cover
Contact Name
Suniya Dewi
Contact Email
suniyadewi0285@gmail.com
Phone
+6281804125177
Journal Mail Official
info@balimedikajurnal.com
Editorial Address
Jl Kecak No. 9A Gatot Subroto Timur, Denpasar, Bali, Indonesia 80239
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Bali Medika Jurnal
ISSN : 26157047     EISSN : 26146517     DOI : https://doi.org/10.36376/bmj
Core Subject : Health,
BMJ bertujuan memprakarsai dan merangsang penelitian berdampak tinggi dan inovatif yang relevan bagi akademisi dan praktisi di industri kesehatan. Audiensi publikasi ini utamanya terdiri dari akademisi, mahasiswa pascasarjana, praktisi dan semua yang tertarik pada bidang penelitian kesehatan. Jurnal ini menerima artikel dari para praktisi dan akademisi serta penelitian kualitatif dan kuantitatif. Setiap makalah akan dinilai berdasarkan standar nasional, orisinalitas / inovasi kertas, kontribusi terhadap pengetahuan, relevansinya dengan subjek dan kualitas penyajiannya. Makalah-makalah tersebut akan direview oleh mitra bestari yang kredibel dan dapat dipercaya.
Articles 225 Documents
Hubungan Spiritual Well-Being Dengan Hardiness Pada Pasien Pasca Stroke Candra, I Wayan; Yanti, Ni Putu Riska; Dewi, Ni Luh Gede Ari Kresna; Sumirta, I Nengah; Harini, I Gusti Ayu
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.513

Abstract

Pasien pasca stroke sering kehilangan rasa kendali dan makna hidup, sehingga membutuhkan ketangguhan psikologis (hardiness) yang dapat diperkuat melalui kesejahteraan spiritual (spiritual well-being). Tujuan: Mengetahui hubungan spiritual well-being dan hardiness pada pasien pasca stroke di Yayasan Tapasya Stroke Centre Amaranee Tabanan Tahun 2025. Metode: Penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 77 pasien pasca stroke di Yayasan Tapasya Stroke Centre Amaranee Tabanan yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Spiritual Well-Being Scale (SWBS) dan Hardiness Scale. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar subjek penelitian memiliki spiritual well-being pada kategori sedang sebanyak 50 orang (64,9%) dan dimensi hardiness yang dominan adalah dimensi kontrol sebanyak 49 orang (63,6%). Terdapat hubungan positif yang kuat antara spiritual well-being dan hardiness (r = 0,695; p < 0,000), artinya spiritual well-being menjelaskan 48% varians hardiness. Simpulan: Spiritual well-being berperan penting dalam memperkuat ketangguhan psikologis pasien pasca stroke. Temuan ini mendukung pentingnya integrasi intervensi spiritual dalam program rehabilitasi pasca stroke berbasis pendekatan holistik di komunitas.
THE Perioperative Management of Cesarean Section Patients with Medical Diagnosis G4P3A0 37 Weeks Accompanied by HIV Using Regional Anesthesia Technique (Spinal Neuraxial Blockade) : Perioperative Management of a Patient Undergoing Cesarean Section with a Medical Diagnosis of G4P3A0 at 37 Weeks, Accompanied by HIV, Using Regional Anesthesia Technique (Spinal Neuraxial Blockade) Suandika, Made; Nova Handayani, Rahmaya; Zacky Diaulhaq, Rakan; M Kisdyanti, Yuniar; Kilimandu, Rivandi
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.515

Abstract

Latar belakang: Keamanan anestesi spinal pada pasien HIV-positif masih menjadi perdebatan, terutama di fasilitas dengan sumber daya terbatas. Laporan Kasus: Seorang perempuan usia 36 tahun, G4P3A0, 37 minggu kehamilan, HIV-positif (dideteksi 1 bulan sebelumnya), menjalani sectio caesarea elektif. Pasien mengalami anemia (eritrosit 3,29 × 10⁶/µL) dan kecemasan praoperatif. Ia menerima transfusi 2 kolf PRC, premedikasi ondansetron, serta intervensi relaksasi napas dalam. Anestesi spinal dilakukan dengan 20 mg bupivakain hiperbarik di L3–L4. Hipotensi pasca-induksi (90/70mmHg) diatasi dengan Ringer Laktat dan efedrin. Tidak ada komplikasi infeksi atau neurologis hingga 48 jam pascaoperasi. Kesimpulan: Anestesi spinal dapat digunakan secara aman pada pasien HIV-positif yang stabil secara klinis, bahkan tanpa data imunologis lengkap, asalkan didukung manajemen anemia, dukungan psikologis, dan kesiapsiagaan mengatasi komplikasi hemodinamik.
EDUKASI KESEHATAN DENGAN LEAFLET : SEBUAH INTERVENSI UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN KELUARGA DALAM MENGELOLA STRES DAN PENGASUHAN ANAK DI DUSUN PRABA DESA BATU MEKAR KECAMATAN LINGSAR LOMBOK BARAT Supinganto, Agus; Wulandari, Dea
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.527

