cover
Contact Name
Johan Wahyu Wicaksono
Contact Email
johanwahyuwicaksono@gmail.com
Phone
+6281330611527
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1, Kec Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah
ISSN : 24770469     EISSN : 25812785     DOI : -
Core Subject : Economy,
FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Ekonomi Syariah dan Entrepreneurship baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Ekonomi Syariah yang meliputi Bisnis, lembaga keuangan Syariah
Articles 90 Documents
Peran Entrepreneur Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi dan Mengurangi Tingkat Pengangguran Aisyah Mutiarasari
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2018): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat menjawab permasalahan yang terjadi di Indonesia. Beberapa decade ini telah terjadi perubahan sosial dan ekonomi yang sangat pesat sebagai akibat dari proses globalilasi dalam berbagai sektor. Di sisi lain keprihatinan pun muncul oleh adanya inflasi dan pengangguran. Di negara yang dilanda keterpurukan dalam berbagai aspek seperti Indonesia sekarang ini, kekurangan makan dan bencana kelaparan serta tragedi kemanusian yang sering terjadi. Melihat fakta-fakta di atas tentang kehidupan ekonomi yang tidak berjalan dengan baik, sejauh mana pengaruh kewirausahaan dalam memberikan solusi terhadap perekonomian di Indonesia. Entrepreneurship memiliki peranan yang sangat penting dalam segala dimensi kehidupan ini. Sumbangn kewirausahaan terhadap pembangunan ekonomi terhadap perkembangan suatu negara tidaklah diragukan lagi. Suatu negara agar dapat berkembang dan dapat membangun secara ideal, harus memiliki wirausahawan sebesar 2% dari jumlah penduduk. Kehadiran dan peranan entrepreneurship akan memberikan pengaruh terhadap kemajuan perekonomian dan perbaikan pada keadaan ekonomi di Indonesia sekarang ini karena wirausahawan dapat menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas hidup masyrakat, meningkatkan pemerataan pendapatan, memanfaatkan dan menstabilkan sumber daya untuk meningkatkan produktivitas nasional, serta menigkatkan kesejahteraan rakyat. Sumber-sumber utama bagi pertumbuhan ekonomi adalah adanya investasi-investasi yang mampu memperbaiki kualitas modal atau sumber daya manusia dan fisik, yang selanjutkan berhasil meningkatkan kuantitas sumber daya produktif dan yang mampu meniakkaan produktifitas seluruh sumber daya melalui penemuan-penemuan baru, inovasi, dan kemajuan teknologi. Berdasarkan penjelasan diatas, dapat disimpulkan bahwa entrepreneurship dapat mempengaruhi tingkat pertumbuhan perekonomian di Indonesia dan sangat diharapkan seiring berjalannya waktu tidak hanya meningkatkan perekonomian Indonesia nmelainkan dapat menggurangi pengangguran.
Tanggungjawab Sosial dan Kinerja Keuangan pada Bank Umum Shariah di Indonesia Ali Syukron
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2018): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to examine the social performance of Islamic banking in Indonesia with its financial performance. Social performance appraisal method in this study using model of the Islamic Social Reporting Index which revealed 38 (thirty eight) social responsibility disclosure items, whereas for the assessment of financial performance from the aspects of profitability and liquidity, represented by the variable ROA, ROE, and FDR. The methodology of this study, including the type of descriptive analysis with a quantitative approach. The sampling technique was done by purposive sampling in order to obtain a representative sample in accordance with established criteria. The criteria used to determine the sample is the entire Islamic commercial banks recorded until 2012, publishes an annual report on the period 2007-2011, which publishes quarterly reports from the first quarter 2007 to fourth quarter 2012 and implement CSR in the period of 2007-2011.
