cover
Contact Name
Yogi Ginanjar
Contact Email
yogi.ginanjar@ptk.ubpkarawang.ac.id
Phone
+6282298292535
Journal Mail Official
buanailmu@ubpkarawang.ac.id
Editorial Address
Jalan Ronggo Waluyo Sirnabaya, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur., Kabupaten Karawang, Jawa Barat 41361
Location
Kab. karawang,
Jawa barat
INDONESIA
Buana Ilmu
ISSN : 25416995     EISSN : 25805517     DOI : https://doi.org/10.36805/bi
Buana Ilmu menerbitkan penelitian, metodologi dan studi kasus tentang semua bidang ilmu secara umum. Naskah ilmiah dalam jurnal ini mengandung data dan informasi yang memajukan ilmu pengetahuan secara umum dan penelitian yang nyata.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 293 Documents
Pendidikan Resoulsi Konflik Melalui Model Pembelajaran Dicovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Abd. Rahman; Bunyamin Maftuh; Elly Mulihah
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1214

Abstract

Kemampuan mengemukakan pendapat merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembelajaran, sekaligus salah satu aspek keterampilan yang dikembangkan di sekolah, namun kemampuan menggemukakan pendapat di beberapa sekolah belum berkembang, oleh sebab itu perlu dikembangkan dengan model pembelajaran Discovery Learning. Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis Pendidikan Resoulsi Konflik Melalui Model Pembelajaran Dicovery Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka atau literature review teori yang mempelajari buku refensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis yang berguna untuk mendapatkan landasan teori mengenai masalah yang akan diteliti. Dengan demikian dapat dismpulkan bahwa penggunaan metode pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan peserta didik mengemukakan pendapat pada pembelajaran mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan. Disarankan guru Pendidikan Kewarganegaraan dapat menggunakan metode pembelajaran studi kasus sebagai salah satu metode pembelajaran efektif membantu guru meningkatkan kemampuan peserta didik peserta didik mengemukakan pendapat saat proses pembelajaran berlangsung Kata kunci: Discovery Learning, kemampuan mengemukakan pendapat.
Strategi Mediasi Dalam Menyelesaikan Konflik Kekerasan Dalam Rumah Tangga Berbasis Kesetaraan Gender Nunung Nurjanah; Bunyamin Maftuh; Elly Malihah
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1215

