cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2022)" : 16 Documents clear
PELATIHAN BUDIDAYA TANAMAN HIAS DI MASA PANDEMI COVID-19 Zainudin - -; Roro - Kesumaningwati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2481

Abstract

Pandemi COVID-19 merupakan situasi luar biasa yang terjadi di masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Masa pandemi COVID-19 mengharuskan masyarakat untuk bekerja dari rumah (work from home) dan menjalankan segala aktivitas dari rumah, hal ini menyebabkan banyak waktu untuk melakukan berbagai aktivitas termasuk budidaya tanaman hias. Aglaonema (Aglaonema sp) merupakan salah satu tanaman hias yang banyak diminati di masa pandemi COVID-19. Aglaonema atau lebih dikenal dengan sebutan “Ratu Daun” sangat digemari oleh para pecinta tanaman hias. Tanaman aglaonema mulai banyak dibudidayakan oleh masyarakat, bahkan sampai menjual tanaman hias. Permasalahan yang dihadapi adalah tanaman aglaonema tidak mudah dirawat, aglaonema mudah stress, memerlukan media khusus agar tumbuh dengan baik dan rentan terhadap penyakit, sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat tentang teknik budidaya aglaonema. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode penyuluhan, demonstrasi, dan pelatihan. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa melalui penyuluhan budidaya tanaman hias aglaonema ini, ibu-ibu dari keluarga gang Jalan Gerilya RT 35 Samarinda Kalimantan Timur mendapatkan tambahan tanaman mengenai budidaya tanaman hias aglaonema. Pengetahuan warga khususnya ibu-ibu diharapkan dapat menerapkan apa yang telah dipelajari mengenai pembuatan media tanam, perbanyakan dan budidaya tanaman hias aglaonema untuk melakukan kegiatan wirausaha di bidang tanaman hias. Kegiatan budidaya tanaman hias aglaonema ini menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pendapatan di masa pandemi Covid 19. Kata kunci: Aglaonema, budidaya tanaman hias, dan Ratu Daun 
Pemberdayaan Masyarakat Untuk Mewujudkan Desa Pakam Peduli Hak Asasi Manusia Fazli Rachman; Majda El Muhtaj; M. Fahmi Siregar; Reh Bungana Beru Perangin-angin; Prayetno Prayetno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2487

Abstract

Pasal 3 UU Desa memandatkan asas subsidiaritas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Dalam kerangka ini, pemerintahan desa memiliki kewenangan dan kebijakan pembangunan berbasis HAM mengoptimalisasi sumber daya desa termasuk pelibatan dan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan ketangguhan dan kemandirian desa. PKM ini memberikan pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk mewujudkan desa peduli HAM di Desa Pakam, Kabupaten Batu Bara. PKM didesain dalam bentuk pelatihan kepada masyarakat dan perangkat desa. Pelatihan menggunakan pendekatan partisipatif. Materi pelatihan disesuaikan dengan tiga tantangan desa Pakam: 1) penerjemahan pemerintahan Peduli HAM Kabupaten Batu Bara Tahun 2019 pada tingkat pemerintahan Desa Pakam; 2) pengembangan Kawasan Industri di Kabupaten Batu Bara termasuk mencakup wilayah Desa Pakam dengan pemahaman prinsip-prinsip HAM dalam pembangunan merupakan langkah aplikatif pengarusutamaan HAM; dan 3) Kawasan Industri di Kabupaten Batu Bara memiliki potensi beririsan dengan standar dan prinsip-prinsip bisnis dan HAM. Pelatihan ini menitikberatkan pada peningkatan upaya pemerintah desa dan masyarakat dalam pemberdayaan dan partisipasi dalam pembangunan desa. Kegiatan PKM menghasilkan peningkatan pemahaman konseptual dan prosedural bagaimana pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat pada pembangunan desa. Selain itu, warga dapat memahami partisipasi secara konseptual dan prosedural untuk mendukung pembangunan desa di masa mendatang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT: MANFAATKAN SAMPAH DAPURMU SEBAGAI USAHA MENCINTAI BUMI Nuning Irnawulan Ishak; Ilhamiyah Ilhamiyah; Kasman Kasman; Erwin Ernadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2884

