cover
Contact Name
Didik Supriyanto
Contact Email
didiksupriyanto21@gmail.com
Phone
+6281553110298
Journal Mail Official
jurnalscholastic@gmail.com
Editorial Address
Jl. Hayam Wuruk 31 Wates Umpak Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto
Location
Kab. mojokerto,
Jawa timur
INDONESIA
Scholastica : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
ISSN : -     EISSN : 26866234     DOI : -
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan is a peer-reviewed journal that focuses on critical studies of basic education. Investigated the dynamics of learning of children at the primary level/ Madrasah Ibtidaiyah. Besides focusing on the development of studies issues of basic education. The journal is published by Department of Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LP3M) STITNU Al Hikmah Mojokerto.
Articles 206 Documents
Pemanfaatan Media Sosial untuk Sosialisasi Moderasi Beragama Rohman, Fathur
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 2 (2023): November
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pluralisme merupakan bagian dari bangsa Indonesia yang multikultural. Sebagai agama mayoritas, Islam telah mengajarkan konsep moderasi agama yang dewasa ini telah berpadu dengan perkembangan teknologi internet, khususnya media sosial. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menunjukkan konsep, potensi, dan contoh dari pemanfaatan media sosial dalam meningkatkan sosialisasi moderasi beragama di Indonesia. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil dan pembahasan yang didapatkan berupa deskripsi mengenai moderasi agama dari sudut pandang Islam, profil media sosial, dan pemanfaatannya dalam melakukan sosialisasi moderasi beragama melalui konten dan literasi. Kesimpulan yang didapatkan berupa media sosial merupakan wadah yang efektif dalam melakukan sosialisasi moderasi beragama dengan pedoman dari Al-Quran dan ajaran Islam.
Eksistensi Pluralisme di Indonesia: Menyikapi Pro-Kontra Pluralisme Agama dalam Perspektif Islam Ramadhan, Mochammad Rizal
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia ialah negara pluralis yang terkenal akan keragaman suku/etnis, budaya, maupun agama. Keberagaman agama di Indonesia layaknya pisau bermata dua. Ia bisa menjadi boomerang bagi mereka yang selalu mengunggulkan agamanya dan merendahkan agama/komunitas lain, namun ia juga bisa menjelma menjadi perekat persatuan dan kesatuan jika masyarakatnya didasari rasa toleransi yang tinggi. Pluralisme agama tidak hanya sekadar toleransi, tetapi juga saling memahami antarumat beragama. Eksistensi pluralisme agama di Indonesia tercermin dari respon pemerintah terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan di Indonesia. Meskipun dalam Islam sikap toleransi sangat dijunjung tinggi, akan tetapi penyalahgunaan makna pluralisme sering menuai konflik yang dapat mengancam ukhuwah Islamiyah.
Pendidikan Islam dan Perkembangan Teknologi: Menggagas Harmoni dalam Era Digital Manan, Abdul
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan umat Muslim. Seiring dengan perkembangan zaman, pendidikan Islam juga mengalami perubahan dan penyesuaian untuk tetap relevan dengan tuntutan masyarakat modern. Salah satu faktor yang berperan penting dalam perubahan ini adalah teknologi. Dalam era revolusi industri saat ini, teknologi memiliki implikasi yang signifikan terhadap eksistensi pendidikan Islam. Memasuki era disrupsi ini, pendidikan Islam dituntut untuk lebih peka terhadap gejala- gejala perubahan sosial masyarakat. Pendidikan Islam harus mau mendisrupsi diri jika ingin memperkuat eksistensinya. Bersikukuh dengan cara dan sistem lama dan menutup diri dari perkembangan dunia, akan semakin membuat pendidikan Islam kian terpuruk dan usang (obsolet). Maka dari itu, terdapat tiga hal yang harus diupayakan oleh pendidikan Islam, yaitu mengubah mindset lama yang terkungkung aturan birokratis, menjadi mindset disruptif (disruptive mindset) yang mengedepankan cara-cara yang korporatif. Pendidikan Islam juga harus melakukan self-driving agar mampu melakukan inovasi-inovasi sesuai dengan tuntutan era 4.0. Selain itu, pendidikan Islam juga harus melakukan reshape or create terhadap segenap aspek di dalamnya agar selalu kontekstual terhadap tuntutan dan perubahan.
