cover
Contact Name
Lutfiah Ayundasari
Contact Email
lutfiah.ayundasari.fis@um.ac.id
Phone
+6285646664559
Journal Mail Official
jpsi.journal@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No.5 Kota Malang 65145, East Java
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26221837     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia (JPSI) publish original research papers, conceptual articles, review articles and case studies. The whole spectrum of history learning and history education, which includes, but is not limited to education systems, institutions, theories, themes, curriculum, educational values, historical heritage, media and sources of historical learning, and other related topics.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2025)" : 10 Documents clear
Analisis Potensi Relief Sri Tanjung Candi Surawana Sebagai Materi Media Pembelajaran Komik Sejarah Afandi, Alifia Nurhusna
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p329-339

Abstract

On Surawana Temple, several beautiful reliefs are engraved, one of which is the relief of Sri Tanjung. The story of Sri Tanjung itself contains life values that can be used as a lesson. However, not much has been done to introduce the story of Sri Tanjung, especially to students through learning media. So that the writing of this article aims to find out the reliefs of Sri Tanjung at Surawana Temple, the story of Sri Tanjung in history lessons, and the potential of the Sri Tanjung Reliefs at Surawana Temple as learning media material for historical comics. The research method used is descriptive qualitative method. Research techniques using observation and documentation. The results of the study show that the relief of Sri Tanjung in Surawana Temple has the meaning of ruwatan, consisting of several panels that tell the story of the dispute between Sidapaksa and Sri Tanjung until they reunited. The story of Sri Tanjung has character values such as hard work, honesty, responsibility, and religion which can be included in history lessons. The integration process can be done through learning methods, selecting or making teaching materials and learning media. The relief of Sri Tanjung at Surawana Temple has the potential to be used as a historical comic because the pictures are arranged sequentially and form a story like a storyline in a comic. Making comics can provide benefits such as making it easier for students to grasp material, and taking a positive side that will support student character development. 
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DENGAN PEMANFAATAN ARSIP DIGITAL PADA PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL Anggoro, Dimas; Shokheh, Mukhamad; Soeharso, R.; Asmoro, Gondo; Wicaksono, Adika; Rayes, Muhammad Mirza Maksoem; Safitri, Adz Kirani
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p285-305

Abstract

Mengembangkan keterampilan berpikir historis berguna bagi siswa untuk memahami peristiwa masa lalu yang kompleks dan relevansinya dengan masa kini. Dalam pembelajaran sejarah, model inkuiri sering dipakai sebagai metode untuk melibatkan siswa secara aktif mengeksplorasi sumber sejarah dan membangun pengetahuan. Sudah banyak penelitian yang menunjukkan manfaat IBL terhadap partisipasi dan pemahaman siswa, namun kajian tentang pengintegrasian model ikuiri dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan arsip digital dalam pembelajaran sejarah lokal masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan dan memvalidasi model pembelajaran inkuiri berbasis AI dengan pemanfaatan arsip digital untuk pembelajaran sejarah lokal di SMA Negeri 6 Semarang, sebagai produk utama. Penelitian mengikuti kerangka pengembangan Borg dan Gall yang dimodifikasi, meliputi analisis kebutuhan, perancangan model, validasi ahli, dan uji coba lapangan dengan siswa. Model yang dikembangkan mengintegrasikan alat AI seperti ChatGPT dan Google Lens untuk memudahkan akses dan analisis sumber primer digital. Validasi oleh para ahli menunjukkan skor kelayakan sebesar 79%, dan uji coba terbatas skala kecil maupun besar dengan siswa menunjukkan tingkat kelayakan yang tinggi. Melalui desain kuasi eksperimen, hasil posttest dijadikan ukuran pembeda keberhasilan antara penggunaan model inkuiri berbasis AI dan model inkuiri konvensional. Dari hasil analisis statistik dampak positif model pembelajaran yang dikembangkan dapat dilihat dari perbedaan signifikan pada skor posttest (t = 19,576, p < 0,05). Meskipun terdapat persoalan terkait akses internet dan kemampuan teknis di awal pengembangan, hasil revisi produk secara berkala memperlihatkan adanya peningkatan partisipasi siswa, keterampilan berpikir kritis, dan kemandirian dalam penyelidikan sejarah. Hasil temuan penelitian memberi kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan dukungan teknologi AI dan Arsip Digital dalam pembelajaran sejarah lokal, mampu meningkatkan pemahaman sejarah siswa secara bernakna, sehingga para pendidik dianjurkan untuk mengadopsi model ini guna meningkatkan pemahaman sejarah dan literasi digital bagi siswanya.
JAVA INSTITUUT (1919-1940): PERAN LEMBAGA ILMIAH SEBAGAI UPAYA PEMAJUAN KEBUDAYAAN JAWA DAN KONTRIBUSI INTELEKTUAL LOKAL Setyawan, Aris Dany; Ayundasari, Lutfiah
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p227-241

