cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
PERBEDAAN KECEMASAN IBU HAMIL SEBELUM DAN SETELAH MELAKUKAN PRENATAL YOGA Windayanti, Hapsari; Widayati, Widayati; Kristiningrum, Wahyu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.105

Abstract

Yoga adalah cara untuk mempersiapkan persalinan yang menitikberatkan pada pengendalian otot, teknik pernapasan, relaksasi dan ketenangan pikiran. Teknik relaksasi dapat dilakukan dengan membayangkan sesuatu yang menyenangkan dapat membuat tubuh menjadi relaks. Prenatal yoga yang dilakukan secara teratur dapat menciptakan kesehatan fisik, menghadirkan ketenangan dalam pikiran dan batin. Berlatih yoga dan meditasi secara teratur pada masa hamil akan menjalin komunikasi yang harmonis antara calon ibu dan buah hatinya. Perubahan fisik yang terjadi selama masa hamil akan memengaruhi kehamilan yang tidak nyaman, sehingga ibu merasakan kecemasan dalam menjalani kehamilannya. Berlatih yoga pada masa ini merupakan salah satu solusi yang bermanfaat sebagai media self help yang akan mengurangi ketidaknyamanan/kecemasan selama hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan prenatal yoga terhadap kecemasan ibu hamil. Sampel yaitu ibu hamil trimester 3 di Studio Senam “Qita Yoga”. Metode penelitiannya termasuk eksrperimen semu (Quasi Experimental), data berdistribusi tidak normal maka menggunakan uji wilcoxon. Hasil yang didapatkan yaitu nilai p value sebesar 0,000 yang berarti Ho ditolak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kecemasan ibu hamil sebelum dan setelah melakukan prenatal yoga. Saran untuk ibu hamil yaitu prenatal yoga bisa mengurangi kecemasan pada ibu hamil.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KAMPUNG PASIR SEMUT DESA RANCA GEDE TAHUN 2022 Suadnah, Suadnah; Karim, Abdul; Darmayanti, Widy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v7i2.178

Abstract

Menurut WHO 2020 angka kejadian hipertensi di dunia saat ini mengalami peningkatan dari 650 juta menjadi 1,28 miliar. Sedangkan di Indonesia angka kejadian hipertensi berjumlah sekitar 658.201 kasus dan berdasarkan data dari puskesmas gunung kaler tahun 2021 menunjukan bahwa angka kejadian hipertensi di kampung pasir semut desa ranca gede berjumlah sekitar 55 kasus. Untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Kampung Pasir Semut Desa Ranca Gede Tahun 2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling berjumlah 49 responden dengan menggunakan desain pre and post test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh penurunan tekanan darah setelah diberikan tindakan teknik relaxasi napas dalam dengan nilai p=0,002, maka dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi napas dalam dapat dilakukan terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TANPA RESEP DOKTER DI DUSUN SARIMULYO SUSUKAN Maghfiroh, Afina Wasiatul; Sutarmanto, Edi; Azani, Elia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i1.241

Abstract

Obat tanpa resep telah digunakan secara luas oleh masyarakat untuk mengobati berbagai kondisi penyakit yang ringan. Penggunaan obat tanpa resep dokter dapat menyebabkan kerusakan ginjal, iritasi pada sistem pencernaan, perubahan suhu, tekanan darah, detak jantung, gangguan saluran pernafasan, muntah darah, dan dalam kasus yang parah, koma hingga kematian bila tidak tepat dalam pengobatannya atau tidak sesuai indikasi pengobatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perspektif masyarakat tentang penggunaan obat OTC di Dusun Sarimulyo Susukan. Penelitian ini dilakukan melalui survei deskriptif. Random sampling adalah metode pengambilan sampel yang digunakan. Populasi penelitian adalah masyarakat di Dusun Sarimulyo Susukan yang berumur 17-65 tahun kurang lebih sebanyak 1000 jiwa dan sampel yang di ambil sebanyak 86. Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan masyarakat mayoritas kategori cukup baik sebanyak 55 responden (64%) sedangkan sikap masyarakat mayoritas cukup baik sebanyak 54 respnden (62,8%) terhadap penggunaan Terhadap Penggunaan Obat Tanpa Resep Dokter (OTR) di Dusun Sarimulyo Susukan dan Hasil uji korelasi spearman rank nilai p-value sebesar 0,048 < α (0,05) bahwa adanya hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan dengan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tanpa resep dokter di Dusun Sarimulyo Susukan.
1. Hubungan Pola Asuh Orangtua dengan Perkembangan Psikomotorik Balita pada Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Depok II Sleman Yogyakarta Astuti, Tutik; Abdullah, Rezkiani; W. U, J. Nugrahaningtyas
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i2.32

