Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Analisis Tingkat VO2max Pemain Sepakbola Berdasarkan Posisi Bermain Wahyudi, Arief Nur; Perdana, Jeff Agung; Dony, Garry William; Razzi, Fahrul
Jurnal Ilmiah Sport Coaching and Education Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah: Sport Coaching And Education
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSCE.08104

Abstract

ABSTRAK. Salah satu komponen utama kondisi fisik dalam olahraga sepak bola adalah daya tahan VO2max. Analisis kondisi fisik tidak hanya dilakukan untuk setiap pemain, tetapi juga perlu memiliki data per posisi bermain. Metode penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan ukuran sampel 30 pemain yang terdiri dari 6 posisi bermain. Hasil penelitian individu menunjukkan bahwa 13% (4 pemain) berada dalam kategori yang baik, 60% (18 pemain) dalam kategori sedang, 17% (5 pemain) dalam kategori kurang, 10% (3 pemain) dalam kategori yang kurang sekali, dan 0% (0 pemain) dalam kategori yang sangat baik, sedangkan hasil analisis berdasarkan posisi bermain didapatkan tingkat rata-rata VO2max posisi penjaga gawang (GK) sebesar 35,93 dalam kategori kurang, pemain belakang (CB) sebesar 45,26 (sedang), posisi bek sayap (FB) sebesar 43,68 (sedang), posisi gelandang (CM) sebesar 51,88 (baik), posisi sayap (WF) sebesar 45,70 (sedang) dan posisi striker (CF) dari 44,80 (sedang) dalam satuan ml/kg/menit. Data ini menunjukkan perlunya penyusunan program latihan untuk memperbaiki kondisi fisik sesuai dengan karakteristik posisi bermain. Kata Kunci : Analisis, VO2max, Sepakbola ABSTRACT. One of the main components of physical condition in the sport of football is endurance VO2max. Physical condition analysis is not only carried out for each player, but also needs to have data per playing position. This research method is quantitative descriptive analysis with a sample size of 30 players consisting of 6 playing positions. Individual research results show that 13% (4 players) are in the good category, 60% (18 players) in the medium category, 17% (5 players) in the poor category, 10% (3 players) in the very poor category, and 0% (0 players) in the very good category, while the results of the analysis based on playing position found an average level VO2max Goalkeeper (GK) was 35.93 in the very poor category, defender (CB) was 45.26 (medium), wing defender (FB) was 43.68 (medium), midfielder (CM) was 51.88 (good ), Winger (WF) of 45.70 (medium) and Striker (CF) of 44.80 (medium) in units of ml/kg/min. These data indicate the need to develop a training program to improve physical condition in accordance with the characteristics of the playing position. Keywords: Analysis, VO2max, Football
Hubungan Konsentrasi, Tingkat Stres, Dan Kepercayaan Diri Dengan Hasil Shooting Per Menit Pada Bolabasket razzi, fahrul
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v9i3.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, untuk mengetahui hubungan antara kepercayaan diri dengan hasil shooting per menit pada bolabasket, dan untuk mengetahui hubungan antara konsentrasi, tingkat stres dan kepercayaan diri terhadap hasil shooting per menit pada bolabasket SMAN 1 Kota Palangka Raya.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasional. Subjek penelitian adalah tim putra bolabasket SMAN 1 Kota Palangka Raya yang mengikuti kejuaraan Dekan Cup dengan jumlah pemain 30 orang. Untuk mengukur konsentrasi, tingkat stres, dan kepercayaan diri menggunakan angket. Sedangkan untuk mengukur hasil shooting atlet menggunakan tes bolabasket Lehsten dengan tes keterampilan shooting per menit.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara variabel konsentrasi dengan hasil shooting. Tidak terdapat hubungan antara variabel tingkat stres dengan hasil shooting. Terdapat hubungan yang signifikan antara variabel kepercayaan diri dengan hasil shooting sebesar 0,712. Terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi, tingkat stres, dan kepercayaan diri dengan hasil shooting sebesar 0,783. Hubungan ini menandakan jika konsentrasi, pengendalian tingkat stres, dan kepercayaan diri bertambah maka hasil shooting juga akan meningkat.
INTEGRASI SOSIAL DALAM PLURALISME MAHASISWA KEOLAHRAGAAN ujen zenal, mikdar; Wisman, Yosita; Dony, Garry Wiliam; Razzi, Fahrul; Alamsyah, Iwan Noor; Sarsani, Komang; Bawana, Salma Najhan Putri
Jurnal Paris Langkis Vol 4 No 1 (2023): Edisi Agustus 2023
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v4i1.11156

