cover
Contact Name
Nailufar Firdaus
Contact Email
nay.amity@gmail.com
Phone
+6282132977772
Journal Mail Official
lppmnhm@yahoo.com
Editorial Address
JL.RE Martadinata No. 45 Bangkalan Madura
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
NURSING UPDATE JURNAL ILMIAH ILMU KEPERAWATAN
ISSN : 20855931     EISSN : 26232871     DOI : https://doi.org/10.36089/nu
Core Subject : Health, Science,
NURSING UPDATE is the official peer-reviewed research journal of the Nursing Science, and is devoted to publication of a wide range of research that will contribute to the body of nursing science and inform the practice of nursing, nursing education, administration, and history, on health issues relevant to nursing, and on the testing of research findings in practice.
Articles 792 Documents
Perbedaan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Masyarakat sebelum dan sesudah diberikan modul tentang pertolongan pertama luka bakar di rural area Hasiseh, Hasiseh; Ekaprasetia, Feri; Darotin, Rida
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2137

Abstract

Latar Belakang: Luka bakar merupakan suatu trauma yang terjadi sebagai akibat dari aktivitas manusia dalam rumah tangga, industri, traffic accident, maupun bencana alam. Pengetahuan dan sikap masyarakat banyak yang belum mengetahui cara penanganan luka bakar khusunya di rural area. Rural area atau pedesaan merupakan suatu masyarakat yang tinggal di suatu pedesaan yang penduduknya masih terbilang sulit dijangkau dan jauh dari perkotaan, sehingga tidak sedikit warga yang masih menggunakan pasta gigi, mentega, minyak, dan masih banyak lagi anggapan dan kepercayaan yang selama ini diyakiti oleh warga. Penanganan luka bakar harus dilakukan dengan tepat dan benar, untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat yaitu menggunakan modul tentang pertolongan pertama luka bakar. Pengetahuan dan sikap masyarakat merupakan faktor utama yang dapat menentukan keselamatan seseorang yang tengah mengalami luka bakar, akan tetapi jika melihat fakta dilapangan pada masyarakat di Rural area, menunjukan bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara dalam pertolongan pertama luka bakar. Metode: Penelitian ini Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Pre eksperimental design one group prettest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada bulan januari 2024, lokasi penelitian Dusun Krajan Rt.01/Rw.05 Desa karangbayat sumberbaru jember dengan jumlah populasi 44 , sampel pada penelitian ini menggunakan teknik total sampling yaitu 44 sampel. Intrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan kuesioner. Hasil: berdasarkan hasil uji Wilcoxon tingkat pengetahuan p-value = 0,000 < 0,05 dan hasil uji sikap p-value = 0,000 < 0,05. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap masyarakat sebelum dan sesudah diberikan modul tentang pertolongan pertama luka bakar di Rural area.
Penerapan Range Of Motion (ROM) Pasif Dalam Gangguan Mobilitas Fisik Pada Pasien Stroke Non Hemoragik Puspitasari, Dian Ayu; Eka P.U, Julvainda
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2138

Abstract

Latar belakang: Stroke merupakan salah satu penyakit yang mengenai sistem persyarafan. Stroke terjadi ketika pasokan darah ke otak mengalami gangguan, akibat sebagian sel-sel otak mengalami kematian karena sumbatan atau pecahnya pembuluh darah menuju otak (Andriani et al. 2022). Stroke Non Hemoragik disebabkan oleh adanya penyumbatan dalam pembuluh darah yang menyebabkan berkurangnya suplai darah ke otak.Tujuan: melakukan Asuhan Keperawatan Pada pasien stroke dengan pemberian terapi ROM (Range Of Motion) Pasif Dalam Gangguan Mobilitas Fisik di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Metode: Peneliti menerapkan metode pengumpulan data yaitu melakukan studi pendahuluan, melaksanakan kontrak waktu dengan perawat, pasien dan keluarga, menjelaskan tentang teknik ROM pasif. Subyek dalam studi kasus ini yaitu dua pasien yang memiliki kasus stroke Hasil: Pada studi kasus ini pelaksanaan keperawatan hanya berfokus pada satu masalah keperawatan yaitu masalah hambatan mobilitas fisik dan berfokus pada tindakan ROM pasif. Kesimpulan: Penerapan teknik ROM pasif pada pasien Tn.H dilakukan diekstermitas bagian kanan, penerapan teknik ROM pasif pada pasien Tn.S dilakukan diekstermitas bagian kiri yang hasilnya terdapat peningkatan kekuatan otot pasien Tn.H dan Tn.S.
Efektifitas Model Pembelajaran Mandiri Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Pertolongan Pertama Pada Anggota Palang Merah Remaja Wira Pae, Kristina; Wulan Purnama Sari, Ni Putu
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2140

