cover
Contact Name
Tuti Hardianti
Contact Email
tutihardianti@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6285270674334
Journal Mail Official
pascal@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Pascal: Journal of Physics and Science Learning
ISSN : 26140950     EISSN : 26226707     DOI : https://doi.org/10.30743/pascal
Journal of Physics and Science Learning (PASCAL) merupakan Jurnal yang diterbitkan secara berkala pada bulan Juni dan Desember oleh Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Islam Sumatera Utara. Jurnal ini memuat hasil pemikiran, ide, gagasan dari penelitian,pengembangan kajian pustaka dan kreasi inovasi lain yang mencakup; Ilmu Fisika, Inovasi pembelajaran, Model pembelajaran, Evalusi pembelajaran, Media pembelajaran, dan Teknologi pembelajaran fisika dan IPA.
Articles 68 Documents
MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR ORGANISASI PELAJARAN PKN MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PAKEM UNTUK KELAS IV SD NEGERI 064988 MEDAN JOHOR T.A. 2014/2015 Suarni Suarni
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.773 KB)

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa dengan penerapan pendekatan pembelajaran PAKEM pada pelajaran PKn kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor. dengan jumlah sampel sebanyak 22 orang siswa tahun ajaran 2014/2015. Pelaksanaan PTK ini dilakukan dengan dua siklus, setiap siklus terdiri dari beberapa tahap yaitu : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, refleksi dan evaluasi. Penelitian ini menerapkan pendekatan pembelajaran PAKEM untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa.Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa dari 22 orang siswa pada kondisi awal diperoleh rata-rata skor aktifitas belajar siswa sebesar 9 dan 77, 27% kategori kurang aktif. Pada Siklus I Pertemuan 1 diperoleh rata-rata skor keaktifan belajar siswa sebesar 10 dan 68,18% kategori kurang aktif, selanjutnya pada siklus I pertemuan 2 diperoleh rata-rata skor keaktifan belajar siswa meningkat menjadi 13 dan 50% termasuk kategori cukup aktif. Pada Siklus II Pertemuan 1 diperoleh rata-rata skor aktifitas belajar siswa sebesar 16 dan 40,91% sudah termasuk kategori aktif, pada Siklus II Pertemuan 2 diperoleh rata-rata skor aktifitas belajar semakin meningkat menjadi 19 termasuk kategori aktif dan 45,45% siswa yang termasuk kategori sangat aktif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pendekatan pembelajaran PAKEM dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa pada pelajaran PKn dengan materi sumber daya alam dan kegiatan ekonomi kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor. T.A. 2014/2015. Hal ini berarti bahwa penerapan pendekatan pembelajaran PAKEM dapat digunakan sebagai alternative dalam pembelajaran PKn. Kata Kunci : Keaktifan belajar, pembelajaran PAKEM, Classroom Action Research
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR TATA SURYA PELAJARAN IPA MENGGUNAKAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DI KELAS IV SD NEGERI 067258 MEDAN AMPLAS T.A. 2015/2016 Faridawati Sidabutar
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.538 KB)

