cover
Contact Name
Muhammad Zainuddin Fathoni, ST., M.MT
Contact Email
zainuddin@umg.ac.id
Phone
+6281331707167
Journal Mail Official
matrik.ie@umg.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi
ISSN : 16935128     EISSN : 26218933     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Matrik Journal is published by Industrial Engineering Department, Faculty of Engineering University of Muhammadiyah Gresik, twice a year in March and September. The purpose of this journal is to facilitate scientists, researchers and practitioners to publish original research articles or article reviews. The article essentially contains topics on Industrial Engineering, Management, and Production.
Articles 258 Documents
ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP PRICE EARNING RATIO PADA PERUSAHAAN PROPERTY DI BEI onny purnama yudhia; subaderi subaderi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 20 No 1 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v20i1.941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio keuangan terhadap price earning ratio pada perusahaan Property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Dalam analisa fundamental, price earning ratio sering digunakan karena cukup mudah dipahami oleh investor maupun calon investor sebagai ukuran untuk menentukan bagaimana pasar memberi nilai/harga pada suatu perusahaan. Rasio keuangan yang digunakan yaitu rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Dalam penelitian ini variabel yang ada adalah variabel bebas yaitu current ratio (CR), debt to equity ratio (DER), inventory turnover (INTO), return on equity (ROE) dan variabel terikat yaitu price earning ratio saham (PER). Model penelitian yang digunakan adalah model regresi linier berganda. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dari setiap perusahaan property yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2015 sampai dengan 2018. Perusahaan Property yang akan diteliti berjumlah 10 (sepuluh) yang telah go public yaitu PT. Bukit Darmo Property Tbk., PT. Bumi Serpong Damai Tbk., PT. Ciputra Property Tbk., PT. Duta Anggada Realty Tbk., PT. Duta Graha Indah Tbk., PT. Intiland Development Tbk., PT. Bakrieland Development Tbk., PT. Global Land Development Tbk., PT. Jaya Real Property Tbk., PT. Lippo Cikarang Tbk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas (current ratio), rasio solvabilitas (debt to equity ratio), rasio aktivitas (inventory turnover), dan rasio profitabilitas (return on equity) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap price earning ratio saham perusahaan property. Penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan bagi para investor dalam memprediksi harga saham perusahaan yang akan datang dan dalam pengambilan keputusan untuk berinvestasi.
PENDEKATAN FUZZY-QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT DALAM PEMILIHAN SUPPLIER Suhartini Suhartini
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 11 No 1 (2011)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.497 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v11i1.385

Abstract

PT. Liku Telaga is one of the companies engaged in chemical industry production base with sulfuric acid and aluminum sulfate. To be able to produce a product according to customer’s spesification, PT. Liku Telaga wanted to make improvements in the process, especially in procurement division. Where it relates to the process of selecting suppliers for the supply of raw materials in the production process. Problems encountered in this study is to determine the supplier selection and allocation of orders in accordance with the company spesification. Fuzzy Method-Quality Function Deployment is used to measure supplier performance. The purpose of this research is to be able to meet optimal solutions in selecting suppliers accordance to company criteria. Score each supplier sulfur is PT. Ocean area (Singapore) with a score of 200.8, Standard Chemical Corp. Pte.Ltd (Singapore) with a score of 164.3, PT. Yosomulyo Jajag (Surabaya) with a score of 160.3 and CV. Archindo (Gresik) with a score of 152.0. Score of each supplier of aluminium hydroxide is Hindalco Industries Limited (India) with a score of 219.0, PT. Bisindo Kencana (Jakarta) with a score of 186.0, Sumitomo (Brazil) with a score of 165.9, and Chemindus SDN BHD (Malaysia) with a score of 135.8.
PEMILIHAN SUPPLIER BAHAN BAKU KOPI ARABIKA DENGAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS Mohammad chamdi
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 18 No 2 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v18i2.584