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga sebagai suatu konflik yang salah satu sumbernya yakni relasi yang timpang antara suami dan isteri yang berakar pada budaya patriakhi yang menempatkan peran, fungsi, dan tanggung jawab yang bebeda pada laki-laki dan perempuan. Dalam mengatasi persoalan kekerasan dalam rumah tangga tidak cukup dengan melihat pemicu konflik yang mengakibatkan tindak kekerasan yang dialami oleh salah satu pihak, yang sebagain besar perempuan, diperlukan pemahaman akan akar persoalan tersebut. Artikel ini membahas mengenai makna kekerasan dalam rumah tangga, factor –faktor penyebab kekerasan dalam rumah tangga, bagaimana keterkaitan kekerasan dalam rumah tangga dengan konsep gender. Diakhir artikel ini, diperoleh gambaran mengenai strategi mediasi berbasis kesetaraan gender dalam mengatasi kekerasan dalam rumah tangga. Kata kunci : gender, kekerasan, rumah tangga, mediasi. Abstract Domestic violence as a source of conflict is an unequal relationship between husband and wife rooted in a patriarchal culture that places different roles, functions, and responsibilities on men and women. In overcoming the problem of domestic violence it is not enough to look at the triggers of conflict that result in acts of violence experienced by one of the parties, who are mostly women, an understanding of the root of the problem is needed. This article discusses the meaning of domestic violence, the factors that cause domestic violence, how the relation of domestic violence to the concept of gender. At the end of this article, an overview of gender equality-based mediation strategies is obtained in dealing with domestic violence. Keywords: gender, violence, household, mediation.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw Dalam Pembelajaran PPKn Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Resha Sapti Apriliani; Lusiana Rahmatiani; Erwin Susanto
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan motivasi belajar siswa dengan di terapkannya model kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) pada siswa kelas XI SMK Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari guru mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), siswa dan expert judgement. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan ialah triangulasi sumber. Permasalahan yang mendasar dalam penelitan ini adalah rendahnya motivasi belajar yang dimiliki siswa akibat penerapan model pembelajaran yang kurang tepat. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat peningkatan motivasi belajar siswa saat diterapkannya model kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran PPKn. Siswa mempunyai gairah untuk mengikuti pembelajaran dengan baik. Kemudian siswa ikut terlibat dalam kegiatan pembelajaran yaitu siswa maupun siswi ikut terlibat dalam kegiatan diskusi, mampu bekerja sama dan saling bertukar fikiran serta mempunyai keberanian untuk mengemukakan pendapatnya. Rekomendasi dari penelitian ini meliputi Pertama, pihak sekolah sebagai pembuat kebijakan diharapkan memberikan adanya kebijakan agar model pembelajaran kooperatif ini dapat terus digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Kedua, pihak sekolah harus menyediakan sarana berupa sumber belajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Ketiga, guru hendaknya melakukan pendekatan yang lebih dengan memberikan suport dan arahan kepada siswa agar siswa yang belum siap menerima pembelajaran menjadi lebih termotivasi. Kata kunci: Model Kooperatif Tipe Jigsaw, PPKn, Motivasi Belajar This research aims to investigate how students’ learning motivation increase with the jigsaw method of cooperative learning implementation in the learning process of Pancasila and Civics Education (PPKn) in 11th-grade students of SMK Negeri 2 Karawang. This research used a qualitative approach with a descriptive method. The subjects of this research are the teachers of Pancasila and Civics Education (PPKn), students, and expert judgment. The data collection techniques used in this research are interviews, observations, and context documentations. The data analysis method used in this research is source triangulation. The main problem of this research is the lack of students’ learning motivation that is caused by the implementation of the ineffective learning model. The result of research indicates that there is an increase in students’ learning motivation during the jigsaw method of cooperative learning implementation in the learning process of PPKn. Students have more interest to follow the class diligently. Additionally, students participated in various learning activities. They take part in class discussions, can work cooperatively, share their thoughts, and also have the courage to voice out their opinions. There are several recommendations from this research. First, the school as a policymaker is expected to create a policy in which this cooperative learning model can be used regularly in class. Second, the school should provide learning resources as the facilities therefore the learning objectives can be achieved. Third, teachers should make a more intensive approach by providing support and guidance to students therefore students who are not ready to follow the class become more motivated. Keywords: Jigsaw Method of Cooperative Learning, PPKn. Learning Motivation
Pengaruh Organisasi Kepramukaan Terhadap Kemampuan Menyampaikan Pendapat Mahasiswa Diantini; Nadya Putri Saylendra; Tridays Repelita
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1217

Abstract

Penelitian ini dilakukan atas dasar kegelisahan peneliti terkait dengan rendahnya kemampuan menyampaikan pendapat mahasiswa di depan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan analisis korelasional. Tahapan dalam penelitian ini yaitu uji instrumen, pengumpulan data, menganalisa data, serta menginterpretasikan data. Populasi penelitian adalah anggota organisasi kepramukaan Universitas Buana Perjuangan Karawang dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah probability sampling dengan teknis analisis regresi linier sederhana. Dari hasil penelitian diperoleh (thitung= 5.424 > ttabel= 2.042; p value = 0,00 < 0,05) hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis terdapat pengaruh yang signifikan antara organisasi kepramukaan terhadap kemampuan menyampaikan pendapat mahasiswa (H1) diterima. Dapat disimpulkan bahwa sebesar 51,2% faktor organisasi kepramukaan mempengaruhi kemampuan menyampaikan pendapat mahasiswa. Rekomendasi dari penelitian ini, disarankan agar mahasiswa melaksanakan tugas sabaik-baiknya dengan harapan mampu memotivasi diri, mengeksplor pengetahuan dan pengalaman untuk kehidupan nyata di luar kampus dan pemangku kebijakan lebih mengapresiasi segala bentuk potensi mahasiswa termasuk kemampuannya dalam menyampaikan pendapat. Kata kunci: Organisasi Mahasiswa, Pramuka, Menyampaikan Pendapat This research was conducted on the basis of the researcher's anxiety related to the low students' ability to convey their opinions in public. The method used of this research was quantitative using correlational analysis. The stages in this research are instrument testing, data collection, data analysis, and data interpretation. The research population was the members of the scouting organization at the University of Buana Perjuangan Karawang. The data collection technique used was probability sampling with simple linear regression analysis techniques. From the research results obtained that (tcount = 5.424> ttable = 2.042; p value = 0.00 <0.05). These results indicate that the hypothesis that there is a significant influence between scouting organization on the ability to convey students' opinions (H1) is accepted. It can be concluded that 51.2% of the scouting organizational factors affect the ability to convey students' opinions. The recommendations from this study, it is suggested that students carry out their duties as well as possible with the hope of being able to motivate themselves, explore knowledge and experiences to face the real life outside the campus and and the policy makers are expected to appreciate all forms of students' potential, including their ability to express opinions. Keywords: Student Organization, Scout, Expressing opinions
Dampak Penggunaan Gadget Pada Kemampuan Interaksi Sosial Siswa Kelas V Sekolah Dasar Yulistina Nur DS; Harmawati; Siti Nurhabibah
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1218