Abstract

Abstrak Kualitas seorang anak dapat dinilai dari proses tumbuh kembang. Proses tumbuh kembang merupakan hasil interaksi faktor genetik dan faktor lingkungan. Banyaknya kegagalan dalam pengasuhan anak terkadang disebabkan oleh sebagian orang tua tidak tahu bagaimana cara mengasuh yang tepat. Berdasarkan studi pendahuluan pada 10 ibu yang mempunyai balita usia 24-59 bulan didapatkan hasil 5 orang tua anak menerapkan pola asuh demokratis dan mengalami perkembangan yang pesat, 4 orang tua anak menerapkan pola asuh otoriter hingga mengalami keterlambatan dalam perkembangannya, dan 1 orang tua anak menerapkan pola asuh permisif dan kurang matang dalam perkembangannya. Mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan anak terhadap perkembangan psikomotorik pada balita usia 24-59 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Depok II Condongcatur Sleman Yogyakarta tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain Deskriptif Analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah orang tua yang mempunyai balita usia 24-59 bulan sejumlah 43 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Kendall Tau. Hasil uji statistik dengan menggunakan Kendall Tau diperoleh p-value = 0,003. Maka ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan psikomotorik balita pada usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Depok II Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan psikomotorik balita pada usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Depok II Caturtunggal Depok Sleman Yogyakarta.
PENGARUH PIJAT OKSITOSIN TERHADAP WAKTU PENGELUARAN KOLOSTRUM PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOJA Purnamasari, Arum
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.91

Abstract

Angka Kematian bayi dapat ditekan dengan pemberian ASI secara dini. Ibu nifas terutama primipara seringkali ASInya hanya keluar sedikit sampai hari ke-3 setelah melahirkan. Hal ini membuat ibu cemas dan takut anaknya tidak cukup ASI. Kelancaran kolostrum dapat distimulasi salah satu caranya adalah dengan pijat oksitosin. Studi pendahuluan menyebutkan 2 ibu mengatakan 2 hari setelah melahirkan ASI nya baru keluar, 2 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-3 dan 1 ibu mengatakan ASI keluar pada hari ke-4 sehingga bayinya diberikan susu formula. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum. Penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan jenis Post test only with control group design. Populasi penelitian yaitu semua ibu nifas primipara 2 jam post partum. Sampel diambil dengan Axcidental Sampling. Analisis data yaitu analisis univariat dan bivariat menggunakan mann whitney. Hasil penelitian waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post partum yang tidak dilakukan pijat oksitosin adalah > 1,5 hari, yang dilakukan pijat oksitosin < 1,5 hari. Kesimpulannya ada pengaruh pijat oksitosin terhadap waktu pengeluaran kolostrum pada ibu post pertum. Saran penelitian diharapkan dapat memberikan informasi kepada ibu post partum agar melakukan pijat oksitosin untuk meningkatkan produksi ASI.
HUBUNGAN PELAKSANAAN ROOMING IN DENGAN PERILAKU BONDING ATTACHMENT PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH BERSALIN PELITA Oktiningrum, Mudy
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.152

