cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
Pengembangan Model ADDIE dalam Media Pembelajaran PAI Berbasis Komputer di SMP YAPITA Surabaya Muhammad Candra Syahputra
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.2415

Abstract

In the process of learning Islamic education subjects teachers use very conventional lecture methods, teachers should also begin to adapt to the development of special times in the development of information and communication technology that can also be utilized in the educational process, such as the use of computer media in the learning process of Islamic education. chosen because it can use visual media, audio, and also audio visual which is very suitable to be applied in Islamic education in which there are a lot of materials by applying examples, if using a computer then the example can be used with a computer through presentations, the internet, as well the video. Then, the ADDIE model of learning design is one of the system-oriented learning designs, namely designs that produce learning systems that complement all learning components, this model can also be applied in Islamic education learning.
Peranan Akal Terhadap Potensi Beragama Hafid Rustiawan
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3680

Abstract

Manusia adalah makhluk yang memiliki berbagai potensi, diantara potensi-potensi tersebut adalah potensi beragama, dan potensi akal. Kedua potensi tersebut memiliki peranan sangat penting bagi kehidupan manusia. Potensi beragama sebagai potensi dasar bagikehidupan beragama, namun potensi beragama menjadi tidak berarti jika tidak ditupang oleh akal. Potensi beragama membutuhkan akal, dengan bimbingan akal potensi beragama berkembang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan psiko fisik manusia. Meski tidak semua orang menggunakan potensi akalnya untuk mengembangkan potensi beragama, namun jika akal digunakan dalam hal hal yang berhubungan dengan agama, maka potensi beragama akan berkembang bahkan mampu menginternalisasikan nilai agama menjadi nilai pribadinya, sehingga nilai-nilai agama terealisasi dalam aktivitas manusia sehari-hari. Potensi beragama adalah sebuah daya kemampuan manusia untuk hidup beragama, dikatakan sebagai potensi, karena daya tersebut masih tersimpan, belum termanivestasikan dalam sebuah keyakinan dan prilaku beragama. Potensi beragama membutuhkan petunjuk, yakni upaya-upaya pengembangan yang positif, jika tidak, maka potensi beragama akan berkembang secara liar. Perkembangan potensi beragama sangat tergantung kepada upaya pengembangan, Jika dikembangkan secara optimal, maka potensi beragama akan berkembang seiring dengan upaya-upayayang dilakukan dalam pengembangannya. Pada dasarnya potensi beragama adalah sebuah keyakinan manusia terhadap Tuhannya sebagai pencipta (keyakinan tersebut dikategorikan kepada Tauhid Rububiyah), jika dikembangkan secara optimal akan berkembang pada sebuah system keyakinan yang puncaknya adalah menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya zat yang akan disembah (tauhid Uluhiyyah), namun jika tidak dikembangkan atau proses pengembangannya tidak relevan, maka potensi beragama akan berkembang pada perkembangan yang tidak relevan dengan agama yang sesuai dengan potensi beragama. Diantara unsur yang mampu menunjukkan/mengembangkan potensi beragama adalah akal. Akal adalah sebuah potensi berfikir manusia yang mampu memikirkan berbagai obyek, baik yang konkrit, maupun abstrak, yang tersurat, maupun yang tersirat, akal tidak hanya mampu menerima dan memahami yang sudah ada, tetapi melalui kemampuan berfikirnya, akal dapat mengkaji dan meneliti hingga terbangunnya ilmu pengetahuan baru yang belum ditemukan sebelumnya. Hubungannya dengan potensi beragama, akal berperan sebagai petunjuk yang mampu mengembangkan potensi beragama yang ada pada dirinya. Dengan petunjuk akal manusia mampu mengetahui Tuhannya.
BUILDING A SPIRITUAL LEADERSHIP EPISTEMOLOGY TO STRENGTHEN ISLAMIC EDUCATION: A DISCURRENT EXAMINATION Muhammad Samkhan Mushowwifin
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.2629