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada kemampuan interaksi sosial siswa kelas V Sekolah Dasar Desa Kondang Jaya RT 54 / RW 06 Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Adapun penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan angket sebagai instrumen penelitian dan 10 orang siswa kelas V sebagai responden. Teknik pengumpulan data untuk perhitungan angket dilakukan dengan sakala Guttman yang mempunyai rentang skala presentase antara 0% sampai 50%, 50%, 50% sampai 100% dengan hasil presentase titik kesuaiannya di atas 50% yaitu 66.5%. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 66.5% penggunaan gadget mendekati berdampak pada kemampuan interaksi sosial siswa kelas V Sekolah Dasar di Desa Kondang Jaya RT 54 / RW 06 Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Kata kunci: Dampak penggunaan gadget, interaksi sosial The purpose of this study was determine the impact of the use of gadgets on the sosial interaction abilities of 5th grade elementary school student Desa Kondang Jaya RT 54 / RW 06 Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. The research used is descriptive qualitative with a questionnaire as a research instrument and 10 fifth grade elementary school students as respondents. Data collection techniques for qustionare calculations performed with the Guttman skala has a percentage scale ranging from 0% to 50%, 50%, 50% to 100% with results of the percentage point of conformity above 50% that is 66.5%. The results showed as much as 66.5% of the use of gadgets could have an impact on the ability of social interaction grade 5 elementary school students in Desa Kondang Jaya RT 54 / RW 06 Kecamatan Karawang Timur Kabupaten Karawang. Keywords : the impact of gadget usage, social interaction capabilities
Implementasi Koordinat Google dan Citra Kamera Pada Aplikasi Monitoring Petugas Berbasis Android Bayu Priyatna; Fitria Nurapriani
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1219

