cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 3 (2024)" : 24 Documents clear
PELATIHAN INSTALASI PENJERNIHAN AIR DENGAN SISTEM RESERVASI OSMOSIS (RO) SEBAGAI USAHA PREVALENSI STUNTING DI DESA SIMORO Rusdin, Andi; Rahman, Yuli Asmi; Arham, Andi; Amar, Amar; Rachmawati, Sitti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.6091

Abstract

Salah satu penyebab stunting adalah kurangnya kualitas air yang aman untuk dikonsumsi. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada pelatihan instalasi penjernihan air menggunakan sistem Reverse Osmosis (RO) sebagai upaya untuk mengurangi prevalensi stunting di desa Simoro, kabupaten Sigi. Teknologi RO mampu menyaring kontaminan berbahaya dari air, sehingga menghasilkan air bersih yang aman untuk diminum. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan akses air bersih, memberikan pemahaman teknis mengenai instalasi dan pemeliharaan sistem RO, serta mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi ini sebagai peluang usaha. Dengan pelatihan ini, diharapkan peserta mampu menyediakan air minum yang berkualitas, yang pada gilirannya akan berkontribusi dalam mengurangi risiko penyakit dan stunting, serta meningkatkan kemandirian ekonomi melalui usaha air minum bersih
SOSIALISASI OLAHRAGA TRADISIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DAYAK DALAM MENDUKUNG PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI KELURAHAN BANTURUNG Wahyudi, Arief Nur; Agung Perdana, Jeft; Razzi, Fahrul; harvianto, Yudo; Daima Ulfa, Zuly; Hasanah Purnama Sari, Uswatun; evia, Siskaevia; Rizki Ananda, Agung; Sebastian Silitonga, Noah; Rahmadaniy, Cena; Sepriati, Roro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5895

Abstract

Kelurahan Banturung terletak di Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang berjarak 32,7 KM dari Universitas Palangka Raya dan memiliki luas wilayah 56,44 KM2 serta memiliki jumlah penduduk sebanyak 3776 jiwa. Kelurahan Banturung terdiri dari 11 RT dan 3 RW, wilayahnya memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) merupakan salah satu program utama dalam target utama pembangunan kesehatan dalam RPJMN 2020-2024.  Olahraga tradisional merupakan olahraga budaya yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Harapannya selain sebagai olahraga atau permainan untuk mengisi waktu luang, juga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai olahraga yang dapat membantu meningkatkan kualitas fisik bagi pelakunya. Kegiatan ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan dalam mendukung program “gerakan masyarakat sehat” (GERMAS). Tujuan dari sosialisasi olahraga tradisional ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai olahraga tradisional sebagai pendukung Program Gerakan Masyarakat Sehat. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 56 peserta. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga tradisional serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui cara-cara yang sesuai dengan kearifan lokal
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN NUNUKAN SELATAN PADA PELATIHAN PENGOLAHAN PERIKANAN BERBASIS RUMPUT LAUT samsidar, samsidar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5664

Abstract

Wilayah Kabupaten Nunukan merupakan lokasi usaha yang sangat prospek maka pemerintah mendorong ketahanan pangan di semua penjuru negeri. Salah satu program untuk mendukung hal tersebut adalah kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan produk perikanan menggunakan sumberdaya lokal. Salah satu sumberdaya perikanan terbesar di Kabupaten Nunukan adalah rumput laut Eucheuma cottonii. Kegiatan dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu sesi pertama pemberian materi terkait peningkatan pengetahuan tentang rumput laut yang benilai ekonomis, proses pengolahan rumput laut siap olah dan diversifikasi rumput laut. Sesi kedua melaksanakan kegiatan praktik pengolahan rumput laut kering menjadi rumput laut siap olah dan proses diversifikasi menjadi cendol rumput laut. Kegiatan pegabdian dilakukan dengan proses transfer ilmu untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat tentang rumput laut. Tahapan selanjutnya adalah melakukan proses pengolahan yang menghasilkan cendol dengan tekstur dan kenyal yang pas. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian dianggap berhasil dan setiap peserta mampu memahami materi dan proses pembuatan dari produk.
Karakteristik Responden Melalui Edukasi Be FAST Sebagai Deteksi Dini Stroke Agustini, Ni Luh Putu Inca Buntari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5862

