cover
Contact Name
Indah Riwayati
Contact Email
-
Phone
+628157772615
Journal Mail Official
cendekiaeksakta@unwahas.ac.id
Editorial Address
JL. Menoreh Tengah X / 22, Sampangan, Gajahmungkur, Sampangan, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jawa Tengah 50232
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Cendekia Eksakta
ISSN : 25285912     EISSN : 25482122     DOI : http://dx.doi.org/10.3194/ce
Cendekia Eksakta journal focuses upon aspects of exact sciences: engineering, agriculture, health and pharmacy . The Cendekia Eksakta journal is an research journal and invites contributions of original and novel fundamental research. The journal aims to provide a forum for the presentation of original fundamental research, interpretative reviews and discussion of new developments in chemical engineering. Papers which describe novel theory and its application to practice are welcome, as are those which illustrate the transfer of techniques from other disciplines. Reports of carefully executed experimental work, which is soundly interpreted are also welcome. The overall focus is on original and rigorous research results which have generic significance.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
ANALISIS PEMASARAN JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) DI KECAMATAN TODANAN KABUPATEN BLORA Mu’adzim, Agus; Sasongko, Lutfi Aris; Ganestyani, Indah Arum
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11024

Abstract

White oyster mushrooms are an agricultural product that is easily damaged so they must be marketed immediately through marketing activities. Obstacles in marketing efforts are the length and shortness of marketing channels which can affect margins, farmer's share and marketing effectiveness. The research method used is a quantitative descriptive method. The farmer sampling technique uses saturated sampling, while the trader sample uses snowball and incidental techniques. Based on the research results, three marketing channels for white oyster mushrooms were obtained in Todanan District, Blora Regency, namely marketing channel I: farmers → final consumers, channel II: farmers → retailers → final consumers, and channel III: “farmers → wholesalers → retailers → final consumer.”The margin and farmer's share for each channel formed, namely channel I, is IDR. 0/kg and 100%, channel II Rp. 9,000/kg 64%, and channel III Rp. 10,000/kg and 60%. All marketing channels for white oyster mushrooms in Todanan District, Blora Regency are efficient based on the marketing efficiency criteria, namely ≤ 50%. Kata kunci: Efficiency, farmer’s share, margin, marketing channels, white oyster mushrooms
PROFIL PENGGUNAAN IMUNOSUPRESAN PADA PASIEN RHEUMATOID ARTHRITIS DI INSTALASI RAWAT JALAN SALAH SATU RUMAH SAKIT DI KOTA SEMARANG Eka Pratiwi, Arik Dian; Setya Palupi, Dwi Hadi; Hanifah, Hananun Zharfa
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11021

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun, kronis disertai inflamasi dan kaku sendi. Salah satu kelompok obat yang penting dalam terapi RA adalah imunosupresan seperti golongan DMARD (Disease Modifying Anti Rheumatic Drugs) dan glukokortikoid. Pemilihan dan penggunaan obat yang tepat dan rasional akan menentukan keberhasilan pengobatan walaupun efektivitas dari obat pada pasien sangat bervariasi. Maka dari itu perlu dilakukan penelitian terkait pengkajian terapi imunosupresan pada pasin RA. Tujuan studi ini untuk mengetahui pola penggunaan imunosupresan pada pasien RA di instalasi rawat jalan salah satu rumah sakit di Kota Semarang periode Januari – Desember 2022. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental (observasional) bersifat deskriptif dan retrospektif yang memenuhi kriteria inklusi. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pengambilan data melalui catatan rekam medis pasien kemudian dianalisis secara deskriptif. Total sampel dalam studi ini sejumlah 100 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imunosupresan yang paling banyak diresepkan untuk pasien RA adalah golongan DMARD sintetik konvensional (csDMARD) yaitu methotrexate (MTX) mencapai 94 pasien dengan dosis terapi yang paling banyak diresepkan 7,5 mg/minggu secara per oral (61 pasien). Kombinasi MTX+sulfasalazine termasuk dalam peresepan imunosupresan dengan persentase tertinggi mencapai 23% diikuti MTX monoterapi 20%. MTX menjadi pilihan utama untuk terapi RA baik dalam bentuk monoterapi maupun kombinasi. Kata kunci: DMRAD, imunosupresan, MTX, rheumatoid arthritis
POTENTIAL FLAVONOID FRACTIONS OF PURPLE EGGPLANT SKIN (SOLANUM MELONGENA VAR. SERPENTINUM L. ) AS AN ANTIOXIDANT Wulandari, Wulandari; Masduqi, Ahmad Fuad
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11721

