cover
Contact Name
Atik Maria
Contact Email
atikmaria41@yahoo.co.id
Phone
+6285640183897
Journal Mail Official
lp2makbidarrum@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pondok Joko Tingkir Lor No. 5 Salatiga
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga
ISSN : 25283685     EISSN : 25983857     DOI : https://doi.org/10.36409/jika
Core Subject : Health,
The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga has a pISSN: 2528-3685 and eISSN: 25-98-3857. This journal as a facility of academic facilities in doing tri darma college in research field. The Journal Scientific Health of Ar-Rum Salatiga received various articles / texts in the form of relevant original research results, case reports, meta-analysis with the health sector. Script selection is published in The Journal Scientific Health of Ar Rum Salatiga using a peer-reviewed system, published twice a year in August and February.
Articles 301 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PERILAKU SWAMEDIKASI DISMENOREA PADA SISWI SMA N 1 SUSUKAN Putri, Annisa Sekar Fibriyan; Azani, Elia; Sutarmanto, Edi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i2.221

Abstract

Nyeri menstruasi atau kram menstruasi adalah istilah lain untuk dismenorea. Penggunaan obat-obatan oleh seseorang untuk mengobati gejala atau penyakit mereka dikenal sebagai swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat pengetahuan, perilaku, dan korelasi antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi dismenorea pada siswi SMA N 1 Susukan. Penelitian ini dilakukan melalui survei deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Susukan, Kec. Susukan, Kab. Semarang. Dalam penelitian ini, sebagian populasi diambil sebagai sampel. Pengambilan sampel ini dilakukan secara "random sampling", dan rumus slovin digunakan untuk menentukan perkiraan besar sampel. Nilai uji normalitas Shapiro-Wilk menghasilkan data yang tidak memiliki distribusi normal, dengan tingkat signifikansi untuk ambang batas dari 0.000 < 0.05 dan tingkat perilaku dari 0,008 0,05. Diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,261 artinya tingkat kekuatan korelasi atau hubungannya cukup kuat. Uji statistik dilakukan menggunakan uji korelasi spearman rank Sig. (2-tailed) sebesar 0,015, artinya ada hubungan signifikan antara variabel pengetahuan dengan perilaku. Koefisien korelasi 0,261, yang menunjukkan bahwa hubungannya cukup kuat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MOTIVASI KADER POSYANDU DALAM PELAKSANAAN SENAM HAMIL Sukmawati, Ellyzabeth
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v3i1.22

Abstract

Abstrak Salah satu upaya untuk menurunkan Angka Kematian dan kesakitan ibu adalah dengan memperluas cakupan pelayanan Antenatal Care (ANC) salah satunya dengan pelaksanaan senam hamil. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan kader posyandu tentang senam hamil dengan motivasi kader posyandu dalam pelaksanaan senam hamil. Jenis penelitian ini adalah menggunakan non eksperimental dengan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kader posyandu di Kesugihan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 33 kader posyandu. Uji analisis data menggunakan analisis statistik Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kader posyandu tentang senam hamil dengan motivasi kader posyandu dalam pelaksanaan senam hamil dengan kategori baik 23 orang (69,7%), tidak baik 1 orang (3,0%). Motivasi kader dalam pelaksanaan senam hamil paling banyak dengan kategori kuat yaitu 18 orang (54,5%) dan yang kurang 4 orang (12,2%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan rank spearman didapatkan rho=0,612 dan  value 0,000. Jika taraf kesalahan yang ditetapkan sebesar 5% maka  value
PENINGKATAN KEMAMPUAN PRESTASI BELAJAR, MOTIVASI BELAJAR DAN SOFTSKILL MELALUI IMPLEMENTASI INOVASI PEMBELAJARAN PROJECT CITIZEN DALAM MATA KULIAH PENGANTAR ASUHAN KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN PANTI WILASA SEMARANG Susilowati, Endang
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i2.86

