cover
Contact Name
Tuti Hardianti
Contact Email
tutihardianti@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285270674334
Journal Mail Official
pascal@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Pascal: Journal of Physics and Science Learning
ISSN : 26140950     EISSN : 26226707     DOI : https://doi.org/10.30743/pascal
Journal of Physics and Science Learning (PASCAL) merupakan Jurnal yang diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini memuat hasil pemikiran, ide, gagasan dari penelitian,pengembangan kajian pustaka dan kreasi inovasi lain yang mencakup; Ilmu Fisika, Inovasi pembelajaran, Model pembelajaran, Evalusi pembelajaran, Media pembelajaran, dan Teknologi pembelajaran fisika dan IPA.
Articles 68 Documents
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP DAN KENDALA PEMAHAMAN KONSEP MATERI LISTRIK STATIS DALAM PELAJARAN FISIKA Sihotang, Dicky Surya Aidima
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i2.8355

Abstract

Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman konsep dan kendala-kendala yang dihadapi oleh siswa dalam memahami konsep materi listrik statis dalam pelajaran fisika. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif  guna mendeskripsikan hasil instrument survey penelitian di SMAN 14 Medan. Sampel pada penelitian ini sebanyak 28 siswa XII IPA 3, 27 siswa XII IPA 4 dan 24 siswa XII IPA 5. Pada penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: (1) tingkat pemahaman konsep materi listrik statis siswa masih berada pada tingkat rendah dengan persentase 22,8%. (2) Aspek yang paling berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa tentang materi listrik statis adalah cara belajar siswa yang memiliki persentase 92,4% atau pada kategori tinggi. (3) Sebanyak 40 dari 79 siswa memilih Hukum Gauss adalah materi listrik statis yang paling sulit dipahami.
KALIBRASI ANAK TIMBANGAN 2000 g MENGGUNAKAN METODE ACUAN ORGANISATION INTERNATIONALE DE METROLOGIE (OIML) R 111-1, 2004 Ananda, Putri Dwi; Br Lubis, Lailatul Husna; Jumiati, Ety; Husnah, Miftahul
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i2.10393

Abstract

Setiap alat ukur harus dilakukan kalibrasi sebelum digunakan atau setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu. Salah satu alat ukur yang umum digunakan yaitu anak timbangan. Pada penelitian ini menjelaskan tentang kalibrasi anak timbangan 2000 g menggunakan metode acuan Organisation Internationale De Metrologie Legal (OIML) R 111-1. Anak timbangan yang digunakan pada penelitian ini yaitu anak timbangan kelas F1 sebagai anak timbangan test dan anak timbangan kelas E2 sebagai anak timbangan standar. Validasi perhitungan kalibrasi anak timbangan meliputi massa konvensional dan ketidakpastian. Ketidakpastian anak timbangan terdiri dari ketidakpastian anak timbangan standar, daya ulang pembacaan, kemampuan baca timbangan, bouyancy udara, kestabilan anak timbangan standar, gabungan, derajat bebas efektif, dan ketidakpastian yang diperluas. Hasil dari pengujian kalibrasi ini yaitu ketidakpastian yang diperluas (U95) berada dalam rentang maximum error yang diizinkan dan masih layak termasuk dalam tipe anak timbangan kelas F1 OIML. Sehingga, sesuai dokumen OIML R 111-1: 2004, pengujian anak timbangan kelas F1 dinyatakan tertelusur.
WORKSHOP PENDAMPINGAN PRAKTIKUM FISIKA UNTUK MENSTIMULASI KETERAMPILAN PSIKOMOTOR SISWA SMK KARYA SETIA PEGAJAHAN KABUPATEN SERDANG BEDAGAI FITRIANA, SHEILA
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 8, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v8i2.10934

