cover
Contact Name
Johan Wahyu Wicaksono
Contact Email
johanwahyuwicaksono@gmail.com
Phone
+6281330611527
Journal Mail Official
stailsby@gmail
Editorial Address
Jl. Kejawan Putih Tambak VI/1, Kec Mulyorejo, Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah
ISSN : 24770469     EISSN : 25812785     DOI : -
Core Subject : Economy,
FOKUS Fokus jurnal ini adalah upaya mengaktualkan pemahaman yang lebih baik tentang keilmuan Ekonomi Syariah dan Entrepreneurship baik lokal maupun internasional melalui publikasi artikel, laporan penelitian, dan ulasan buku. SKOP Jurnal ini berisi kajian Ekonomi Syariah yang meliputi Bisnis, lembaga keuangan Syariah
Articles 90 Documents
ANALISA STRES KERJA TERHADAP PENCAPAIAN TARGET TIM PENARIKAN DI BAITUL MAAL HIDAYATULLAH PERWAKILAN JAWA TIMUR Muliansyah, Eko
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2024): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v7i2.714

Abstract

This study aims to find out more deeply about the work stress pattern of the Baitul Maal Hidayatullah representative of East Java and how the relationship of work stress to the achievement of the target of the Baitul Maal Hidayatullah withdrawal team representative of East Java. The research was conducted with a phenomenological descriptive qualitative approach. This is done to reveal more deeply what is behind the emerging phenomena related to the object of research. Data were collected by using FGD interviews, non-participant observation and documentation. The research subjects were the Head of Human Resources, and some samples from the East Java BMH office were withdrawn as key informants. Data were analyzed by data reduction process, data presentation and conclusion drawing through data verification. To ensure that the data obtained are accurate, the researchers tested the validity of the data using triangulation techniques. Based on the research, it was concluded that stress on amyl was driven by several things, namely a. job demands in the form of targets, multi-role demands; b. relationship with the division head, c. relations with fellow employees, d. relationship with family, e. Supervision by supervisor f. working conditions. But there are things that do not stress the amil from the data above, namely the organizational structure, for the organizational structure at BMH which is a system with an organizational umbrella that does not cause stress, every amil feels that the leader is someone who has competence in achieving the target.
PENGARUH PROMOSI DAN KECEPATAN PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI TOKO ONLINE SAKINAH MART Irman, Aan Kurnia
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2024): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v7i2.715

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh promosi dan kecepatan peyanan terhadap keputusan pembelian konsumen di toko online sakinah mart secara parsial maupun simultan. Penelitian ini bersifat penelitian kombinasi. Penelitian (mixed methods) adalah suatu metode penelitian yang mengkombinasikan atau menggabungkan dua metode antara metode kuantitatif dan metode kualitatif untuk digunakan secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliable, dan obyektif. Peneliti menggunakan Metode Penelitian Kombinasi model urutan penemuan analisis kuantitatif dan kualitatif (Sequantial Explonatory). . Untuk memastikan keakuratan, peneliti menggunakan perangkat lunak statistik SMART PLS. Penelitian menemukan bahwa promosi dan kecepatan pelayanan memiliki pengaruh yang signifikan sebesar 95,3% terhadap keputusan pembelian konsumen di toko online sakinah mart. Temuan ini menekankan pentingnya promosi produk dan kecepatan pelayanan terhadap konsumen untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen di toko online sakinah mart.
EFISIENSI PELAKSANAAN SERTIFIKASI NAZIR WAKAF DALAM RANGKA MENINGKATKAN LITERASI WAKAF Faujiah, Ani; Wahyu Wicaksono, Johan
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2024): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v7i2.717