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada aspek kognitif kompetensi tata surya di kelas IV SD Negeri 067258 Medan Amplas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif kompetensi tata surya serta untuk meningkatkan keterampilan guru dalam menggunakan model pembelajaran kontekstual. Metode pembelajaran yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual berbasis karakteristik Contextual Teaching and Learning (CTL). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi/evaluasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran kontekstual, lembar catatan lapangan, dan tes objektif dalam bentuk esay tes. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 067258 Medan Amplas.tahun ajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 31 orang. Penentuan subjek diperoleh berdasarkan hasil investigasi terhadap kelas yang akan diteliti dan berdasarkan hasil rujukan dari Kepala Sekolah.. Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pada saat pretes sebesar 48,06 dan meningkat menjadi 69,35 pada siklus I kemudian pada hasil tes siklus II meningkat menjadi 79,68. setelah dilakukan tindakan pada siklus I, tingkat ketuntasan belajar mencapai 61,29% dan tingkat ketercapaian tes hasil belajar sebesar 60% yang berarti secara keseluruhan siswa belum mencapai standar ketuntasan belajar. Pada siklus II diperoleh tingkat ketuntasan belajar siswa sebesar 93,55% dan tingkat ketercapaian tes hasil belajar mencapai 90% atau dengan kata lain setelah dilakukan siklus II siswa secara keseluruhan telah mencapai standar ketuntasan belajar di atas 70%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada aspek kognitif kompetensi tata surya di kelas IV SD Negeri 067258 Medan Amplas. Kata Kunci : Hasil belajar, aspek kognitif, Contextual Teaching and Learning (CTL)..
PENGARUH LKS BERBASIS INKUIRI TERBIMBING MATERI ELASTISITAS DAN HUKUM HOOKE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA Kartika Nurcahyati; I Wayan Distrik; Ismu Wahyudi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.602 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh LKS berbasis inkuiri terbimbing materi elastisitas dan hukum Hooke terhadap hasil belajar siswa.Penelitian ini menggunakan desain quasy experimental dengan teknik pengambilan data purposive samping. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 2 Mesuji semester genap tahun ajaran 2016/2017 pada kelas IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IPA 2 sebagai kelas kontrol. Data dianalisis melalui uji independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan LKS berbasis inkuiri terbimbing materi elastisitas dan hukum Hooke terhadap hasil belajar siswa secara signifikan yang ditunjukkan nilai sign. ≤ 0,05.
PENINGKATAN PHYSICS HOTS MELALUI MOBILE LEARNING (MOBILE LEARNING TO IMPROVE PHYSICS HOTS) Nana Mardiana
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.994 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Mobile Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi khususnya dalam pelajaran fisika yang nantinya akan disebut sebagai Physics HOTS peserta didik pada Sekolah Menengah Atas(SMA). Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi model Borg & Gall menjadi enam tahapan; pengumpulan informasi, perencanaan produk, pengembangan produk, validasi produk, evaluasi produk, dan desiminasi produk. Teknik analisis data menggunakan Manova, Multivariate Analisis of Variance bersama dengan variabel lain yang diteliti yang tidak dijelaskan dalam tulisan ini, dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan Physics HOTS peserta didik SMA dengan kategori nilai gain yang tinggi yakni sebesar 0,759 melalui penerapan Mobile Learning berbantuan android yang telah dinilai layak untuk kegiatan pembelajaran. Kata kunci: Physics HOTS, Mobile Learning, android The aims of the research concerned here were to reveal the feasibility of android assisted physics mobile learning, and the influence of using mobile learning on improvement in SMA student’s physics HOTS. The research was of the R&D (research and Development) type, adapted from Brog and Gall development model. The research data were analyzed by means of MANOVA with the significant level of 5%. The results are follows. The developed learning media as mobile learning is appropriate for learning activity according to evaluation by experts. The use of media product could improve SMA student’s physics HOTS with the respective high-category gain scores 0.759. Keywords: Physics HOTS, Mobile Learning, android
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Aziz Ahmadi Putra; Tuti Hardianti; Syahwin Syahwin; Fauzi Fauzi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.59 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh hasil belajar siswa pada  materi pokok usaha dan energi dengan menggunakan model pembelajaran jigsaw di kelas VIII SMP Negeri 1 kisaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang dilaksanakan dengan populasi seluruh siswa kelas VIII  sebanyak10 kelas. Sampel penelitian sebanyak dua kelas diperoleh dengan teknik random sampling.Data diperoleh menggunakan tes hasil belajar berbentuk pilihan berganda sebanyak 20 soal dengan 4 pilihan jawaban. Untuk menguji hipotesis digunakan uji beda (uji t) satu pihak.Hasil penelitian pre-test diperoleh nilai rata-rata siswa kelas eksperimen adalah 39,48 dan kelas kontrol adalah 39,34. Dengan uji beda kedua kelas diperoleh 0,75 1,99 maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test kedua kelas. Setelah diberi perlakuan dengan mengunakan model jigsaw yaitu kelas eksperimen diperoleh hasil post-test dengan nilai rata-rata 75,96 dan yang diberi perlakuan dengan menggunakan metode konvensional yaitu kelas kontrol diperoleh hasil post-test dengan nilai  rata-rata 67,23. Dengan uji beda kedua kelas diperoleh 5,50 1,99 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai post-test kedua kelas. Dari hasil uji determinasi dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran model jigsaw memiliki pengaruh yang cukup terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 23%. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran model jigsaw terhadap hasil belajar siswa.
PERBEDAAN METODE EKSPERIMEN DAN METODE DEMONSTRASI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOK BAHASAN DINAMIKA PARTIKEL DI KELAS X SMA BUDISATRYA MEDAN Tati Agustina Lubis; Asmuni Asmuni; Asnawati Matondang; Rachmat Rizaldi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.775 KB)

