cover
Contact Name
Yogi Ginanjar
Contact Email
yogi.ginanjar@ptk.ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282298292535
Journal Mail Official
buanailmu@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Buana Ilmu
ISSN : 25416995     EISSN : 25805517     DOI : https://doi.org/10.36805/bi
Buana Ilmu menerbitkan penelitian, metodologi dan studi kasus tentang semua bidang ilmu secara umum. Naskah ilmiah dalam jurnal ini mengandung data dan informasi yang memajukan ilmu pengetahuan secara umum dan penelitian yang nyata.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu" : 13 Documents clear
UPAYA PERBAIKAN WAKTU KERJA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA ( STUDI KASUS DI PERUSAHAAN OTOMOTIF) KARAWANG Ade Suhara
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1498

Abstract

Suatu perusahaan seringkali dihadapkan pada suatu permasalahan yang berkaitan dengan upaya pencapaian target produksi. Saat ini, perusahaansedang menitik beratkan pada proses perakitan, proses produksi yang dilakukannya masih sering dilakukan proses repair terhadap produk akhir. Proses repair tersebut tentunya akan mengakibatkan hilangnya waktu produksi dan keterlambatan pendistribusian produk. Meningkatnya grafik produk reject merupakan suatu indikasi adanya kehilangan waktu kerjayang akan menyebabkan turunnya tingkat produktivitas yang berakhir pada menurunnya tingkat profit dari yang ditargetkan. Salah satu langkah yang harus dilakukan adalah melakukan perbaikan sistem kerja pada tiap-tiap stasiun kerja. Proses yang dilakukan perbaikan waktu kerja ini adalah dengan membuat peta-peta kerja, yang terdiri dari; Peta Aliran Proses, Peta Pekerja-Mesin, dan Peta Tangan Kiri dan Tangan Kanan; Pengukuran waktu (Time Study) dengan mengambil jenis pengukuran waktu secara langsung dengan menggunakan metode jam henti (Stopwatch) dan sampling pekerjaan; Perancangan dan perbaikan sistem kerja dengan menggunakan studi gerakan, SMED, 7 tool; dan Perhitungan waktu kerja yang dihasilkan dijadikan bahan rujukan pembuatan Standard Operational Procedure (SOP) yang merupakan SOP perbaikan dari SOP sebelumnya. Kata Kunci : Kondisi Perusahaan, Waktu Kerja, Perbaikan Sistem Kerja
POLA ADAPTASI SOSIAL PEREMPUAN KORBAN PENGGUSURAN DI DKI JAKARTA, MEDAN, DAN MAKASSAR Ikhlasiah Dalimoenthe; Evy Clara; Yenina Akmal
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola adaptasi sosial pada keluarga korban penggusuran di perkotaan, khusunya di DKI Jakarta, Medan, dan Makassar. Dari sisi metodologi, penelitian ini menggunakan paradigma post-positivistik-mixed method. Lokasi penelitian di DKI Jakarta, Medan, dan Makassar dengan waktu penelitian selama 6 bulan, yaitu Mei – Oktober 2020. Subyek penelitian ialah Keluarga korban penggusuran DAS Ciliwung dan Penjaringan (DKI Jakarta); sungai Deli, Medan; dan di jalan A. P. Pettarani 2, jalan Rajawali serta Bara-Baraya, Kota Makassar.Ada empat pola adaptasi sosial yang dilakukan oleh para korban penggusuran yang di relokasi, yaitu adaptasi fisik, sosial, ekonomi, dan teritori. Adaptasi masyarakat pada aspek lingkungan fisik menunjukkan masih dalam tahap penyesuaian diri dari lokasi lama ke lokasi baru. Adaptasi lingkungan sosial tampaknya belum sepenuhnya diterima. Adaptasi Ekonomi yang dilakukan adalah penyesuaian terhadap anggaran rumah tangga, karena pengeluaran menjadi lebih besar. Sementara itu, mengenai adaptasi teritori ada, ada tiga klasifikasi kategori teritori, yaitu: (1) ruang privat); (2) ruang yang bersifat semi-privat; dan (3) ruang publik. Kata kunci: pola, adaptasi sosial, keluarga korban penggusuran, perkotaan
KOMUNIKASI DALAM KESENIAN SAMPYONG DI MAJALENGKA Anggy Giri Prawiyogi; Jaeni; Wanda Listiani
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1500

