cover
Contact Name
Atika Dini Savitri, S.Pi.,M.Si
Contact Email
-
Phone
+6285232734788
Journal Mail Official
jpmb.ubt@gmail.com
Editorial Address
Jalan Amal lama No 1. Universitas Borneo Tarakan. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Gedung Rektorat Lantai 3
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo
ISSN : 26154323     EISSN : 25799797     DOI : http://dx.doi.org/10.35334/jpmb
JPMB (Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo) adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian dosen, praktisi, dan Ahli kepada masyarakat dan penelitian terapan lainnya. Artikel-artikel yang dipublikasikan oleh LPPM UBT jurnal JPMB dengan e-ISSN 2579-9797 dan p-ISSN 2615-4323 meliputi hasil-hasil penelitian ilmiah asli, artikel ulasan ilmiah yang bersifat baru, atau komentar atau kritik terhadap tulisan yang ada dimuat di JPMB LPPM UBT maupun dalam terbitan berkala ilmiah lainnya. JPMB menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan dengan: Biosains, Kesehatan, kelautan, pertanian, Pendidikan, Hukum, Ekonomi, dan Keteknikan. (JPMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo diterbitkan dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Borneo Tarakan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
PENGENALAN COASTAL CLEAN-UP DI KAWASAN EKOWISATA PULAU DERAWAN, KABUPATEN BERAU, KALIMANTAN TIMUR Zainuddin, Zainuddin; Salim, Gazali
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.884 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.521

Abstract

Pulau Derawan memiliki habitat sesuai ecological preference salah satunya adalah kawasan Wisata PulauDerawan. Yang terletak di Kecamatan Pulauan Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.Besarnya potensi sumberdaya hayati laut yang tinggi harus di imbangi dengan melindungi habitat ekosistembiota tersebut terutama di Ekowisata Pulau Derawan. Perlindungan habitat sangat penting bagi kelangsunganhidup biota laut sehingga biota laut sangat perlu dijaga kelestariannya dalam hal bersih-bersih di kawan PulauDerawan. Bersih-bersih pantai atau Coastal Clean-up merupakan kegiatan internasioal yang di kembangkandi daerah pantai untuk keberlangsungan dan perlindungan ekosistem. Kegiatan coastal clean-up telahdilaksanakan di daerah ekowisata Pulau Derawan didapatkan 3 jenis sampah yaitu dari rumah tangga, sampahdari alam dan sampah wisatawan. Total keseluruhan sebanyak 157 kg dengan komposisi distribusi jenissampah berasal dari wisatawan sebesar 2 kg dengan persentase sebesar 1 % kemudian distribusi jenis sampahberasal dari alam sebesar 60 kg dengan persentase sebesar 38 % kemudian distribusi jenis sampah berasal dariwarga/rumah tangga sebesar 95 kg dengan persentase sebesar 61 %.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU MATEMATIKA Zayyadi, Moh; Supardi, Lili; Misriyana, Septiyadini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jpmb.v1i2.298

Abstract

Di daerah Tlanakan Pamekasan banyak para guru MTs yang hanya menggunakan media secara manual saja dalam pembelajaran yang dilakukannya. Ada beberapa alas an, diantaranya, kurangnya pengetahuan mereka dalam penggunaan aplikasi komputer untuk menciptakan suatu media yang berbasis teknologi. Solusi yang dapat diberikan untuk permasalahan yang dialami oleh guru matematika tersebut adalah dengan memberikan pelatihan dengan memanfaatkan aplikasi/program komputer sebagai media/alat pembelajaran. Aplikasi tersebut berupa software geogebra dan maple yang nantinya bisa diterapkan oleh para guru. software seperti ini sudah banyak diaplikasikan sebagai alat pembelajaran di berbagai sekolah negeri. Target yang ingin dapat meningkatkan pemahaman guru tentang peranan media pembelajaran pada umumnya dalam pembelajaran matematika, khususnya yang berbasis teknologi dan Meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan Geogebra dan Maple  untuk membuat media pembelajaran matematika virtual. Hasil temuan dalam kegiatan ini adalah Kegiatan pengabdian mendapatkan respon positif dari guru-guru matematika SMP/MTs dikarenakan dapat membantu guru-guru dalam mengerjakan soal matematika dan Kegiatan pengabdian ini berbentuk teori dengan memberikan modul pada setiap peserta dan kegiatan praktek dengan mengoperasikan aplikasi Geogebra dan Maplesoft serta menyelesaikan soal-soal matematika dengan mengggunakan aplikasi tersebut.
RUDAL (RUMAH EDUKASI PANTAI AMAL) Asri, Sayupi; Hernita, Sri Dewi; Maulina, Hikma; R, Nurmala
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.396 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.516