Abstract

Tenaga bidan profesional pada tingkat Ahli Madya harus memiliki kemampuan sebagai care provider, community leader, communicator, decision maker, dan manager. Belum terintegrasinya soft skill/karakter dalam bentuk pendidikan karakter dalam setiap perkulihan. Proses pembelajaran masih menitik beratkan pada pencapaian kompetensi hard skill sehingga menjadikan lulusan kompeten di kognitifnya. Belum banyak institusi pendidikan kebidanan yang menggunakan Project Citizen menjadi salah satu metode dalam mengembangkan karakter mahasiswa. Penelitian ini tentang inovasi pembelajaran Project Citizen untuk meningkatkan kemampuan soft skill/karakter mahasiswa kebidanan dalam mata kuliah Pengantar Asuhan Kebidanan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas pada 12 mahasiswa semester II Akademi Kebidanan Panti Wilasa dalam mata kuliah pengantar asuhan kebidanan dengan pokok bahasan konsep kebidanan sebagai dasar dalam praktik kebidanan, selama 8 minggu. Prestasi belajar mahasiswa terdapat peningkatan 66 % dan motivasi belajar 20,17%. Nilai karakter mahasiswa meningkat 66,67% pada nilai karakter mandiri, dan nilai kreatif meningkat 22,25%. Terdapat korelasi positif antara nilai-nilai karakter dengan motivasi belajar dengan kekuatan korelasi yang kuat. Tidak terdapat korelasi antara nilai-nilai karakter dengan prestasi belajar, motivasi belajar dengan prestasi belajar. Prestasi belajar, motivasi belajar karakter mandiri dan kreatif mahasiswa mengalami peningkatan. Korelasi positif dan bermakna terjadi antara motivasi belajar dengan nilai softskill mahasiswa dengan kekuatan korelasi kuat.
FAKTOR DETERMINAN MENOPAUSE PREKOKS DI KECAMATAN KALIWUNGU SELATAN KOTA KENDAL Dewi, Ratih Kumala
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i2.149

Abstract

Separuh dari semua wanita berhenti menstruasi antara usia 45-55 tahun, seperempat berhenti pada umur sebelum 45 tahun atau disebut dengan menoupose dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian menopause prekoks. Jenis penelitian ini bersifat Deskriptif korelatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional ,instrument penelitian menggunakan kuisioner dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang, lokasi pada penelitian ini adalah Puskesmas Kaliwungu Selatan Kota Kendal. Analisis data yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian diperoleh proporsi Paritas Primipara lebih beresiko 52,8%, pekerjaan mayoritas bekerja 61,1%, riwayat KB non hormonal mayoritas 72,7%, Riwayat kesehatan mayoritas memiliki riwayat penyakit 8,3% . hasil analisis bivariat bahwa ada hubungan paritas dengan kejadian menopause prekoks (p=0,002), ada hubungan pekerjaan dengan kejadian menopause prekoks (p=0,002) dan riwayat kesehatan berhubungan dengan kejadian menopause prekoks (p=0,006). Peneliti menyarankan agar tenaga kesehatan dapat memberikan penyuluhan tentang menopouse prekoks untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas kesehatan ibu dengan menopouse prekoks.
LITERATUR REVIEW PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENURUNAN KADAR BILIRUBIN Atik, Nur Sri; Susilowati, Endang; Kristinawati, Kristinawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.201

Abstract

Peningkatan kadar bilirubin atau hiperperbilirubinemia merupakan masalah yang sering terjadi pada bayi baru lahir terlebih bayi dengan berat lahir rendah dengan penyebab multi faktor. Pewarnaan kuning pada sklera, kulit dan membran mukosa merupakan gejala klinis yang umum terjadi. Penanganan hiperbilirubinemia menggunakan beberapa terapi standar yaitu foto terapi, transfusi tukar atau kombinasi foto terapi dan transfusi tukar serta pijat bayi untuk mencegah terjadinya encephalopathy atau kernicterus. Pijatan yang diberikan pada bayi dapat meningkatkan fungsi pencernaan melalui peningkatan intake nutrisi dan eliminasi. Hal ini dapat meningkatkan fungsi pencernaan melalui peningkatan intake nutrisi dan eliminasi. Tujuan literature review ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap penurunan kadar bilirubin pada bayi yang mengalami hiperbilirubinemia. Metode yang digunakan adalah literature review yang didapatkan dari 6 artikel melalui google scholar, garuda dalam rentang tahun 2016- 2022. Hasil dari literature review diketahui bahwa pjat bayi yang diberikan pada bayi dengan kadar bilirubin tinggi menunjukan ada penurunan yang lebih besar dibandingkan dengan bayi yang diberikan penanganan sesuai standar fototerapi. Kesimpulannya pijat bayi dapat dijadikan salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan ekskresi bilirubin, sehingga durasi fototerapi dapat dipersingkat dan komplikasi hyperbilirubinemia yang mungkin terjadi dapat dihindari.
HUBUNGAN FREKUENSI PEMERIKSAAN KEHAMILAN, KONSELING LAKTASI DENGAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI DESA SAMBI REJO KABUPATEN SEMARANG Agustina, Elly
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v2i2.13

