cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
ETIKA MENUNTUT ILMU (STUDI KOMPARASI PEMIKIRAN AL-GHAZALI DAN ZARNUJI) Gunawan Gunawan; Nana Jumhana; Rd Hidayatullah; Hasbullah Hasbullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2647

Abstract

Al-Ghazali and Zarnuji are two figures who have an international reputation, also have broad insights about the teachings of Islam. Even though both of them live in two countries with different cultures and cultures, they have the same vision and mission in eradicating ignorance and elevating human dignity, namely through education. In the process of education, each of the prosecutors of knowledge will experience a process of seeking and seeking knowledge, so that in the process has ethics and manners in studying.The formulation of the problem in research is How does ethics study Al-Ghazali's perspective? How does ethics study Zarnuji's perspective? How is the comparative analysis of Al Ghazali and Al Zarnuji's views on ethics studying? The purpose of this research is to find out the ethics of studying Al-Ghazali's perspective, to know the ethics of studying Zarnuji's perspective, to find out a comparative analysis of the views of Al Ghazali and Al Zarnuji about ethics studying. And the benefits are adding to the insight and knowledge of researchers about the ethics of studying in the perspective of Al-Ghazali and Al Zarnuji, to further serve as a reference in attitude and behavior.The method used is a descriptive qualitative research method with historical, textual and comparative approaches. As for the analysis technique, researchers used descriptive analysis techniques through a qualitative approach in the form of descriptions.The results of his research are Ethics studying in Al Ghazali's perspective there are ten points, while ethics studying in Al Zarnuji's perspective there are five points. Ethical equality in seeking knowledge in the view of Al Ghazali and Al Zarnuji is, to straighten out intentions accompanied by cleansing the heart and soul, the prosecutor of knowledge should not involve much in worldly affairs, he must respect and respect science, teachers, and experts. The difference in ethics requires that the perspective of Al Ghazali and Al Zarnuji be reviewed in terms of the nature of the prosecutor of knowledge, aspects of the teacher or instructor, as well as the qualifications of the knowledge pursued or demanded.
KONSEP ZIKIR (STUDI ANALISIS AL-QURAN) Agus Jamaludin
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2376

Abstract

Zikir adalah Ikhtiyar sunggu-sungguh mengalihkan kehidupan gagasan, pikiran dan perhatian dunia menuju tuhan dan akhirat. Dan zikir mampu memberikan kontrol emosi pada responden dalam menyikapi penyimpangan berpikir dan rasa cemas berlebihan. Dan Al-Quran mengandung banyak kata zikir seperti quran surat Al-maidah ayat 91, quran surat An-Nuur ayat 37 dan ayat-ayat lainnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ayat dan surat yang berkaitan dengan zikir yang dekat dengan konsep fikir, mengetahui makna leksikal dan konteks dari zikir pada ayat ditemukan, mengetahui konsep zikir dalam perspektif Al-Quran pada ayat dan surat tersebut. Metodelogi Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode non interaktif (analisis dokumen), analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis konten. Ayat zikir adalah surat Ali ‘imron ayat 190 dan 191, makna kata zikir secara leksikal adalah mengingatnya dalam pikiran yang tidak akan hilang sama dengan kebalikan lupa, makna kontekstual dari kata zikir adalah kesadaran hati tentang hakikat kutuhanan yang tumbuhkan dalam diri manusia dan diaplikasikan dalam kehidupan baik verbal dan perbuatan. Konsep zikir adalah suatu upaya yang sungguh-sungguh untuk menghadirkan peran tuhan dalam hati dan kehidupan sehari-hari baik ucapan, perkataan dan perbuatan. dan implemtasi pendidikan adalah menghadirkan peran tuhan dalam setiap aktifitas pembelajaran siswa didik.
EPISTEMOLOGI NUSYUZ DALAM KONTEKS FIQH Maimunah Maimunah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2538