Abstract

Pantai Amal merupakan wilayah pesisir di daerah Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Matapencaharian terbesar di wilayah tersebut adalah nelayan dan petani rumput laut. Tidak terkecuali di Jl.Binalatung RT 14 Kelurahan Pantai Amal. Daerah tersebut juga didominasi oleh petani rumput laut.Kebanyakan masyarakat di daerah tersebut adalah pendatang dari Sulawesi dan kebanyakan masih usiasekolah. Akan tetapi, pengetahuan orang tua yang masih rendah mengenai pendidikan sehingga membiarkananak-anak mereka untuk bekerja dan membuat banyak anak-anak yang putus sekolah demi menghasilkan uangsetiap harinya. Untuk mengatasi masalah tersebut maka tim PKM-M menawarkan solusi yaitu RUDAL (RumahEdukasi Pantai Amal) sebagai solusi untuk meningkatkan prestasi belajar generasi muda berbasis bimbinganbelajar. Program ini dilakukan untuk membimbing anak-anak pantai amal binalatung agar menambahwawasan ilmu pengetahuannya selain mendapatkan ilmu dari pendidikan formal dan anak-anak yang tidaksekolah dapat mengenyam pendidikan melalui program ini meski bukan pendidikan formal. Tujuan dariprogram ini juga selain mengadakan bimbingan belajar, yaitu mendaftarkan anak-anak yang putus sekolahuntuk mengikuti ujian paket. Melalui RUDAL diharapkan dapat meningkatkan prestasi belajar anak-anak diwilayah pesisir. Jika anak-anak di wilayah pesisir memiliki prestasi yang baik, tentunya diharapkan kelakmereka akan mengembangkan daerah tempat tinggalnya menjadi lebih baik.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA DENGAN MASYARAKAT DESA MANSALONG DAN DESA TANJUNG HULU KABUPATEN NUNUKAN MELALUI OPTIMALISASI POTENSI LOKAL DENGAN PENDEKATAN REVOLUSI MENTAL DALAM MEWUJUDKAN DESA BERSIH DAN MANDIRI Lesman, Hendy; Agang, Mohammad Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.46 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v3i1.799

Abstract

Desa Mansalong & Desa Tanjung Hulu adalah mitra dan semangat gerakan Indonesia melayani PKM Revolusi Mental Universitas Borneo Tarakan Menuju kesadaran dan kepedulian baik masyarakat maupun pemerintahan desa terhadap kebersihan dan kesehatan, serta gerakan Indonesia mandiri PKM Revolusi Mental Universitas Borneo Tarakan meningkatkan tingkat kesadaran kemandirian masyarakat melalui menemukan potensi lokal sebagai badan usaha milik desa. Kurangnya kesadaran pelayanan publik dan kemandirian usaha di Wilayah Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan, solusi yang dilakukan dengan melaksanakan program Revolusi Mental Melalui gerakan Indonesia Bersih dan Gerakan Indonesia Mandiri.Untuk mewujudkan pemecahan permasalahan tersebut diperlukan suatu penataan dengan gerakan aksi nyata Bersih, Mandiri berbasis Revolusi Mental. Program Kemitraan Masyarakat berbasis Revolusi mental Melatih masyarakat dan memberikan pembekalan ilmu pengetahuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, baik potensi alam maupun potensi yang ada di dalam diri masyarakat. Melalui gerakan Indonesia Bersih Program Kemitraan Masyarakat Revolusi Mental Universitas Borneo Tarakan Menuju kesadaran dan kepedulian baik masyarakat maupun pemerintahan desa terhadap kebersihan lingkungan. Sedangkan gerakan Indonesia mandiri terfokus pada pada pemanfaatan potensi sumber daya alam daerah tertinggal, Mendukung dan mendorong kewirausahaan serta ekonomi kreatif memberdaakan potensi lokal, dan Melakukan pengembangan teknologi tepat guna untuk mendorong Usaha ekonomi kreatif.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT TES MATA PELAJARAN MATEMATIKA PADA KELAS TINGGI DI SDS AL HILAL TARAKAN DAN SDN 032 TARAKAN Nanna, A. Wilda Indra; Pratiwi, Enditiyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.734 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v1i1.239

