cover
Contact Name
Tuti Hardianti
Contact Email
tutihardianti@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285270674334
Journal Mail Official
pascal@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Pascal: Journal of Physics and Science Learning
ISSN : 26140950     EISSN : 26226707     DOI : https://doi.org/10.30743/pascal
Journal of Physics and Science Learning (PASCAL) merupakan Jurnal yang diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini memuat hasil pemikiran, ide, gagasan dari penelitian,pengembangan kajian pustaka dan kreasi inovasi lain yang mencakup; Ilmu Fisika, Inovasi pembelajaran, Model pembelajaran, Evalusi pembelajaran, Media pembelajaran, dan Teknologi pembelajaran fisika dan IPA.
Articles 68 Documents
FLIP-FLOP LIGHTS FOR MARINE SAFETY (LAMPU FLIP-FLOP UNTUK KEAMANAN LAUT) Fuadaturrahmah Fuadaturrahmah; Indri Dayana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A flip-flop lamp has been created for sea safety, so as to minimize ship accidents, which means guaranteed sea security, protecting the marine ecosystem and maintaining sea cleanliness. The working principle of the flip-flop lamp is based on the concept of Ohm's law, Archimedes's law, and hydrostatic pressure. The time obtained to float the flip-flop lamp is 0.779 s, with a hydrostatic pressure of 2000 N / m, Flip-flop lights made for marine safety can float in water. From the data it can be that the 2000 N / m2 hydrostatic pressure takes 0.779 s, which means the tool can float completely in water because itdoes not take up to 1 second. this means it is ready to use at sea
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MAN PADA MATA PELAJARAN FISIKA DI SEKOLAH ( STUDI PADA SISWA KELAS XI DI BIMBINGAN PENA PELAJAR ) sanimah sanimah; sri wahyuni
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan aspek yang sangat penting yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran fisika, terutama dalam memecahkan permasalahan-permasalan yang membutuhkan alternatif pemecahan yang lebih mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI MAN di Bimbingan Pena Pelajar pada mata pelajaran fisika di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MAN di Bimbingan Pena Pelajar yang bersekolah di tempat yang sama dengan jumlah subjek 20 siswa. Teknik pengambilan data dengan angket kemampuan berpikir kritis siswa yang dikembangkan dengan framework Norris – Ennis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan berpikir kritis pada indikator melakukan tanya jawab merupakan indicator paling tinggi yang dimiliki siswa dengan persentase 95%. Sedangkan terdapat nilai yang hampir sama pada indikator mengumpulkan informasi dan menilai kredibilitas sumber sehingga indicator ini dapat dikatakan pada tingkat sedang. Indicator Kemampuan berpikir kritis terendah yang dimiliki siswa terdapat pada indicator ke 4 yaitu menilai informasi dengan persentase terendah 25%. Kata kunci: kemampuan berpikir kritis, siswa MAN, matapelajaran Fisika
KAJIAN ETNOFISIKA PADA TARI LILIN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN FISIKA Azriel Triadi Putri; Crismianti Retno Kartika Sari Noe; Reinhard Andrianus M
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi gerak merupakan materi fisika yang erat hubungan nya dengan kehidupan sehari-hari. Namun sebagian siswa tidak tertarik dengan pelajaran fisika terkhusus pada materi gerak karena terdapat banyak persamaan yang sama pada fisika yang membuat siswa sulit untuk menghafal. Oleh karena itu seperlunya diadakan cara agar strategi menampilkan materi fisika supaya siswa dapat rasa nyaman dan diakui. Pada materi gerak ini di pelajari pada siswa SMA KELAS X pada semester ganjil. Gerak menekankan pada pengetahuan , keterampilan sikap , yang harus di pelajari oleh siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan.Di Sumatera Barat terdapat tarian daerah yang menjadi ciri khas Provinsi Sumatera Barat  yaitu Tari Lilin dengan menampilkan seperti pada acara besar. Budaya tarian daerah yang sangat beraneka raga dapat di reduksi dan dipadukan sebagai media pembelajaran di sekolah data yang diperoleh kemudian di analisis,diverivikasi,dan di reduksi kemudian dirangkai ke pengetahuan Ilmiah ke konsep fisika pada pembelajaran kelas X SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa tari piring dapat digunakan sebagai media pembelajaran fisika materi gerak.
