yang berpotensi dikembangkan karena dapat karena memiliki protein, vitamin dan mineral yang tinggi serta mempunyai peran yang penting bagi perekonomian indonesia. Tanaman kentang merupaka tanaman sayuran  berumur pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mulsa dan aplikasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kentang. Penelitian ini dilaksanakan di desa Ujung Gele Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dengan ketinggian tempat 1300 mdpl. Penelitian ini dilaksanakan mulai Juli sampai November 2020. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah jenis mulsa yang terdiri atas tiga taraf yaitu tanpa mulsa (M1), mulsa plastik hitam perak (M2), dan mulsa kulit biji kopi (M3). Fakotr kedua adalah pupuk organik cair yang terdiri atas tiga taraf yaitu kontrol (P0), 4 ml/l air (P1), dan 8 ml/l air (P2). Peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah batang, jumlah umbi per sampel, jumlah umbi per plot, berat umbi per sampel, dan berat umbi per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada perlakuan jenis mulsa hasil terbaik diperoleh dari penggunaan mulsa plastik hitam perak dan perlakuan terbaik pupuk organik cair adalah pada konsentrasi 8 ml/l air. Tidak didapati interaksi antara perlakuan jenis mulsa dan pupuk organik cair terhadap semua peubah yang diamati. Kata kunci; granola, umbi, batang, daun 
Post Tsunami: Marine Protected Areas (MPA) Zonation Structure of Pulo Aceh, Indonesia Muhammad Rusdi; Munawar Khalil; zulfikar Zulfikar
Agrium Vol 10, No 2 (2013)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v10i2.500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembentukan kawasan perlindungan laut (Marine Protected Areas/MPA) di Pulo Aceh, Indonesia, dengan menggunakan input dari analisis Sistem Informasi Geografis. Langkah-langkah pengelolaan adalah diperlukan untuk memastikan bahwa sumber daya laut dapat hidup dan ekosistem dapat dilestarikan. Fokus penelitian ini adalah untuk menunjuk daerah-daerah tertentu sebagai daerah perlindungan laut (DPL). Pulo Aceh meliputi 24,961.9 hektar yang terdiri dari habitat daratan dan habitat lautan yang terpilih sebagai kawasan MPA. Zonasi di kawasan konservasi laut didasarkan pada data ekologi dan data ekologi konservasi, sosial ekonomi dan budaya masyarakat setempat. Zona utama yang telah ditetapkan dan dipetakan dalam kawasan konservasi, yaitu zona inti (94,14 ha atau 0,38 %), zona pemanfaatan (15,144.86 ha atau 60,67 %) dan zona penyangga (1,038.77 ha atau 4,16 %). Zona inti sangat dilarang dari kegiatan pengambilan hasil laut, pariwisata dan ekonomi, sementara kegiatan penelitian dan konservasi dapat diperbolehkan. Zona pemanfaatan dibagi menjadi area untuk pariwisata, penggunaan tradisional, penggunaan pelagis, penelitian dan pelatihan. Akomodasi permanen untuk kegiatan pariwisata atau pengambilan sumber daya alam diperbolehkan melalui pelaksanaan proses penilaian dampak lingkungan terlebih dahulu. Kegiatan di zona penyangga adalah sangat terbatas dan dikendalikan sepenuhnya hanya untuk kegiatan pengambilan hasil laut.