Abstract

Palang Merah Remaja (PMR) Wira adalah generasi muda yang menjadi salah satu kader kesehatan yang dikembangkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI). Mereka harus dilatih dan dibekali ilmu pengetahuan tentang pertolongan pertama sebelum melaksanakan peran dan fungsinya dalam kegiatan Tri Bhakti, karena mereka merupakan bagian dari masyarakat yang bisa saja menjadi penolong pertama pada kejadian kewatdaruratan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektifitas metode pembelajaran mandiri terhadap peningkatan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada PMR Wira. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pra-eksperimental dengan desain penelitian the one group pretest-posttest. Sample penelitiannya sebanyak 21 orang yang didapatkan melalui convenience sampling. Hasil dari penelitian ini adalah nilai p = 0,000 dapat disimpulkan bahwa metode belajar mandiri efektif digunakan untuk meningkatkan pengetahuan tentang pertolongan pertama pada anggota PMR Wira.
Hubungan Antara Asupan Energi dengan Status Gizi Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo Zahra, Az; Harleli, Harleli; Mochtar, Febriana
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2145

Abstract

Energy intake is derived from consuming macronutrients: energy adequacy and balance influence nutritional status. This quantitative research examined the correlation between energy intake and the nutritional status of final-year students at the Faculty of Engineering, Universitas Halu Oleo. Analytical observational method with a cross-sectional approach were employed to analyze the data obtained from 85 students who were sampled using the stratified random sampling. Energy intake data was collected through direct interviews using the semi-quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ), as well as height and weight measurements. Bivariate analysis was conducted using the Spearman Rank correlation test with α = 0.05. The results showed that energy intake was positively associated with nutritional status (p=0.000, r=0.491). Based on the results of this research, students must ensure the adequacy of their nutrient intake to achieve ideal nutritional status.
HUBUNGAN DEPRESI DENGAN GANGGUAN FUNGSI KOGNITIF PASIEN STROKE Mufidah, Nisfil; Wahyudi, Rahmad; Sulistyawati, Wiwin; Zahroh, Fatimatus
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2147

Abstract

Stroke is a leading cause of death and disability, and stoke survivors are at risk for cognitive impairment. Preliminary studies indicate a high incidence if cognitive impairment among stroke patients at ANNA Medika Madura Hospital. The purpose of this study is to examine the relationship between depression and cognitive function in patiens with stroke, The study utilitiez a cross-sectional design wiht a population of 94 stroke patients at ANNA Medika Madura Hospital, from which 76 respondents were selected using pusposive sampling. Spearman Rank Correlation used to data analyzed. The independent variabe is depression, and the dependent variable is cognitive function. Instrumen used in this study iclude the Hamilton Depression Rating Scale (HDRS) and MMSE. The analysis revealed that a minority of respondents, 28 individuals (36.8%), were not depressed. Spearman rank test, with a p value of 0.001, indicated a significant relationship between depression and cognitive performance. This suggests a significant relationship between depression and cognition in stroke survivors. Suggestions for researchers are expected to further expand research on cognitive function factors in stroke by adding several other variables
IMPLEMENTASI TAPID WATER SPONGEPADA ANAK DENGAN INDIKASI DEMAMDI UNIT ANAK Febrianti, Nelly; Isti D, Elisabeth
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2149