“GRUP KRITIS” MEMBANGUN TPACK (TECHNOLOGICAL, PEDAGOGICAL, AND CONTENT KNOWLEDGE) CALON GURU DI MASA PANDEMI Yuswa - Istikomayanti; Elita Mega Selvia Wijaya
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini menjabarkan hasil pengetahuan pedagogik mahasiswa dalam aspek TPACK serta peranan “Grup Kritis” selama pelaksanaan praktik lapang mahasiswa calon guru. Dalam program PLP (Pengenalan Lapangan Persekolahan) di masa pandemi ini juga menemui beberapa kesulitan, yakni ketidaksiapan calon guru menghadapi pembelajaran transisi antara daring dan tatap muka terbatas. Penelitian studi kasus pada mahasiswa calon guru dilakukan dengan pemberian angket, wawancara dan observasi serta analisis dokumen rencana pembelajaran. Dengan penerapan ”Grup Kritis” mahasiswa calon guru berbasis Lesson Study (LS) membentuk komunitas belajar yang cukup sinergis. Aspek TK, PK, dan CK mahasiswa tercapai dalam taraf cukup,  dan aspek TCK, TPK, PCK dan TPACK dalam taraf  baik. Dengan penerapan grup kritis memberikan manfaat untuk mahasiswa, guru pamong serta dosen pendamping dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam perencanaan pembelajarannya.Kata kunci: Kolaborasi, Lesson Study, Mahasiswa Calon Guru, TPACK
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS LITERASI SAINS FISIKA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 3 MANDAILING NATAL Ainun Mardiyah Lubis; Aslamiyah Rambe
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Melalui proses belajar, pribadi peserta didik dapat senantiasa mengalami perkembangan dan perubahan ke arah yang lebih maju yakni memiliki potensi diri yang unggul dalam ilmu pengetahuan, sosial, moral maupun ilmu lainnya. Salah satu tantangan pada abad 21 dalam dunia pendidikan adalah membangun masyarakat berpengetahuan yang memiliki keterampilan terhadap media dan ICT (Information and Communication Technology) atau Teknologi Informasi dan Komunikasi . Seiring dengan tantangan tersebut, dimana guru dituntut untuk dapat memfaaatkan TIK. Hal ini sesuai dengan kurikulum 13 yang menjadikan Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) sebagai media pembelajaran atau  sarana pada semua mata pelajaran dimana tekniologi komputer diintegrasikan dalam setiap mata pelajaran diantaranya adalah penggunaan modul elketronik (e- modul). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menghasilkan  modul elektronik pembelajaran fisika yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah  penelitian  pengembangan (research and development).  Model pengembangan  yang digunakan adalah model 4-D yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (development) dan penyebaran (dessiminate). Tahap define dilakukan analisis kurikulum, analisis materi, dan analisis siswa. Tahap design dilakukan perancangan terhadap modul pembelajaran . Tahap development dilakukan uji validitas melalui lembar validasi modul  pembelajaran, uji praktikalitas melalui lembar observasi keterlaksanaan RPP, angket respon guru dan siswa, uji efektivitas diperoleh dari penilaian kompetensi pengetahuan. Tahap dessiminate dilakukan penyebaran modul. Hasil penelitian pada tahap define dengan hasil sangat baik, analisis materi diperoleh fakta, konsep, prinsip dan prosedur dari  materi alat optik. Hasil penelitian pada tahap design diperoleh modul elektronik, yang dirancang berbasis literasi sains Fisika. Hasil penelitian pada tahap development  pada  uji validitas  diperoleh data  persentase modul adalah 88,7%,. Hasil uji praktikalitas dari keterlaksanaan RPP persentasenya adalah 88,95%, angket respon guru adalah 85,8%  dan angket respon siswa adalah 86 %. Selanjutnya hasil uji efektivitas didukung oleh penilaian pengetahuan dengan rata-rata 89,5.
PENGEMBANGAN POCKETBOOK BERBASIS FLIPBOOK DENGAN ANIMASI 3D DALAM POKOK BAHASAN ALAT OPTIK KELAS XI SMA Diva Alkhadia Rana; Rani Wulandari; Sri Wahyu Oktavianingsih; Irnin Agustina Dwi Astuti
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika terkesan membosankan dan sulit bagi siswa karena banyak mengandung rumus-rumus. Hal ini membuat siswa kurang tertarik untuk belajar fisika. Oleh karena itu dibutuhkan iovasi media pembelajaran yang dapat meningkatkan ketertarikan siswa. Salah satunya yaitu media embelajaran dalam bentuk  pocketbook berbasis flipbook . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kelayakan media pembelajaran online berupa  pocketbook berbasis flipbook. Penelitian ini menggunakan metode penelitian RD (Research and Development) dengah model ADDIE yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu dan menguji kelayakan produk tersebut. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi. Berdasarkan hasil analisis data terdapat nilai validasi rata-rata sebesar 83,4 % dengan kategori layak. Sehingga dapat disimpulkam pocketbook fisika berbasis flipbook dengan animasi 3D pada materi alat optik layak untuk digunakan dalam pembelajaran.