Abstract

Antioksidan merupakan senyawa yang dapat digunakan untuk mengatasi radikal bebas dengan cara menetralisirnya sehingga dampak negatif yang ditimbulkannya dapat dihindari. Antioksidan dapat diperoleh dari dalam tubuh maupun dari luar, misalnya senyawa aktif yang terdapat pada tumbuhan seperti terong ungu. Kulit terong ungu diketahui mengandung senyawa aktif fenolik, flavonoid, antosianin, saponin, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antioksidan fraksi flavonoid kulit terong ungu. Metode ekstraksi dilakukan dengan cara remaserasi; fraksinasi dilakukan dengan metode kromatografi kolom vakum dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol dengan berbagai perbandingan. Metode DPPH digunakan untuk menguji antioksidan dari sampel. Hasil fraksinasi kulit terong ungu mengandung senyawa flavonoid, dan aktivitas antioksidan fraksi flavonoid kulit terong ungu sebesar 275,218 ppm.Kata kunci: fraksi, flavonoid, kulit terong ungu, antioksidan                                                                    AbstractAntioxidants are compounds that can be used to deal with free radicals by neutralizing them so that the negative effects they cause can be avoided. Antioxidants can be obtained from inside the body or from outside, for example active compounds found in plants such as purple eggplant. Purple eggplant skin is known to contain active phenolic compounds, flavonoids, anthocyanins, saponins, and alkaloids. The aim of this research was to determine the antioxidant potential of the flavonoid fraction of purple eggplant skin. The extraction method is carried out by remaceration; fractionation is carried out by vacuum column chromatography method with n-hexane, ethyl acetate, and methanol as solvents in various proportions. The DPPH method is used to test antioxidants from samples. The results of purple eggplant skin fractionation contain flavonoid compounds, and the antioxidant activity of the purple eggplant skin flavonoid fraction is 275.218 ppm.Key Words: fractions, flavonoids, purple eggplant skin, antioxidants
FORMULASI SEDIAAN KRIM DAN LOSION MINYAK ALMOND (Oleum amygdalarum) SEBAGAI TABIR SURYA Wibowo, Danang Novianto; Anjaswari, Erma Prastiwi; Aini, Anis Nor; Murukmihadi, Mimiek
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11022

Abstract

Minyak Almond (Oleum amygdalarum) merupakan minyak yang memiliki kandungan vitamin E, asam stearat dan asam oleat yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat dimanfaatkan sebagai tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi minyak almond dalam sediaan losion dan krim terhadap karateristik fisika kimia dan aktivitas tabir surya. Losion dan krim dibuat dalam 3 formula berdasarkan variasi konsentrasi minyak FI (5,0%), FII (7,5%), FII (10,0%). Losion dan krim yang diperoleh dievaluasi karateristik fisika kimia meliputi organoleptis, homogenitas yang dianalisis secara deskriptif, sedangkan daya lekat daya sebar, pH, viskositas dan nilai SPF dianalisis menggunkan regresi linier. Losion dan krim minyak almond pada semua formula berwarna putih, tidak berbau, homogen dan memiliki pH yang dapat diterima kulit. Peningkatan konsentrasi minyak almond pada losion dan krim berpengaruh meningkatkan pH, daya sebar tetapi menurunkan viskositas dan daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPF ketiga formula losion berturut-turut 8,681 (maksimal); 14,366 (maksimal) dan 19,596 (ultra), sedangkan pada sediaan krim berturut-turut memiliki nilai SPF sebesar 8,930 (maksimal); 13,464 (maksimal) dan 19,035 (ultra).  Kata kunci: krim, losion, minyak almond, SPF, tabir surya
STUDI KINETIKA SISTEM PELONTAR WAHANA TERBANG Maulana, Syahrul Imam; Dzulfikar, Muhammad
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11814