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggali komunikasi yang terjadi dalam pertunjukan kesenian Sampyong yang berasal dari Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi literatur dan observasi. Bentuk komunikasi dari kesenian Sampyong ini bisa dilihat dari mulai pertunjukan sampai akhir pertunjukan, dimana terdapat proses komunikasi verbal dan non verbal dalam pelaksanaannya yang tidak hanya melibatkan pemain, tetapi juga penonton dan masyarakat.Komunikasi tersebut tentunya melibatkan banyak pihak, diantaranya pemain, penabuh gamelan, malandang, penonton, dan masyarakat. Hal ini tentu bisa menggambarkan pentingnya komunikasi sebagai salah satu penunjang dalam hidup bermasyarakat dan bekerjasama dengan orang lain dalam hal apapun, tentunya dengan menyadari bahwa kita adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan orang lain. Kata Kunci : Komunikasi, Kesenian Sampyong.
TATA KELOLA SISTEM INFORMASI DI PERGURUAN TINGGI SWASTA (MENAKAR EFEKTIVITAS WORK FROM HOME) Danial Kusumah; Sinta Maria Dewi
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi efektivitas kegiatan bekerja dari rumah melalui implementasi sistem informasi pada perguruan tinggi swasta. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan apabila perguruan tinggi swasta menerapkan tata kelola sistem informasi secara sistematis dan terstruktur serta didukung oleh mekanisme pengendalian internal yang baik, maka aktivitas bekerja dari rumah dapat berjalan secara efektif. Bekerja dari rumah (work from home) menjadi pola kerja baru pada masa pandemi global covid-19. Untuk menjamin efektivitasnya, diperlukan suatu pengelolaan teknologi informasi yang terencana dan terarah. Kata Kunci: Sistem Informasi, Efektivitas, Work From Home
PERANCANGAN DESAIN SISTEM BASIS DATA PENGELOLAAN ASET (STUDI KASUS: UNIVERSITAS GALUH CIAMIS) Dadan Mulyana; Bacilius Agung Suburdjati
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1502

Abstract

Universitas Galuh adalah perguruan tinggi swasta yang memiliki 7 Fakultas, 1 Program Pascasarjana, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), Badan Penjaminan Mutu Internal (BPMI), Perpustakaan dan Kantor Kerjasama. Dari banyaknya tempat yang ada di Universitas Galuh itu menjadi permasalahan yang harus dihadapi dalam manajemen pengelolaan aset. Pengelolaan aset tersebut masih mengandalkan peran dari manusia yang tidak bisa melakukan pendataan aset yang sangatlah banyak. Jika orang tersebut lupa akan menjadi masalah apalagi terkait jenis aset yang melakukan pembayaran dan jika terlambat akan dikenakan sanksi ataupun denda. Penelitian ini untuk memudahkan dalam menghitung jumlah aset dan pencatatan perawatan aset tersebut. Aplikasi pengelolaan aset ini akan bebasis web-based dengan menggunakan bahasa pemerograman php dan MySql sebagai basis datanya. Hasil dari penelitian ini berupa desain basis data yang nantinya akan di implemtasikan pada website yang bisa diakses oleh pengelola aset yang akan melakukan pencatatan perawatan aset dan juga sebagai pengingat akan perawatan aset-aset yang berada di Universitas Galuh. Kata Kunci: Sistem Informasi, Pengelolaan Aset, ERD, Desain Basis Data Abstract Universitas Galuh is a private university that has 7 faculties, 1 Postgraduate Program, Research and Community Service Institute (LPPM), Internal Quality Assurance Agency (BPMI), Library and Cooperation Office. From the many places in Galuh University, it becomes a problem that must be faced in asset management. The management of these assets still relies on the role of human beings who can not do a lot of asset collection. If the person forgets it will be a problem especially related to the type of asset that made the payment and if it is too late will be subject to sanctions or fines. This research is to facilitate in calculating the number of assets and recording the maintenance of these assets. This asset management application will be web-based free by using php and MySql programming languages as its database. The result of this research is a database design that will be implemtasikan on the website that can be accessed by asset managers who will record asset maintenance and also as a reminder of the maintenance of assets located at the University of Galuh. Keywords :Information System, Asset Management, ERD, Database Design
PERANCANGAN MEJA KERJA ADJUSTABLE BERDASARKAN ANALISIS RISIKO POSTUR KERJA PADA KARYAWAN WAREHOUSE (STUDI KASUS PT. MATARAM TUNGGAL GARMENT) Resvilia Nurzikiresa; Dian Janari
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1504