Abstract

Nusyuz adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh istri dengan tidak taat dan patuh dengan memenuhi kewajibannya kepada suami tanpa alasan yang jelas dan benar. Tindakan tersebut merupakan sesuatu yang tidak dibenarkan oleh hukum syara’. Istilah nusyuz sering disamakan dengan perilaku tidak baik yang dilakukan tidak hanya kepada istri namun juga suami. Suami yang tidak memenuhi kewajibannya dengan memberikan nafkah kepada istri dan anak yang dianggap, padahal dia mampu untuk itu. Tujuan penelitian normatif ini untuk mengetahui tentang epistemologi nusyuz dari konteks fiqh. Metode yang digunakan menggunakan metode normatif disebut juga metode doktrinal dengan pendekatan konsep dan pendekatan analitis. Bahan data primer dalam penulisan ini merujuk pada buku–buku fiqh yang memiliki relevansi dengan nusyuz dan bahan data sekunder yang digunakan merujuk dari buku, jurnal, dan pendapat para ahli sesuai pada tulisan ini. Pengolahan dan analisis dilakukan dengan mengumpulkan bahan – bahan sumber primer dan sekunder untuk menjawab isu yang telah dirumuskan dengan menggunakan penalaran induksi maupun deduksi. Hasil dari penelitian ini bahwa nusyuz suatu tindakan atas istri atau suami yang tidak memenuhi kewajibannya dalam rumah tangga. Perselisihan diantara keduanya menimbulkan permasalahan rumit yang tiada kata damai. Para fuqaha menyepakati bila nusyuz merupakan perbuatan yang tidak dibenarkan dalam syara’, mengingat Islam memberikan pengetahuan tentang esensi dari pernikahan yang sesuai dengan syariat Islam. Suami memiliki tanggung jawab secara penuh kepada istri dan anak. Tanggung jawab tersebut dengan memberikan nafkah keluarga memenuhi segala kebutuhan istri dan anak di rumah. Suami juga dituntut untuk memberikan nasihat kepada istri manakala istri berbuat salah dan melindunginya dengan memberikan perlakuan baik tanpa menyakiti. Begitu juga istri, memiliki kewajiban untuk melayani suaminya dengan cara baik dan lazim sebagaimana yang sudah tertulis dalam sumber hukum Islam.
MENUJU INDONESIA PINTAR DENGAN METODE BAPAK PRESIDEN TAWAF UNTUK PENINGKATAN PRESTASI DAN MUTU PEMBELAJARAN Edy Riyanto
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2470

Abstract

Learning Innovation by the author, emphasizes simple, applicable and creative models and methods. This Learning Innovation aims to improve the achievement and quality of learning, towards Smart Indonesia. Hopefully, using the method of Mr. President Tawaf an increase in achievement and quality of learning. The Implementation of Learning Innovation, which also aims to describe the learning of science by the method of Mr. President Tawaf, is applied to students in the 2019/2020 school year. This activity begins with planning, implementation, monitoring and evaluation / reflection. The study was conducted by applying the method of Mr. President Tawaf. The object of this research is junior high school students. This research activity was carried out by implementing Mr. President Tawaf's approach to learning science. The results of this study showed that the learning achievement test was classified as good by observing the completeness of learning outcomes, a significant increase occurred. Science learning by the method of Mr. President Tawaf apparently can improve learning achievement and quality. It is recommended to apply this learning pattern, so students become accustomed to actively involved in learners
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK Nana Suryapermana; Yanti Mariah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2634

