cover
Contact Name
Hasbullah
Contact Email
hasbullah@uinbanten.ac.id
Phone
+6287771350333
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Jalan Jend. Sudirman No. 30. Telp (0254) 200323 Serang–Banten
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Geneologi PAI : Jurnal Ilmiah Bidang Pendidikan Agama Islam
ISSN : 24074616     EISSN : 26543575     DOI : -
Core Subject : Education,
Geneologi PAI, diterbitkan enam bulan sekali oleh Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN “SMH” Banten.
Articles 147 Documents
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Nikita Dian Paranti; Zulhanan Zulhanan; Umi Hijriyah; Muhammad Akmansyah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i2.5337

Abstract

Persepsi merupakan suatu proses yang dipelajari melalui interaksi dengan lingkungan sekitar. Reaksi persepsi yang diberikan seseorang bisa menjadi reakasi positif atau negatif. Rekasi positif merupakan tanggapan yang baik berupa rasa senang sehingga dalam memberikan respon dan selanjutnya akan menampakkan kecenderungan untuk berbuat. Latar belakang penelitian ini adalah pendidikan merupakan hak dari setiap anak yang seharusnya diberikan orang tua kepada anaknya dalam keluarga terutama pendidikan Agama Islam. Namun pada realitanya hal tersebut tidak dapat diberikan karena kesibukan orang tua dalam bekerja untuk mencukupi kebutuhan dalam rumah tangga, selain itu juga masyarakat memiliki minat rendah pada lembaga pendidikan yang berbasis Agama dan juga kurangnya pengetahuan masyarakat tentang lembaga pendidikan yang berbasis Agama. Masyarakat di Desa Batumarta VI merupakan masyarakat yang multicultural dimana mereka hidup berrdampingan dengan masyarakat non muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi masyarakat tentang pendidikan Agama Islam di Desa Batumarta VI Kabupaten Oku Timur. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan penelitian kualitatif dengan latar Masyarakat muslim Desa Batumarta VI Kabupaten Oku Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemudian ujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) Pemahaman Masyarakat tentang Agama Islam di Desa Batumarta VI terbilang cukup baik. Mereka memiliki pandangan bahwasannya Agama Islam tidak hanya berkaitan dengan ibadah saja melainkan juga untuk kehidupan bermasyarakat. 2) Tanggapan Masyarakat Desa Batumarta VI tentang pendidikan Agama Islam, pendidikan Agama Islam akan menghasilakan anak-anak yang berakhlak baik berpengetahuan Islami serta pendidikan ini merupakan tanggungjawab bersama. 3) Peran dalam pelaksanaan pendidikan Agama Islam berjalan dengan baik, hal ini telihat dari kegiatan masyarakat yang ikut dalam kegiatan keagamaan dan anak-anak yang ikut kegiatan TPA setiap hari.
QUEUING CULTURE AND THE FORMING OF SOCIAL ATTITUDES IN MULTICULTURAL COMMUNITIES Sukino Sukino
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i2.5339

Abstract

The culture of queuing is one of the activities in the public space and is symbolic, which can become the community's social capital towards a multicultural community cohesiveness. The people of Dak Jaya village have practiced the queuing culture for several moments. This study aims to explain the creation of the Dak Jaya Binjai Hulu village community when they are in line. The second explains the formation of people's social attitudes through queuing activities. This study is a field study that involves informal data collection tools, data obtained from interviews, and participant and non-participant observations. The results showed that the social reality of queuing, which became the best opportunity and became a non- material resource, were (1) queuing at the time of distributing BLT funds at the village office, (1) queuing at the gas station, (3) queuing at the Posyandu, (4) queuing at the market traditional and (5) queuing at the tahfid Quran stall. The queuing culture carried out by the Dak Jaya village community has provided space for the village community to develop social attitudes. The social attitudes that are built from the queuing culture are (1) queuing to train people to control themselves and be patient in taking rights, (2) queuing to grow public awareness of respecting time, (3) queuing to open communication spaces openly (silaturahim), (4) queuing to give creativity for cooperation and social care. The culture of queuing has a universal symbolic meaning, encouraging egalitarian principles of life in various conditions. Communities with a consistent queuing culture have the opportunity to achieve collective prosperity
PEMBELAJARAN ONLINE PAI DI SDN MONGINSIDI 3 MAKASSAR DI MASA PANDEMI COVID 19 Irwansyah Suwahyu; Sitti Muthmainnah; Nurmila Nurmila
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 2 (2021): December 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v8i2.5024