Abstract

Wahana terbang yang dikendalikan dengan kontrol jarak jauh dan berukuran mini membutuhkan sistem peluncur khusus. Ada yang dilempar langsung dengan tangan maupun dengan alat pelontar. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan akan adanya sistem pelontar yang efektif dan efisien untuk Kontes Robot Terbang Indonesia. Tujuan dari artikel penelitian ini adalah mencari nilai kekuatan lontar dan kecepatan lepas landas untuk menerbangkan pesawat model. Pelontar dengan konsep landasan gelinding dan dilengkapi tali karet dibuat untuk uji penerbangan. Parameter penting dalam keberhasilan terbang dengan pelontar adalah kecepatan lepas landas, panjang landasan, kekuatan pegas tali karet dan sudut lontar. Penelitian dibatasi pada perhitungan matematis dari parameter dimensi pelontar dan asumsi kekuatan tali pegas. Hasil perhitungan didapatkan nilai kecepatan lepas landas 4,12 m/s dari kekuatan gaya lontar sebesar 11,42 N. Nilai ini berhasil diperbaiki dan divalidasi dari data pengukuran ardupilot saat uji terbang sebesar 7,07 m/s.Kata kunci: wahana; kecepatan; dinamika; pelontar
KAJIAN NANO PARTIKEL CORE SHELL N-OKTIL SINAMAT SEBAGAI ANTI ERITEMA Wildan, Achmad; Mutiara, Erlita Verdia; Syukur, Mighfar; Indriyani, Erwin
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.11023

Abstract

N-oktil sinamat merupakan senyawa yang mempunyai potensi sebagai antioksidan, anti inflamasi dan anti eritema.  N-oktil sinamat mempunyai sifat sukar larut dalam air sehingga mempengaruhi rendahnya bioavailabilitas dalam sirkulasi sistemik. Untuk mengurangi  permasalahan tersebut, n-oktil sinamat diformulasikan dalam bentuk nanopartikel core shell dengan menggunakan polimer kitosan. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel n-oktil sinamat menggunakan metode core shell menggunakan kitosan dan natrium alginat serta mengevaluasi kemampuan stabilitas nanopartikel secara in vitro. Karakterisasi nanopartikel yang dilakukan meliputi uji efisiensi adsorpsi, penentuan ukuran partikel dengan a;atParticle Size Analyzer dan pengamatan morfologi dengan alat Transmisi Electron Microscopy (TEM) serta untuk identifikasi digunakan FTIR dan GC-MS. Uji anti eritema dilakukan untuk mengetahui potensi senyawa hasil sintesis dengan menghitung persen eritema. Hasil penelitian menunjukkanberdasarkan FTIR dan GC-MS senyawa yang terbentuk adalah n-oktil sinamat.  Nanopartikel core shell n-oktil sinamat  mempunyai ukuran partikel rata-rata adalah 68,1 nm berdasarkan pengujian Particle Size Analyzer.. Pengamatan morfologi menunjukkan bahwa partikel mempunyai bentuk bulat dengan permukaan tidak rata. Nanopartikel n-oktil sinamat/Alginat/Kitosan 500 ppm mempunyai kemampuan antieritema dengan besar persen eritema sebesar 0,712 % yang masuk dalam kategori sunblock. Hal ini menunjukkan nanopartikel n-oktil siamat/alginat/kitosan berpotensi untuk dikembangkan sebagai anti eritema Kata kunci: anti eritema, core shell, nanopartikel, n-oktil sinamat
STABILITAS KIMIA MIKROEMULSI MINYAK BIJI PALA (Myristica fragrans) DENGAN TWEEN 80 DAN ETANOL SEBAGAI SURFAKTAN DAN KOSURFAKTAN Arifin, Ibrahim; Muddiin, Muhammad Imaa; Kabur, Savio Ricardus; Shabrina, Ayu
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.12059