Abstract

Kecerdasan Emosional (EQ) dan motivasi belajar merupakan hal yang sangat penting dalam pembelajaran, karena hal tersebut mempunyai hubungan yang signifikan terhadap hasil belajar aqidah akhlak di Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Cikoneng Pandeglang dan Madrasah Tsanawiyah Daarel Mu’min Cimanuk Pandeglang. untuk mendapatkan hasil belajar yang baik siswa diharapkan memiliki kecerdasan emosional dan motivasi belajar yang tinggi pada pelaksanaan pembelajaran. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah : Hubungan kecerdasan emosional dengan hasil belajar aqidah akhlak dan Hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar aqidah akhlak Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Tsanawiyah Darul Huda Cikoneng dan Madrasah Tsanawiyah Daarel Mu’min Cimanak Pandeglang. Dengan teknik sampling yang digunakan adalah teknik probability sampling. Instrument penelitian yang digunakan yaitu angket kecerdasan emosional dan motivasi belajar sebanyak 50 soal yang telah diuji validitas dan reabilitasnya; dan dokumen hasil belajar siswa yang diperoleh dari nilai penilaian akhir semester. Analisis data menggunakan uji korelasi ganda dan uji regresi ganda dengan bantuan kolmogorov smirnov pada SPSS version 22.0 for Windows. Kesimpulan yang diperoleh dari hasil penelitian ini adalah : 1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1 dengan Y sebesar 0,916, artinya tergolong sangat kuat. 2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X2 dengan Y sebesar 0,710, artinya tergolong cukup kuat. 3) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara X1, X2 dengan Y sebesar 0,85, artinya tergolong sangat kuat. Dengan demikian hasil penelitian ini berguna untuk meningkatkan hasil belajar melalui kecerdasan emosional dan motivasi belajar.
MEMBANGUN PARADIGMA DUNIA MODERN DAN ISLAM TERHADAP ILMU PENGETAHUAN Nani Mulyani; Aep Saepul Anwar
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2623

Abstract

The development of science and technology at this time is one of the achievements of progress in this modern age can be said to be achieved but sometimes also has a harmful impact on the continuity of human life, depending on how humans take advantage of this knowledge so that science and technology can provide values ​​of value (value ), but on the contrary the improper use of technology will result in destruction so that it cannot provide benefits (disvalue). To dismiss all of this so that it does not affect the inappropriate use of religion (Islam) is deemed necessary as a guide in the use of knowledge and knowledge in the right direction. Through the revelation of the Prophet Muhammad SAW with a set of Al-Qur'an and Hadith invites seeking and obtaining knowledge with full wisdom, and places people who are knowledgeable at a high level. The meeting of Islam with the modern world views science as giving birth to various understandings and thoughts, because basically knowledge develops because humans have a curiosity in achieving the highest reality.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATORI LEARNING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Moch. Subekhan
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 1 (2020): June 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i1.2646

Abstract

Learning is an important part in the transformation of knowledge in both formal and non-formal education. As time goes by and the learning process still faces various problems in the field. Among those problems is related to the use of learning strategies by a teacher. The use of learning strategies should be able to increase learning motivation, but there are many uses of learning strategies that can not increase student motivation. From here the researchers tried to implement participatory learning strategies to increase student learning motivation in Islamic Religious Education subjects. The formulation of the problem in this study is how the effectiveness of the implementation of Participatory Learning Learning Strategies in Improving Student Learning Motivation in Islamic Religious Education Subjects in Pontang 1 Junior High School. While the purpose of this study is to describe the Effectiveness of Implementing Participatory Learning Strategies in Improving Student Learning Motivation in Islamic Religious Education Subjects. This research was conducted at Pontang 1 Junior High School. The research approach used in this study uses a qualitative approach while the research method used is a descriptive qualitative method. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. Data analysis using the Miles and Huberman model, which is an interactive analysis model. The steps of analysis include data reduction, data presentation and conclusion. The informants in this study are the principal, teachers of Islamic education subjects and students. In the process of carrying out this research there were 6 stages that were passed. The stages are as follows: 1) The stage of fostering familiarity, 2) The stage of identifying needs, resources, and possible barriers to learning, 3) The stage of formulating learning objectives, 4) The stage of preparing learning activities programs, 5) The stage of implementing learning activities and 6) Stage of assessment of the process and results of learning activities. The results of this study indicate that the application of this learning strategy is less effective for learning Islamic Religious Education subjects. students do not have a high motivation to learn so, in learning many students do not pay attention to the material. So that the application of this learning strategy is less effective students are less interested and less motivated to learn Islamic Religious Education because the material has already been obtained.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PAI Yayah Tazkiyah; Nana Surya Permana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X SMK Negeri 1 Puloampel (2) Pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X SMK Negeri 1 puloampel. (3) Pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar PAI siswa kelas X SMK Negeri 1 Puloampel. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasy eksperimen dengan faktorial 2x2. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X yang terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 96 siswa di SMKN 1 Puloampel Kabupaten Serang T.P. 2019/2020. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa dimana 32 siswa sebagai kelompok eksperimen yang belajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dan 32 siswa sebagai kelompok yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata nilai peserta didik dikelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai siswa yang di kelas kontrol. Nilai rata-rata dari kelas eksperiment 83,69. Sedangkan jumlah nilai rata-rata di kelas kontrol adalah 78,44. (2) Rata-rata nilai peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis dikelas eksperimen mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan nilai siswa yang di kelas kontrol. Nilai rata-rata dari kelas eksperimen 83,19. Sedangkan jumlah nilai rata-rata di kelas kontrol adalah 77,56. (3) Terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar PAI, dengan nilai Sig. = 0,049 < 0,05 dan Fhitung = 4,025.
Karakteristik Peserta Didik: Sebuah Tinjauan Studi Kepustakaan Maman Maman; Moch. Syamsuri Rachman; Irawati Irawati; Hasbullah Hasbullah; Juhji Juhji
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4829