Abstract

Fisika merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam (IPA) yang tidak hanya memahami secara teori, namun dibutuhkan pemahaman secara praktis juga. Praktikum adalah salah satu cara untuk dapat memberikan pemahaman secara praktis kepada siswa. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi dan pendampingan praktikum kepada siswa untuk menstimulasi kemampuan psikomotor siswa dalam kegiatan praktikum fisika di sekolah melalui program pengabdian kepada masyarakat (PkM). Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat yaitu siswa dapat mengeksplorasi keterampilan mereka secara berkelompok dalam kegiatan pendampingan praktikum sehingga pembelajaran fisika akan mudah dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk workshop pendampingan praktikum fisika untuk menstimulasi keterampilan psikomotor siswa. Metode yang dilaksanakan pada kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah dan demontrasi atau praktek langsung. Penyampaian materi meliputi tujuan praktikum, dasar teori, cara kerja dan pengolahan data. Setelah penyampaian materi, tim PKM kemudian memberikan pemahaman penggunaan alat praktikum yang baik dan benar melalui demonstrasi. Dengan berkelompok, siswa kemudian melakukan praktikum (beberapa judul praktikum fisika) secara bergantian. Pelaksanaan workshop ini diawali dengan pemaparan materi tentang tujuan praktikum, dasar teori, cara kerja dan pengolahan data dari 3 judul praktikum yang akan didampingi. Setelah pemaparan materi, peserta melakukan demonstrasi dan praktek langsung. Evaluasi kegiatan yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah aspek keterampilan dan minat. Kata Kunci: Praktikum Fisika, Psikomotor  
PENINGKATKAN LITERASI SAINS SISWA MENGGUNAKAN TES PISA DENGAN MENERAPKAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN LMS Yolanda, Yaspin; Pribadi, Imam Arif
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11161

Abstract

Permasalahan berawal dari rendahnya angka melek sains siswa dan indeks literasi sains siswa tergolong rendah di sekolah. Penelitian ini bertujuan (1). Mengukur literasi sains siswa dan (2) Mengindentifikasi upaya sekolah dalam menimgkatkan literasi sains siswa. Penelitian dilaksanakan dari Januari s.d Mei 2025 melibatkan 48 siswa jenjang SMP di Wilayah Kota Lubuklinggau. Jenis penelitian yakni penelitian kuantitatif eksperimen semu menggunakan One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran kontekstual berbantuan LMS (Learning Management System) yang dilakukan secara hybrid (daring dan luring) dengan fitur materi PDF, video pembelajaran dan latihan soal-soal PISA. Instrumen yang digunakan berupa tes sains PISA (Programme for International Student Assessment). Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisa data menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains siswa kategori literasi nominal dengan capaian 80%, literasi sains siswa kategori literasi fungsional dengan capaian 80%, literasi sains siswa kategori literasi konseptual/prosedural dengan capaian 75% dan literasi sains siswa kategori literasi multidimensional dengan capaian 70% sehingga rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,82 kategori tinggi. Selanjutnya berdasarkan hasil FGD bersama guru menghasilkan upaya sekolah dalam meningkatkan literasi sains siswa dengan cara (1). Memperbanyak latihan-latihan soal PISA tahun sebelumnya. (2). Menerapkan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa, melibatkan siswa dalam kegiatan ilmiah. (3). Memanfaatkan teknologi informasi dan mengintegrasikan materi menggunakan lingkungan belajar yang mendukung untuk mengaitkan sains dengan kehidupan sehari-hari. (4). Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru melalui pelatihan menyusun soal -soal berbasis literasi sains.
ANALISIS MISKONSEPSI SISWA KELAS XII IPA PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Syahrani, Mitria
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.8366

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan serta mendeskripsikn miskonsepsi yng terjadi pada materi usaha dan energi. Beberapa hasil penelitian terdahulu menunjukkan adanya beberapa miskonsepsi pada materi usaha dan energi yang dialami siswa dalam menyelesaikan soal. Miskonsepsi merujuk pada suatu konsep yang tidak sesuai dengan pengertian ilmiah yang diterima oleh para ahli. Permasalahan miskonsepsi tidaklah mudah untuk diselesaikan. Metode yang digunakan adalah dengan metode research. Pengumpulan data dilakukan dengan membuat kuesioner yang berisi tentang konsep-konsep usaha dan energi yang nantinya akan dijawab oleh siswa mengenai kebenarannya. Pengumpulan data ini dilakukan pada kelas 12 IPA di SMA Swasta Teladan Sei Rampah. Konsep-konsep fisika yang tertanam pada siswa harus benar secara ilmiah dan sesuai dengan konsep-konsep fisika yang ada sehingga tidak mengalami kesulitan pada saat terdapat soal khususnya tentang usaha dan energi.  Kata Kunci :  Miskonsepsi, Identifikasi, usaha dan energi
GAMIFIKASI PEMBELAJARAN PERUBAHAN IKLIM MENERAPKAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DAN LITERASI SAINS Yolanda, Yaspin; Pribadi, Imam Arif
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11121