Abstract

Abstrak:  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses integrasi sosial dalam pluralisme mahasiswa keolaharagaan di Palangka Raya, dengan batasan penelitian hanya terbatas pada mahasiswa keolahragaan yang ada di Kota Palangka Raya, khususnya mahasiswa keolahragaan asal suku batak. Hasil penelitian menunjukan mahasiswa keolahragaan asal suku batak yang berada di perantauan Palangka Raya memiliki sifat dan penyesuaia diri atau integrasi sosial yang relatif baik, diantarnya: (1) mampu dan bisa berkomunikasi, saling tegur sapa, saling menghargai, cepat dan bisa beradaptasi dengan kelompok lainnya, baik di kampus maupun di luar kampus; (2) walaupun ke-sukua-nya relatif kuat, namun bisa bergabung dan bergaul dengan yang laiannya, misalkan bisa ibadah bersama, juga memiliki sifat sosial dengan membantu atau menolong dengan mahasiswa lain dengan latar suku yang berbeda. Bahkan memiliki sifat toleransi, diantaranya ikut partisipasi kegiatan keagamaan di agama lainnya; (3) bisa memberikan kesetaraan dan keadilan serta memperlakukan yang relatif sama dengan teman lainnya walaupun berbeda suku lainnya, baik pada momen kegiatan di kampus maupun di luar kampus; (4) selain tetap memertahan budaya sendiri, seperti sering berbahasa, berpakaian, makanan sesuai budayanya batak sendiri, juga bisa menghargai dan menghormati budaya setempat yaitu dayak, misalnya terkadang memkai baju khas dayak, menyanyi lagu dayak, bahkan berbahasa dayak dan banjar walau tidak terlau fasih, termasuk menyenangi makanan khas budaya setempat. Sedangkan kekurangannya yang paling disoroti dari teman suku lainnya adalah “nada keras” berbicara, bahkan terkadang dianggap sikap marah, dan juga punya sikap pendirian yang relatif sangat kuat, baik pendirianya yang dianggap benar ataupun salah.  
SOSIALISASI OLAHRAGA TRADISIONAL BERBASIS KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DAYAK DALAM MENDUKUNG PROGRAM GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT DI KELURAHAN BANTURUNG Wahyudi, Arief Nur; Agung Perdana, Jeft; Razzi, Fahrul; harvianto, Yudo; Daima Ulfa, Zuly; Hasanah Purnama Sari, Uswatun; evia, Siskaevia; Rizki Ananda, Agung; Sebastian Silitonga, Noah; Rahmadaniy, Cena; Sepriati, Roro
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 8, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v8i3.5895

Abstract

Kelurahan Banturung terletak di Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, Kalimantan Tengah yang berjarak 32,7 KM dari Universitas Palangka Raya dan memiliki luas wilayah 56,44 KM2 serta memiliki jumlah penduduk sebanyak 3776 jiwa. Kelurahan Banturung terdiri dari 11 RT dan 3 RW, wilayahnya memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) merupakan salah satu program utama dalam target utama pembangunan kesehatan dalam RPJMN 2020-2024.  Olahraga tradisional merupakan olahraga budaya yang harus dikembangkan dan dilestarikan. Harapannya selain sebagai olahraga atau permainan untuk mengisi waktu luang, juga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai olahraga yang dapat membantu meningkatkan kualitas fisik bagi pelakunya. Kegiatan ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan dalam mendukung program “gerakan masyarakat sehat” (GERMAS). Tujuan dari sosialisasi olahraga tradisional ini adalah untuk memberikan edukasi mengenai olahraga tradisional sebagai pendukung Program Gerakan Masyarakat Sehat. Jumlah peserta dalam kegiatan ini adalah 56 peserta. Hasil dari program ini menunjukkan adanya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga tradisional serta pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan melalui cara-cara yang sesuai dengan kearifan lokal
PERBANDINGAN PRESTASI AKADEMIK DAN PRESTASI OLAHRAGA MAHASISWA REGULER DAN KIP PROGRAM STUDI PJKR FKIP UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Gressia, Gressia; Wahyudi, Arief Nur; Razzi, Fahrul; -, Nur'aeni; Rangga, Renaldus
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17162

Abstract

Mahasiswa merupakan penerus masa depan bangsa yang dipercaya memiliki kemampuan untuk bersaing dan membawa nama baik negara, serta mampu menggabungkan dan menyampaikan ide serta perasaan demi kemajuan bangsa. Untuk melajutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dibutuhkan biaya yang tinggi pula. Oleh karena itu, pemerintah memberikan dana berupa beasiswa untuk mahasiswa berprestasi maupun mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa reguler dan mahasiswa penerima KIP Kuliah pada Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi FKIP Universitas Palangka Raya angkatan 2023. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimen menggunakan pendekatan deskriptif kuantitaif. Dalam sampel penelitian ini, terdiri dari mahasiswa angkatan 2023 Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi di FKIP Universitas Palangka Raya. Sampel penelitian mencakup 24 mahasiswa reguler dan 14 mahasiswa penerima KIP Kuliah, sehingga total sampel yang digunakan adalah 38 mahasiswa. Berdasarkan hasil analisis statistik, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan prestasi akademik antara mahasiswa reguler dan mahasiswa penerima KIP Kuliah. Hasil uji data menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,02 (< 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Sementara itu, dalam prestasi olahraga, mahasiswa reguler lebih dominan di tingkat nasional dan provinsi, meskipun mahasiswa penerima KIP Kuliah juga menunjukkan hasil yang baik di tingkat lokal.
Imunitas dan Kesehatan Tubuh melalui Aktivitas Olahraga yang Efektif Dony, Garry William; Bernisa, Bernisa; Razzi, Fahrul; Wisman, Yossita
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v16i1.384