Abstract

Salah satu faktor rendahnya hasil belajar siswa adalah Metode pengajaran yang diterapkan guru di dalam kelas yang kurang tepat sehingga perlu digunakan metode pengajaran yang baru. Hal ini menyebabkan peran serta siswa dalam melakukan aktivitas belajar di kelas menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode eksperimen dan demonstrasi yang diterapkan dalam proses belajar mengajar terhadap hasil belajar siswa pada sub materi pokok formulasi hukum-hukum Newton dan mengenal berbagai jenis gaya dikelas X semester I SMA Budisatrya Medan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperimen, yaitu penelitian yang dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya akibat sesuatu yang dikenakan pada subjek penelitian yaitu siswa.Penelitian ini melibatkan dua kelas yang diberikan perlakuan berbeda. Hasil penelitian ini diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen sebelum mendapat perlakuan(x) =3,8 dan sesudah mendapatkan perlakuan (x) = 7,02. Nilai rata-rata kelas kontrol sebelum mendapatkan perlakuan (x) = 3,8 dan sesudah mendapatkan perlakuan (x) = 5,23. Persentase besarnya pengaruh menggunakan alat peraga terhadap hasil belajar siswa sebesar 25,4 %.Dengan demikian, terdapat perbedaan yang significan hasil belajar Fisika siswa yang menggunakan metode eksperimen dan metode demonstrasi pada sub materi pokok formulasi hukum-hukum Newton dan mengenal berbagai jenis gaya dikelas X semester I SMA Swasta Budisatrya Medan.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN CONCEPT MAPPING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR SUMBER DAYA ALAM MATA PELAJARAN IPA DI KELAS IV SD NEGERI 064988 MEDAN JOHOR T.A 2014/2015 Hermince Pardosi
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.179 KB)

Abstract

Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPA di kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dan keaktifan siswa dalam prosess belajar mengajar khususnya mata pelajaran IPA materi sumber daya alam. Model pembelajaran yang dipakai dalam pembelajaran ini adalah model pembelajaran concept mapping. Sedangkan subjek dalam penelitian ini yaitu kelas IV SD Negeri 064988 Medan Johor dengan jumlah siswa sebanyak 23 orang siswa. Hasil penelitian diperoleh dari nilai rata – rata siswa pada saat tes awal dimana dari 23 orang siswa hanya 3 orang siswa yang mengalami ketuntasan belajar dengan persentase ketutasan siswa secara klasikal hanya 13,04% sedangkan 20 (86,95%) siswa lagi yang belum tuntas belajar. Dengan nilai rata – rata kelas sebesar 31,91. Pada siklus I nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 59,73 dengan persentase 34,78 % atau 8 orang siswa yang mengalami peningkatan hasil belajar dan 15 orang siswa (65,21%) yang belum tuntas. Pada siklus II nilai rata – rata siswa meningkat menjadi 86,40 dengan persentase ketuntasan 95,65% atau 22 siswa yang mengalami peningkatan ketuntasan dalam belajar, dan hanya 1 (4,34%) orang siswa lagi yang tidak mencapai nilai ketuntasan. Dapat disimpulkan bahwa model pembeljaran concept mapping dapat meningkatkan hasil belajardan keaktifan siswa pada mata pelajaran IPA dengan materi Sumber Daya Alam di kelas IV SD Negeri 064988. Kata Kunci: Hasil Belajar, Keaktifan, Concept Mapping
PENGGUNAAN MEDIA ULAR TANGGA BERBASIS MACROMEDIA FLASH PADA MATERI GLB DAN GLBB TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMA AL-WASHLIYAH MEDAN Sri Mahkumala Napitupulu; Tuti Hardianti; Syahwin Syahwin
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.765 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media ular tangga berbasis macromedia flash terhadap hasil belajar siswa pada materi GLB dan GLBB di SMA Swasta Al-Washliyah Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperment Design. Berdasarkan hasil perhitungan rata-rata hasil post test kelas eksperimen yaitu 80,17 dan rata-rata hasil post test kelas kontrol yaitu 75,33. Diperoleh thitung sebesar 0,159 dan ttabel (  sebesar 1,832, yang berarti thitung ttabel (0,159 1,832) maka H0 ditolak dan Ha diterima. Dari hasil perhitungan uji gain diperoleh indeks gais kelas eksperimen sebesar 0,667 yang masuk dalam kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar sebesar 98,8%. Pada kelas kontrol diperoleh indeks gain sebesar 0,572 yang masuk dalam kategori sedang dengan peningkatan hasil belajar sebesar 77,9%. Hal ini berarti peningkatan hasil belajar kelas eksperimen lebih tinggi dari pada kelas kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media ular tangga berbasis macromedia flash terhadap hasil belajar sswa pada materi GLB dan GLBB di SMA Swasta Al-Washliyah Medan Tahun Ajaran 2018/2019.
HUBUNGAN TINGKAT BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Miftahul Husnah
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.044 KB)

