cover
Contact Name
Gede Pasek Putra Adnyana Yasa, SST., M.Sn.
Contact Email
pasekputra@std-bali.ac.id
Phone
+6285792402926
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Kampus STD Bali, Jl. Tukad Batanghari No. 29 Panjer, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Patra
ISSN : 2684947X     EISSN : 26849461     DOI : https://doi.org/10.35886/patra
Jurnal Patra berupa pengkajian ilmiah dan penyampaian proses perancangan secara ilmiah dalam bidang perancangan lingkungan binaan, yang meliputi: (a) desain interior, (b) desain produk, (c) arsitektur, (d) teknologi bangunan, (e) ) etnografi terkait perancangan lingkungan binaan, (f) komputasi arsitektur, (g) perancangan wilayah kota, (h) budaya yang terkait dengan desain interior dan arsitektur.
Articles 90 Documents
ANALISIS JARAK INTERPERSONAL PADA PENERAPAN PHYSICAL DISTANCING DI KAWASAN WISATA MAKAM BUNG KARNO Hilmi Dzakaaul Islam
Jurnal PATRA Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Patra Oktober 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v4i2.352

Abstract

Kawasan wisata Makam Bung Karno adalah ruang publik dan tempat wisata ikonik di Kota Blitar yang menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pembatasan jarak fisik (physical distancing) minimal satu meter antar individu menjadi fenomena baru dalam aktivitas interpersonal di ruang sosial. Tujuan penelitian untuk menjabarkan jarak fisik dan pengaruh ruang dalam aktivitas interpersonal pada penerapan physical distancing di kawasan wisata Makam Bung Karno. Penelitian menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses analisis data menerapkan studi kategori proksemika yang digambarkan dalam behavior mapping. Hasil penelitian yang menjadi kebaruan kajian adalah secara umum penerapan physical distancing di kawasan wisata Makam Bung Karno kurang terlaksana dengan baik. Mayoritas aktivitas interpersonal dilakukan kategori jarak intim dan jarak personal. Hubungan antar individu, kelompok dan kedekatan emosional berpengaruh terhadap dimensi jarak interpersonal. Layout furnitur sebagai bagian dari elemen ruang berpengaruh terhadap sebaran pengguna ruang. Keberadaan furnitur dan fasilitas menjadi sebuah ruang sosiopetal menjadi dilema yang memiliki dampak positif dan negatif di masa pandemi Covid-19.
ADAPTIVE REUSE PADA DESAIN INTERIOR THE GAS BLOCK BRAGA 1930 Agus Dody Purnomo
Jurnal PATRA Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Patra Oktober 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v4i2.388

Abstract

Pelestarian bangunan bersejarah mengalami pergeseran orientasi dari object-based kearah subject-based. Hal ini memberikan keleluasaan pada strategi pelestarian bangunannya. Adaptive reuse merupakan strategi dalam pelestarian bangunan sekaligus juga menjadi strategi pemberdayaannya. Bangunan bersejarah diberi fungsi baru yang berdampak terhadap sosial ekonomi serta lingkungan setempat. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji implementasi strategi adaptive reuse pada desain interior The Gas Block Braga 1930. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis signifikansi bangunan dan perubahan fungsi pada desain interiornya. Sebelum dirubah fungsinya, bangunan ini merupakan gedung Perusahaan Gas Negara (PGN) hasil rancangan R.L.A. Schoemaker. Bangunan terletak di jalan Braga dibangun pada tahun 1919. Saat ini bangunan diberi nama The Gas Block Braga 1930 yang difungsikan sebagai hotel dan restauran. Perubahan fungsi masih sesuai dengan prinsip-prinsip dalam adaptive reuse. Adaptive reuse sebagai bentuk inovasi yang mampu meningkatkan nilai bangunan sehingga keberadaannya tetap bertahan. The Gas Block Braga 1930 dapat menjadi sarana kesinambungan masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Eksplorasi Desain Dengan Peta Morfologi (Studi Kasus: Perancangan Desain Mebel Terinspirasi Gaya Memphis Era 1980an) Devanny Gumulya
Jurnal PATRA Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Patra Oktober 2022
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v4i2.390

Abstract

The paper studies how morphological charts from engineering methods are applied in a creative design process. The method allows designers to think differently and logically. Morphological chart offers vast possibilities for design exploration that can be useful in educating nascent designers. On the other hand, history have inspired many designers to create many new things. Memphis is postmodern design style that occurred between 1981-1987, characterized by form following fun paradigm by creating objects that are bizarre from common object over time. This is a paper analyzing student design history projects to create a design inspired by Memphis design. It presents the framework for exploring design with morphological charts. The chart generating five new ideas ranging from very to less similar to Memphis-like style. Using the morphological chart method, the study discovered three key factors affecting the difference of ideas generated on the study: level of variation, which deals with how many variations the means can provide, the more variations the newer ideas can be generated. Unity level means showing how each element is in harmony with each other. Level of abstraction means the degree of inspiration from the original idea. By paying attention to these three factors, morphological chart can produce better design.
PERANCANGAN INTERIOR AREA WORKSPACE DENGAN GAYA DESAIN ECLECTIC PADA RUANG GURU SMAK ST. LOUIS 1, SURABAYA Felicia - Benedicta
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.366