Abstract

Demam merupakan suatu kondisi dimana suhu tubuh mencapai lebih dari 37,5°C. Anak merupakan kelompok paling rentan terkena demam sebagai gejala awal pada berbagai penyakit khususnya penyakit infeksi di hampir semua daerah endemik. Insidensi demam banyak terjadi pada anak usia 5-19 tahun. Tepid Sponge Water adalah sebuah teknik kompres hangat yang menggambungkan teknik kompres blok pada pembuluh darah supervisial dengan teknik seka bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh. Metode yang dilakukan oleh penulis adalah melakukan tapid water sponge pada ketiga anak yang memiliki gejala demam dan usia yang berbeda. Hasil pengamatan pada ketiga pasien anak adanya pengaruh metode tindakan Tapid water sponge dalam meunrunkan demam pada anak. Saran diharapkan tidak melupakan terapi non farmakologi untuk menurunkan suhu tubuh anak dan metode TSW ini dapat dipertimbangan sebagai tindakan rutin untuk menurunkan demam
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DHF DENGAN MASALAH HIPERTERMIA MELALUI PEMBERIAN KOMPRES AIR HANGAT DI UNIT PENYAKIT DALAM Delicia, Ananda; Apriyanti, Apriyanti; Dwi S., Yovita
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue merupakan salah satu penyakit menular yang sering menimbulkan wabah dan menyebabkan kematian. Penyakit DHF adalah penyakit infeksi oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegypti, dengan ciri demam tinggi mendadak disertai manifestasi perdarahan dan bertendensi menimbulkan renjatan (syok) dan kematian. Tujuan: pengamatan yang dilakukan penulis bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang Asuhan Keperawatan pada pasien DHF dengan masalah utama Hipertermia melalui pemberian Kompres Air Hangat di Unit Penyakit Dalam . Metode: yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptive study, dimana penulis menggambarkan pengelolaan kasus dalam mengaplikasikan evidence based nursing practice dengan menggunakan pendekatan proses keperawatan. Pengamatan ini dilaksanakan di Unit Penyakit Dalam, waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni 2024. Pengkajian dilakukan pada 4 orang pasien yang memiliki diagnosa medis yang sama yaitu DHF (Dengue Haemorragic Fever) dengan masalah keperawatan utama hipertermia. Pada tahap perencanaan ditemukan persamaan tindakan berupa kompres air hangat. Hasil: kajian dapat disimpulkan bahwa pemberian kompres air hangat pada pasien dengan DHF sangat memberikan efektifitas yang baik untuk menurunkan hipertermia.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kesehatan Balita dengan Partisipasi Kunjungan Posyandu Balita di Praktik Mandiri Bidan Sary Rahayu, S.ST Tahun 2024 Saniati, Khairulisni; Fitri Yati, Asri; Chairunnisa, Miftah
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anak di bawah 5 tahun atau yang sering disebut dengan balita adalah periode usia manusia setelah bayi. Pada saat ini terdapat proses tumbuh dan kembang pada periode 5 tahun pertama kehidupan (0 bulan sampai dengan 59 bulan) yang merupakan “masa keemasan” (golden age) sehingga memiliki pengaruh dalam kehidupan mereka di saat mendatang baik secara fisik, mental, ataupun perilaku (Kemenkes RI, 2014). Berdasarkan data cakupan kunjungan posyandu balita di Kabupaten Sintang (2021) jumlah posyandu balita aktif per kabupaten/kota tahun 2020 di Kabupaten Sintang yang mendapatkan pelayanan kesehatan balita sebesar 73% dari jumlah keseluruhannya. Pada tahun 2021 data cakupan kunjungan balita di Kabupaten Sintang tertinggi ada di wilayah Kemangai dengan data sebesar 75.40% sedangkan yang terendah ada di wilayah Sepauk sebesar 25.75% dan wilayah Sungai Durian sebesar 29.26% (Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, 2021). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan balita dengan partisipasi kunjungan posyandu balita di Praktik Mandiri Bidan Sary Rahayu, S.ST Tahun 2024. Metode Penelitian: Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Teknik sampel penelitian menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah 55 responden. Teknik analisis statistic yang digunakan adalah uji chi square. Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan balita dengan partisipasi kunjungan posyandu balita di Praktik Mandiri Bidan Sary Rahayu,S.ST tahun 2024 dengan p-value sebesar 0.007 < 0.05. Sedangkan untuk nilai odds ratio (OR) 6.000 yang artinya responden dengan tingkat pengetahuan kurang baik memiliki resiko 6 kali lebih besar memiliki partisipasi kunjungan posyandu balita tidak baik daripada responden dengan tingkat pengetahuan baik. Kesimpulan: Ada hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan balita dengan partisipasi kunjungan posyandu balita di Praktik Mandiri Bidan Sary Rahayu,S.ST tahun 2024.
Hubungan Riwayat Hipertensi Dan Pola Makan Dengan Kejadian Preeklamsia Pada Ibu Hamil Suryaningsih, Merlyna; Zainiyah, Zakkiyatus; Aini, Qurrotu; Ernawati, Ernawati
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 15 No 2 (2024): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v15i2.2161