Abstract

Minyak biji pala (Myristica fragrans) merupakan minyak atsiri yang memiliki stabilitas rendah dalam penyimpanan sehingga perlu diformulasikan dalam mikroemulsi. Kombinasi tween 80 dan etanol dapat meningkatkan stabilitas mikroemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas kimia mikroemulsi minyak biji pala (MMBP) dengan variasi tween 80-etanol. MMBP dibuat dengan konsentrasi minyak biji pala 6,4 % dan variasi konsentrasi tween 80-etanol FI (45 %), FII (50 %), dan FIII (55 %). MMBP diuji stabilitas pada suhu ruangan 25 °C ± 2 RH 65 % ± 5 % dan suhu dingin 4°C ± 2 selama 28 hari penyimpanan. Evaluasi meliputi aktivitas antioksidan (% inhibisi) yang dianalisis secara statistik dan deteksi kandungan menggunakan Gass Chromatography Mass Spectrophotometer (GCMS) yang dijabarkan secara deskriptif. Data % inhibisi menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan MMBP stabil selama 28 hari penyimpanan dengan kisaran 69,55 ± 2,41 hingga 76,59 ± 1,82% penghambatan. GC-MS MBP murni terdapat 25 senyawa terpene didominasi sabinene; α-Pinene; β-Phellandrene dan terpinene. Hasil GCMS pada seluruh formula menunjukkan komponen dominan dengan % area tertinggi α-Pinene(RT: 3,45-3,66) ; β-Phellandrene (RT: 4,51 dan 4,97) serta myristicine (RT: 7,66-7,98). Minyak biji pala dalam sistem mikroemulsi dengan tween 80 dan etanol (1:1) stabil selama 28 hari penyimpanan pada suhu ruang.Kata kunci: Mikroemulsi, minyak biji pala, stabilitas kimia
GAMBARAN TELUR SOIL TRANSMITTED HELMINTH PADA BALITA STUNTING DI KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG Inayati, Dian; Sudaryanto, Sudaryanto; Sulistyawati, Dian Larasati
CENDEKIA EKSAKTA Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/ce.v9i1.12148

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak dan balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga memiliki keadaan tubuh kerdil atau pendek. Kejadian stunting dapat menyebabkan perkembangan kognitif atau kecerdasan, motorik, dan verbal berkembang secara tidak optimal, peningkatan risiko obesitas dan penyakit degeneratif lainnya, peningkatan biaya kesehatan, serta peningkatan kejadian kesakitan dan kematian. Anak yang memiliki tingkat kecerdasan yang tidak maksimal akibat stunting pada akhirnya dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan, dan memperlebar ketimpangan di suatu negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran telur Soil Transmitted Helminth (STH) pada anak stunting di Kecamatan Gunungpati. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Penelitian ini menggunakan penelitian metode deskriptifdanuji yang dilakukan adalah uji laboratorium feses menggunakan metode flotasi untuk mengetahui gambaran telur Soil Transmitted Helminth pada anak Balita stunting di kecamatan Gunungpati. Berdasarkan uji univariat karakteristik frekuensi didapatkan hasil sebanyak 36 subyek balita yang telah dilakukan penelitian didapatkan sebanyak 0 subyek balita (0%) memiliki hasil positif (+) Infeksi Soil Transmitted Helminth dan 36 subyek balita (100%) memiliki hasil negatif (-) Infeksi Soil Transmitted Helminth. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan gambaran telur Soil Transmitted Helminth pada balita stunting dikecamatan Gunungpati kota Semarang.Kata kunci: Soil Transmitted Helminth, Stunting

Page 1 of 1 | Total Record : 8