Abstract

Wakaf merupakan intrumen keuangan publik Islam yang mampu membangun peradaban dunia. Banyak pusat-pusat peradapan dunia membuktikan bahwa wakaf mampu meninggalkan sejarah yang harus dilestarikan. Pemahaman wakaf sebagai ibadah maliayah melahirkan maenset di sebagian masyarakat bahwa wakaf adalah hubungan manusia dengan tuhannya, sehingga upaya untuk memproduktifkan wakaf kurang mendapat perhatian. Rendahnya tingkat literasi wakaf di masyarakat terutama bagi Nazhir menghambat perkembangan wakaf. Banyak aset aset wakaf yang tidak membawa kebermanfaatan karena diserahkan pada nazhir yang kurang professional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efisiensi Pelaksanaan Sertifikasi Nazhir Wakaf Dalam Rangka Meningkatkan Litersi Wakaf. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menganalisis data dari pengelola program sertifikasi Nazhir, Pemateri Pelatian, Asesor dan para Nazhir. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa kegiatan Pelaksanaan Sertifikasi Nazhir Wakaf Dalam Rangka Meningkatkan Litersi Wakaf cukup efisien yang sebagian besar diketahui para nazhir memiliki pencerahan wawasan setelah mengikuti Sertifikasi Nazhir Wakaf .
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN OMSET PENJUALAN BUKU DI TOKO BAKOEL BUKU BERGIZI (BBB) TAHUN 2021-2023 Musrifah Mahmud; Mohammad Lukmanul Hakim
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2024): Maret
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v7i2.720

Abstract

Pemanfaatan teknologi menjadikan pelaku usaha lebih efisien dan efektif dalam memasarkan usahnya, para pengusaha memanfaatkan perkembangan ini untuk memasarkan produknya secara digital. Pelayanan yang diberikan dengan sistem digital ini mempercepat pelayanan dan informasi bila dibandingkan dengan sistem secara konvensional kepada para calon konsumennya. Media sosial menjadi wadah bagi para pengguna digital marketing yang bisa dimanfaatkan secara mudah. Media sosial menjadi wadah bagi para pengguna digital marketing yang bisa dimanfaatkan secara mudah. Media sosial dapat disebut sebagai pembuka peluang usaha yang dapat menjangkau secara menyeluruh target marketnya. Kecepatan merupakan salah satu keunggulan yang dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi melalui social media. Tidak hanya itu, hal-hal yang disampaikan melalui media sosial juga memiliki kekuatan yang “shareable” dengan mudah. Kecepatan dari segi feedback dari pihak yang melihat dan merespon pun dapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pemasaran Serta peningkatan Omzet penjualan dengan metode digital marketing di Tokoh Bakoel Buku Bergizi (BBB), Selain itu untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi pemasran yang efektif dalam meningkatkan omzet penjualan buku. Penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif deskriptif dan Pendekatan fenomenologis. Untuk menggali secara mendalam fenomena-fenomena yang terkait dengan objek penelitian data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, dengan ownwer toko bakoel buku bergizi langsung sebagai subjek penelitian dan sumber informasi. Proses analisi data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan melalui verifikasi data, untuk memastikan tkeabsahaan data, peneltian menggunakan teknik triangulasi. Strategi pemasaran yang dilakukan oleh toko bakoel buku bergizi dalam memasarkan produknya yaitu dengan menggunakan strategi pemasaran media sosial yaitu melalui aplikasi whatsapp, instagram dan telegram. Pemasaran produk ya melalui media sosial ini Sudah terlihat jelas bahwasannya tingginya pengaruh digital marketing terhadap omzet penjualan toko bakoel buku bergizi.dengan penerapan digital marketing tentu para pengusaha bakoel buku bergizi tetap terus beroperasi tanpa harus melakukan transaksi tatap muka.serta digital marketing ini akan mempermudah toko BBB sehingga dapat meningkatkan omzet penjualan. Efektifvitas penggunaan media sosial pada pemasaran produk toko bakoel buku bergizi telah terbukti mengalami peningkatan omzet penjualan setiap tahunnya. Strategi promosi toko bakoel buku bergizi telah efektif karena dapat memuaskan pelanggan dan tidak merugikan pihak lain artinya toko bakoel buku bergizi yang dilakukan saling menguntungkan kedua belah pihak yaitu customer dan toko bakoel buku sendiri. untuk presentasi penggunaan media sosoail pada toko BBB . untuk whatsapp 80%, untuk instagram 15%, dan untuk telegram sendiri 5%.
PERUBAHAN POLA KONSUMSI MASYARAKAT KELAS MENENGAH SAAT PANDEMI DAN PASCA PANDEMI DI SURABAYA Ahmad Fathoni
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.793