Abstract

Penyebab kematian terbanyak pada bayi dan anak adalah pneumonia, diare dan penyakit menular atau kekurangan gizi. Salah satu upaya untuk mencegah kematian dengan pemberian nutrisi yang baik dan air susu ibu (ASI) eksklusif. Cakupan Pemberian ASI eksklusif belum mencapai Standart Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan yaitu sebesar 80 %. Faktor pelayanan kesehatan sangat berperan terhadap praktik pemberian ASI eksklusif. Dari faktor pelayanan kesehatan tersebut, faktor pemeriksaan kehamilan dan konseling laktasi perlu diintervensi karena dengan pemeriksaan kehamilan terjadi kontak antara petugas kesehatan dan ibu hamil sehingga konseling laktasi dapat diberikan dan dapat meningkatkan pengetahuan tentang ASI eksklusif. Desain Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross, sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 33 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner untuk mengetahuai frekuensi pemeriksaan kehamilan, konseling laktasi dan pemberian ASI eksklusif. Analisis data yang digunakan yaitu analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pemeriksaan kehamilan tidak lengkap, konseling laktasi tidak dilakukan dan pemberian ASI eksklusif hanya sebesar 30,3 %. Konseling informasi dan edukasi tentang ASI eksklusif sangat dibutuhkan oleh ibu pada saat kehamilannya sehingga dapat meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Disarankan untuk tenaga kesehatan terutama bidan untuk memantau dan meningkatkan pengetahuan tentang ASI Eksklusif melalui konseling pada saat pemeriksaan kehamilan.
ANALISIS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2024 PASAL 15 TENTANG PENYELENGGARAAN KESEJAHTERAAN IBU DAN ANAK TERHADAP PENDAMPINGAN IBU HAMIL RESIKO TINGGI DALAM UPAYA MENURUNKAN AKI DI WILAYAH DINAS KESEHATAN KOTA SALATIGA Winatasari, Diah; Lestari, Retnaning Muji; Darmanto, Darmanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v9i2.260

Abstract

Kehamilan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menyebabkan ibu hamil dan bayi menjadi sakit atau meninggal sebelum kelahiran berlangsung. Undang-Undang Kesehatan Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu Dan Anak Pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan. Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan kegiatan pendampingan ini sebagai langkah pemberdayaan masyarakat, supaya masyarakat mau dan mampu memberikan edukasi kepada ibu hamil risti di daerahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Dinas Kesehatan Kota Salatiga melakukan Implementasi terhadap Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu Dan Anak Pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan. Pendekatan penelitian ini adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitiannya deskriptif analitis, analisis datanya kualitatif. Kegiatan pendampingan ibu hamil di wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga adalah sejumlah 50 ibu hamil resiko tinggi di wilayah Dinas Kesehatan Kota Salatiga, kegiatan pendampingan ini melibatkan kader KSI, mahasiswa dan dosen Prodi Diploma Tiga Kebidanan STIKES Ar-Rum. Pendampingan dimulai dari bulan Mei sampai September tahun 2024 dimana kegiatan pendampingan ini dilaksanakan selama 5 kali kunjungan selama 5 bulan dengan melakukan pendampingan dan kunjungan ke rumah ibu hamil dengan resiko tinggi. Sebanyak 61,2% kehamilan berakhir dengan operasi normal atau caesar, 45% belum melahirkan, dan 37,7% mengalami aborsi atau kematian janin dalam kandungan, yang merupakan 2% dari total angka kematian ibu. Berdasarkan hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan pendampingan ibu hamil dengan resiko tinggi dapat dikatakan berhasil dalam menurunkan AKI di wilayah Kota Salatiga.
Peran Posyandu Remaja terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja di Kota Tanjungpinang Afritia, Mia; Rahfiludin, M Zen; Dharminto, Dharminto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v4i1.58