Saluran Distribusi dalam Perspektif Ekonomi Islam di Supermarket Sakinah Surabaya Lukita Permanasari
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2018): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Distribusi merupakan salah satu aktivitas perekonomian manusia, di samping produksi dan konsumsi. Dorongan al-Qur?an pada sektor distribusi telah dijelaskan secara eksplisit. Ajaran Islam menuntun kepada manusia untuk menyebarkan hartanya agar kekayaan tidak menumpuk pada segolongan kecil masyarakat saja. Pendistribusian harta yang tidak adil dan merata akan membuat orang yang kaya bertambah kaya dan yang miskin semakin miskin. Sebagai salah satu aktivitas perekonomian, distribusi menjadi bidang kajian terpenting dalam perekonomian. Distribusi menjadi posisi penting dari teori mikro Islam sebab pembahasan dalam bidang distribusi ini tidak berkaitan dengan aspek ekonomi belaka tetapi juga aspek sosial dan politik sehingga menjadi perhatian bagi aliran pemikir ekonomi Islam dan konvensional sampai saat ini.[1] Sistem ekonomi Islam menghendaki bahwa dalam hal penditribusian harus didasarkan pada dua sendi, yaitu kebebasan dan keadilan.[2]  Kebebasan di sini adalah kebebasan yang dibingkai oleh nilai-nilai tauhid dan keadilan, tidak seperti pemahaman kaum kapitalis, yang menyatakannya sebagai tindakan membebaskan manusia untuk berbuat dan bertindak tanpa campur tangan pihak mana pun, tetapi sebagai keseimbangan antara individu dengan unsur materi dan spiritual yang dimilikinya, keseimbangan antara individu dan masyarakat serta antara suatu masyarakat dengan masyarakat lainnya   [1] Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam, Suatu Pengantar (Yogyakarta: Ekonisia, 2002), 216. [2] Yusuf Qardhawi, Norma dan Etika Ekonomi Islam, penerjemah Zainal Arifin  (Jakarta: Gema Insani Press, 1997), 201.
Konsep dan Aplikasi Manajemen Keuangan Islam Mohammad Lukmanul Hakim
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2018): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Ekonomi Islam (baca: islamisasi ekonomi) yang akhir-akhir ini menjadi isu internasional memiliki dampak ke berbagai disiplin keilmuan, termasuk ilmu manajemen keuangan. Sehingga Manajemen keuangan Islam memiliki perbedaan dengan manajemen keuangan konvensional dilihat dari konsep maupun aplikasinya. Secara konsep dan aplikasi, manajemen keuangan Islam sebenarnya bisa dilacak keberadaannya semenjak masa Rasulullah Saw dan para khalifah sepeninggal beliau. Dari sisi konsep, hal itu bisa dilacak dari ayat-ayat al-Quran yang memberikan persuasi normatif bagi pemeluknya agar melakukan pencatatan atas segala transaksi dengan benar dan adil (Qs. Al-Baqoroh:282). Adapun dari sisi aplikasi, bisa dilihat dari berbagai pencatatan dan laporan keuangan yang dilakukan oleh para bendahara negara waktu itu. Konstruksi manajemen keuangan Islam bisa dilihat dari paradigma ilmu pengetahuan yang berkembang saat ini. Dengan adanya paradigma dekonstruksi, tidak ada alasan untuk menolak manajemen keuangan Islam karena gerakan postmodernisme memberikan justifikasi ilmiah bahwa ilmu pengetahuan tidak semata-mata dikonstruk berdasarkan rasio, bersifat objektif, dan bebas nilai sebagaimana diinginkan oleh modernisme. Tetapi, ilmu pengetahuan dapat dikonstruk dengan melibatkan intuisi, subjektivitas, dan nilai (values).      Landasan filosofis manajemen keuangan Islam adalah tauhid, rububiyah, khalifah, dan tazkiyah. Sementara itu, langkah-langkah yang bisa dijadikan acuan dalam melakukan islamisasi manajemen keuangan Islam ialah dengan menetapkan tujuan dari manajemen keuangan Islam, lalu menetapkan metodologinya, dan terakhir menetapkan teorinya. Adapun aplikasi manajemen keuangan Islam bisa dilihat pada aplikasi akuntansi syariah yang sudah ditetapkan dan diterapkan oleh lembaga keuangan di Indonesia. Sejak tanggal 1 Januari 20013,  di Indonesia sudah diberlakukan PSAK 59 yang merupakan landasan awal untu menerapkan akuntansi syariah. Kemudian lebih ditingkatkan lagi dengan ditetapkannya PSAK 101 sampai 109. Di dalamnya berisi pedoman laporan keuangan syariah, akuntansi mura?bahah, akuntansi mudharabah, dan lain-lain. Keyword: Manajemen Keuangan Islam, Konsep, dan Aplikasi
Relevansi Model IS-LM Keseimbangan Pasar Barang dan Pasar Uang dalam Islam Johan Wahyu Wicaksono
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseimbangan pasar barang dan pasar uang atau dalam istilah lain keseimbangan sektor riil dan sektor moneter sangatlah pentingdalamperekonomian. Pasar barang dan pasar uang merupakan konstruksi utama pembentukan agregat demand dalam perekonomian makro. Tanpa keharmonisan dua sektor tersebut, maka stabilitas ekonomi kurang berjalan dengan baik. Kecenderungan sektor moneter berjalan lebih cepat dalam perekonomian konvensional karena perputaran uang dengan instrumen bunga kurang diikuti perputaran sektor riil yang seimbang. IS-LM sebagai sebuah model keseimbangan, menimbulkan perdebatan dikalangan ekonom Islam tentang relevansi model tersebut dipakai dalam ekonomi Islam. Setelah melakukan eksplorasi dan analisis, penulis sendiri menyimpulkan bahwa model IS-LM relevan dipergunakan untuk pendekatan dalam menganalisis keseimbangan pasar barang dan pasar uang, dengan catatan model IS-LM telah direkonstruksi untuk menyesuaikan dengan variabel ekonomi Islam. Dengan pendekatan tersebut terbentuklah model keseimbangan pasar barang dan pasar uang sesuai dengan konsep Islam.