Abstract

Problematika dalam pendidikan Islam saat ini bisa dikatakan berhadapan dalam masalah kualiatas dan siklus yang kurang baik. Dari beberapa penelitian telah mengahasilkan analisisnya yang telah menunjukkan bahwa kepemimpinan adalah fakta paling penting dalam upaya mengubah siklus yang lebih baik. Oleh karena itu, perlu adanya konstruks paradigmatik keilmuan terutama dalam kerangka epistemologi yang mampu melahirkan kepemimpinan yang kuat (strong leaderhip). Upaya ini guna dilakukan dalam membangun dan memperkuat pendidikan Islam dengan pengelolaan yang lebih baik dan didalamnya terdapat nilai-nilai Islam sebagai elan fundamen pengelolaan pendidikan. Yang dimana nilai-nilai tersebut dapat membangun motivasi dan performa kerja yang mengahasilkan dua tujuan, karena proses yang dikembangkan tidak hanya bertujuan pada kepuasan dan produktivitas, melainkan juga berorientasi pada nilai-nilai trasendental-eskatologis (ibadah dan keridhaan Allah). Kepemimpinan terebut merupakan kepemimpinan yang visoner dan mampu membangun proses organisasi yang efektif, efisien dan produktif dalam pembelajaran yang kondusif. Model kepemimpinan ini tidak lain; kepemimpinan spiritual (spiritual leadership) yang mampu melahirkan surya dalam dunia pendidikan
PENERAPAN METODE QUANTUM TEACHING DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTESIS DAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA Abdul Qodir; Siti Amaliyah; Teguh Fachmi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4682

Abstract

Realitas yang ada saat ini masih banyak guru matapelajaran fiqih yang masih menerapkan pola pembelajaran konvensional. Guru mengajar hanya dengan menggunakan metode yang monoton yaitu ceramah dan hafalan, serta dengan cara massal atau serentak dengan tidak memperhatikan keberagaman jenis kecerdasan siswanya. Sedangkan matapelajaran fiqih memiliki materi-materi tertentu yang mesti dipraktikkan serta diamalkan oleh setiap siswanya yang terkadang akan menimbulkan kesalahpahaman dan perbedaan pendapat, sehingga memerlukan proses pembelajaran yang menyentuh kecerdasan kinestesis dan interpersonal siswa. Untuk memancing keaktifan siswa yang ditunjukkan dengan pelibatan diri terhadap materi pembelajaran diterapkan metode quantum teaching. Dengan diterapkannya metode quantum teaching diharapkan proses pembelajaran bisa lebih baik, sehingga dapat meningkatkan kecerdasan kinestesis dan kecerdasan interpersonal siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) perbedaan peningkatan kecerdasan kinestesis dan kecerdasan interpersonal sebelum (pretest) dan sesudah (postest) diterapkannya pembelajaran konvensional, 2) perbedaan peningkatan kecerdasan kinestesis dan kecerdasan interpersonal sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diterapkannya metode quantum teaching, 3) perbedaan peningkatan sesudah (posttest) di kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen yang diterapkannya metode quantum teaching. Metode quantum teaching yang dimaksud yakni metode yang diterapkan guru dalam usahanya untuk menguraikan cara-cara baru yang memudahkan proses pembelajaran fiqih dengan perpaduan antara unsur seni dan tujuan pembelajaran fiqih. Dalam hal ini menerapkan metode quantum teaching dengan cara menanamkan pada diri siswa bahwa apa yang akan dipelajarinya memiliki manfaat yang besar, mempraktikkannya sera bergiliran, kemudian merayakan keberhasilan mereka. Penelitian ini, mengunakan metode kuasi eksperimen dengan desain dalam dua kelompok acak yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Langkah penelitian ini dilakukan dengan cara identifikasi, tes, wawancara, studi dokumentasi dengan jumlah sampel kelas kontrol sebanyak 34 siswa dan kelas eksperimen sebanyak 34 siswa. Hasil dalam penelitian ini, diperoleh identifikasi awal dan identifikasi akhir kecerdasan kinestesis sebesar 22,73% menjadi 24,26 % dan kecerdasan interpersonal 23,68 % menjadi 24,76% pada kelas kontrol sedangkan kelas eksperimen diperoleh identifikasi awal dan identifikasi akhir kecerdasan kinestesis sebesar 23,47 menjadi 25,94 dan kecerdasan interpersonal sebesar, 23,41 menjadi 25,94, hasil belajar siswa diperoleh pada kelas kontrol sebesar 50,59 menjadi 62,35 dengan kelas eksperimen 53,23 menjadi 85,44. Artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu kelas eksperimen lebih meningkatkan kecerdasan kinestesis, kecerdasan interpersonal dan hasil belajar siswa dari pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional
PEMIKIRAN SYEKH NAWAWI AL-BANTANI TENTANG PENDIDIKAN DALAM KITAB TAFSIR MARĀḤ LABĪD Khaeroni Khaeroni
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4230