Abstract

The development of technology is currently so fast, the use of various fields, especially in telecommunications, is now increasingly being improved and developed, such as the internet network, which has now reached the fourth generation or 4G, now a new technology has emerged, namely 5G. In addition to the internet, some technologies are widely developed by Google, where Google is a United States company engaged in services, with its flagship product being the Web Browser, Google Map which is now in great demand by the public to find information, in addition to web browsers and google maps. Many other technologies are beneficial for software developers and the general public. The Android operating system currently dominates the market as an Open Sources platform used for making mobile-based applications by developers, ranging from games, e-learning, ebooks, e-commerce and so on both free and paid, DISKOMINFO which regulates all systems spread across the entire Bekasi district, but currently the problems faced by KOMINFO Bekasi are; The points of location for the distribution of consumers are not mapped so that the division of the area is difficult to determine, field officers, visit not on time and so on. The method in this research is using UCD. The test results using alpha testing from the field officer data showed that 79.62% strongly agreed, 9.26% agreed, and the rest disagreed. Most of the officers agreed with the system that had been made, and only a few officers disagreed with the application. From the admin officers and finance data, it shows that 90.44% strongly agree, 1.55% agree, and the rest disagree. It can be concluded that the monitoring system that has been created is easy and feasible to use. Keywords: Google, DISKOMINFO, Monitoring, Alpha testing, Bekasi. Perkembangan Teknologi sekarang ini semaking cepat, pemanfaattan diberbagai bidang terutama pada telekomunikasi kini semakin terus diperbaiki dan dikembangkan sepertihannya jaringan internet yang kini sudah sampai kepada generasi ke empat atau 4G bakan kini sudah muncul teknologi baru yaitu 5G. Selain internet tedapat juga teknologi yang banyak dikembangkan oleh Google, dimana google merupakan perusahaan Amerika serikat yang bergerak dibidang jasa atau Service, dengan produk andalannya adalah Web Browser, Google Map yang kini banyak diminati oleh kalangan masyarakat untuk mencari informasi, selain web browser dan google map masih banyak teknologi lainnya yang sangat berguna bagi pengembang software maupun masyarakat umum. Android sistem operasi yang saat ini mendominasi pasar sebagai platform Open Sources yang digunakan untuk pembuatan aplikasi berbasis mobile oleh para pengembang, mulai dari games, e-learning, ebook, ecommerce dan lain sebagainya baik gratis maupun berbayar, DISKOMINFO yang mengatur seluruh sistem yang tersebar di seluruh wilayah kabupaten Bekasi, namun saat ini prmasalahan yang dihadapi KOMINFO Bekasi adalah; Titik-titik lokasi penyebaran konsumen tidak di petakan sehingga pembagian wilayah sulit untuk ditetapkan, Kunjungan petugas lapangan tidak tepat waktu dan lain sebagainya. Metode dalam pengembangan ini menggunakan UCD. Hasil pengujian menggunakan alpha testing dari data petugas lapangan menunjukan bahwa 79,62% menyatakan sangat setuju, 9,26% menyatakan setuju dan sisanya menyatakan tidak setuju. Sebagian banyak petugas setuju dengan sistem yang telah dibuat dan hanya sedikit petugas yang tidak setuju dengan aplikasi tersebut. Dari data admin petugas dan keuangan menunjukan bahwa 90,44% menyatakan sangat setuju, 1,55% menyatakan setuju dan sisanya menyatakan tidak setuju. Dapat disimpulkan bahwa sistem monitoring yang telah dibuat mudah dan layak untuk digunakan. Kata Kunci: Google, DISKOMINFO, Monitoring, Alpha testing, Bekasi.
Peran Manajemen Pesantren Dalam Upaya Menangkal Paham Radikal Negatif Terhadap Santri Asep Jamaludin; Sihabudin; Haerudin; Asep Darojatul Ramli
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1220

Abstract

Penelitia ini bertujuan untuk menelaah seberapa besar efektifitas peranan manajamen pendidikan dipondok pesantren Al Hikamussalafiyyah wanayasa cipulus dalam upaya untuk menangkal paham radikal negatif terhadap santri – santri. Dalam penelitian ini manajemen pondok pesantren wanayasa telah menerapkan kurikulum yang jauh dari paham radikalisme dan dari hasil kuesioner dan wawancara yang di bagikan kepada para santri menhghasilkan 99% persen bahwa santri tidak ada yang memeiliki paham radikal negatif tersebut. Objek penelitian santri – santri di pondok pesantren Al Fatih Wanayasa, Ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode yang digunakan yaitu studi kasus, dengan pengumpulan datanya melalui observasi, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ini peneliti berharap agar dapat memberikan kontribusi dan manfaat bagi semua pihak-pihak yang terkait, terutama pihak pemerintah daerah dan pondok pesantren dalam rangka menangkal paham radikalisme terhadap diri santri. Kata Kunci : Manajemen Pesantren, Paham Radikal Negatif This research aims to examine the effectiveness of the role of education management in the boarding school Al Hikamussalafiyyah wanayasa cipulus in an effort to ward off negative radical understanding of the students. In this research, the management of Islamic boarding schools in Wanaayasa has implemented a curriculum that is far from radicalism and from the results of questionnaires and interviews distributed to the students resulted in 99% percent that no one has the negative radical understanding. The object of research of students in Al Fatih Wanayasa boarding school, this is a qualitative descriptive study with the method used is a case study, by collecting data through observation, field notes, interviews and documentation. From the results of this study the researchers hope to be able to contribute and benefit to all parties concerned, especially the local government and Islamic boarding schools in order to counteract the radicalism against students. Keywords: Pesantren Management, Negative Radical Understanding
Dampak Keberadaan Minimarket Terhadap Warung Kecil di Kabupaten Karawang Santi Pertiwi Hari Sandi; Mumun Maemunah
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kebijakan yang berkaitan dengan minimarket dan warung kecil di Kabupaten Karawang, (2) mengetahui dampak keberadaan minimarket terhadap warung kecil di Kabupaten Karawang, (3) mengetahui upaya pemerintah dalam menjalankan Peraturan Bupati Karawang Nomor 75 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas peraturan bupati karawang nomor 4 tahun 2010 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern (mini market), (4) mengetahui upaya yang dilakukan warung kecil untuk mempertahankan eksistensi usahanya. Penelitian ini dilakukan dengan subyek pedagang pada warung kecil di Kabupaten Karawang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah keberadaan minimarket dan warung kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah pedagang warung kecil dan konsumen warung kecil yang merasakan keberadaan minimarket di Kabupaten Karawang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kebijakan Peraturan Bupati Karawang Nomor 75 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas peraturan Bupati Karawang nomor 4 tahun 2010 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern (mini market). (2) Dampak adanya minimarket dalam hal ini yaitu alfamart dan indomaret terhadap warung kecil terutama dari omset dan pendapatan yang mengalami penurunan sebanyak 77,2%, jumlah konsumen yang berkunjung ke warung kecil menurun terutama pada masa akhir bulan (gajian) yaitu sejumlah 23%, Pelayanan yang diberikan pedagang warung kecil berbeda dengan di minimarket dan jenis barang yang diinginkan oleh konsumen, (3) Upaya yang dilakukan Pemerintah dalam menjalankan Nomor 75 Tahun 2012 tentang perubahan kedua atas peraturan Bupati Karawang nomor 4 tahun 2010 tentang pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern (mini market) masih minim, (4) upaya yang dilakukan dalam mempertahankan eksistensi warung kecil masih kurang. Keywords : Pengaruh, Minimarket, Warung Kecil
The Effect Of The Ability In Mastering Dialogue Towards Student’s English Learning Achievement At SMK Negeri 1 Rawamerta Karawang Asep Darojatul Romli; Sihabudin
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1222