Abstract

Mataram Tunggal Garment merupakan perusahaan besar yang bergerak di bidang produksi pakaian yang sudah memiliki standar tingkat international karena hasil produknya 100% diekspor ke mancanegara. Jam kerja yang dilakukan setiap hari dan target yang harus dicapai memicu timbulnya berbagai macam tekanan bagi pekerja salah satunya tekanan fisik. Pekerja operator bagian warehouse (aksesoris) memiliki peran yang penting dalam pencapaian target perusahaan karena aksesoris kancing, manik-manik hiasan dan plastik kemas baju harus selalu siap tersedia baik sebelum baju diproduksi (kancing dan manik-manik) maupun setelah selesai diproduksi atau finishing (baju jadi siap ekspor). Postur kerja merupakan titik penentu dalam menganalisa keefektifan dari suatu pekerjaan. Nilai risiko postur kerja dapat dinilai menggunakan Kuesioner Nordic Body Map dan Quick Exposure Checklist serta pemberian usulan perbaikan dengan nilai keergonomisan produk didapatkan melalui Voice of Customer. Berdasarkan hasil Kuesioner NBM dan QEC terlihat bahwa postur kerja operator warehouse sebagian besar masuk dalam klasifikasi perlunya dilakukan penelitian dan perubahan secepatnya. Sehingga hasil Kuesioner NBM dan QEC yang dilanjutkan dengan VOC dari operator warehouse maka diberikan usulan perbaikan berupa desain produk meja adjustable yang berguna untuk memperbaiki postur kerja operator dengan memperhatikan nilai keergonomisan produk. Usulan lain yang diberikan yaitu berupa pemberian SOP kerja dan penyuluhan pemahaman kondisi kerja yang baik dan benar. Kata kunci: Postur, NBM, QEC, VOC, Desain Produk Mataram Tunggal Garment is a large company engaged in the production of clothing which already has international standards because its products are exported 100% abroad. The working hours that are carried out every day and the targets that must be achieved trigger various kinds of pressure for workers, one of which is physical pressure.operator workers Warehouse (accessories) have an important role in achieving the company's targets because button accessories, decorative beads and plastic packaging clothes must always be available before the clothes are produced (buttons and beads) or after they are produced or finished (clothes). so ready to export). Work posture is a determining point in analyzing the effectiveness of a job. The risk value of work posture can be assessed using theQuestionnaire Nordic Body Map and the Quick Exposure Checklist and the provision of suggestions for improvement with the product's ergonomic value obtained through the Voice of Customer. Based on the results of the NBM and QEC questionnaires, it can be seen that most of the warehouse operators work posture falls into the classification of the need for research and changes as soon as possible. So that the results of the NBM and QEC questionnaires followed by the VOC from theoperator are warehouse given a recommendation for improvement in the form of antable product design adjustable which is useful for improving the operator's work posture by taking into account the product ergonomics value. Other suggestions are given in the form of providing work SOPs and counseling on understanding the correct working conditions. Keywords: Posture, NBM, QEC, VOC, Product Design
RISIKO PENYEBAB CACAT BUTTON DENGAN METODE FMEA DAN FTA PADA DEPARTEMEN WAREHOUSE (STUDI KASUS PT. MATARAM TUNGGAL GARMENT) Eryza Ayu Erkhananda; Dian Janari
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1506