RELEVANSI MODEL IS-LM KESEIMBANGAN PASAR BARANG DAN PASAR UANG DALAM ISLAM Johan Wahyu Wicaksono
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keseimbangan pasar barang dan pasar uang atau dalam istilah lain keseimbangan sektor riil dan sektor moneter sangatlah pentingdalamperekonomian. Pasar barang dan pasar uang merupakan konstruksi utama pembentukan agregat demand dalam perekonomian makro. Tanpa keharmonisan dua sektor tersebut, maka stabilitas ekonomi kurang berjalan dengan baik. Kecenderungan sektor moneter berjalan lebih cepat dalam perekonomian konvensional karena perputaran uang dengan instrumen bunga kurang diikuti perputaran sektor riil yang seimbang. IS-LM sebagai sebuah model keseimbangan, menimbulkan perdebatan dikalangan ekonom Islam tentang relevansi model tersebut dipakai dalam ekonomi Islam. Setelah  melakukan eksplorasi dan analisis, penulis sendiri menyimpulkan bahwa model IS-LM relevan dipergunakan untuk pendekatan dalam menganalisis keseimbangan pasar barang dan pasar uang, dengan catatan model IS-LM telah direkonstruksi untuk menyesuaikan dengan variabel ekonomi Islam. Dengan pendekatan tersebut terbentuklah model keseimbangan pasar barang dan pasar uang sesuai dengan konsep Islam.
DAMPAK COVIC 19 DAN KEBIJAKAN PSBB PEMERINTAH TERHADAP UMKM DI WIYUNG SURABAYA Ahmad Fathoni
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak hari Senin tanggal 2 Maret 2020, Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus covid-19. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia (WNI) positif terjangkit virus Corona yakni perempuan berusia 31 tahun dan 64 tahun usai melakukan kontak dengan seorang warga negara Jepang yang juga terinfeksi Corona. Virus Corona benar-benar merubah segala hal di dunia, tidak hanya dengan banyak korban yang meninggal dunia, tetapi juga merubah keadaan ekonomi di seluruh dunia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisa Partial Least Square (PLS). Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada UMKM di Kecamatan Wiyung kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh besarnya variabel ancaman covic-19 terhadap penurunan hasil UMKM adalah sebesar 0,583. Koefisien pada hubungan ini bernilai positif, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh ancaman covic-19 terhadap penurunan pendapatan UMKM di kecamatan Wiyung searah. Artinya semakin tinggi ancaman covic-19 maka penurunan pendapatan akan bertambah, sebaliknya semakin menurun ancaman covic-19 maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan semakin berkurang. Sedangkan pengaruh pemberlakuan PSBB terhadap penurunan pendapatan UMKM di Wiyung memiliki nilai t-value sebesar 4,942, karena nilai t-value ≥±1,96 maka hipotesis 0 diterima, sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh langsung dari variabel pemberlakuan PSBB terhadap penurunan pendapatan UMKM di Wiyung Surabaya. Artinya semakin lama pemberlakuan PSBB maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan bertambah turun, sebaliknya semakin cepat pemberlakuan PSBB maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan semakin berkurang turunnya.