Abstract

Keluarga dengan anak jarak lahir dekat menghadapi risiko stres tinggi dan tantangan pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi kesehatan berbasis leaflet dalam meningkatkan kesiapan koping keluarga. Metode yang digunakan adalah studi kasus tunggal di Dusun Praba, Lombok Barat, Mei 2025. Intervensi edukasi diberikan selama 3 hari. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan DASS-42, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan skor stres menurun dari kategori berat ke sedang; pengetahuan dan strategi koping meningkat signifikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa leaflet merupakan media edukasi efektif untuk mendukung keluarga di daerah terpencil dengan sumber daya terbatas.
Kombinasi Baby Spa dengan Mengimplementasikan Pola Asah Asih Asuh terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Guna Menjadikan Anak yang "Luwih dan Suputra" Ayuk Widiani, Ni Nyoman; Chania, Made Pradnyawati
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.543

Abstract

Latar belakang: Di Bali, konsep Asah Asih Asuh merepresentasikan pendekatan pengasuhan holistik asah (stimulasi kognitif), asih (kasih sayang emosional), dan asuh (pemenuhan kebutuhan fisik) yang menjadi fondasi untuk membentuk anak “Luwih dan Suputra”: individu sehat, tangguh, dan berbudi pekerti luhur. Tujuan: Mengevaluasi efektivitas kombinasi baby spa dan modul Asah Asih Asuh terhadap pertumbuhan (berat badan, panjang badan) dan perkembangan (KPSP) pada bayi usia 6–9 bulan di Denpasar. Metode: Studi kuasi-eksperimen two-group pre-post test pada 60 bayi. Kelompok intervensi (n=30) menerima baby spa (2×/minggu) ditambah modul pengasuhan; kelompok kontrol (n=30) menerima pijat bayi standar (1×/bulan). Pengukuran dilakukan selama 3 bulan. Hasil: Tidak ada perbedaan signifikan pada berat badan (p=0.10). Namun, kelompok intervensi menunjukkan peningkatan signifikan pada panjang badan (70.80 vs. 68.13 cm; p<0.001) dan skor perkembangan (8.90 vs. 8.13; p<0.001). Simpulan: Integrasi baby spa dengan pola Asah Asih.
Terapi Musik Rindik dan Akupresur dalam Peningkatan Produksi ASI pada Ibu Post Partum Febriyanti, Ni Made Ari; Suagiartini, Ni Ketut Ayu
Bali Medika Jurnal Vol 12 No 2 (2025): Bali Medika Jurnal December 2025
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v12i2.544

Abstract

Produksi Air Susu Ibu yang optimal sangat penting bagi kesehatan bayi dan ibu pasca melahirkan. ASI tidak hanya menyediakan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan bayi, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan jangka panjang bagi ibu dan anak. Namun, beberapa ibu post partum mengalami kesulitan dalam memproduksi ASI yang cukup, yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor fisik dan psikologis. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI yaitu dengan terapi non farmakologis, yakni terapi musik dan akupresur. Kombinasi terapi musik rindik dan akupresur dapat mempengaruhi suasana hati menjadi rileks, nyaman sehingga meningkatkan oksitosin yang diperlukan tubuh untuk merangsang pengeluaran ASI. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi musik rindik dan akupresur guna meningkatkan produksi ASI di Kota Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang mempergunakan rancangan quasi eksperiment melalui pendekatan pretest-posttest desain with control dengan teknik sampling yaitu purposive sampling. Sampel penelitian ini sebanyak 70 sampel, 35 kelompok kontrol dan 35 kelompok perlakuan. Intervensi dilakukan dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) baik musik rindik maupun akupresur. Analisis data menggunakanUji Mann-Whitney U test. Berdasarkan hasil bivariat diperoleh nilai mean kelompok perlakukan lebih besar, yaitu 42,41 diba yndingkan kelompok kontrol sebesar 28,59, maka dapat disimpulkan bahwa terapi musik rindik dan akupresur efektif meningkatkan produksi ASI.