Abstract

Harum Alam Segar adalahperusahaan yang bertempat di Gresik, perusahaan ini bergerak dibidang industri penghasil produk kopi instant.Pada saat ini perusahaan memiliki tiga supplier dalam pengadaan bahan baku kopi arabika, dimana kopi arabika ini merupakan bahan baku yang paling banyak digunakan dalam produksi berbagai varian rasa. Terdapat beberapa masalah dalam pembelian bahan baku kopi arabika kepada supplierdiantaranya adalah supplier mengalami keterlambatan pengiriman dan jumlah kedatangan bahan baku tidak sesuai dipesan. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka penelitian bertujuan untuk memilih supplierkopi arabika pada perusahaan dengan menggunakan kriteria Quality, Cost, Delivery, Flexibility, dan Responsivness. Dalam penelitian ini menggunakan metode Analytic Network Process (ANP) yang merupakan pengembangan dari metode Analytic Hieracy Process(AHP). Pada metode ANP ini mampu memperbaiki kelemahan dari metode AHP. Metode ANP ini mampu mengakomodasi keterkaitan antar kriteria atau alternatif. Keterkaitan pada metode ANP ada dua jenis yaitu keterkaitan dalam satu set elemen (inner dependence) dan keterkaitan antar elemen yang berbeda (outer dependence). Adanya keterkaitan tersebut ANP lebih kompleks dibaning metode AHP. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan metode Analytic Network Process (ANP). Masing-masing kriteria mempunyai bobot sebagai berikut Quality (0.083317), Cost (0.033849), Delivery (0.149509), Flexibility (0.092517), dan Responsivness (0.140488), hal ini mengandung arti bahwa kriteria kriteria Cost dan Delivery merupakan kriteria yang terpenting diantara kriteria yang lain. Sedangkan hasil evaluasi suppliernya adalah bobot untuk PT. Surya Makmur Tunggal Mandiri sebesar 0.081265, PT. Inti Baru Sejahtera sebesar 0.059487, dan Kopi Import Brazil sebesar 0.055546. Berdasarkan hasil tersebut, maka PT. Surya Makmur Tunggal Mandiri memiliki bobot yang paling besar dan paling tinggi dan paling layak dijadikan supplier untuk perusahaan.
ANALISIS BEBAN KERJA MENTAL DENGAN METODE SUBJECTIVE WORKLOAD ASSESSMENT TECHNIQUE DI LABORATORIUM FIRE ASSAY PT. SMELTING Achmed Ersyad Luthfi Fahmi; Deny Andesta; Said Salim Dahda
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/matrik.v16i1.551

Abstract

Tujuan penelitian didasarkan adanya permasalahan yang ditemukan berdasarkan hasil analisis yang tidak sesuai dengan prinsip akurat dan presisi, dikarenakan beban waktu yang ditetapkan. Subjek penelitian adalah 5 orang operator dengan menggunakan metode Subjective Workload Assessment Technique (SWAT). Metode ini menggunakan tiga deskriptor, yaitu dimensi beban waktu (time), beban usaha mental (effort) dan beban tekanan psikologis (stress) dan dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama pembuatan skala (scale development) mencakup pengurutan kartu dan penilaian aktivitas, dengan bantuan program komputer SWAT untuk pengolahan data. Tahap kedua, pemberian nilai terhadap pekerjaan (event scoring) melalui konversi rating penilaian akivitas terhadap skala akhir. Pengukuran beban kerja pada analisis logam mulia di laboratorium fire assay, secara keseluruhan mempunyai beban kerja dengan kategori sedang atau moderat. Faktor waktu (T) dari pemberian rating SWAT score oleh subyek, menunjukkan dimensi yang paling banyak dinilai dengan rating tinggi dengan angka 3 (tiga). Beban kerja mental pada aktivitas recycling fusion dan parting didapatkan hasil analisis beban kerja mental dengan kategori over load. Hasil validasi kualitatif melalui proses transferability oleh team leader dinyatakan valid.
IDENTIFIKASI PRIORITAS SEKTOR-SEKTOR POTENSIAL GUNA MERANCANG STRATEGI PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN MELALUI ANALISIS SHIFT-SHARE DAN SWOT Sarmadi Sarmadi; Eko Budi Leksono
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 8 No 2 (2010)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v8i2.376

Abstract

Dalam rangka merumuskan perencanaan pembangunan pemerintah daerah yang baik, maka dibutuhkan suatu strategi pengembangan terhadap sektor-sektor potensial daerah yang dapat berfungsi sebagai pedoman dan arah pelaksanaan pembangunan guna meningkatkan perekonomiannya. Pada beberapa kasus, suatu daerah kurang jeli dalam mengidentifikasi sektor-sektor potensial sehingga banyak dijumpai suatu pengembangan dan atau pembangunan yang dilakukan suatu daerah tidak tepat sasaran, sehingga perlu adanya suatu penelitian yang dapat mengidentifikasi prioritas pengembangan sektor-sektor potensial sehingga pembangunan daerah sesuai pada sasaran serta rancanganstrategi pengembangan terhadap sektor-sektor tersebut. Dalam mengidentifikasi sektor-sektor potensial digunakan analisis shift share untuk menghitung perubahan pertumbuhan (pergeseran) sektor-sektor potensial guna menghasilkan prioritas. Sedangkan untuk merancang strategipengembangan menggunakan teknik SWOT. Dari hasil analisis shift share terhadap daerah Gresik, beberapa sektor potensial yang layak dikembangkan adalah sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, hotel dan restoran dan sektor pertanian.
ANALISIS PROPORSI KONDISI MESIN DAN KEANDALAN PADA MESIN HANGER SHOT BLAST DENGAN METODE MARKOV (STUDI KASUS : PT. BARATA INDONESIA (PERSERO)) Riezna Wahyuny Manto; Said Salim Dahda; Muhammad Zainuddin Fathoni
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 1 (2018)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i1.521