Abstract

Permasalahan kesehatan remaja seperti hamil, aborsi dan lain sebagainya masih banyak ditemui sebagai akibat dari kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi. Perubahan fisik, psikologi dan sosial merupakan masa yang harus dilewati para remaja. Bila remaja dipersiapkan dalam melewati proses perubahannya diharapkan dapat membantu masalah kesehatan yang ada khususnya untuk mengurangi angka kematian ibu. Posyandu remaja hadir dalam rangka membantu remaja menghadapi permasalahannya yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perbedaan perilaku kesehatan reproduksi remaja yang mengikuti dan yang tidak mengikuti posyandu Remaja di Kota Tanjungpinang. Penelitian ini adalah penelitian Analitik kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuisioner yang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2019 dan subjek penelitian ini adalah remaja yang mengikuti dan yang tidak mengikuti posyandu remaja berjumlah 72 responden. Analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis statistik menggunakan uji Mann whitney untuk melihat perbedaan perilaku (pengetahuan, sikap dan praktik) kesehatan reproduksi dari dua kelompok tersebut. Terdapat perbedaan pada pengetahuan (p-Value=0,000) dan praktik (p-Value=0,035) namun tidak terdapat perbedaan sikap (p-Value=0,843).
ANALISIS FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEJADIAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN Septiyaningsih, Rochany; Yunadi, Frisca Dewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v6i1.126

Abstract

Anemia dalam kehamilan disebut “potential danger to mother and child”. Dampak anemia dalam kehamilan dapat terjadi abortus, persalinan prematur, hambatan tumbuh kembang janin dalam rahim, perdarahan antepartum, ketuban pecah dini (KPD), gangguan his, kala pertama berlangsung lama dan terjadi partus lama, perdarahan, infeksi purperium dan pengeluaran ASI berkurang. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya anemia dalam kehamilan diantaranya paritas, umur, tingkat pengetahuan, status ekonomi, tingkat pendidikan dan kepatuhan minum tablet Fe. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko anemia pada ibu hamil. Metode penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik accidental sampling sejumlah 60 ibu hamil. Analisis bivariat menggunakan Chi Square dan multivariat menggunakan Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang bermakna secara statistik antara faktor umur ibu (p-value: 0,000), paritas (p-value: 0,011), pengetahuan (p-value: 0,020), status gizi (p-value: 0,021) dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe (p-value: 0,040) dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian anemia pada ibu hamil adalah faktor status gizi (p-value: 0,025). Kesimpulan: Ada hubungan yang bermakna secara statistik antara faktor umur ibu, paritas, pengetahuan, status gizi dan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil dan faktor yang paling berpengaruh adalah faktor status gizi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKOLILO I Utari, Utari; Maharani, Kristina; Juwariyah, Siti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v8i1.191

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang dapat digunakan dengan efektivitas hingga bertahun-tahun. Penggunaan MKJP di Kabupaten Pati pada 2021 berada diperingkat ke dua terendah se-Jawa Tengah. Program keluarga berencana mengalami penurunan penggunaan kontrasepsi modern disebabkan rendahnya pengetahuan pasangan muda dan kurangnya akses informasi mengenai alat kontrasepsi. Sebagian besar suami tidak memiliki pengetahuan cukup tentang kontrasepsi. Pemahaman kontrasepsi yang baik sangat dibutuhkan sebagai komponen yang merujuk pada dukungan diberikan oleh suami sebagai Pasangan Usia Subur (PUS). Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan hubungan dukungan suami terhadap pemilihan MKJP di Wilayah Kerja Puskesmas Sukolilo I. Jenis penelitian Deskriptif Analitik menggunakan metode survey melalui kuesioner dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh PUS akseptor KB aktif MKJP sebanyak 907 PUS, setelah dilakukan perhitungan dengan rumus didapatkan hasil sampel sebesar 90 yang diambil dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengambilan dengan menggunakan tabel bilangan acak. Hasil uji statistik Spearman Rho diperoleh p=0,015 (α≤0,05) dan keeratan korelasi didapatkan r=0,256. Hasil tersebut berarti ada hubungan antara dukungan suami terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Uji Spearman’s Rho juga menganalisis tingkat keeratan hubungan dan arah hubungan, didapatkan bahwa antar variabel memiliki keeratan hubungan yang cukup dan arah hubungan yang positif.