Abstract

Mataram Tunggal Garment merupakan perusahaan yang bergerak di bidang tekstil dan produk tekstil yang memproduksi pakaian wanita jadi yang terletak di Sleman, Yogyakarta, Indonesia. Pada PT. Mataram Tunggal Garment terdapat beberapa bahan baku yang didapat dari supplier salah satunya adalah aksesoris pakaian yang sebagian besar didapatkan dari supplier. Tidak dipungkiri masih banyak produk dari supplier yang mengalami cacat produk terutama pada aksesoris button. Oleh karena itu diperlukan sebuah metode yang tepat untuk mencari akar dari penyebab kecacatan untuk penurunan tingkat kecacatan produk khususnya pada produk button. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu FMEA dan FTA. FMEA merupakan teknik yang digunakan untuk mendefinisi, mengidentifikasi, dan menghilangkan kegagalan dan masalah pada suatu proses, setelah itu melakukan pembobotan nilai dan pengurutan berdasarkan RPN. Selanjutnya membuat analisis untuk perbaikan dengan menggunakan metode FTA berdasarkan nilai RPN yang tertinggi. Berdasarkan hasil metode FMEA didapatkan hasil RPN tertinggi pada cacat retak/patah dan cacat warna yaitu sebesar 336 dan 240. Berdasarkan hasil analisis menggunakan metode FTA, terdapat 3 basic event yang menyebabkan timbulnya top level event pada cacat warna yaitu, beban kerja yang berlebih, kondisi kesehatan yang menurun, dan suhu tidak optimum untuk bekerja. Sedangkan pada cacat retak/patah terdapat 5 basic event yaitu, tidak mengetahui prosedur kerja, karyawan yang kurang teliti, tidak adanya pengawasan, tidak terdapat SOP, dan tidak adanya pemeriksaan secara berkala. Usulan perbaikan yang dapat diberikan berupa rotasi kerja, penggunaan APD, penyediaan ventilasi udara, perbaikan dan penambahan SOP, pengawasan dan pemeriksaan pada inventory, dan pemberian reward dan punishment kepada pekerja. Kata kunci: Produk Cacat, FMEA, FTA, RPN Mataram Tunggal Garment is a company engaged in textiles products that produces apparel for women, located in Sleman, Yogyakarta. PT. Mataram Tunggal Garment has several raw materials obtained from suppliers, one of which is clothing accessories, which are mostly obtained from suppliers. It is undeniable that there are still many products from suppliers that defects, especially in button accessories. Therefore we need an appropriate method to find the root causes of defects to reduce the level of products defect, especially in button accessories. The methods used in this research are FMEA and FTA. FMEA is a technique used to define, identify, and eliminate failures and problems in a process, after which weighting and sorting are based on RPN. Then make an analysis for improvement using FTA method based on the highest RPN value. Based on the results of the FMEA method, the highest RPN results were obtained for cracks/fractures and color defects, 336 and 240. Based on the results of the analysis using FTA method, there are 3 basic events that cause top level events to color defects, excess workload, decreased health conditions, and not optimum temperature for work. Whereas for cracked/ fracture defects there are 5 basic events, not knowing work procedures, employees who are not careful, there is no supervision, there is no SOP, and there is no periodic inspection. Improvements that can be given are in the form of work rotation, use PPE, provision of air ventilation, improvement an addition SOP, supervision and inspection of inventory, and giving rewards and punishment to workers. Keywords: Product Defects, FMEA, FTA, RPN
PENGARUH PARAMETER TEMPERATUR QUENCHING TERHADAP SIFAT MEKANIK DAN STRUKTUR MIKRO REAR HUB SPINDLES Murtalim; Fathan Mubina Dewadi; Amir; Wanri Saputra Sigalingging
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1507