Abstract

Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Berangas Timur.  Kelompok ibu-ibu PKK ArthaNia yang berlatar belakang ibu rumah tangga RT. 24 merupakan target sasaran atau mitra dari kegiatan ini.  Prioritas permasalahan yang dihadapi mitra antara lain kurangnya kesadaran warga setempat untuk melakukan pengelolaan sampah, khususnya sampah organik yang dihasilkan dari aktivitas memasak di dapur dan pengetahuan yang kurang terkait daur ulang dan pemanfaatan sampah organik menjadi produk yang bernilai guna.  Prioritas solusi yang akan dilaksanakan dari alternatif solusi yang ditawarkan dalam program pemberdayaan masyarakat berupa penyuluhan/edukasi dan pelatihan daur ulang sampah dengan membuat Larutan Eco-enzym dan Pupuk Cangkang Telur. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 tahap. Pertama, kegiatan non fisik melalui penyuluhan dan edukasi kepada kelompok ibu PKK yang melibatkan tokoh masyarakat. Kedua, kegiatan fisik melalui melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan larutan Eco-enzym dan Pupuk organik bubuk dengan pendekatan partisipatif. Melalui kegiatan ini, membuka wawasan dan cara berpikir kelompok ibu-ibu PKK untuk mampu memanfaatkan sampah organik yang dihasilkan dengan melakukan aktivitas daur ulang sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna yang pada akhirnya menghasilkan ibu-ibu PKK ArthaNia yang terampil, kreatif, dan inovatif dalam mengolah sampah menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Duct Infection Prevention Counseling Acute Breathing Nurhikmah Nurhikmah; Reskiawati Azis; Nur Aliya Arsyad; Muliyana Muliyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2511

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit yang paling sering dilaporkan ke pelayanan kesehatan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan kejadian Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di negara berkembang dengan angka kematian balita di atas 40 per 1000 kelahiran hidup adalah 15%-20% per tahun pada kelompok usia balita. Menurut siapa ± 13 juta anak balita meninggal setiap tahun dan sebagian besar kematian tersebut berada di negara berkembang ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian membunuh ± 4 juta anak balita setiap tahun. Tujuan dari The Devotion adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan ISPA. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dengan mengadakan penyuluhan.Pelaksanaan Pengabdian ini di Puskesmas Kapas Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 34 ibu-ibu. Dari hasil ekstensi tersebut,
SOSIALISASI PENANGANAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH HASIL PERIKANAN DI KELURAHAN KARANG ANYAR PANTAI, KOTA TARAKAN Reni Tri Cahyani; Tuty Alawiyah; Jasie Aditya Christanto; Lilis Suryani; Imra Imra; Sulfikar Sulfikar; Nur Aisyah; M.Gandri Haryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2637

Abstract

Potensi sumberdaya perikanan di Kota Tarakan yang sangat besar mendorong berkembangnya industri pengolahan hasil perikanan khususnya industri pengolahan daging ikan lumat beku, yang mana menghasilkan hasil samping berupa limbah cair maupun padat. Limbah tersebut harus ditangani dengan baik agar tidak mencemari lingkungan. Selain itu, limbah tersebut juga berpotensi untuk dimanfaatkan sehingga dapat membuka peluang usaha. Program ini merupakan program pertama dari serangkaian Program Kemitraan Masyarakat yang diberikan kepada mitra sasaran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mitra sasaran tentang penanganan dan pemanfaatan limbah hasil perikanan, khususnya limbah yang dihasilkan dari pengolahan daging ikan lumat beku. Metode yang digunakan dalam program ini adalah pemberian edukasi kepada mitra sasaran melalui sosialisasi disertai dengan pemberian pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan mitra sasaran. Hasil dari program ini adalah pengetahuan mitra sasaran meningkat rata-rata sebesar 80,86%. Mitra sasaran telah memahami konsep penanganan dan pemanfaatan limbah hasil perikanan.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG ANEMIA PADA REMAJA PUTRI wahida, Wahida; Gusriani, Gusriani; Noviyanti, Nur Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v6i3.2909

Abstract

Anemia is a condition in which the amount of hemoglobin (Hb) in the blood is below normal. Adolescent girls are at risk for iron deficiency anemia. According to WHO, the normal hemoglobin level for women over the age of 15 is 12.0 g/dl (7.5 mmol). Nutrition knowledge education can increase nutrition knowledge and prevent anemia in adolescent girls. The stages of this service include: Survey of schools that will be given education, Collecting data on adolescent problems in SMA 1 Kalukku, Consulting and licensing to provide education and early detection through Hb checks, Preparation of materials, methods, and tools used for counseling and examinations , Implementation of counseling activities, blood pressure checks and early detection of anemia as well as Evaluation of the implementation of counseling activities and early detection The evaluation of PkM activities uses observation sheets. The results of the examination of the Hb levels of adolescent girls showed that from 62 female adolescents, 38 (61.29%) were not anemic, 18 (29.03%) had mild anemia and 6 (9.6%) were moderately anemic. The results of the questionnaire showed that 59.2% of participants had poor knowledge and 40.8% had good knowledge and after being given education there was an increase in the knowledge of young women, namely 30.3% had less knowledge and 69.7% with good knowledge. After being given education, there was an increase in the knowledge of young women from 59.2% to 30.3% with less knowledge. Furthermore, from 40.8% to 69.7% for good knowledge. Increased knowledge of adolescent girls about anemia is expected to prevent or reduce the incidence of anemia in adolescent girls in the district Mamuju.

Page 2 of 2 | Total Record : 16