Abstract

Konsekuensi atas pelaksanaan politik etis di Indonesia adalah lahirnya kaum intelektual yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Java Instituut menjadi salah satu bukti majunya ilmu pengetahuan di masa kolonial Hindia-Belanda. Lembaga ini menyimbolkan adanya harmonisasi intelektual antara golongan kolonial dan lokal pada orientasi pemajuan kebudayaan Jawa. Tulisan ini bertujuan untuk mengupayakan adanya pembahasan yang mendalam tentang Java Instituut dengan menggunakan pendekatan sejarah. Selain itu, tulisan ini akan memberikan penjabaran kaitannya upaya Java Instituut dalam pemajuan kebudayaan Jawa serta peran tokoh lokal di dalamnya. Dengan demikian, metode sejarah yang meliputi tahapan pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi dirasa sesuai untuk mencapai tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan Java Instituut merupakan lembaga yang diusulkan oleh Mangkunegara VII yang kemudian disahkan oleh pemerintah kolonial berkat menjadi mosi di dalam Kongres Kebudayaan Jawa I tahun 1918. Upaya Java Instituut di dalam memajukan kebudayaan Jawa dilakukan melalui beberapa kegiatan seperti kongres kebudayaan, lomba karya tulis, kongres bahasa, penerbitan majalah dan surat kabar serta pendirian sekolah dan fasilitas budaya. Di dalam Java Instituut, tokoh intelektual lokal diberikan kesempatan yang besar dalam pemajuan kebudayaan, baik sebagai pengkaji maupun penggiat budaya.
TAMBUSAI VISION: FILM SEJARAH BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE TENTANG PERLAWANAN TUANKU TAMBUSAI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN SEJARAH LOKAL DI ERA SOCIETY 5.0 Lubis, Dhea Annisa
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p354-366

Abstract

The development of technology in the era of society 5.0 has given rise to new innovations in the form of advanced technology, one of which is artificial intelligence (AI). The presence of Artificial Intelligence makes it easier to assist human tasks in various activities, including the world of education. In this case, education is required to adapt learning needs to the development of the times. Therefore, the use of Artificial Intelligence in learning, especially local history learning, is an opportunity to improve the quality of learning to be more optimal. The purpose of this study is to develop media in local history learning, namely an Artificial Intelligence-based historical film about the resistance of Tuanku Tambusai and encourage the use of technology as a learning innovation in line with the 5.0 era. This study uses the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The research subjects were 36 students in class XI 3 of SMAN 19 Pekanbaru. The data sources were obtained from interviews and questionnaires. This study used qualitative descriptive techniques to analyze interview information and quantitative analysis techniques to process the data in the questionnaire. Validation carried out showed that the assessment from material experts reached 85%, while from media experts obtained 95%. These results confirm that both are in the very feasible category. In the pilot phase, the small group scored 84%, while the large group achieved 95%, and both were rated in the same category: very appropriate. Therefore, this AI-based historical film is suitable for implementation in schools. AI-based historical films can help students develop a better understanding of history through meaningful and visual learning experiences and foster pride in the struggles of local figures, particularly Tuanku Tambusai.
FIELD TRIP: PEMBENTUK HABITUASI LITERASI DIGITAL MAHASISWA SEJARAH PERADABAN ISLAM UIN SALATIGA TAHUN 2023 Setyaningsih, Wahyu
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p266-284