Abstract

Perkembangan teknologi terutama dalam pengerasan logam mengalamai kemajuan yang sangat pesat. Perlakuan panas didefenisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu pada baja/logam atau paduan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut dengan proses quenching. Proses perlakuan ini pada dasarnya terdiri dari beberapa tahapan, dimulai dengan pemanasan sampai ke temperatur tertentu, lalu diikuti dengan penahanan selama beberapa saat, baru kemudian dilakukan pendinginan dengan kecepatan tertentu. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perubahan sifat mekanik dan struktur mikro yang terjadi pada material rear hub spindle yang digunakan untuk gigi power thresher setelah megalami proses perlakuan panas dengan media pendinginan oli. Dari hasil pengujian kekuatan bahan memperlihatkan bahwa nilai kekuatan tertingi terdapat pada specimen uji yang diberi perlakuan panas pada temperatur 875 oC dengan nilai kekuatan 602,46 N/mm2 dan nilai kekuatan terkecil pada spesimen uji yang diberi proses perlakuan panas pada temperatur 825 0C dengan nilai kekuatan tarik 537,50 N/mm2. Nilai kekerasan bahan tertinggi terdapat pada spesimen uji yang diberi perlakuan panas pada temperatur 875 oC dengan nilai kekerasan 219 HVN dan nilai kekerasan terkecil terjadi specimen uji yang diberi perlakuan panas pada temperatur 825 oC dengan nilai kekerasan 168 HVN. Dari hasil pengujian mikro struktur memperlihatkan bahwa diameter butiran bahan menunjukkan menurunnya diameter butiran selama proses hardening dengan quenching oli dimana semakin kecil diameter butiran maka sifat mekanis bahan meningkat. Kata Kunci : Rear Hub Spindles, Perlakuan panas, Sifat Mekanik, Struktur mikro
TINGKAT KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT FENITOIN PADA PASIEN EPILEPSI DI RUMAH SAKIT CITRA SARI HUSADA INTAN BAROKAH KARAWANG Maulana Yusuf Alkandahri; Isra Qurrata Ayun Eka Putri
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1508