Abstract

Latar Belakang Hipertensi adalah kondisi yang umum terjadi di layanan kesehatan primer, yang mempengaruhi sekitar 25% dari populasi orang dewasa dan lebih dari 50% dari mereka yang berusia di atas 65 tahun.  Tujuan: tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik responden.Metode: program edukasi berbasis masyarakat ini menggunakan pendekatan POAC (Planning, Organizing, Actuating, and Controlling). Sebanyak 79 peserta lansia direkrut dan menjalani pemeriksaan kesehatan, termasuk pengukuran tekanan darah dan tes skrining BE-FAST. Metode BE-FAST menilai keseimbangan, mata, wajah, lengan, bicara, dan waktu untuk mengidentifikasi tanda-tanda awal stroke.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 55,7% partisipan mengalami hipertensi, dan 67,1% mengalami kesulitan menggerakkan kaki dan lengan pada satu sisi tubuh mereka. Selain itu, 36,7% mengalami kesulitan membuka mata atau mengalami masalah penglihatan, dan 32,9% mengalami kelemahan atau mati rasa pada wajah. Metode BE-FAST efektif dalam mendeteksi tanda-tanda awal stroke, dengan sensitivitas 92%.Kesimpulan Penelitian ini menyoroti pentingnya deteksi dini stroke menggunakan metode BE-FAST pada populasi lansia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam mengidentifikasi tanda-tanda awal stroke dan dapat dengan mudah diajarkan dan diterapkan di lingkungan masyarakat. Penerapan metode ini dapat mengurangi risiko stroke serta morbiditas dan mortalitas.
PENGOLAHAN LIMBAH CANGKANG KERANG GUNA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS ANAK-ANAK PANTI ASUHAN PELANGI KASIH KOTA TARAKAN Rukisah, Rukisah; Lembang, Miska Sanda; Nugraeni, Christine Dyta; Gusman, Ery; Hutapea, Tri Paus Hasiholan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5962

Abstract

Anak-anak panti asuhan saat ini mempunyai beberapa permasalahan diantaranya kurangnya aktivitas yang berarti selama tinggal di Panti asuhan. Selain itu, kerangnya ketrampilan membuat anak-anak panti asuhan kurang bekal saat beranjak dewasa dan tidak tinggal lagi di panti asuhan. Pengolahan limbah kerang menjadi produk kerajinan kerang menjadi Solusi dalam meningkatkan produktivitas serta ketrampilan dalam memanfaatkan produk kerang sebagai bisnis, termasuk membuka lapangan kerja. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan dan pendampingan langsung kepada anak-anak panti asuhan. Metode pelaksanaannya meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pengolahan limbah kerang menjadi produk ekonomi. Kegiatan pelatihan ini berhasil karena antusiasme dari anak-anak panti asuhan dalam berperan aktif mempraktekan membuat produk kerajinan kerang. Bermacam-macam bentuk produk dan model yang dihasilkan sangat bervariasi dengan kemasan produk siap jual. Produk yang diproduksi gantungan kunci, vas, bros, tempat pensil, dan lain-lain. Evaluasi kegiatan menunjukan terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan mitra 95,8%.
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA TERPUSAT DESA PELAJU Julianto, Patria; Huda, Abil; Prasetia, Abdul Muis; Budiman, Achmad; Said, Fitriani; mado, ismit; Sartika, linda; Riyanto, Sugeng; tachfulloh, syahfrizal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5874

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terpusat di Desa Pelaju. PLTS terpusat tersebut nantinya akan digunakan untuk menyediakan listrik yang terjangkau dan berkelanjutan bagi masyarakat desa Pelaju, yang saat ini memiliki akses terbatas terhadap energi listrik. Pada kegiatan ini desain PLTS terpusat yang akan dipasang di Desa Pelaju. mencakup berbagai aspek proyek, seperti aspek legal, sosial, ekonomi, dan teknis. Kegiaatan ini juga mencakup perhitungan kapasitas modul surya dan baterai yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik desa Pelaju. Selain hal tersebut, pada kegiatan ini juga diberikan panduan pengelolaan dan pemeliharaan PLTS terpusat agar dapat beroperasi secara optimal.
PELATIHAN PEMBUATAN SERBUK JAHE DI MASA PANDEMI COVID-19 UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT DESA KEDUNGLOSARI Munawaroh, Siti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.3855