Abstract

Abstrak: Peningkatan kualitas layanan pendidikan merupakan salah satu agenda prioritas pembangunan pendidikan nasional tahun 2015-2016 sebagaimana telah diamanatkan di dalam Peraturan Presiden Nomor 2 tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2016. Disamping tersedianya kurikulum yang handal, salah satu aspek terpenting dalam upaya menjalin kualitas layanan pendidikan adalah menyediakan system penilaian yang komprehensif sesuai dengan standar nasional pendidikan yang telah ditetapkan. Memperhatikan permasalahan prioritas yang dihadapi mitra, pengusul menimbang perlu dilaksanakan kegiatan pelatihan dan pendampingan guru dalam penyusunan perangkat tes mata pelajaran Matematika pada kelas tinggi di SDS Al Hilal Tarakan dan SDN 032 Tarakan guna dapat melaksanakan tugasnya sehari-hari di kelas secara lebih professional sehingga pada akhirnya mutu pendidikan kita dapat lebih terjaga dan terus meningkat dalam bentuk Ipteks Bagi Masyarakat (IbM).Abstract: Improving the quality of education services is one of the national education development priority agendas of 2015-2016 as mandated in Presidential Regulation No. 2 of 2015 on the National Medium Term Development Plan 2015-2016. Besides the availability of a reliable curriculum, one of the most important aspects in the effort to establish the quality of education services is to provide a comprehensive assessment system in accordance with national standards of education that has been established. Taking into account the priority issues faced by the partners, the proposers consider the need for training and teacher assistance activities in the preparation of Mathematics subjects in higher school in SDS Al Hilal Tarakan and SDN 032 Tarakan to be able to carry out their daily tasks in the classroom in a more professional manner so that in the end The quality of our education can be more awake and continue to increase in the form of Science for Society.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA LONG BILA DAN DESA PULAU SAPI KABUPATEN MALINAU MELALUI OPTIMALISASI POTENSI LOKAL MELALUI REVOLUSI MENTAL MEWUJUDKAN DESA MANDIRI DAN MELAYANI Nugroho, Endik Deni; Vlorensius, Vlorensius
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (770.723 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i1.423

Abstract

Kabupaten Malinau ditetapkan sebagai Kabupaten Konservasi di Kalimantan Utara, namun belum ada integrasi upaya konservasi dan pemanfaatan secara lestari atas sumber daya alam yang dimiliki. Salah satu program yang diterapkan oleh pemerintah Malinau yaitu Gerdema. Program ini merupakan pembangunan milik rakyat dengan agenda pemulihan ekonomi nasional yang berpihak pada masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat secara nyata. Program tersebut menuju ke arah pemberdayaan masyarakat desa yang kurang berkembang dalam model pembangunan, yang dilakukan secara terpadu, sinergis dan partisipatif dengan memanfaatkan sumberdaya potensi lokal tingkatan bawah seperti kepala desa sampai pemerintah kabupaten. Program kemintraan masyarakat (PKM) bertema Revolusi Mental dengan gerakan Indonesia Melayani dan Gerakan Indonesia Mandiri dapat membantu pemerintah desa dan Masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode parsipatoris. PKM berbasis revolusi mental dengan gerakan Indonesia melayani terfokus pada perbaikan administrasi dan peningkatan kualitas Sumber daya Manusia dan keterbukaan akses informasi publik, kegiatan tersebut mengandung nilai-nilai strategis instrumental revolusi mental yaitu Integritas dan Etos Kerja. Sedangkan gerakan Indonesia mandiri terfokus pada pada pemanfaatan potensi sumber daya alam daerah tertinggal, Mendukung dan mendorong kewirausahaan serta ekonomi kreatif memberdaakan potensi lokal menjadi ekowisata, Sosialisasi produk-produk dalam negeri yang berpotensi untuk dikembangkan. Berdasarkan hasil data masih banyak masyarakat dan perangkat desa yang menggunakan puas dan memahami gerakan revolusi mental Indonesia bersih  sebanyak 90%.
EDUKASI PERTANIAN RAMAH LINGKUNGAN BERBASIS MIKROORGANISME INDIGENOUS PADA KELOMPOK TANI DI KOTA TARAKAN Zahara, Siti; Pudjiwati, Eko Hary; Amarullah, Amarullah; Pradana, Ankardiansyah Pandu; Nurmaisah, Nurmaisah; Nurjanah, Nurjanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2681.684 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v3i1.794