Abstract

Ruang guru merupakan tempat para guru untuk bekerja dan melakukan aktivitasnya. Kebutuhan ruang guru disesuaikan dengan aktivitas bekerja guru tersebut. Beberapa permasalahan yang dapat menghambat aktivitas pekerjaan mereka yaitu sirkulasi yang kurang nyaman, jarak antar furniture berdekatan, kebutuhan storage yang belum mencukupi, citra ruang guru sebagai bangunan bersejarah yang kurang terasa. Selain itu, adanya pandemi COVID-19 membuat perubahan perilaku aktivitas bekerja di ruang guru sehingga aktivitas guru harus disesuaikan dengan kondisi New Normal. Beberapa permasalahan ini membuat ruang guru memerlukan perancangan ulang atau re-desain yang bertujuan agar masalah yang dihadapi pengguna dapat diatasi dan menjamin kenyamanan guru dalam melaksanakan aktivitasnya. Hal yang menjadi tantangan dalam perancangan ini yaitu bangunan ruang guru ini merupakan bangunan cagar budaya yang merupakan peninggalan dari kolonial Belanda sehingga masih menggunakan gaya arsitektur Art Nouveau dan Art Deco. Proyek perancangan ini menggunakan metode analisis Design Thinking dengan tahapan; Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Penelitian diakhiri dengan konklusi berupa saran dan kesimpulan dari perancangan desain interior dengan konsep “Eclectic”.
Metode Desain Mebel untuk Perancang Pemula Susi Hartanto
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.441

Abstract

Melalui observasi dan uji coba pengajaran desain mebel dari 2009 hingga 2022, beberapa pola pengajaran ditemukan yang membantu mahasiswa belajar desain mebel rana produksi masal dengan lebih mudah. Data mebel dari berbagai sumber (terutama pabrik mebel dan data buyer) dengan variasi tipe dan kategori (mebel ruang makan, kamar tidur, ruang tamu, dan sebagainya) dikumpulkan sebagai bahan eksperimen dari tahun ke tahun. Ada tiga pola pengajaran yang disimpulkan dapat membantu mahasiswa belajar desain mebel dengan lebih mudah: 1) Modifikasi part; 2) Modifikasi ukuran; 3) Penambahan lini produk (merancang koleksi)
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KENYAMANAN TERMAL RUMAH TRADISIONAL DESA TENGANAN PEGRINGSINGAN Anak Agung Ngurah Aritama
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.461

Abstract

Dewasa ini, arsitektur memiliki tuntutan lain dalam mengakomodasi kebutuhan dan kegiatan manusia yaitu berkaitan dengan aspek kenyamanan ruang. Karena tidak didesain oleh arsitek sebagai perancang profesional, pengamatan pada rumah tradisional ini menjadi menarik terutama berkaitan dengan perspektif pengguna terhadap bangunan yang telah diwariskan turun menurun. Penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat kenyamanan termal ruang dan bangunan yang ada pada rumah tradisional di Desa Tenganan Pegringsingan serta faktor yang berpengaruh pada kenyamanan termal rumah tradisional tersebut. Penelitian ini memakai mix method dengan analisis data menggunakan simulasi Building Performance System. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi kenyamanan termal suatu ruang yaitu faktor iklim/klimatik dan faktor parameter manusia/persepsi. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap kenyamanan termal adalah suhu, kelembapan, kecepatan angin dan intensitas pencahayaan. Sistem konstruksi dan material alam juga menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap kenyamanan termal suatu rumah tradisional.
The DESAIN RUANG DAPUR BERDASARKAN TIGA ZONA UTAMA I Made Jayadi Waisnawa; Ni Luh Kadek Resi Kerdiati; Putu Ari Darmastuti
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.463