Abstract

Kepopuleran tafsir Marāḥ Labīd memang menarik banyak akademisi untuk meneliti dan menjelaskan berbagai hal yang terkait dengan kitab ini baik konten, epistemologi karakteristik maupun seputar pemikiran penulisnya, yaitu Syekh Nawawi Al-Bantani. Berbagai karya berupa skripsi dan artikel lain yang dapat dijumpai di jurnal-jurnal pemikiran Islam, genre penelitian pun beragam, dari tasawuf, adab, pendidikan, dan teologi. Tulisan ini mencoba mendeskripsikan beberapa pemikiran Syekh Nawawi Al-Bantani pada bidang pendidikan yang dapat diambil dari kitab Marāḥ Labīd baik secara tersurat maupun tersirat. Secara khusus, tulisan ini membahas pemikiran pendidikan Syekh Nawawi Al-Bantani yang dituliskan dalam Tafsir Surat Al-Rahman ayat 1 s.d. 14 dalam kitab tersebut.
Penggunaan Media Komik pada Materi Akidah Akhlak dalam Peningkatan Motivasi Belajar Relly Sugianto; Ummi Kulsum; Hasbullah Hasbullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3677

Abstract

ABSTRAK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui media pembelajaran yang biasa digunakan oleh guru akidah akhlak di MA Ardaniah Kota Serang, mengetahui motivasi belajar peserta didik di MA Ardaniah Kota Serang. Dan mengetahui penggunaan media komik pada materi akidah akhlak terhadap peningkatan motivasi belajar di MA Ardaniah Kota Serang. Penelitian ini di latar belakangi oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif oleh guru akidah akhlak sehingga membuat proses pembelajaran terlihat tidak menarik dan tidak menumbuhkan semangat belajar serta tidak memotivasi peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subyek penelitian adalah kepala madrasah, guru akidah akhlak dan peserta didik MA Ardaniah Kota Serang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu: Reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan: pertama, penggunaan media pembelajaran di MA Ardaniah masih belum variatif dan hanya sebatas memanfaatkan media yang ada, sehingga membuat pembelajaran kurang menarik membuat peserta didik jenuh dan tidak membuat peserta didik termotivasi. Kedua, motivasi belajar peserta didik di MA Ardaniah juga cenderung rendah, hal ini terlihat dari perilaku peserta didik pada saat pembelajaran banyak yang mengobrol sesama teman dan mengantuk di kelas. Ketiga penggunaan media komik pada materi akidah akhlak di MA Ardaniah memberikan banyak perubahan dalam kegiatan pembelajaran diantaranya: pembelajaran menjadi menarik, peserta didik mudah memahami materi, membuat peserta didik aktif dan termotivasi.
STRATEGI PENDIDIK DALAM PEMBELAJARAN DARING PADA MASA PANDEMIK Nining Syamsi Komariah; Saefuddin Zuhri
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4706

Abstract

Wabah virus Covid-19 adalah Musibah yang meninmpa beberapa Negara di dunia termasuk Indonesia dampaknya sangat luas pada kehidupan manusia termasuk di bidang pendidikan. Dengan demikian pemerintah menerapkan Beberapa kebijakan Pendidikan di Masa Pandemi. Hal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di sekolah dan perguruan tinggi, Fenomena terjadi di masa sekarang banyak program menjadi problem berkepanjangan yang merugikan banyak pihak alasannya jelas karena perencanaan yang lemah, hal hal yang membuat perencanaan tersebut menjadi lemah diantaranya adanya keterbatasan kemampuam manusia dalam membuat rencana, kekurangan media dan dana serta kekurangan pengalaman Masa pandemi yang terjadi saat ini menguji guru untuk bisa menghadapai tantangan dalam pemebelajaran secara online dengan aplikasi yang baru dikenal tentu banyak kendala yang dihadapi diantaranya, kemampuan SDM, sinyal yang tidak sesuai harapan, tenaga listrik yang terkadang kurang memadai, dan dana pulsa yang membengkak, fasilitas hp yang tidak dimiliki, olehn karena itunguru harus bisa membuat startegi dalam pembelajaran di masa pandemic ini agar pemebajaran dapat berjalan dengan baik
METODE PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) PADA ANAK TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) NEGERI BANJARNEGARA Novia Isti Setiarini; Sumiarti Sumiarti
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i1.4701