Abstract

Pandemi Covid-19 terjadi di berbagai wilayah di Indonesia dengan intensitas yang berbeda, hal ini juga berdampak pada desa Kedunglosari  Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang Jawa Timurr, desa Kedunglosari merupakan desa yang mayoritas penduduknya petani dan pedagang, dengan keadaan geografis dan iklim yang terpengaruh oleh kondisi hujan dan panas. Pengaruh  pandemi Covid-19 terjadi pada musim panen, keterbatasan para penebas yang terkendala oleh sekatan-sekatan dengan peraturan pemerintah, sehingga musim panen raya tidak sebesar seperti biasanya. Memunculkan ide kreatif untuk memanfaatkan tumbuhan sekitar baik untuk kesehatan maupun dalam peningkatan ekonomi, yakni dengan pengolahan pala wija yaitu jahe, jahe akan dikelola dengan sedemikian rupa yang akan terbentuk manjadi serbuk, nantinya bisa digunakan untuk minuman kesehatan dan bisa dijual kembali dan dalam bentuk kemasan. Metode pendekatan yang digunakan dengan pelatihan mengenai proses pengolahan jahe, dengan proses belajar bersama yang dilakukan secara interaktif dalam suatu proses pertemuan. Diharapkan dengan berlangsungnya pengabdian ini masyarakat desa Kedunglosari mampu memaksimalkan potensi alam sekitar yang bisa memperbaiki perekonomian di masa pandemi Covid-19. Dari hasil pengabdian yaitu : a) Pengetahuan tentang manfaat Jahe dan pengelolaan lingkungan sekitar; b) Pengetahuan mengenai perekonomian di Indonesia dan UMKM; c) Pengetahuan mengenai teknik atau proses pembuatan serbuk Jahe; d) Pengetahuan tentang bagaimana cara memasarkan produk serbuk Jahe melalui digital marketing.
Focus Group Discussion (FGD): The Impact Analysis of Traditional Pond Practices in Bulungan Estuary on the Community of Kampung Tias, Tanjung Palas Tengah Sub-district, Bulungan Regency Gusman, Ery; Zainuddin, Zainuddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.6074

Abstract

This FGD (Focus Group Discussion) was intended to study the impact of shrimp farming activities on biodiversity and social conditions of the community surrounding the shrimp farms, in Tias Village, Bulungan Regency.  The community engagement activities are targeted to help mitigate the degradation of biodiversity and social conditions of the community as a result of shrimp farming activities.  Informations were collected by organizing an inclusive meeting attended by the community, stakeholders and farmers.  Discussions were semi-structured with the participants allowed to explain their perceptions of the condition of traditional shrimp farming in Muara Bulungan.  The results of data collection through FGDs and interviews have given a better understanding of the impacts of traditional shrimp farming in Tias Village on both social and environmental conditions. Aquaculture activities provide economic benefits to the community, but also cause significant environmental challenges, particularly in terms of sedimentation and water quality. Integrated management efforts with active participation from the community, industry and government are required to ensure the sustainability of fisheries resources and maintain ecosystem integrity. Recommendations include replanting mangroves and developing a hatchery for mangrove crabs to conserve coastal biodiversity, which can contribute to sustaining the ecosystem and improving community livelihoods.
INTEGRATED FOOD BUSINESS MANAGEMENT Rimawan, M.
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5834

Abstract

Talabiu village is a coastal area whose main income is milkfish and has been developed into processed presto milkfish products. The results of processed bandneg production are still not optimal due to the limited understanding of the MSME group regarding management, production and business development. The aim of this service is to increase the understanding and skills of Milkfish Presto Hayati UKM in improving aspects of production, digital marketing, packaging and simple financial reporting, in order to strengthen the sustainability of their business and maximize the village's economic potential. The methods used in this service include training and mentoring and training related to digital marketing, packaging, simple financial reporting. The evaluation results show that this activity is very useful in increasing the knowledge and expertise of the presto Hayati milkfish MSE group, especially improving production aspects such as providing tools, online marketing, packaging benefits and being able to provide simple reports with the help of the application.
The Socialization Of Training On Making Dodol From Palm Fruit In Riko Village, Ppu District Anshory, Jamil
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5818

Abstract

Kelurahan Riko, located in Penajam District, Penajam Paser Utara Regency, East Kalimantan, is predominantly characterized by palm oil plantations. This article discusses a training program on the production of palm oil dodol aimed at enhancing the knowledge and skills of the local community in optimizing the use of palm oil. The methods employed include outreach, socialization, hands-on practice, and direct guidance in making palm oil dodol. The training utilizes a participatory model, where participants are involved in every stage of dodol production, from ingredient selection to processing and final packaging. Evaluation results indicate that the palm oil dodol was well-received by participants, with positive feedback on its taste, color, texture, and aroma. Nutritional analysis reveals that palm oil dodol is rich in energy, fat, carbohydrates, and high in vitamin A, providing added value to the product. This training is expected to maximize the potential of palm oil in Kelurahan Riko and contribute to increasing income and empowering the local economy.

Page 1 of 3 | Total Record : 24