Abstract

PT. Barata Indonesia (Persero) merupakan salah satu perusahaan heavy industry di Indonesia yang bergerak dibidang engineering, procurement & construction, manufacturing dan foundry. Pada proses produksi, diketahui mesin Hanger Shot Blast memiliki angka downtime terbesar selama tahun 2017. Berdasarkan permasalahan ini, diperlukan untuk mencari proporsi kondisi mesin yaitu angka probabilitas mesin dalam kondisi baik hingga kondisi rusak berat yang diperlukan untuk perencanaan produksi, keandalan mesin serta faktor-faktor utama penyebab downtime yang terjadi.
PENGARUH PEMBERIAN TRAINING YANG BERBEDA TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN INDUSTRI KECIL Sunardi T Koesugito
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 9 No 1 (2010)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v9i1.479

Abstract

Small industry is as one of component in the structural of national economic has a great role in using of the potential of natural and human resource, that’s why the real sector of small industry must be developed both the quality and quantity.Some factors of hindrance of growing and developing of small industry need investigated accuracy so that the strategy of developing can be designed optimally. The objective of the research are, 1) to know the effect of kinds of training on the increasing of employee’s motivation, 2) to know the effect of age’s employee the less and more 40 years on increasing motivation, and 3) to know the effect of kinds of training on the increasing of manager team’s motivation. The population in the research are the employee and the manager in some of small industry in region ofSidoarjo and Gresik. Technique sampling use the simple random sampling, and the analysis of data use t-test because the all data is normal distribution. Conclusion of the research, those are, the first, there is increasing of employee’s work motivation after they joined training, but their increasing is not difference between laboratory training and outbond training, the second, employee’s work motivation age less 40 years increase bigger than age more 40 years , the third, there is not difference of manager team’s motivation result giving of job instruction training and coaching training,but training is given.
OPTIMASI PERENCANAAN PRODUKSI PADA PROSES WIRE DRAWING MENGGUNAKAN MIXED INTEGER LINEAR PROGRAMMING Muhammad Hasan Abdullah; Antoni Antoni
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 19 No 2 (2019)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1167.052 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v19i2.693

Abstract

Proses wire drawing adalah proses yang lazim digunakan pada industri kawat. Untuk menghasilkan produk tersebut dapat dikerjakan melalui mesin dan jalur wire drawing yang berbeda serta bahan yang berbeda. Setiap pilihan proses akan memberikan kontribusi biaya yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permodelan matematis dengan aplikasi mixed integer non linear programming yang digunakan untuk menyelesaikan masalah perencanaan produksi dengan memaksimalkan keuntungan yang dapat diperoleh perusahaan. Fungsi tujuan pemodelan adalah keuntungan optimum yang diperoleh dari total penjualan dikurangi dengan total biaya yang terjadi. Dari hasil optimasi menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai potensi keuntungan lebih tinggi sebesar Rp. 3.389.945.000,- atau 10% lebih tinggi dari perencanaan sebelumnya. Perencanaan produksi mengikuti alokasi bahan, mesin dan jalur berdasarkan variabel keputusan yang diperoleh dari pemodelan. Setiap produk akan diproses berdasarkan jenis bahan, nomor mesin, jalur tertentu serta jumlah tertentu. Perencanaan ini diaplikasikan dalam sebuah tabel perencanaan agregat produksi. Pemodelan yang dibuat mampu memenuhi seluruh target produksi yang direncanakan dan mampu memenuhi batasan atau kendala yang ada. Kata kunci : wire drawing, perencanaan produksi, mixed integer linear programming
STUDI SIMULASI PROSES PEMUATAN DAN PENIMBANGAN KONTAINER EKSPOR DENGAN TUJUAN MEMINIMALKAN STAPEL Bobby Chandra Saputra
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 16 No 1 (2015)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v16i1.546