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembelajaran online PAI di SDN Monginsidi 3 Makassar selama masa pandemi covid-19. penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Dimana pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan teknik wawancara terhadap guru PAI di SDN Monginsidi 3. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pembelajaran PAI di SDN Monginsidi 3 sepenuhnya dilakukan secara online. Kemudian guru PAI dalam proses pembelajaran memanfaatkan beberapa aplikasi pembelajaran seperti whatsapp, zoom meeting/google meet, dan youtube. Hal ini untuk mengefektifkan proses pembelajaran daring. Pemilihan metode belajar yang tepat juga menjadi strategi guru PAI. Diantara metode yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Namun dalam proses pembelajaran online PAI ini juga terdapat berbagai kendala yang ditemukan. Seperti ketersediaan jaringan internet, paket data yang mahal, serta munculnya rasa malas dan jenuh sehingga diperlukan pendampingan orangtua. Sehingga komunikasi yang baik antara guru, siswa dan orangtua sangat dibutuhkan.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENGEMBANGAN KEBERAGAMAAN PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MTS YTI SUKAMERANG Hena Khaerul Ummah; Opik Taupik Kurahman; Supiana Supiana
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 8 No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi program pengembangan keberagamaan peserta didik dalam pembelajaran jarak jauh di MTs YTI Sukamerang. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data umum adalah peserta didik kelas VII yang berada di MTs YTI Sukamerang Garut. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket. Angket tersebut dibagikan lewat google form kepada peserta didik kelas VII di MTs YTI Sukamerang yang berjumlah 26 orang, laki-laki berjumlah 14 orang dan perempuan berjumlah 12 orang. Selanjutnya data tersebut dikumpulkan serta dianalisis kemudian dilakukan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa program pengembangan keberagamaan peserta didik yang dilakukan di MTs YTI Sukamerang selama pembelajaran jarak jauh adalah Shalat Dhuha, tadarus & tahfidz Al-Qur’an, melaksanakan infak, Shalat Dzuhur dan kegiatan kepesantrenan. Dari hasil data yang diperoleh prosentase sebesar 90% sudah dilaksanakan dengan sangat baik terlihat pada skor implementasi program pengembangan keberagamaan peserta didik berdasarkan responden peserta didik antara laki-laki dan perempuan. Hal ini tidak terlepas dari peran pendidikan yang mengarahkan keseharian mereka baik dilingkungan keluarga maupun sekolah
Keteladanan Orang Tua dalam Islam Hikmatullah Hikmatullah; Teguh Fachmi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 7 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v7i2.3682

Abstract

Ketika orang tua sudah mengajari dan mencontohkan kepribadian dan teladan yang baik untuk anak-anaknya, tetapi apakah anak sudah melaksanakan kepribadian yang di bentuk oleh orang tua? Disini akan kita bahas lebih jelas mengenai hal-hal yang demikian. Dalam sebuah keluarga, banyak hal yang dipelajari oleh anak dan pelajaran tersebut adalah pelajaran pertama yang ia terima. Ia akan melekat dan menjadi dasar yang kuat saat akan menerima banyak hal/pelajaran lain di luar kelak. Di antara yang mesti diajarkan dan diperoleh anak yakni mencintai, hubungan sosial, menghormati, mengabdi, menaruh perhatian atau simpati, taat dan patuh serta melaksanakan nilai-nilai moral dan akhlakul karimah. Banyak orang tua yang tidak menyadari akan perbuatan mereka yang telah menyebabkan rusaknya generasi muda dan anak- anak mereka sendiri.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PAI DI SDN 6 SINDANGSUKA CIBATU KABUPATEN GARUT Siti Rochmah Dirgantini; Asep Tutun Usman; Iman Saifullah
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6235