Abstract

The effect of the ability in mastering dialogue, to know and explain the effect of the ability in mastering dialogue on English learning achievement, to know and explain the effect of ability on English learning achievement and to know and explain the effect of the ability in mastering dialogue on learning achievement English through motivation. The research method used is survey method. Population in this research is all students of class X of first semester of SMK Negeri 1 Rawamerta, Karawang. The sampling technique used is cluster random sampling, the sample is taken randomly according to the class that has been formed. So, the sample in this study as many as 18 people from the total population of 192 people. The research instrument consists of three types of tests, namely the questionnaire of the ability in mastering dialogue , English achievement test with the subject of the circle. Analysis of statistical data to test the hypothesis in this study using Path Analysis (Path Analysis). Statistic test is used t test. The results showed: (1) direct effect of the ability in mastering dialogue (2) direct effect of the ability in mastering dialogue on English learning achievement, (3) direct effect of the ability in mastering dialogue to English learning achievement and (4) indirect effect of lateral thinking ability toward English learning achievement through creative thinking ability. Keywords: The ability in mastering dialogue, English learning achievement
Inflection Of Students’ Vocabulary Mastery On Multiple Choice Test Students’ At Vocational High School In Bogor Yani Octafia
BUANA ILMU Vol 5 No 1 (2020): Buana Ilmu
Publisher : Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/bi.v5i1.1226

Abstract

This research aims to determine and analyze the inflection of vocabulary mastery on students’ vocational high school in Bogor. The population observed in this study was eleventh grade students of vocational schools in Bogor. In the academic year 2019/2020.The respondents in this study were students at one of the vocational schools in Bogor. This research method uses a qualitative descriptive method, the population in this study were students of class XI Sirajul Falah Vocational School in Bogor totaling 336 students. The sampling technique in this study uses a probability sampling technique. From this population 20% of the population was taken so that the total sample was 68 students. The instrument of this research is multiple choice test. Researchers ask students to answer multiple choice test on vocabulary instrument. Indicators used to determine vocabulary mastery, namely: 1) determining words that have collected meanings / synonyms, and 2) determining words that have contradictory meanings / antonyms. 3) determining words related to the spelling 4) determining the words related to grammar. This research was carried out using tests given directly to the subjects studied in the vocabulary mastery aspect given 20 questions in the form of multiple choice. Based on the data analysis, there are 68 respondents who were given 20 multiple choice questions with 4 indicators, namely the correct answer indicator and the rest are the number of respondents' wrong answers. Based on the data analysis shows that there are 84% of questions related to true and the remaining 16% of questions cannot be answered correctly by students. So it can be concluded that there is inflection vocabulary mastery on vocabulary test. Kata kunci: Vocabulary Mastery; Multiple Choice Test

Page 11 of 30 | Total Record : 293