Abstract

The digital ecosystem is a state that cannot be separated from today's life, including the world of education. History students must have digital literacy skills and habits. Field trips are one of the methods of learning history in getting used to digital literacy. So, the purpose of this study is to describe the field trip of students of the history of Islamic civilization; and analyze field trips in shaping digital literacy habituation of Islamic Civilization History students of UIN Salatiga. The method in this study is field research with a critical historical approach. Data collection techniques through interviews, observations, documentation, and triangulation. The results of this study show that field trips are carried out in temples of the Ancient Mataram Kingdom, Magelang, and Yogyakarta areas. Digital literacy habituation is carried out by assigning information searches through students' smartphones. The results of these activities were then cross-checked in the field with interviews with guides and field observations. Digital literacy habituation is also formed by the activity of taking photos of the objects visited. The data from documentation, interviews, and observations of the temples were then analyzed using a critical historical approach (heuristic, criticism, interpretation, and historiography). Students then make a short article that is uploaded on Instagram. So the results of digital literacy habituation from field trip activities in the form of digital skills, digital ethics, digital security, and digital culture are owned by students.
Implementation of the SEKUL (Sejarah Keluarga) Learning Model Through Oral History: A Systematic Approach to Improving Social-Emotional Competence Handoyo, Intan Cahyaning; Utami, Indah Wahyu Puji; Widiadi, Aditya Nugroho
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p242-254

Abstract

This research aims to develop an oral history-based SEKUL (Sejarah Keluarga) Learning Model in improving the social-emotional competence of SMA Negeri 4 Malang students. The problem identified is the limited attention of history learning to the development of empathy, social awareness, and relational skills of students. The research used the Dick and Carey Model systematic approach, including identification of instructional objectives that combine cognitive and social-emotional mastery, analysis of skill components (interview techniques, transcription, context interpretation), development of operational performance objectives, and instrument development: interview rubrics, communication observation sheets, and reflective journal formats. Instructional materials and strategies were prepared with oral history guide modules, interview simulations, and focused discussions. The final stage was a summative evaluation involving cognitive pre-tests and post-test, reflective journal analysis, and standardized interviews. Results showed significant improvement in five CASEL domains: self-awareness, self-management, social awareness, relationship skills, and responsible decision-making. In addition to mastery of historical facts, students reported increased self-confidence, active listening skills, and awareness of the family's cultural context. The findings confirm that the SEKUL Model facilitates meaningful history learning by integrating academic and character-building objectives, thus recommending its integration into the secondary level history curriculum.
Pengembangan Buku Digital Sejarah Lokal Asal-Usul Tegal Untuk Memperkuat Kesadaran Sejarah Siswa SMA Negeri di Kota Tegal Novia Budi, Mas Andi
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p340-353

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku digital tentang sejarah lokal asal-usul Tegal sebagai upaya memperkuat kesadaran sejarah siswa SMA. Latar belakang penelitian ini berangkat dari minimnya konten sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah di sekolah, yang lebih banyak menekankan pada peristiwa sejarah nasional. Kondisi tersebut menyebabkan pengetahuan siswa tentang sejarah lokal terbatas dan kesadaran sejarah mereka rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, serta validasi ahli materi dan ahli media. Temuan penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan respon positif terhadap kebutuhan bahan ajar digital berbasis sejarah lokal. Buku digital yang dikembangkan memadukan teks, gambar, dan multimedia interaktif, dirancang menggunakan Canva dan Smart App Creator (SAC). Hasil validasi menunjukkan skor 96% dari ahli materi dan 97% dari ahli media, keduanya termasuk kategori “sangat baik.” Hasil ini menunjukkan bahwa buku digital asal-usul Tegal layak digunakan sebagai media pembelajaran dan efektif dalam mendukung peningkatan kesadaran sejarah siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan berbasis digital.
METODE REGRESIF DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH: PENDEKATAN TEORETIS DAN IMPLIKASINYA Krismawarni, Krismawarni; Ediyono, Suryo
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p306-315