DAMPAK COVIC 19 DAN KEBIJAKAN PSBB PEMERINTAH TERHADAP UMKM DI WIYUNG SURABAYA Ahmad Fathoni
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak hari Senin tanggal 2 Maret 2020, Indonesia pertama kali mengkonfirmasi kasus covid-19. Saat itu, Presiden Joko Widodo mengumumkan ada dua orang Indonesia (WNI)  positif terjangkit virus Corona yakni perempuan berusia 31 tahun dan 64 tahun usai melakukan kontak dengan seorang warga negara Jepang yang juga terinfeksi Corona. Virus Corona benar-benar merubah segala hal di dunia, tidak hanya dengan banyak korban yang meninggal dunia, tetapi juga merubah keadaan ekonomi di seluruh dunia. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan analisa Partial Least Square (PLS). Data penelitian dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan pada UMKM di Kecamatan Wiyung kota Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh besarnya variabel ancaman covic-19 terhadap penurunan hasil UMKM adalah sebesar 0,583. Koefisien pada hubungan ini bernilai positif, sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh ancaman covic-19 terhadap penurunan pendapatan UMKM di kecamatan Wiyung searah. Artinya semakin tinggi ancaman covic-19 maka penurunan pendapatan akan bertambah, sebaliknya semakin menurun ancaman covic-19 maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan semakin berkurang. Sedangkan pengaruh pemberlakuan PSBB terhadap penurunan pendapatan UMKM di Wiyung memiliki nilai t-value sebesar 4,942, karena nilai t-value ?±1,96 maka hipotesis 0 diterima, sehingga dapat dijelaskan bahwa terdapat pengaruh langsung dari variabel pemberlakuan PSBB terhadap penurunan pendapatan UMKM di Wiyung Surabaya. Artinya semakin lama pemberlakuan PSBB maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan bertambah turun, sebaliknya semakin cepat pemberlakuan PSBB maka penurunan pendapatan UMKM di Wiyung akan semakin berkurang turunnya.
SISTEM BAGI HASIL DALAM ISLAM DAN APLIKASINYA DALAM PERBANKAN SYARIAH Mohamad Lukmanul Hakim
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai agama yang sempurna, agama Islam memiliki aturan yang juga sempurna. Salah satunya adalah aturan dalam dunia ekonomi yang menggunakan sistem bagi hasil. Sistem ini memiliki perbedaan dengan sistem bunga sehingga terbebas dari riba yang dilarang dalam Islam. Adapun aplikasi musyarakah dalam perbankan syariah yaitu pada pembiayaan proyek dan modal ventura. Adapun aplikasi mudharabah pada perbankan syariah ada dua macam. Pertama, dari sisi penghimpunan dana. Kedua, pada sisi pembiayaan. Pada sisi penghimpunan dana, mudharabah diterapkan pada tabungan berjangka dan deposito spesial. Adapun pada sisi pembiayaan, mudharabah diterapkan pada modal kerja dan investasi khusus. Sementara untuk aplikasi Muzara’ah dalam perbankan syariah ialah pihak perbankan dapat memberikan pembiayaan bagi nasabah yang bergerak dalam bidang plantation atas dasar prinsip bagi hasil dari hasil panen.
SISTEM BAGI HASIL DALAM ISLAM DAN APLIKASINYA DALAM PERBANKAN SYARIAH Mohamad Lukmanul Hakim
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 3 No 1 (2019): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai agama yang sempurna, agama Islam memiliki aturan yang juga sempurna. Salah satunya adalah aturan dalam dunia ekonomi yang menggunakan sistem bagi hasil. Sistem ini memiliki perbedaan dengan sistem bunga sehingga terbebas dari riba yang dilarang dalam Islam. Adapun aplikasi musyarakah dalam perbankan syariah yaitu pada pembiayaan proyek dan modal ventura. Adapun aplikasi mudharabah pada perbankan syariah ada dua macam. Pertama, dari sisi penghimpunan dana. Kedua, pada sisi pembiayaan. Pada sisi penghimpunan dana, mudharabah diterapkan pada tabungan berjangka dan deposito spesial. Adapun pada sisi pembiayaan, mudharabah diterapkan pada modal kerja dan investasi khusus. Sementara untuk aplikasi Muzara?ah dalam perbankan syariah ialah pihak perbankan dapat memberikan pembiayaan bagi nasabah yang bergerak dalam bidang plantation atas dasar prinsip bagi hasil dari hasil panen.