Abstract

Ruangan dapur memiliki kompleksitas dalam aktivitas civitasnya. Desain ruangan dapur harus berpedoman pada tiga zona utama yang terkait dengan dimensi civitas saat beraktivitas. Susunan tiga zona utama adalah lemari simpan (kulkas), bak cuci (sink) dan kompor. Selain tiga zona utama, ruangan dapur juga harus memperhitungkan bentuk dapur dan utilitas alami untuk mengoptimalkan aktivitas. Proses desain ruangan dapur harus dimulai dari awal sebelum proses perncanaan fisik bangunan untuk menentukan tiga unsur tersebut. Berdasarkan fakta yang ditemukan pada proyek desain ruangan dapur, proses desain lebih banyak dimulai dari saat pekerjaan fisik sudah memasuki tahap penyelesaian. Tujuan studi desain dapur ini adalah untuk mengetahui bagaimana desain ruangan dapur yang dimulai pada saat pekerjaan fisik sudah memasuki tahap penyelesaian. Studi desain ruangan dapur ini menggunakan metoda kualitatif yang akan dijelaskan secara deskriptif. Objek penelitian didapatkan pada desain ruangan dapur yang pernah dikerjakan pada studio jayadi-sign. Kriteria objek penelitian adalah ruangan dapur yang memiliki tiga zona utama dan bukan desain ulang. Berdasarkan hasil studi, didapatkan 22 desain yang memenuhi 1 unsur, 12 desain yang memenuhi 2 unsur, 1 desain yang memenuhi tiga unsur dan 2 desain tidak memenuhi semua unsur. Hal tersebut dikarenakan sistem instalasi air, kelistrikan dan utilitas alami sudah dibuat sebelumnya.
RANCANGAN PRODUK DAUR ULANG MELALUI METODE CIRCULAR DESIGN Devanny Gumulya
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.480

Abstract

Di tengah perubahan ekonomi linear menjadi sirkular maka muncul paradigma baru dalam desain yaitu circular design (CD), kerangka pemikiran perancangan desain yang menekankan pemilihan material yang lebih baik, desain produk terstandarisasi serta komponen yang modular. Paper ini membahas bagaimana menerapkan prinsip circular design dalam aktivitas merancang produk dari bahan daur ulang kertas. Peningkatan online shopping meningkatkan limbah kemasan dan salah satunya adalah kemasan berbahan kertas. Hasil penelitian adalah urban farming starter kit yang dibuat 100% dari bahan daur ulang kertas mulai dari kemasan hingga sebagai media tanam bibit. Pengetahuan baru dari metode circular design yang didapatkan dari proses penelitian adalah penelitian menambahkan kata deskriptif dari 4 tahapan circular design yaitu : understand the material and the context, define the problem and design principles, make responsibly, release to learn. Penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa desain produk yang baru pertama kali ingin mencoba menerapkan prinsip circular design.
PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU PADA PERANCANGAN MADU PLAYHOUSE UBUD BALI Teresia Hanna Sanjaya
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.502

Abstract

Children's learning ability, driven by the child's willingness to learn. This willingness is supported by a safe and comfortable space to explore, such as a Child Friendly City. In realizing a Child Friendly City, it is necessary to have Child Friendly Schools. Behavioral architecture approach will help assess a child's growth-learning space that is comfortable and safe. The purpose of this study was to examine the Design of Honey Playhouse, a Waldorf School in Ubud Bali, as well as the benefits of social or practical values, namely child-friendly design and learning methods. The theory used is Behavioral Architecture, and the Waldorf Learning Method. This study uses a qualitative approach. The collection technique was carried out by interviews, field observations, and online and offline documentation. The results showed that the behavioral architectural approach was carried out from the design concept to the finalization of the design, which in the end the school design grew together with school students.
PERANCANGAN GERAI KERAJINAN KHAS MANDALIKA SEBAGAI DESTINASI WISATA SUPER PRIORITAS DENGAN PENDEKATAN STORYNOMICS TOURISM I Made Pande Artadi; Anak Agung Gede Rai Remawa; I Putu Udiyana Wasista; I Made Jayadi Waisnawa; Gede Pasek Putra Adnyana Yasa
Jurnal PATRA Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Patra Mei 2023
Publisher : LPPM Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/patra.v5i1.508

Abstract

Budaya yang berkembang di wilayah Mandalika merupakan aset mahal dalam mengembangkan pariwisata dengan pendekatan storynomics tourism. Adanya hal ini, menyebabkan Mandalika dicanangkan sebagai kawasan destinasi prioritas oleh Kemenparekraf/Baparenkraf RI. Ditambah lagi dengan adanya keberadaan Sirkuit Mandalika kini menyebabkan Mandalika memperoleh status Kawasan Ekonomi Khusus. Namun muncul masalah menjamurnya gerai-gerai kerajinan khas Lombok di sekitar Sirkuit Mandalika, yang menyebabkan kondisi kumuh (ghetto). Oleh karenanya, peneliti dan pihak ITDC melakukan kolaborasi dalam kegiatan matching fund, untuk merancang gerai-gerai kerajinan tersebut agar lebih tertata dan estetis menggunakan pendekatan storynomics tourism. Metode yang digunakan terdiri dari tiga tahapan yaitu tahap inspirasi, tahap gagasan, dan tahap implementasi. Hasilnya narasi dalam pendekatan storynomics tourism telah diimplementasikan ke dalam rancangan interior di kawasan gerai kerajinan dan souvenir. Penggunaan identitas lokal seperti bentuk lumbung, bentuk dan warna nyale, motif songket Subahnale, peresean, motif anyaman ketak dan rotan, bentuk cupu, hingga kisa Puteri Mandalika, berhasil dimplementasikan ke dalam elemen-elemen ruang dan massa bangunan.