Abstract

Ibu pasca persalinan memerlukan perawatan, baik secara fisik maupun psikologis rooming in merupakan satu cara perawatan, dimana ibu dan bayi tidak dipisahkan, namun ditempatkan dalam satu ruang. Proses rawat gabung ini mengajari ibu cara-cara merawat bayi. Perilaku ibu yang merawat bayinya sendiri dapat menciptakan ikatan batin antara ibu dan bayi (bonding attachment). Hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan menyebutkan di RB Pelita sudah diterapkan sistem rawat gabung pada ibu pasca persalinan. Berdasarkan observasi dan wawancara yang dilakukan pada ibu pasca persalinan, banyak dari ibu yang belum mengerti arti pentingnya rawat gabung. Perilaku bonding attachment yang diberikan ibu pada bayi terlihat masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan pelaksanaan rawat gabung dengan perilaku bonding attachment ibu di RB Pelita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 65 ibu pasca persalinan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner dan observasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji statistikchi square. Hasil penelitian yang diperoleh terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan rawat gabung dengan perilaku bonding attachment, dengan p-value 0.000 pada α = 0.05 dan Ho ditolak. Perlunya peningkatan dukungan dari bidan dan keluarga kepada ibu dalam proses rawat gabung sehingga tercipta perilaku bonding attachment yang baik.
LITERATUR REVIEW: TERAPI NONFARMAKOLOGI TERHADAP DEPRESI POSTPARTUM Jannah, Nurul; Septiani, Siti; Praptomo, Agus Dodi; Adhetian, Siraj Bugar; Novrian, Ardi; Sugiarti, Rini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.218

Abstract

Depresi yang terjadi pada masa pasca melahirkan ini merupakan suatu gejala ketidaknormalan suasana hati, biasanya terjadi diantara 2-6 minggu pasca persalinan. Gejala seperti rasa tertekan, merasa kehilangan pada ketertarikan, terjadi gangguan pada pola makan, tidak dapat tidur, gejala lelah fisik, merasa seperti tidak berguna, gangguan konsentrasi dan bunuh diri. Perlu pencegahan keadaan yang lebih parah. Penanganan bersama keluarga dan Nakes. Terapi non-farmakologis menjadi alternatif pencegahan dan penanganan kejadian depresi ibu pascapartum. Penelaahan Jurnal di Pubmed, Google Scholar Sciece Direct dengan syarat waktu publikasi jurnal antara 5-10 tahun terakhir, desain RCT dan quasi eksperimental, responden ibu pascapartum depresi sedikitnya 20 ibu nifas. Studi primer yang diambil sebanyak 15 jurnal dan terdapat beberapa penatalaksanaan pencegahan depresi pada ibu pascapartum diantaranya adalah terapi Massage, Back massage, Meridian accupoints massage, Aromatherapy, Facial touch (totok Wajah), Yoga Postnatal, Terapi murrotal Al-Qur’an, Body massage, Exercise and wellness Interventions, Massage Terapi SMARTER atau Spiritual Management of Relaxation Therapy, massage terapi Effleurage, Progressive muscle relaxation, Hypnobreastfeeding, Cognitif Behavior Therapi (CBT). Penatalaksanaan terapi nofarmakologi tersebut terbukti secara ilmiah mempunyai dampak postif dalam mencegah serta mengurangi kejadian depresi pada ibu pascapartum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG RESIKO PERNIKAHAN DINI DENGAN KEINGINAN MELAKUKAN PERNIKAHAN DINI Setiawati, Erna
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.18