Abstract

Budidaya tanaman hortikultura di kota Tarakan memiliki peluang besar karena permintaan pasar yang cukup tinggi. Namun usaha ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Tantangan  utamanya adalah upaya pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Berbagai upaya pengendalian telah dilakukan oleh petani, seperti penggunaan pestisida kimia dan nabati. Solusi lain yang belum banyak diketahui oleh petani adalah penggunaan agens hayati (bakteri atau cendawan). Banyak petani di Kota Tarakan  belum mengetahui perbedaan pestisida nabati dan hayati, maka perlu adanya kegiatan transfer ipteks yang dimiliki oleh Fakultas Pertanian UBT kepada petani di Kota Tarakan. Teknologi yang diberikan kepada petani dalam kegiatan adalah teknik perbanyakan dan teknik aplikasi bakteri indigenous sebagai pestisida hayati serta pembuatan demplot. Setelah pelaksanaan kegiatan ini; 1) petani dapat memanfaatkan mikroorganisme indigenous untuk usaha tani, 2) petani dapat membedakan serangan hama, bakteri patogen, cendawan patogen, dan virus patogen sehingga mampu memilih jenis pestisida yang spesifik, 3) petani dapat membedakan pestisida hayati dengan pestisida lainnya, dan mampu memproduksi pestisida hayati berbasis bakteri fungsional indigenous, 3) petani mengharapkan adanya kegiatan lain sejenis untuk mengatasi berbagai kendala dalam usaha tani, 4) perlu adanya dukungan dan kerjasama dari pihak terkait seperti Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tarakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan usaha tani.
PEMBERDAYAAN MAHASISWA DALAM MENJAGA KEBERSIHAN PANTAI AMAL BARU MELALUI KEGIATAN PEMBERSIHAN SAMPAH Abrori, Fadhlan Muchlas; Listiani, Listiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.393 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v1i1.234

Abstract

Abstrak: Pantai Amal Baru merupakan salah satu pantai di Kota Tarakan. Pantai ini berada di Kecamatan Tarakan Timur, Provinsi Kalimantan Utara.Pantai Amal Baru umumnya akan ramai pada beberapa even atau waktu hari libur. Banyaknya kunjungan berdampak pada pencemaran wilayah tersebut. Pencemaran pantai juga terjadi karena aktifitas nelayan yang ada di daerah pantai baik sampah hasil tangkapan ikan, maupun sampah budidaya rumput laut. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan pemberdayaan mahasiswa dalam pembersihan sampah di Pantai Amal Baru. Metode pelaksanaan bersih pantai Amal Baru yang dilakukan adalah berupa shore cleanup. Berdasarkan kegiatan pembersihan pantai, didapatkan hasil sampah plastik sebanyak 50%, kaleng 25%, sisa tumbuhan 20% dan lain-lain (gelas/botol gelas, besi, dan lain-lain) sebanyak 5%Abstrak: Amal Baru Beach is one of the beaches in Tarakan City. This beach is located in Tarakan Timur District, North Kalimantan Province. Amal Baru Beach will generally be crowded on some events or holiday. Because of tha things make a pollution in this beach. Coastal pollution also occurs due to the activities of fishermen in the coastal areas both fish catches, and seaweed farming waste. Based on the above, student empowerment is important to waste cleaning in Amal Baru Beach. The method of beach cleaning is based shore cleanup. Based on coastal cleaning activities, waste type in this beach, is:  50% plastic waste, 25% cans, 20%  plant remain and 5% others (glass / bottle of glass, iron, etc.).
PELATIHAN MS. WORD PADA SDN 1 GULINGAN Santiari, Ni Putu Linda; Rahayuda, I Gede Surya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.41 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i1.407