Abstract

Peran budaya sangat mempengaruhi perilaku, keinginan, naluri, cara berfikir, persepsi, nilai, dan preferensi seseorang. Perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya merupakan fenomena yang menarik, terutama dalam konteks pandemi COVID-19 yang telah mengubah banyak aspek kehidupan masyarakat[1]. Surabaya sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia dan pusat ekonomi, mengalami dampak yang signifikan selama periode ini. Bahkan perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya sangat terasa baik saat pandemi maupun pasca pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya saat pandemi dan pasca pandemi, untuk mengidentifikasi bagaimana pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya, dan untuk menelaah dampak yang diakibatkan dari perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya. Penelitian ini di design dengan jenis penelitian campuran, yaitu penelitian campuran (mix method), dengan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunakan teknik Wawancara, Dokumentasi, dan Kuesioner. Analisa data untuk data kualitatif digunakan standart prosedur analisa data model Miles dan Huberman, yaitu: reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. sedangkan untuk data kuantitatif menggunakan partial least square (PLS). Ada perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya saat pandemi dan pasca pandemi masing-masing sebesar 98,8 % saat pandemi dan 81,9% pasca pandemi. Pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya teridentifikasi bahwa Usia di bawah 20 tahun rata-rata memilih makan di rumah, pesan online, dan makan sambil nongkrong. Sedangkan hiburan lebih suka online (medsos/game) dan nongkrong. Untuk hunian lebih prefer rumah. Sementara kendaraan cenderung yang berbahan bakar daripada listrik. Sementara elektronik lebih cenderung android daripada aple. Usia 21 – 40 tahun rata-rata memilih makan dengan pesan online, dan makan sambil nongkrong. Sedangkan hiburan lebih suka online (medsos/game) dan ke tempat wisata. Untuk hunian lebih prefer rumah. Sementara kendaraan cenderung yang berbahan bakar daripada listrik. Sementara elektronik lebih cenderung aple daripada android. Usia 41 – ke atas tahun rata-rata memilih makan di rumah dan makan di luar dengan keluarga. Sedangkan hiburan lebih suka ke tempat wisata. Untuk hunian lebih prefer rumah. Sementara kendaraan cenderung yang berbahan bakar daripada listrik. Sementara elektronik lebih cenderung android daripada aple. Tenelaah dampak yang diakibatkan dari perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya. Setelah ditelaah dengan metode miles dan hubner, dampak yang diakibatkan oleh perubahan pola konsumsi masyarakat kelas menengah di Surabaya sangat posistif di sektor: Sektor Bisnis Kuliner, Sektor Bisnis Hiburan, Sektor Platform Start Up. [1] Ahmad Fathoni. (2019). DAMPAK COVIC 19 DAN KEBIJAKAN PSBB PEMERINTAH TERHADAP UMKM DI WIYUNG SURABAYA. Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah, 3(1), 30-69. Retrieved from https://e-jurnal.stail.ac.id/index.php/dinar/article/view/126
IJMA’ DALAM WAKAF DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA Kholiq Budi Santoso
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.794