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur literasi digital dan literasi sains mahasiswa dengan menerapkan gamifikasi pembelajaran berbasis masalah (PBL). Sampel penelitian melibatkan 30 mahasiswa mahasiswa Pendidikan fisika Universitas PGRI Silampari di semester V yang diambil secara Purposive Sampling yang mengambil mata kuliah media pembelajaran di semester genap. Penelitian selama satu semester dari Agustus 2024 s.d. Januari 2025. Jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi yakni tes literasi digital, tes literasi sains, survey dan wawancara. Selanjutnya data hasil temuan di deskripsikan berdasarkan tahap indentifikasi kebutuhan, tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap simpulan. Untuk mengukur peningkatan kompetensi literasi digital mahasiswa menggunakan uji N-Gain Skor. Hasil asesmen awal dan akhir penelitian menunjukkan bahwa terdapat (1). Peningkatan literasi digital mahasiswa dengan N-Gain 0.89 kategori tinggi. (2). Peningkatan literasi sains mahasiswa dengan N-Gain 0.82 kategori tinggi. Sehingga gamifikasi pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan literasi digital dan literasi sains mahasiswa. Selanjutnya gamifikasi pembelajaran berbasis Problem Based Learning mampu keterlibatan mahasiswa dalam menemukan solusi, sehingga mereka lebih aktif, termotivasi dan bertanggung jawab atas proses pembelajaran.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA Rijal, Riansyah
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11680

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan metode eksperimen pada materi sifat-sifat cahaya. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu Siklus I dan Siklus II. Masing-masing siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V UPT SDN Percobaan Medan yang berjumlah 37 siswa, terdiri dari 15 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu menyajikan data dan menarik kesimpulan. Indikator keterlaksanaan pembelajaran ditentukan berdasarkan skor ketuntasan minimal sebesar 75%, dengan skor maksimum sebesar 100%. Berdasarkan hasil analisis data dan refleksi pada setiap siklus, diperoleh rata-rata nilai hasil belajar siswa pada saat pretes sebesar 38,10 dengan ketuntasan klasikal 2,70%. Setelah pelaksanaan pembelajaran pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 61,62 dengan ketuntasan klasikal 40,54%. Pada Siklus II, nilai rata-rata mencapai 86,7 dengan ketuntasan klasikal 89,18%. Hasil observasi pada Siklus I menunjukkan skor 75 dengan nilai rata-rata 3,75 dan kriteria baik (B). Pada Siklus II meningkat menjadi 80 dengan nilai rata-rata 4,0 dan kriteria sangat baik (SB).
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN DISCOVERY PADA MATERI TUMBUHAN HIJAU UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA Waruwu, Monika Desniat; Nurhayati, Nurhayati
Pascal: Journal of Physics and Science Learning Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/pascal.v9i1.11683

Abstract

Pendidikan di sekolah-sekolah telah menunjukkan perkembangan yang pesat. Hal ini terjadi karena adanya pembaharuan sehingga dalam proses belajar mengajar pun guru selalu ingin menemukan metode dan media baru yang dapat memberikan motivasi belajar bagi siswa-siswanya. Dari hasil pengamatan peniliti dari vidio simulasi pembelajaran dari laman online dan dari pengamatan di kelas V SDN 078512 Sifelendrua banua tahun pelajaran 2024/2025 terindikasi sebuah masalah yaitu Kurang maksimalnya kemampuan pemahaman konsep IPA siswa. Berdasarkan latar belakang diatas maka Penulis memperbaiki pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas Melalui Penerapan Metode Pembelajaran Discovery Pada Materi Tumbuhan Hijau Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep IPA Siswa di Kelas V SDN 078512 Sifelendrua banua tahun pelajaran 2024/2025. Peneiltian ini dilakukan dengan 2 kali siklus perbaikan yang mana dari pelaksanaannya didapat bahwa Penggunaan metode pembelajaran Discovery dalam pembelajaran, sangat membantu pada perbaikan pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep IPA siswa pada materi Tumbuhan Hijau hal ini sejalan dengan pendapat Menurut Hosnan ( 2014 : 282 ) Discovery Learning adalah model pengembangan kemampuan belajar aktif pada siswa dimana siswa mendapatkan ilmu secara mandiri dari hasil pengalaman belajarnya sendiri dan dilatih berfikir secara analisis dan dapat memecahkan suatu masalah sehingga ilmu yang ia dapat bertahan lama dalam dirinya tersebut.