Abstract

Preeclampsia is one of the main contributors to morbidity and mortality in mothers and fetuses. From the preliminary study in October-December 2022, 141 pregnant women and 47 (31.31%) pregnant women with preeclampsia were obtained. The purpose of this study is to analyze the relationship between history of hypertension and diet with the incidence of preeclampsia in pregnant women. This study used a correlation analytical design with the Cross Sectional approach. The independent variable were history of hypertension and diet and dependent variable was incidence of preeclampsia. The population was 141 pregnant women with a large sample of 47 respondents using purposive sampling techniques. Data collection using questionnaires and observation sheets with relationship tests using Spearman Rank with a =0.05 The results of statistical tests on the history of hypertension with preeclampsia were obtained P = 0.000 <a = 0.05 with a correlation of 0.500 there was a relationship between the history of hypertension and the incidence of preeclampsia and obtained P = 0.001 < With a correlation of (–) 0.484 there was an relationship between diet and the incidence of preeclampsia It is recommended for pregnant women and mothers who are still planning to get pregnant to maintain their diet well, so as to avoid the occurrence of preeclampsia, while mothers who have a history of hypertension during pregnancy are expected to be aware of the appearance of symptoms of preeclampsia , nurses are expected to socialize the importance of maintaining a diet both before pregnancy and during pregnancy, especially pregnant women with preeclampsia.
Gambaran Karakteristik Pasien Tubercolosis Pada Poliklinik Paru RSU Anna Medika Madura Rokhani, Ratri; Nuraini, April
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 13 No 2 (2022): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v13i2.2164

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri M. tuberculosis dan termasuk dalam sepuluh besar penyebab kematian akibat infeksi tunggal. Sebagian besar kasus terjadi di negara berkembang, di mana Indonesia menempati posisi ketiga dalam persentase tertinggi kasus TB di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik sosiodemografi, laboratorium, dan klinis pasien TB di RSU Anna Medika Madura. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif dengan menggunakan metode potong-lintang. Teknik purposive sampling digunakan untuk mengambil sampel dari data rekam medis pasien TB yang tercatat di register poli paru RSU Anna Medika Madura, sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi data, dari bulan Januari hingga Oktober 2018. Sejumlah 111 pasien TB (70,3% laki-laki dan 77,5% berusia di bawah 60 tahun) telah diikutsertakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36% dari penderita TB memiliki hasil kultur basil tahan asam (BTA) positif, sementara 57% memiliki BTA negatif. Keluhan sistemik yang sering muncul antara lain demam (36,9%), malaise (3,6%), keringat malam (11,7%), dan penurunan berat badan (33,3%). Sementara itu, keluhan respiratorik meliputi batuk lebih dari tiga minggu (84,7%), sesak nafas (39,6%), nyeri dada (26,1%), dan batuk darah (27%). Ditemukan bahwa 92,8% dari kasus TB merupakan kasus baru, sementara 7,2% merupakan kasus relaps.