Abstract

Wakaf adalah salah satu instrumen penting dalam ekonomi Islam yang memiliki potensi besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Sebagai amal jariyah, wakaf tidak hanya mencakup dimensi spiritual tetapi juga aspek sosial dan ekonomi, memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi berbagai lapisan masyarakat. Dalam kerangka hukum Islam, wakaf didasari oleh ijma’ (konsensus ulama) sebagai landasan hukum yang kokoh dan mengikat. Ijma’ menjadi acuan dalam menentukan keabsahan dan mekanisme wakaf, termasuk dalam pengelolaan aset wakaf serta implementasi prinsip syariah pada berbagai elemen seperti wakif (pemberi wakaf), mauquf (objek wakaf), mauquf ‘alaih (penerima manfaat), nazhir (pengelola wakaf), dan shighah (akad wakaf). Namun, perkembangan zaman menuntut adanya modernisasi dalam pengelolaan wakaf agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat kontemporer. Pada sisi lain terdapat sejumlah masalah pada wakaf yang telah terikat dengan ijma’. Ijma’ sendiri merupakan salah satu dalil hukum yang bersifat mengikat yang berkonsekwensi pada kepatuhan mutlak tanpa peluang perubahan. Oleh sebab itu, penuilis tertarik untuk melakukan penelitian terkait dengan dua masalah. Pertama, macam-macam aspek wakaf yang telah ditetapkan melalui ijma’. Kedua, potensi pengembangan dalam aspek-aspek wakaf. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis yuridis Islam, dengan analisis literatur klasik dan kontemporer utamanya Mausu’ah al-Ijma’ fi al-Fiqh al-Islami karya Usamah ibn Said Qahthani dkk, serta regulasi yang relevan, seperti Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf di Indonesia dan Peraturan Pemerintah No.42 tahun 2006 tentang pelaksanaan undang-undang wakaf tersebut. Data dikumpulkan melalui studi literatur fikih empat mazhab, regulasi nasional, serta fatwa terkait pengelolaan wakaf. Setelah dilakukan kajian mendalam mengenai masalah di atas berdasar pada referensi yang terkait dan dengan metode penelitian ilmiah dapat disimpulkan, bahwa terdapat ijma’ terkait dengan aspek wakaf sebagaimana tercantum dalam buku Mawsu’ah al-Ijma’ fi al-Fiqh al-Islami yang dapat diklasifikasi sesuai dengan rukun wakaf. Pada aspek wakif terdapat empat hal, terkait mauquf tujuh hal, dalam aspek mauquf ‘alaih ada delapan hal, berkaitan dengan nazhir ada tiga hal dan pada aspek shighah ada empath hal. Kedua, potensi pengembangan terkait dengan aspek-aspek wakaf tetap terbuka meskipun telah terdapat ijma’ yang bersifat mengikat.
PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT BERBASIS MASJID (Analisis Wacana Konten Instagram Masjid Nurul Ashri Yogyakarta) Faridatuz Zakiyah; Mohammad Salahuddin Al-Ayyuubi
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.795

Abstract

Walaupun masjid sejak dulu memiliki potensi peranan strategis sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pemberdayaan umat, tetapi tidak semua masjid melakukannya. Sementara itu, masjid yang telah aktif melakukan program pemberdayaan pun tidak semuanya mengoptimalkan penggunaan media sosial dalam menyukseskan wacana dan tindakan pemberdayaannya. Dengan pendekatan analisis wacana, penelitian ini mengkaji konten akun Instagram @masjidnurulashri yang menampilkan wacana pemberdayaan ekonomi umat sehingga bisa diidentifikasi tema dominan, strategi komunikasi, dan implikasi wacana pemberdayaan ekonomi umat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Nurul Ashri berhasil membangun wacana pemberdayaan ekonomi melalui tema-tema seperti dukungan kepada petani dan peternak lokal, pemberdayaan UMKM, serta sedekah produktif. Strategi komunikasi yang efektif, seperti penggunaan visual menarik, bahasa persuasif, dan interaksi aktif dengan pengikut, turut meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Implikasinya, program yang baik ditunjang strategi yang baik membuat wacana pemberdayaan ekonomi diterima secara luas ditandai dengan kenaikan follower secara signifikan dan dominasi komentar positif dari warganet. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi katalisator pemberdayaan ekonomi berbasis masjid, meskipun terdapat tantangan dalam literasi digital dan keterbatasan algoritma platform.
THE PRICE CONTROVERSY OF MINYAKITA: MEDIA, POLICY, AND PUBLIC OPINION PERSPECTIVES Retno Dewi Zulaikah; Samsudin; Lukita Permanasari
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.796