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan aspek yang sangat penting yang harus dimiliki oleh siswa dalam pembelajaran fisika, terutama dalam memecahkan permasalahan-permasalan yang membutuhkan alternatif pemecahan yang lebih mendalam yang sebenarnya tidak jauh dari permasalahan yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan setiap tingkat berpikir kritis terhadap hasil belajar fisika siswa. Pada penelitian ini siswa dibagi atas 3 kelompok, yaitu berpikir kritis tinggi, menengah, dan rendah. Dari hasil regresi diperoleh berpikir kritis memiliki hubungan fungsional yang signifikan terhadap hasil belajar fisika siswa pada kelompok tinggi dan menengah atau F(hitung)>F(tabel) untuk kedua kelompok tersebut, hal ini berbeda untuk kelompok tingkat berpikir kritis rendah dimana F(hitung)>F(tabel) (0,082 < 5,12) yang artinya tidak terdapat hubungan fungsional yang signifikan antara variabel berpikir kritis rendah dengan variabel hasil belajar dengan menerapkan model problem based learning (PBL) atau menunjukkan bahwa tidak memberikan pengaruh yang signifikan aspek berpikir kritis rendah terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa. Kontribusi atau sumbangan berpikir kritis tinggi dengan hasil belajar fisika siswa untuk setiap kelompok berturut-turut adalah sebesar 85,0%, 40,7%, dan 1% sedangkan sisanya (residunya) dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan hasil analisis maka diketahui bahwa tingkat berpikir kritis siswa secara keseluruhan memiliki hubungan fungsional yang signifikan terhadap hasil belajar dengan nilai R square 0,827 atau 82,7% sumbangan berpikir kritis siswa terhadap hasil belajar yang menerapkan model PBL. Semakin tinggi tingkat berpikir kritis siswa maka semakin besar hubungan fungsional yang signifikan terhadap hasil belajar, dan juga semakin besar kontribusi/sumbangan berpikir kritis terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa yang menerapkan model PBL. Tidak terdapat hubungan fungsional yang signifikan pada kelompok berpikir kritis rendah dengan variabel hasil belajar yang menerapkan model PBL. Kata Kunci : Berpikir kritis, hasil belajar, analisis regresi, problem based learning.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIVE MODEL STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING DENGAN COURSE REVIEW HORAY Azmi Taslim; Fauzi Fauzi; Syahwin Syahwin; Miftahul Husnah
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.449 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajar dengan  pembelajaran kooperatif model Student Fasilitator and Explaining dengan metode Course Review Horay pada siswa kelas X semester I SMA Negeri 3 Kutacane. Setelah diberikan perlakuan kepada kedua kelas diberi post-test, nilai rata – rata kelas eksperimen yang diajar dengan pembelajaran kooperative model Student Fasilitator and Explaining adalah 75,55 sedangkan kelas kontrol yang diajar dengan metode pembelajaran Course Review Horay adalah 72,92. Hasil pengujian hipotesis menggunakan uji statistik t ( uji t ) dengan kriteria pengujian : Ha diterima jika thitung ttabel ,dimana ttabel diperoleh dari daftar distribusi t dengan taraf = 0,05. Dari   hasil    perhitungan   uji   t  diperoleh thitung  =  1,130  sedangkan   ttabel  = 1,998.  Sehingga   thitung  ttabel. Hal ini menunjukkan Ha ditolak dan Ho diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan pembelajaran kooperatip model Student fasilitator and Explaining hasilnya  sama dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode pembelajaran Course Review Horay dengan selisih 3,56 % pada siswa kelas X semester 1 SMA Negeri 3 Kutacane.