MODEL PROJECT BASED LEARNING (PjBL) DENGAN AUGMENTED REALITY (AR) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA DIGITAL NATIVES Lina Idamatus Saadiyah; Ani Anjarwati
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kreativitas peserta didik setelah implementasimodel pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dikombinasikan dengan Augmented Reality (AR). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V di SD Negeri 2 Bulusan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan statistik deskriptif dimana data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan metode statistik dan hasilnya dideskripsikan kembali. Jenis dari penelitian ini adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi kreativitas siswa dan hasil prestasi belajar dalam bentuk hasil pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil analisis datamenunjukkan bahwa terjadinya peningkatan hasil belajar kreativitas peserta didik dimana terdapat 6 peserta didik mendapat nilai di bawah KKM pada siklus I (fase 1) saat mengerjakan pre-test kemudian di siklus II (fase 2) hanya  terdapat 2 peserta didik mendapat nilai di bawah KKM pada saat mengerjakan post-test. Rata-rata awal yang semula pada fase 1 32,25 menjadi 61pada fase 2. 
PENGEMBANGAN BUKU ELEKTRONIK (E-BOOK) PRAKARYA ELEKTRONIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 TERINTEGRASI KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA Yaspin Yolanda
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research started with the absence of E-Books that facilitate students in improving their creative thinking skills, the low cognitive understanding of students about relay components, infrared sensors and Arduino Uno need to be taught to students as new knowledge in the development of robotic-based technology, as well as students' weak skills in make electronics. This study aims to describe students' creative thinking skills. The research subjects were physics education students at PGRI Silampari University, from August 2022 to. January 2023. Kemp's model is used in this research and development. Diagnostic instruments in the form of tests and non-tests. Analysis using descriptive. The results of the study show that this E-Book is valid and practical so that it can facilitate students to work on electronics projects using relay modules, infrared sensors and Arduino Uno modules in assessing creative thinking skills with an average achievement of creative thinking skills of 58.9% of developing students. as expected, 15.6% developed and 13.3% started to develop and 12.2% did not develop.
EFEKTIVITAS ALAT PERAGA BERBASIS LINGKUNGAN DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X DI SMAN 11 MAROS Radiah Radiah; Syamsuriana Basri; yusdarina yusdarina
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Pre-Experimental Design yang bertujuan untuk (1) mengetahui gambaran pemahaman konsep kacamata peserta didik kelas X di SMA Negeri 11 Maros, (2) Untuk mengetahui adanya peningkatan pemahaman konsep kacamata peserta didik dengan menggunakan alat peraga berbasis lingkungan pada kelas X di SMA Negeri 11 Maros. Subjek penelitian ini adalah peserta didik Kelas X MIPA 1 semester genap 2021/2022. Penelitian ini dilaksanakan 5 kali pertemuan dan pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes pilihan ganda yang telah diuji validitasnya. Data hasil penelitian dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan IBM SPSS Versi 24. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) gambaran pemahaman konsep kacamata dari peserta didik kelas X di SMA Negeri 11 Maros berada pada kategori tinggi dengan jumlah pesrta didik 30, (2) peningkatan pemahaman peserta didik dilihat dari hasil pretest dengan nilai rata-rata 21,71 dan nilai rata-rata posttest 64,86. Demikian perbedaan sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan menggunakan alat peraga kacamata berbasis lingkungan pada peserta didik kelas X MIPA 1 SMA Negeri 11 Maros.
CRITICAL THINKING SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH KARANG TENGAH Effendi Effendi; AR Sinensis
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Critical Thinking  merupakan keterampilan pengetahuan dalam meningkatkan pemikiraan menjadi lebih terarah, memformulasikan kesimpulan dan membuat keputusan. Diwalai dengan kegiatan observasi pada materi GLBB di SMA Muhammdiyah Karang tengah, difahami bahwa perlu adanya upaya untuk mengetahui bagaimana Critical Thinking  siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini menjadi sangat penting untuk dilakukan karena dengan mengetahui tingkat Critical Thinking  siswa maka guru akan mudah memberikan treatment kepada siswa di kelas tersebut. Untuk mengetahui kemampuan Critical Thinking  siswa dilakukan dengan teknik pemberian angket. Sebelum angket tersebut digunakan maka terlebih dahulu dilakukan validasi agar mendapatkan isntrumen yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beberapa aspek Critical Thinking  yang diukur mendapatkan hasil: 1) kemampuan memahami persoalan rata-rata 77,91. 2) kemampuan menggunakan dan mengelola informasi dalam menginvestigasi masalah rata-rata 79,69. 3) kemampuan untuk menggunakan dan mengelola informasi dalam merancang pemecahan masalah rata-rata 79,69. 4) kemampuan berfikir secara sistematis rata-rata 78,13. 5) kemampuan untuk menghasilkan resolusi rata-rata 81,51.