Abstract

The price controversy surrounding Minyakita has remained a persistent public concern. As a subsidized cooking oil product designed to assist low-income communities, Minyakita is often unavailable at the government-set Maximum Retail Price (MRP). This situation raises significant questions about the effectiveness of distribution policies and food governance in Indonesia. Various factors, including long distribution chains and limited inter-agency coordination, serve as major obstacles to maintaining price stability and product availability in the market. This study aims to analyze the roles of mass media, government policies, and public opinion in shaping the dynamics of the controversy. Using a qualitative approach with descriptive and case study methods, the research draws on primary data from in-depth interviews, field observations, and secondary data from news articles and policy documents. The findings indicate that media coverage tends to be fragmented and focused on sensational aspects, reinforcing negative public perceptions of the government. The implementation of the Maximum Retail Price (MRP) policy is hindered by the lengthy distribution chain and inadequate logistics infrastructure. Additionally, the allocation of export levy funds for CPO prioritizes biodiesel subsidies over Minyakita production subsidies, leading to supply instability. Public opinion, influenced by policy inconsistencies, has eroded trust in the government, while market stability is particularly disrupted in rural areas. The study concludes that reforms in distribution policies, optimization of producer incentives, increased transparency, and improvement in the media's role in delivering data-driven information are essential to resolving this controversy. Recommendations include optimizing distribution infrastructure, reallocating export levy funds, and developing consistent public communication strategies. This research is expected to contribute to strengthening the national food system and enhancing public trust in the government.
POLA PENYALURAN DANA BANTUAN BAZNAS SURABAYA PADA PROGRAM SURABAYA CERDAS TAHUN 2022 Izzah Mahmudah; Mohammad Lukmanul Hakim
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penyaluran dana bantuan oleh BAZNAS Kota Surabaya dalam program Surabaya Cerdas tahun 2022. Fokus utama penelitian ini adalah mengkaji mekanisme penyaluran dana, mengidentifikasi metode monitoring dan evaluasi yang diterapkan, serta mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam implementasi program tersebut. Dengan memahami pola penyaluran dana ini, diharapkan dapat ditemukan strategi yang lebih optimal untuk meningkatkan efektivitas program zakat dalam dunia pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak terkait, dokumentasi program, serta purposive sampling untuk memperoleh perspektif yang lebih komprehensif. Dengan teknik ini, penelitian dapat memberikan gambaran yang lebih rinci mengenai bagaimana BAZNAS Kota Surabaya menyalurkan dana kepada penerima manfaat yang telah ditentukan melalui jalur tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola penyaluran dana dilakukan melalui dua jalur utama. Jalur pertama berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, atau Kementerian Agama, sedangkan jalur kedua dilakukan melalui pengajuan langsung dari mustahik melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang tersebar di setiap kecamatan. Untuk memastikan efektivitas dan transparansi program, kegiatan monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala oleh UPZ dan hasilnya dilaporkan langsung kepada BAZNAS
SINERGI ZAKAT MAAL DAN PAJAK DITENGAH DINAMIKA SISTEM PERPAJAKAN DI INDONESIA Johan Wahyu Wicaksono
Dinar : Jurnal Prodi Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2024): September
Publisher : el Hakim Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61088/dinar.v8i1.798

Abstract

Zakat dan pajak adalah instrumen yang mempunyai kesamaan dalam hal pengumpulan dana dari masyarakat untuk didayagunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Zakat merupakan instrumen agama yang dipungut dari muzakki untuk diberikan kepada mustahik yang terdiri dari 8 asnaf. Adapun pajak dipungut dari wajib pajak sesuai ketentuan yang berlaku kemudian dikelola oleh pemerintah untuk pembiayaan pembangunan dan operasional pemerintahan. Sebagai seorang muslim dalam hal ini mempunyai kewajiban ganda yaitu menunaikan zakat dan membayar pajak. Ini adalah beban yang cukup memberatkan bagi muzakki yang dapat berpotensi mengabaikan salahsatu dari dua kewajiban tersebut. Oleh sebab itu perlu ada regulasi yang mengatur tentang sinergi zakat dan pajak. Negara telah mengatur mekanisme zakat bisa menjadi pengurang pajak jika dibayarkan melalui Badan / Lembaga Amil Zakat resmi. Hal ini telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 60 Tahun 2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Sifatnya Wajib yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. Ketentuan mengenai zakat jadi pengurang zakat juga tercantum dalam Undang-Undang No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat pada pasal 22 dan Pasal 23 ayat 1-2. Sinergi zakat dan pajak memberikan dampak yang positif terhadap pembangunan khususnya kesejahteraan masyarakat dan perekonomian. Pengumpulan zakat maal mengalami peningkatan sejak berlakunya PP No. 60 tahun 2010 dan UU No. 23 Tahun 2011. Begitu juga dengan penerimaan pajak khususnya pajak penghasilan yang mengalami kenaikan signifikan. Pajak merupakan salah satu sumber pemasukan terbesar di Indonesia. Pajak sendiri di Indonesia semakin tahun semakin meningkat, peningkatan tersebut diiringi dengan semakin besarnya pembiayaan pengeluaran Negara. Peningkatan perolehan zakat dan pajak akan semakin memperbesar sinergi ini sehingga memberikan manfaat lebih besar untuk masyarakat. Kita bisa mengetahui dinamika sistem perpajkan di Indonesia dan sinergi zakat maal dan pajak untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian negara.