Abstract

Perkembangan pendidikan di Pulau Bali mendorong Kabupaten Badung  memberikan fasilitas dan melengkapi sarana dan prasana penunjangnya. Untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu baik, pemerintah kabupaten Badung mencanangkan beberapa program di tahun 2017 salah satunya yaitu pemberian laptop kepada siswa sekolah dasar negeri di Kabupaten Badung. Salah satu sekolah yang menerima bantuan laptop yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Gulingan yang terletak di Banjar Tengah Kaler, Desa Gulingan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Pada saat ini, siswa SDN 1 Gulingan yang memperoleh laptop tidak semuanya menguasai aplikasi yang ada salah satunya ms.word. Tidak adanya matapelajaran khusus dan ektrakulikuler tentang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta tidak adanya guru pengampu khusus TIK menyebabkan siswa jarang latihan menggunakan laptop yang diberikan. Laptop yang diberikan hanya difungsikan saat matapelajaran dan bab tertentu saja. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh  SDN 1 Gulingan, maka kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pengenalan penggunaan  aplikasi  ms. Office khususnya ms.word  untuk membantu siswa dalam proses pembelajaran. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab dan praktek langsung. Indikator capaian adalah 100%  siswa-siswa  dapat menggunakan  aplikasi  ms.word  untuk membantu proses belajar. Dari hasil evaluasi saat pengabdian, dapat disimpulkan bahwa pelatihan yang dilakukan memiliki tingkat efektivitas yang tinggi berkisar 75%-97,5%. Konteks tingkat efektivitas yang tinggi adalah didasarkan pada keberhasilan peserta pelatihan mampu menyelesaikan setiap soal yang diberikan pada setiap pelatihan mulai dari bentuk teks,  font, pembuatan tabel, dan penyimpanan data.
PENGOLAHAN SINGKONG MENJADI TEPUNG MOCAF DAN KERIPIK COMBRO PADA KELOMPOK TANI DESA PUCUNGBEDUG Ali, Fahri Lunnadiyah; A, Rennanti Lunnadiyah; N, Rahmat Joko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Borneo Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM UBT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.427 KB) | DOI: 10.35334/jpmb.v2i2.522

Abstract

Produktivitas singkong di Desa Pucungbedug cukup tinggi. Tahun 2014 produkstivitas singkong sebesar23,86 ton/ha dan meningkat pada tahun 2015 menjadi 26,38 ton/ha. Namun, peningkatan produktivitassingkong tidak diikuti oleh peningkatan pendapatan petani. Hal ini disebabkan karena mereka tidakmempunyai pengetahuan dan juga keahlian tentang pengolahan singkong menjadi produk yang bernilailebih tinggi. Alternatif pengolahan singkong yang potensial saat ini adalah pengolahan singkongmenjadi tepung mocaf dan keripik combro. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan,demonstrasi dan pendampingan. Penyuluhan dilakukan dengan cearmah dan diskusi. Bentuk evaluasiberupa daftar pertanyaan yang diberikan sebelum dan sesudah materi penyuluhan disampaikan.Demonstrasi dilaksanakan melalui pelatihan dan praktek. Evaluasi dilakukan terhadap tingkatketrampilan tentang pembuatan tepung mocaf dan keripik combro kering dengan mengevaluasi padatahap praktek ditambah dengan penilaian data dari recording yang dilakukan peserta. Pendampinganpromosi dan penjualan produk dilakukan dengan membantu membuatkan alat dan media promosi.Evaluasi dilakukan dengan menganalisis keuntungan usaha. Dari kegiatan program kemitraanmasyarakat pengolahan singkong menjadi tepung mocaf dan keripik combro pada kelompok tani desaPucungbedug diperoleh hasil sebagai berikut :1. Seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan kewirausahaan dan peluang usaha tentangdiversifikasi pengolahan singkong dan secara keseluruhan peningkatan pengetahuan pesertamencapai 36%.2. Evaluasi terhadap tingkat keterampilan peserta dalam pembuatan tepung mocaf dan keripik combromendekati kategori baik dengan nilai 3,2.3. Produk tepung mocaf kurang diterima masyarakat, sedangkan keripik combro dapat diterimamasyarakat. Oleh karena itu, usaha pembuatan keripik combro layak untuk dilanjutkan dandikembangkan.

Page 2 of 25 | Total Record : 243