Abstract

Pendidikan ialah proses belajar yang dibentuk oleh guru untuk meningkatkan kreatifitas berfikir yang bisa menaikkan keahlian berfikir siswa. Bukan cuma anak normal saja yang berhak memperoleh pendidikan dalam pembelajaran, anak yang mempunyai kebutuhan khusus termasuk anak tunarungu juga memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan dalam pembelajaran. Metode pembelajaran pendidikan agama Islam di SLB Negeri Banjarnegara memakai bermacam metode pendidikan ialah meliputi metode ceramah, tanya jawab, penugasan, demonstrasi, serta bermain. Hal tersebut diterapkan cocok dengan keahlian yang dipunyai oleh siswa tunarungu. Tujuan riset ini yakni untuk mendapatkan cerminan menimpa metode pembelajaran pendidikan agama Islam di SLB Negeri Banjarnegara pada anak tunarungu. Tipe riset ini yakni kualitatif riset lapangan yang berbentuk deskritif kualitatif. Riset ini dilaksanakan di SLB Negeri Banjarnegara. Perolehan informasi dicoba dengan menggali sumber informasi ialah guru pembelajaran agama Islam secara langsung. Hasil riset ini menampilkan kalau guru sudah melaksakan pendidikan pembelajaran agama Islam dengan memakai bermacam metode yang disesuaikan dengan keahlian yang dipunyai oleh siswa tunarungu. Dibantu dengan memakai metode untuk berbicara dengan anak tunarungu yakni metode oral, membaca ujaran, tata cara manual, pembinaan aural, serta metode komunikasi total untuk mempermudah siswa dalam menerima pendidikan
METODE PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KELUARGA MUSLIM DI DESA TRIHARJO KECAMATAN MERBAU MATARAM KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Yuyun Khotimah; Zulhanan Zulhanan; Umi Hijriyah; Muhammad Akmansyah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i2.5094

Abstract

Abstract: This study aims to determine the application of moral education methods in Muslim families in Triharjo village Merbau Mataram South Lampung district. This research uses descriptive qualitative research. Data collection techniques in this study were through observation, interviews and documentation, then data analysis was carried out by means of data reduction, data presentation and drawing conclusions, then testing the validity of the data using triangulation techniques. The results showed that the application of the moral education method in Muslim families in Triharjo village was going well. In applying the habituation method, parents have accustomed their children to worship and behave well. The application of exemplary methods and advice has also been applied well, but in the application of the method of attention / supervision of parents in Triharjo village, it has not been able to apply it optimally because of parents' busy work which causes parents to have less time to supervise their children, but with facilities. and the existing program in Triharjo village can be an alternative for parents in building children's morals when they are busy working. In terms of giving punishment and gifts, each parent in Triharjo village has his own way, but the parents of Triharjo village as much as possible avoid physical punishment in terms of giving punishment to children. Keywords: Methods, Moral Education, Family
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Aplikasi XAMPP untuk Mata Pelajaran Al-Qur’an dan Hadits Moch Subekhan; Setia Wati
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3681

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits di kelas XI, di MAN 1 Kota Cilegon masih belum sesuai harapan dari tujuan pembelajaran, sehingga perlu adanya upaya mengatasi masalah tersebut. Titik permasalahannya terdapat pada materi ajar yang diserap oleh siswa belum tercapai secara maksimal. Maka dari itu perlu adanya pembenahan dalam proses pembelajaran tersebut. Berdasarkan latar belakang di atas, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah media pembelajaran berbasis Aplikasi XAMPP pada mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits yang di kembangkan untuk siswa kelas XI dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan bahan penunjang dalam pembelajaran di kelas?. Berdasarkan permasalahan yang dipaparkan pada rumusan masalah, maka tujuan peneliti yang akan dihasilkan dan dikembangkan adalah: Menghasilkan dan mengembangkan sebuah produk berbentuk media pembelajaran berbasis Aplikasi XAMPP untuk mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran dan media bantu dalam pembelajaran sehingga mempermudah siswa dalam proses belajar di kelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D), yang merujuk model Borg & Gall dengan penyesuaian sesuai konteks penelitian pada 5 tahap: survei dan pengumpulan informasi, desain produk, validasi produk, revisi dan perbaikan desain, uji coba terbatas peserta didik. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan angket. Validasi produk dilakukan oleh dosen ahli media dan ahli materi dan uji coba terbatas peserta didik. Hasil penelitian di kelas XI MAN 1 Kota Cilegon, hasil presentase rata-rata pada data instrument respon peserta didik yaitu 7,8% kategori “baik”. Jadi media pembelajaran berbasis aplikasi XAMPP untuk mata pelajaran Al-Qur’an dan Hadits untuk peserta didik kelas XI yang dikembangkan oleh peneliti sudah layak menjadi media pembelajaran.

Page 8 of 15 | Total Record : 147