Abstract

Epilepsi merupakan salah satu penyakit otak yang sering ditemukan di dunia. Data World Health Organization (WHO) menunjukkan epilepsi menyerang 70 juta dari penduduk dunia. Penyakit kronis adalah gangguan atau penyakit yang berlangsung lama (berbilang bulan atau tahun), seperti hipertensi, diabetes melitus, kusta, epilepsi, TBC, AIDS, leukimia, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan minum obat dengan jenis kelamin dan tingkat pendidikan terhadap angka kejadian penyakit epilepsi dengan penggunaan obat antihepilepsi pada pasien epilepsi di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Citra Sari Husada Intan Barokah Karawang periode Agustus-November 2020. Penelitian ini bersifat observasional dengan menggunakan rancangan analisis deskriptif cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan secara prospektif dan retrosprektif dengan menggunakan data skunder berupa resep pasien epilepsi dan data primer berupa kuesioner yang diberikan kepada pasien rawat jalan di Rumah Sakit Citra Sari Husada Intan Barokah Karawang periode Agustus-November 2020. Penelitian ini dilakukan dengan cara menyebar kuesioner pada responden yang telah memenuhi kriteria inklusi. Diperoleh data sebanyak 96 pasien epilepsi yang menjadi responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pendidikan merupakan faktor resiko ketidakpatuhan dengan nilai p sebesar 0,536 (p>0,05) dan jenis kelamin juga merupakan faktor resiko ketidakpatuhan dengan nilai p sebesar 0,068 (p>0,05). Kata kunci: Epilepsi, Kepatuhan, Faktor resiko Epilepsy is one of the most common brain diseases in the world. World Health Organization (WHO) data shows that epilepsy affects 70 million of the world's population. Chronic disease is a disorder or disease that lasts for a long time (months or years), such as hypertension, diabetes mellitus, leprosy, epilepsy, tuberculosis, AIDS, leukemia, and so on. This study aims to determine the relationship between the level of adherence to taking medication with gender and education level on the incidence of epilepsy with the use of antihepileptic drugs in epileptic patients at the outpatient installation of Citra Sari Husada Intan Barokah Hospital, Karawang period August-November 2020. This study is observational. by using a cross-sectional descriptive analysis design. Data collection was carried out prospectively and retrospectively using secondary data in the form of epilepsy patient prescriptions and primary data in the form of questionnaires given to outpatients at Citra Sari Husada Intan Barokah Hospital, Karawang period August-November 2020. This research was conducted by distributing questionnaires to respondents. who have met the inclusion criteria. Data obtained were 96 epilepsy patients who became respondents. The results of this study indicate that education level is a risk factor for non-compliance with a p value of 0.536 (p> 0.05) and gender is also a risk factor for non-compliance with a p value of 0.068 (p> 0.05). Keywords: Epilepsy, Obedience, Risk factor
PENGARUH AGAMA TERHADAP PERILAKU MEMILIH PEMIMPIN PADA GENERASI MUDA DIKOTA BANDUNG Ratna Fitria; Mulyana; Wilodati; Kama Abdulhakam
BUANA ILMU Vol 5 No 2 (2021): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i2.1509

Abstract

Masalah yang sering muncul menjelang pemilihan umum adalah banyaknya partai politik yang lebih mengutamakan pencitraan keimanan dan ketakwaan beragama sebagai modal untuk meraih kemenangan. Lamar melamar terhadap orang yang memiliki jabatan yang tinggi dibidang keagamaan akan sangat laris dan akan selalu menjadi orang yang paling dicari ketika menjelang pemilihan umum. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana agama mempengaruhi perilaku memilih pada generasi muda?.Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Pendekatan tersebut digunakan untuk menggali nilai keyakinan beragama yang dimiliki generasi muda. Penelitian ini akan melibatkan para pemuda yang berada dikota Bandung. Instrument yang digunakan untuk mengukur variable adalah Skala Guttuman dengan menggunakan dua jawaban yang tegas dan konsisten yaitu ya dan tidak, nilai ya (1) dan nilai tidak (0).Adapun hasil penelitian dengan menggunakan korelasi kendall’s tau dapat diketahui bahwa nilai signifikansi 0,021 yang berarti bahwa bahwa tidak ada hubungan secara signifikan antara Agama seseorang dengan perilaku memilih. Kata Kunci: Perilaku memilih, Generasi Muda, Agama The problem that often arises before the general election is that there are many political parties that prioritize the image of faith and religious piety as capital to achieve victory. Applying for people who have high positions in the field of religion will be very in demand and will always be the most sought after people when approaching the general election. This research was conducted to find out how religion affects voting behavior in the younger generation. The research approach used is a quantitative approach. This approach is used to explore the values ​​of religious beliefs owned by the younger generation. This research will involve youths in the city of Bandung. The instrument used to measure the variable is the Guttuman Scale using two firm and consistent answers, namely yes and no, yes (1) and no (0). As for the results of the study using the Kendall's tau correlation, it can be seen that the significance value is 0.021, which means that there is no significant relationship between a person's religion and voting behavior. Keywords: voting behavior, youth, religion

Page 1 of 2 | Total Record : 13