Abstract

This article aims to discuss the concept, main objectives, characteristics, and application of the regressive method in history learning, as well as its theoretical and practical implications, which can be an alternative in improving students' understanding of history as an event. This study uses a descriptive qualitative approach, with data obtained through a literature review. Analysis was conducted on literature sources relevant to the discussion, in the form of articles, books, and educational documents. This approach was chosen because it is relevant in exploring contextual understanding of the regressive method in history learning. The regressive method in history learning emphasizes how the historical thinking process can begin from contextual conditions and then trace how historical roots move regressively or backward. This approach is relevant to the discussion that builds conditions between present reality and past dynamics that will encourage students to think critically, reflectively, and contextually. The contribution of the regressive method within the framework of this transformation of history learning can support quality education, namely meaningful, adaptive, relevant, and contextual learning, which can be a valuable investment for students, namely historical reasoning skills and building awareness of social dynamics. This article describes how the implementation strategy in history learning with potential and challenges that can be considered in combining learning models with the selection of methods and their implementation as one of the current history learning strategies. The results of the analysis provide an understanding that the regressive method has a role in improving the quality of history learning in line with 21st-century education, namely, high-level thinking skills and relevance to real life. Furthermore, this regressive method is part of the supporting aspects in achieving global development goals, namely sustainable quality education.
Pengembangan Media Emoji Puzzle Card Pada Pembelajaran Sejarah Nia Murlina, Nia Murlina; Mawardi Umar, Mawardi Umar; Muhjam Kamza, Muhjam Kamza
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p316-328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan dan mengetahui kelayakan media pembelajaran Emoji Puzzle Card pada pembelajaran sejarah di SMA Laboratorium USK. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Devolopment (R&D). Dengan mengadopsi model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa FKIP Sejarah angkatan 2019 sebanyak 5 orang sebagai kelompok kecil dan siswa kelas XI SMA Laboratorium USK sebanyak 15 siswa sebagai kelompok besar. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian menggunakan lembar validasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Analisis, pada tahap ini peneliti menemukan belum adanya penggunaan media pembelajaran emoji puzzle card disekolah, oleh karena itu peneliti mengembangkan media emoji puzzle card di SMA Laboratorium USK; (2) Pengembangan, media pembelajaran emoji puzzle card mengalami perbaikan sesuai saran dari validator; (3) Implementasi, siswa terlihat bersemangat dan proses pembelajaran yang berlangsung pun sangat menyenangkan dengan menggunakan media emoji puzzle card dan (4) Evaluasi, pada tahap ini diketahui bahwa media pembelajaran emoji puzzle card sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran sejarah, yang dilihat dari hasil validasi ahli materi 95%, validasi ahli media 90%, hasil penilaian guru 90% , uji kelompok kecil 92,5% dan uji kelompok besar 90,16%. 
Analisis Implementasi Integrasi Sejarah Lokal-Nasional dalam Pembelajaran Sejarah di Indonesia: Suatu Kajian Analisis Bibliometrik dan Konten Sulistyo, Wahyu Djoko; Kurniawan, Bayu; Djono, Djono
Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um0330v8i2p255-265

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana strategi pembelajaran sejarah yang digunakan dalam pembelajaran sejarah lokal dan nasional, dan 2) bagaimana dampaknya dalam pembelajaran Sejarah. Oleh karena itu studi analisis bibliometrik kami lakukan untuk mendapatkan jawaban dari tujaun artikel ini. Kami lakukan pencarian artikel yang relevan pada data base Crossref rentang tahun 2020-2025 menggunakan kata kunci atau query tertentu. Kami berhasil mengumpulkan 285 dari 1000 artikel yang sesuai topik, kemudian kami analisis menggunakan aplikasi Vosviewer untuk mengetahui hubungan kata kunci atau istilah masing-masing artikel. Analisis konten terhadap judul, kata kunci, dan abstrak pada 285 artikel kami lakukan untuk mendapatkan makna dari keterkaitan hubungan antar kata kunci dimasing-masing artikel. Hasilnya kami menemukan bahwa kajian literatur empiris dari artikel mulai tahun 2020-2025 menggunakan startegi pembelajaran Sejarah berbasis riset Sejarah, berbasis media pembelajaran digital, pemanfaatan bahan ajar, dan kunjungan langsung ke museum. Serta, memiliki dampak berupa peningkatan literasi Sejarah, berpikir kritis, minat dan motivasi belajar.

Page 1 of 1 | Total Record : 10