Pendidikan Islam: Membangun Generasi Unggul dalam Bingkai Kebijakan Pendidikan yang Holistik Amrullah, Amrullah
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Islam merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan generasi yang unggul dan berkarakter di Indonesia. Dalam konteks ini, pendidikan Islam tidak hanya sekedar mengajarkan ajaran agama, tetapi juga membentuk individu yang memiliki kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual yang seimbang. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk terus memperbaiki dan mengembangkan sistem pendidikan Islam yang holistik, kreatif, dan cerdas agar dapat memenuhi tuntutan zaman yang terus berkembang. Pendidikan Islam yang holistik mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengetahuan agama, akhlak, keterampilan, hingga pemahaman tentang ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam pendidikan Islam yang holistik, peserta didik tidak hanya diajarkan tentang ajaran agama, tetapi juga diberikan pemahaman tentang ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan demikian, peserta didik akan memiliki pengetahuan yang komprehensif dan dapat mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan Kualitas Pendidikan dengan Pendekatan yang Kreatif dan Cerdas Hakim, Lutfi
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks, pendekatan kreatif dan cerdas dalam pendidikan Islam menjadi kunci utama untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi masa depan yang cerah. Dengan pendekatan ini, siswa akan memiliki pemahaman yang mendalam tentang ajaran agama Islam dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka juga akan memiliki keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi perubahan dan tantangan yang terus berkembang. Mengimplementasikan pendekatan kreatif dan cerdas dalam pendidikan Islam membutuhkan kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak terkait. Para pendidik, kepala sekolah, orang tua, dan masyarakat harus bekerja sama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang inovatif dan mendukung. Dengan demikian, kita dapat menciptakan masa depan yang cerah bagi generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan luas, serta mampu menghadapi tantangan dan perubahan dengan kecerdasan dan kreativitas yang tinggi.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING PADA PESERTA DIDIK DI YAYASAN ISLAM MIFTAHUS SHIBYAN KEDIRI Hasanah, Uswatun; Ma`na, Ali
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 6 No. 1 (2024): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Self-confidence is a person's belief in all aspects of their strengths and this belief in feeling capable of achieving various goals in their life. This research aims to determine: (1) The level of self-confidence of students at the Miftahus Shibyan Islamic Foundation (2) Public speaking abilities; (3) how does self-confidence influence the public abilities of Miftahus Shibyan Plosoklaten Kediri Islamic Foundation students. This research is ex post facto research using a quantitative data approach. The subjects in this research were students of the Miftahus Shibyan Islamic Foundation in the teenage age category. Data collection methods use questionnaires and documentation. Test the validity of the instrument using Product Moment correlation and test reliability using Cronbach's Alpha. Data analysis uses descriptive analysis; analysis prerequisite tests consisting of normality tests, linearity tests, and regression analysis. The results of the research show that: (1) The level of self-confidence of students at this foundation is relatively low, namely 44.36%, (2) The level of self-confidence of students at this foundation is also relatively low, namely 45.7%, (3) there is a significant influence self-confidence in public speaking skills was 82.8% with ??1? = 0.910; ?2x1y = 0.828. From the results of the objectives above, we can understand that high public speaking abilities depend on the student's level of self-confidence. Students who tend to have a high level of self-confidence can indirectly make these individuals brave enough to appear in public so that they can improve their public speaking skills.
Upaya Meningkatkan Kesadaran Emosional Mata Pelajaran Bahasa Inggris Analytical Exposition Text melalui Model Pembelajaran yang Mendidik pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Gedeg Kabupaten Mojokerto Tahun Pelajaran 2022/2023 Nasirudin, Nasirudin
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini merupakan suatu upaya untuk meningkatkan kesadaran emosional siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris analytical exposition text pada siswa kelas XI IPA 6 SMA Negeri 1 Gedeg Kabupaten Mojokerto. Penelitian sebagai jawaban dari kesulitan guru bahasa Inggris ketika membelajarkan materi analytical exposition text mengamati dan merasakan siswa tidak memiliki semangat dan motivasi serta ogah-ogahan mengingat materi ini memang sangat sulit. Penelitian menggunakan dua siklus dengan menggunakan model pendekatan Pembelajaran yang Mendidik. Hasil analisis data yang diperoleh dari proses pengamatan terhadap aktifitas guru dan siswa dan angket serta wawancara dengan siswa menunjukkan bahwa dengan menggunakan model Pembelajaran yang Mendidik dapat meningkatkan kesadaran emosional siswa sebagai berikut: a. terjadi peningkatan sebesar 6% perencanaan guru pada siklus I 80% menjadi 86% pada siklus II, b. mengalami peningkatan sebesar 14% pelaksanaan pembelajaran yang mendidik dari siklus I 76% menjadi 90% pada siklus II, dan c. terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 18% aktifitas kesadaran emosional siswa pada siklus I 66% menjadi 84% pada siklus II. Hal yang demikian juga didukung oleh hasil pengamatan dan wawancara kepada siswa yang menunjukkan model Pembelajaran yang Mendidik mampu meningkatkan kesadaran emosional siswa.