Abstract

Pernikahan dini yang merupakan budaya nenek moyang pada zaman dahulu pada era saat ini terulang kembali, jika pada zaman dahulu orang tua menginginkan anaknya untuk menikah muda saat ini banyak yang orang tua yang justru tidak menghendaki anaknya untuk menikah muda.Jika zaman dulu orang tua ingin anaknya menikah muda dengan berbagai alasan, tetapi kalau sekarang banyak remaja yang dengan kemauannya sendiri ingin menikah dini.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan remaja putri tentang risiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Penelitian ini adalah penelitian korelasi dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 100 remaja di SMK Kanisius Ungaran Kabupaten Semarang dan sampel diambil dengan tehnik total sampling. Instrumen yang digunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang resiko pernikahan dini dalam kategori cukup sebesar 76 remaja ( 76%), hanya sebagian kecil remaja yaitu 5 remaja (5%) yang memiliki keinginan untuk melakukan pernikahan dini. Berdasarkan hasil non parametric correlations dengan menggunakan uji kendall’s tau didapat nilai p-value = 0,392>α (0,05). Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara pengetahuan remaja tentang resiko pernikahan dini dengan keinginan untuk melakukan pernikahan dini
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN BAGI BALITA GIZI KURANG SESUAI DENGAN KEPMENKES RI NO. HK.01.07/MENKES/4631/2021 DI DESA DELIK KECAMATAN TUNTANG KABUPATEN SEMARANG Lestari, Retnaning Muji; Winatasari, Diah; Nurfieni, Amrin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.264

Abstract

Balita gizi kurang memiliki dampak pada perkembangan anak yaitu berpengaruh terhadap kesehatan mereka secara keseluruhan, perkembangan kognitif, sistem kekebalan tubuh, dan bahkan produktivitas mereka di kemudian hari. Salah satu kebijakan yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan Pemberian Makanan Tambahan pada Balita. Dalam program Pemberian Makanan Tambahan terdapat petunjuk teknis pengelolaan pemberian makanan tambahan agar mendapatkan hasil yang optimal yaitu tercantum dalam Kepmenkes RI Nomor HK.01.07/menkes/4631/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan pemberian makanan tambahan bagi Balita gizi kurang dan ibu hamil kurang energi kronis. Tujuan penelitian untuk mengetahui Implementasi kebijakan pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang di Desa Delik, Kecamatan Tuntang Kab. Semarang. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian yaitu deskriptif analitis, analisis data secara kualitatif. Pemerintah Desa Delik telah melakukan pengelolaan pemberian makanan tambahan secara tepat sesuai dengan arahan kebijakan Kepmenkes RI Nomor HK.01.07/menkes/4631/2021 tentang petunjuk teknis pengelolaan pemberian makanan tambahan bagi balita gizi kurang dan ibu hamil kurang energi kronis. Hasil yang didapatkan dari pemberian makanan tambahan menunjukkan adanya perbaikan gizi dengan adanya peningkatan berat badan, meskipun belum dapat dikaregorikan status gizi baik.
Hubungan Sumber Informasi dan Peran Orang Tua terhadap Perilaku Pencegahan Keputihan pada Remaja Putri di SMK N 3 Kota Bengkulu Yanti, Loly Novriza; Ningsih, Dewi Aprilia; Effendi, S
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.52

Abstract

Keputihan masalah yang perlu memperoleh perhatian yang serius karena mengindikasikan adanya masalah yang berhubungan dengan organ seksual wanita dan seringkali mengganggu aktifitas. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan sumber informasi dan peran orang tua terhadap perilaku pencegahan keputih an pada remaja putri di SMKN 3 Kota Bengkulu. Metode yang digunakan adalah Descriptif Correlational dengan rancangan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Siswi kelas X dan XI di SMKN 3 kota Bengkulu pada bulan Mei-Juni 2018 sebanyak 719 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah stratifikasi random sampling sebanyak 88 sampel. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate dengan uji chi square dan Contingency Coefficient (C). Hasil penelitian didapatkan dari 88 orang siswi di SMKN 3 kota Bengkulu terdapat 50 orang (56,8%) yang unfavorable, 45 orang (51,1%) yang orang tuanya tidak berperan dalam pencegahan keputihan pada remaja, 42 orang (47,7%) yang mempunyai perilaku kurang baik dalam pencegahan keputihan. Terdapat hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri di SMKN 3 kota Bengkulu dengan kategori hubungan sedang; (4) Terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan perilaku pencegahan keputihan pada remaja putri di SMKN 3 kota Bengkulu dengan kategori hubungan sedang. Diharapkan pihak sekolah dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan siswi tentang pentingnya menjaga dan merawat kesehatan reproduksi.