Abstract

Kinerja dari pelayanan ekspor suatu kontainer biasa diukur dari kecepatan pemuatan serta utilitas dari server yang ada. Pada proses ekspor di PT. WINA, kinerja proses pemuatan dievaluasi dari waktu pemuatan kontainer, serta besarnya stapel. Hal tersebut terjadi dikarenakan adanya waktu proses yang lama serta antrian waktu tunggu untuk dilayani yang tinggi.Ada tiga alternatif yang diajukan untuk meminimalkan waktu pemuatan dan stapel, yaitu penambahan man power pada personil inspeksi, penambahan jumlah forklift pada setiap WH yang ada, dan menggabungkan kedua alternatif yang ada. Tujuan yang ingin dicapai adalah menentukan skenario alternatif terbaik dalam usaha perbaikan kondisi saat ini. Langkah-langkah untuk melakukan simulasi adalah sebagai berikut: (1) mengumpulkan data dari proses pemuatan kontainer; (2) membuat model konseptual simulasi proses pemuatan pada kondisi eksisting; (3) melakukan proses simulasi pada kondisi eksisting; (4) melakukan uji verifikasi dan uji validasi; (5) mengembangkan model simulasi untuk ketiga alternatif serta melakukan simulasi; dan (6) melakukan analisis dari hasil simulasi yang telah dilakukan. Simulasi diselesaikan dengan menggunakan perangkat lunak ARENA 14.0.Berdasarkan hasil analisa data dan pembahasan dari skenario-skenario perbaikan untuk meminimalkan waktu pemuatan dan nilai stapel, dapat disimpulkan bahwa penambahan personiel inspeksi dan penambahan jumlah forklift merupakan alternatif terbaik dalam menurunkan jumlah kontainer yang stapel. Dengan melakukan alternatif tersebut jumlah kontainer stapel mengalami penurunan sebesar sebesar 86% atau sebanyak 50 kontainer dari kondisi eksisting sebanyak 350 kontainer
PENENTUAN SIKLUS JADWAL PEMASUKAN DAY OLD CHICK (DOC) PADA PLASMA MITRA UNTUK MEMINIMUMKAN JARAK TEMPUH PETUGAS PENYULUH LAPANGAN (PPL) PT. X UNIT KEDIRI Elly Ismiyah
Matrik : Jurnal Manajemen dan Teknik Industri Produksi Vol 13 No 1 (2012)
Publisher : Prodi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.30587/matrik.v13i1.399

Abstract

Persaingan dalam dunia industri saat ini semakin meningkat, tidak terkecuali dalam perusahaan yang bergerak dibidang peternakan khususnya penggemukan ayam pedaging. PT. X unit Kediri merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang tersebut, perusahaan dituntut untuk dapat beroperasi secara excellence sehingga mampu menciptakan harga yang kompetitif dengan kualitas dan pengiriman sesuai yang diharapkan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencapai excellence adalah dengan menerapkan konsep lean dalam kegiatan operasionalnya yaitumeminimasi waste yang muncul, termasuk kegiatan transportasi berlebihan yang dilakukan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dalam melakukan kunjungan ke peternak mitra (plasma) untuk mengawasi manajemen pengelolaan plasma. Manajemen peiharaan yang komplek mulai dari persiapan pemasukan Day Old Chick (DOC) hingga pemanenan ditambah dengan pengetahuan peternak yang beragam menjadi tantangan bagi PPL untuk dapat menghasilkan ayam pedaging dengan performansi yang tinggi. Namun, seringkali waktu yang dimiliki PPL banyak tersita untuk kegiatan transportasi dari satu plasma ke plasma yang rutenya bisa jadi tidak efisien karena adanya aturan bahwa ayam yang berumur lebih muda atau yang pemasukan DOC nya paling akhir adalah yang harus dikunjungi terlebih dahulu. Kegiatan transportasi yang berlebihan tersebut dapat dikatakan sebagai waste dan dapat diminimasi dengan melakukan perencanaan yang baik pada jadwal pemasukan DOC. Pada penelitian ini siklus jadwal DOC akan dibuat berdasarkan rute yang harus dikunjungi setiap PPL yang telah ditentukan dengan metode saving matrix dan metode nearest neighbor untuk urutan dalam setiap rutenya. Pemasukan DOC dilakukan dengan membalik urutan dalam rute tersebut, sehingga plasma dengan ayam yang lebih dulu masuk kandang (umur lebih tua) akan dikunjungi pada urutan terakhir

Page 2 of 26 | Total Record : 258