Abstract

Abstrak;Penelitian ini difokuskan pada penggunaan media pembelajaran audiovisual di SDN 6 Sindangsuka Cibatu Garut pada bidang studi pendidikan agama islam yang memiliki tujuan untuk melihat penggunaan media audio visual, untuk melihat motivasi belajar siswa, untuk melihat pengaruh media pembelajaran Audio Visual terhadap Motivasi Belajar siswa pada bidang studi Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif Deskriptif. Pada penelitian ini teknik Pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, juga dokumentasi. Analisiss data pada penelitian ini menggunakan uji validitas , Uji Reliabilitas, Uji Korelasi, Uji Hipotesis, uji Determinasi dan Uji Epsilon. Hasil penelitian menunjukan bahwasanya terdapat pengaruh media pembelajaran audio visual terhadap motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan perolehan nilai T hitung (13,146) dan nilai T tabel (0,683). Hal ini memiliki arti T tabel lebih besar daripada T hitung dengan kriteria Tinggi dengan persentase 67%. Hasil tersebut dikuatkan dengan pernyataan siswa yang merasa bahwa setelah mengikuti pembelajaran dengan Media pembelajaran audio Visual di dalamnya, mereka lebih antusias dan ikut serta dalam proses pembelajaran, tidak merasa bosan ataupun mengantuk. Penggunaan media audio visual tidak hanya menjadi satu satunya yang memperngaruhi motivasi belajar siswa. Tetapi juga karena penyebab lainnya yang tidak diteliti. Hal tersebut sebagaimana hasil uji epsilon yang menunjukan persentase sebesar 33%.
PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL EVALUASI PEMBELAJARAN BAGI MAHASISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA PANDEMI COVID-19 Efira Andiyani Batubara
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6230

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan modul digital Evaluasi Pembelajaran bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam di era pandemic covid-19 yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian ini menggunakan design penelitian dan pengembangan dengan subjek uji; 2 ahli pembelajaran, 2 teman sejawat, dan 30 mahasiswa untuk validasi uji produk. Data dikumpulkan melalui kuisoner, dengan hasil penelitian: (1) skor rata-rata uji validasi oleh ahli materi sebesar 3,72 dan ahli media sebesar 4,29 dengan kualifikasi sangat baik dan beberapa revisi ringan, (2) skor rata-rata uji oleh 2 teman sejawat dosen sebesar 4,66 dengan kualifikasi sangat baik dan beberapa revisi ringan, (3) Skor rata-rata asil validasi produk oleh 30 mahasiswa sebesar 4,41 dengan kualifikasi sangat baik. Demikian dapat disimpulkan bahwa modul digital Evaluasi Pembelajaran bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam dikategorikan layak dan mudah digunakan
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS BLENDED LEARNING PASCA PANDEMI COVID-19 DI SD MUHAMMADIYAH 8 SURABAYA Rahma Sabara; Abdulloh Hamid
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.5641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan implementasi model pembelajaran PAI di SD Muhammadiyah Surabaya pasca pandemi covid-19. Menganalisa pengembangan model pembelajaran PAI berbasis blended learning di SD Muhammadiyah Surabaya. Metode penelitian yang digunakan menggunakan metode kualitatif maka sumber data disebut juga dengan responden. Pendekatan pembelajaran yang dilakukan di SD Muhammadiyah 8 Surabaya hanya dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung, sedangkan untuk strategi pembelajaran menggunakan media Discovery learning. Adapun metode pembelajaran yang dilakukan menggunakan metode ceramah. Cara guru menjelaskan ketika pembelajaran juga jelas, spesifik dan terkadang juga diselingi dengan humor sehingga pembelajaran dianggap unik. Pelaksanaan blended learning khususnya fasilitas pembelajaran online, pendidik dapat memanfaatkan berbagai layanan sistem pembelajaran yang menggunakan Learning Management System (LMS). Menurut Ellis, LMS adalah aplikasi perangkat lunak untuk administrasi, dokumentasi, pelacakan, pelaporan, dan penyampaian kursus pendidikan atau program pelatihan. LMS dapat dikatakan sebagai manajemen pembelajaran yang disiapkan bagi peserta didik dan pendidik dalam melakukan pembelajaran melalui perangkat lunak, antara lain: moodle, canvas, google classroom, edmodo, kelas digital rumah belajar, blog, dan lain-lain. Berbagai layanan LMS ini dapat digunakan oleh para pendidik secara gratis maupun berbayar, tinggal dipelajari dan digunakan untuk mempermudah pembelajaran secara online
EFEKTIVITAS MODIFIKASI PERILAKU UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANAK DENGAN GANGGUAN TERLAMBAT BICARA (SPEECH DELAY) Nora Adi Anna Harahap
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.6231