Abstract

Measured and well-planned exercise, along with a balanced nutritional intake, are essential factors in maintaining the body's immunity. Regular physical activity can enhance the function of the heart, lungs, and circulatory system, as well as play a role in preventing diseases such as heart disease, hypertension, and stroke. However, not all types of exercise can be performed by the public, especially during a pandemic. Several factors need to be considered, including accessibility, time efficiency, and the availability of equipment and space. To support immune enhancement, exercise should adhere to the FITT principles (Frequency, Intensity, Time, Type). The recommended frequency of exercise is 3–5 times per week, with a moderate intensity (65%–75% of maximum heart rate). The suggested duration is 20–30 minutes per session, which can be increased up to one hour depending on individual capability. Recommended types of exercise are aerobic activities such as stationary cycling, walking, jogging, or jumping in place. Additionally, exercising in a positive mood can boost endorphin production, contributing to improved immune resilience.
Modifikasi Mambe Tampun dalam Pembentukan Karakter dan Kesadaran Hidup Sehat Siswa SMPN 7 Palangka Raya Harvianto, Yudo; Ulfa, Zuly Daima; Perdana, Jeff Agung; Siskaevia, Siskaevia; Purnama Sari, Uswatun Hasanah; Razzi, Fahrul; Wahyudi, Arief Nur; Siahan, Frans Leo; Prescia, Winda
Jurnal Porkes Vol 8 No 1 (2025): PORKES
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/porkes.v8i1.28850

Abstract

The purpose of the study was to analyze the effect of mambe tampun modification on character building and students' healthy living awareness. This research is a type of experimental research with the form of pre-experimental designs, namely one group pretest-posttest design. The population was 210 students of SMP Negeri 7 Palangka Raya. The sample was students of SMP Negeri 7 Palangka Raya selected by purposive sampling method as many as 57 students. The data analysis technique uses a prerequisite test analysis of parametric statistical tests, namely the T test of two paired samples. The instruments used were character building questionnaires and students' healthy living awareness. The results of the pretest value P-Value analysis show that the data is normally distributed because it has met the P-Value > α criteria, namely (0.080 > 0.05). The results of the post-test value P-Value show that the data is normally distributed because it has met the criteria of P-Value > α, namely (0.077 > 0.05). The P-Value > α criterion is (0.933 > 0.05), the P-Value > α criterion is (0.069 > 0.05). The conclusion of this study is that there is an effect of modification of the Mambe Tampun game on character building and healthy living awareness of SMPN 7 Palangka Raya students.
Pengetahuan Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Tingkat SMA Di Kota Palangka Raya Bernisa, Bernisa; Wisman, Yossita; Alamsyah, Iwan Noor; Razzi, Fahrul; Syarif, Akhmad
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v16i2.419

Abstract

This study was motivated by the low level of understanding and the diverse perceptions of tenth-grade students toward Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at SMAN 4 Palangka Raya. Differences in students’ understanding, motivation, and perception are presumed to be influenced by internal and external factors. The internal factors examined include learning process, motivation, and personality, while the external factors cover intensity, size, contrast, repetition, movement, and novelty within the learning process. This research employed a descriptive design with a survey approach. The study population consisted of 282 students, with a sample of 56 students determined through random sampling techniques. The research instrument was a closed-ended questionnaire using a Likert scale rating format. The results showed that students’ perceptions of PJOK learning were categorized as less favorable, with an overall percentage of 60%. These findings indicate the need to improve the quality of PJOK learning, particularly in terms of teaching methods, student motivation, and a supportive learning environment.
Penguatan Kesadaran Pendidikan tinggi dalam Keluarga melalui Pendekatan Spiral Sosiospiritualcultural: Studi Pengabdian Masyarakat di Desa Paring Lahung, Kabupaten Barito Utara: Strengthening Awareness of Higher Education in Families through a Socio-Spiritual-Cultural Spiral Approach: A Community Service Study in Paring Lahung Village, North Barito Regency Widodo, Petrus; Sangalang, Ronald Hadibowo; Alexandro, Rinto; Asi, Natalina; Razzi, Fahrul; Tuah, Tuah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 12 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i12.11250

Abstract

This Community Service activity aims to foster awareness of family education in Paring Lahung Village, Montallat Subdistrict, North Barito Regency, through a socio-spiritual-cultural spiral approach. This approach emphasises the synergy between social, spiritual, and local cultural values in building family self-awareness of the importance of higher education. The activity was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation, involving 30 participants, comprising students and parents from SMAS PGRI Tumpung Laung. Data was collected through observation, interviews, and pre- and post-test questionnaires. The results showed an increase in students' motivation to pursue higher education (from 32% to 92%), as well as an increase in parental support for their children's education (from 80% to 92%). Participants also demonstrated a new understanding that education is not only an individual achievement but also a form of devotion to God and family. These findings confirm the effectiveness of the Spiral socio-spiritual-cultural approach as a model for family empowerment, grounded in local culture. This programme has the potential to be replicated in other rural areas with similar socio-cultural characteristics.