Abstract

This study aims to describe the characteristics of students in an educational institution. This study uses literature studies. The data obtained from various references such as books and scientific articles are collected and analyzed related to students. The study of Hadiths is also done as an effort to sharpen discussions related to learners. A qualitative approach is done by descriptive and argumentative analysis. The results of the study that students as one of the main components in education must be known the level of competence, characteristic differences, and rights and obligations. Educational activities conducted through the learning process must lead them to achieve a life goal that has been outlined in Islamic teachings
Napak Tilas Konsep Pemikiran Pendidikan Nurcholis Madjid Saefudin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3679

Abstract

Nurcholis Madjid lahir di Jombang, Jawa Timur, 17 Maret 1939 (26 Muharram 1358) merupakan anak dari pasangan suami istri Abdul Madjid-Fathanah. Sejak kuliah ia aktif di gerakan kemahasiswaan, sekaligus menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam cabang Ciputat; Ketua PB HMI (1966-1969 dan 1969-1971); Hadirnya PEMIAT (Himpunan Mahasiswa Islam Tenggara) 1967-1976; Wakil Sekretaris Jenderal IIFSO (Federasi Organisasi Mahasiswa Islam Internasional), 1969-1971 dan tahun 1991 menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Ahli Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI). Ide-idenya selalu membantu perjalanan bangsa ini. Misalnya, proses pembaharuan pemahaman Islam di Indonesia pada tahun 1970-an dan 1980-an tidak pernah lepas dari peran Cak Nur (panggilan Nurcholis Madjid). Pemikiran Cak Nur tentang Islam, modernitas, dan Indonesia, bahkan pendidikan, masih menginspirasi dan pemikiran beberapa generasi muda Indonesia. Dalam upaya membumikan pikirannya khususnya di bidang pendidikan disalurkan melalui pendirian beberapa lembaga formal yang dijadikan sarana, media dan alat untuk menyebarkan gagasannya. Diantara institusi tempat Cak Nur berjuang dan berperan, pertama dan utama adalah Yayasan Wakaf Paramadia sebagai ibu kandung yang melahirkan Universitas Paramadina. Kedua, Yayasan Pendidikan Madania Indonesia (Sekolah Madania). Ketiga, Sekolah Sevilla dan beberapa lembaga non dan informal lainnya. Pemikiran pendidikan Cak Nur sebenarnya didasarkan pada prinsip-prinsip Islam Rahmatan Lil'alamin dalam arti yang sebenarnya. Pola pikir dasar juga lebih berorientasi pada hal-hal yang bersifat Ma'nawi (esensial) daripada hal-hal yang bersifat Ramzi (simbolik). Menurutnya, pendidikan harus bertumpu pada nilai-nilai kebenaran dan cita-cita kemanusiaan universal. Semua kegiatan pendidikan harus berjalan egaliter-demokratis karena memiliki wawasan yang meyakini bahwa manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah (suci). Oleh karena itu setiap manusia memiliki kecenderungan terhadap kebaikan dan kebenaran, yang dalam Al-Qur'an disebut dengan Hanif. Dengan demikian setiap orang berhak mengemukakan pendapat karena berpotensi untuk menjadi benar. Demikian pula setiap orang berhak mendengarkan pendapat orang lain karena kemampuan setiap orang pasti memiliki keterbatasan.

Page 7 of 15 | Total Record : 147