Pembuatan Let’s Walk sebagai Media Pembelajaran Bidang Studi Fisika Materi Pemanasan Global Kelas XI SMAN 1 Gedeg Rohmawati, Dewi Nur
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena pemanasan global merupakan isu lingkungan yang sampai saat ini masih menjadi pokok permasalahan seluruh negara di dunia. Dalam proses mengurangi dampak pemanasan global, pemerintah Indonesia memasukkan isu ini dalam kurikulum pendidikan sekolah menengah atas sebagai salah satu kompetensi dasar. Tujuan pembuatan pengembangan media pembelajaran ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang interaktif berupa permainan yang dinamakan sebagai let’s walk pada materi pemanasan global untuk siswa SMA kelas XI semester 2. Pembuatan media ini diharapkan siswa lebih antusias dan terlibat langsung dalam permainan agar lebih memahami materi serta dapat berkontribusi dalam memberikan solusi pencegahan pemanasan global. Prosedur pembuatan media pembelajaran let’s walk terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (1) pembuatan desain papan ular tangga, (2) mencetak papan let’s walk di percetakan (3) pembuatan dadu, (4) pembuatan kartu pertanyaan, (5) pembuatan peraturan permainan dan penskoran. Pembuatan desain papan ular tangga menggunakan software CorelDRAW X7 dan dicetak pada banner berukuran 4 x 4 meter. Pertanyaan dibuat berdasarkan silabus kurikulum 2013 didesain menggunakan software Microsoft Word serta dicetak dan ditempel manual pada kertas karton. Pembuatan dadu dibuat secara manual dan aturan permainan di ketik menggunakan software Microsoft Word. Hasil pembuatan pengembangan media pembelajaran ini adalah permainan let’s walk sebagai media pembelajaran fisika pada materi pemanasan global untuk siswa kelas XI semester 2. Implikasi dari penerapan media ini dalam pembelajaran adalah siswa diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam mengurangi dampak pemanasan global dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Peningkatan Kualitas Pembelajaran Sudirman, Sudirman
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PAI adalah subjek yang diajarkan di semua jenjang pendidikan, mulai dari SD/MI, SMP/MT, SMA/MA, dan perguruan tinggi. PAI sangat penting untuk perkembangan peserta didik untuk meningkatkan prestasi mereka dalam kehidupan sehari-hari dan dalam bidang teknologi dan ilmu pengetahuan. Faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar harus diperhatikan untuk mencapai prestasi belajar yang optimal. Faktor internal dan eksternal peserta didik mempengaruhi proses pencapaian prestasi belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara bimbingan belajar intensif dan prestasi akademik siswa kelas IV mata pelajaran PAI pada kurikulum belajar bebas di MI Salafiyah Syafi'iyah II. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis uji t sampel berpasangan. Populasi penelitian ini hanya siswa Kelas IV yang berjumlah 44 siswa dan jumlah sampel 20 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipan dan tes. Teknik analisis data menggunakan uji beda berpasangan (paired sample t-test) untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar sebelum dan sesudah bimbingan belajar untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kualitas pembelajaran. Dari hasil analisis data diketahui terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara nilai PAI sebelum mendapatkan bimbel intensif dan sesudah mendapatkan bimbel intensif. Program bimbingan belajar intensif dapat mengatasi siswa yang tidak tuntas belajar guna mencapai ketuntasan belajar siswa serta dapat membantu siswa yang memiliki kemampuan rendah, maka ada pengaruh positif dan signifikan antara bimbingan belajar intensif terhadap capaian akademis siswa kelas IV mata pelajaran PAI di MI Salafiyah Syafi’iyah II. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan kepada sekolah khususnya guru untuk menggunakan pembelajaran intensif sebagai sarana untuk membantu siswa menyelesaikan studinya, karena dalam pembelajaran intensif akan diberikan penjelasan tambahan kepada siswa yang belum menyelesaikan pembelajaran. Bagi peneliti selanjutnya, jika ingin menggunakan variabel serupa dalam penelitiannya, sebaiknya mengambil sampel yang lebih besar agar hasil penelitian dapat bermanfaat bagi banyak pihak.
Tingkat Kenakalan Remaja dalam Kaitannya dengan Perkembangan Teknologi Hakim, Abd.
SCHOLASTICA: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2023): Mei
Publisher : LP3M STITNU AL HIKMAH MOJOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An important element of living in community is the ability to manage emotions well. Goleman's research shows that only about 20% of the remaining 80% of IQ success is determined by a related factor called emotional intelligence. In fact, today we see that a high IQ does not necessarily mean success or a happy life. People with high IQ but are emotionally unstable and angry often cannot identify and solve problems in life due to their inability to concentrate. Emotions do not develop, do not become overwhelming, often make changes when faced with problems and treat others with too much conflict. Emotions are less processed, easily controlled by others, sometimes enthusiastically agree to something but in a short time turn to refusal, which hinders the agreed cooperation with others other. In Islamic education, people pay great attention to this issue. The mission of Islamic education is to guide and direct the growth and human development of students from one stage of life to another to achieve optimal achievement scores. Pay attention to Islamic education in terms of IQ and EI, because Islamic education has a great impact on the development of education, knowledge and intelligence.