Abstract

Masalah keterlambatan bicara pada anak merupakan masalah serius yang harus segera ditangani karena merupakan salah satu penyebab gangguan perkembangan yang paling sering ditemukan pada anak. Keterlambatan bicara dikatakan terlambat apabila tingkat perkembangan bicaranya di bawah tingkat kualitas perkembangan anak yang seusia yang dapat diketahui dari ketepatan penggunaan. anak dengan gangguan keterlambatan bicara menggunakan modifikasi perilaku. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk melihat perubahan perilaku yang terjadi pada subjek. Subjek penelitian adalah laki-laki, umur 4 tahun 2 bulan. Peneliti menggunakan beberapa teknik dalam modifikasi perilaku seperti token economy, imitation, dan modeling. Intervensi dilakukan dalam 7 sesi, setiap sesi membutuhkan waktu 30 menit hingga 1 jam. Intervensi dilakukan selama tujuh minggu. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatan bahasa dan komunikasi subjek. Subjek cukup mampu mengucapkan beberapa kosakata dengan jelas dan tepat. Ada penambahan kosakata baru yang belum familiar dengan pokok bahasan. Subjek menyebutkan kata tanpa menghilangkan awalan atau akhir kata dan subjek telah mampu menyusun 2 sampai 3 kata sederhana dalam 1 kalimat. Berdasarkan intervensi yang telah diberikan kepada subjek dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi modifikasi perilaku dengan menggabungkan teknik token economy, imitasi dan modeling cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi subjek. Subjek menunjukkan perubahan dalam kemampuan berkomunikasi.
PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL REM PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL REMAJA PADA MODEL PEMBELAJARAN FIQIH KONTEKSTUAL: Penelitian di MTs Al-Fathaniyah Serang, Banten Itoh Masitoh Masitoh; Muhajir Muhajir; Hasbullah Hasbullah; Teguh Fachmi; Ade Adriadi
Geneologi PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 9 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32678/geneologipai.v9i1.5517

Abstract

The objectives of the research are sex education material in fiqh lessons and efforts to prevent adolescent sexual violence through contextual fiqh learning models. Descriptive qualitative research design, the object of research for class VII students. Primary data: head of madrasa, waka for student affairs and curriculum, teachers, students. Secondary data: books, journals, articles. Instruments of observation, documentation, interviews, FGD. Data analysis techniques are data reduction, data display, inference and verification. The result of the research is that the taharah material includes the procedures for taking a janabah bath, the characteristics of puberty, menstruation and using the Safinatun Nazah book. As well as MA XI's fiqh adultery material. Also material harassment and sexual violence. Efforts to prevent adolescent sexual violence are carried out by teaching material on fiqh taharah, adultery which is included in sex education material using a contextual approach. And it has a negative impact on the perpetrators in terms of religion, medical, social, and at MTs Al-Fathaniyah there is a PIK-R training that focuses on discussing health in adolescence. The conclusion of the study is that there is a prevention solution through sex education materials in fiqh subjects.

Page 10 of 15 | Total Record : 147