cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus : Jl. Kol H. Burlian - M Husin No. 907 RT 12. RW. 04 Kel Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar KM. 7,5 Palembang 30152 Telp 0711- 421981
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Babul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES Aisyiyah Palembang.
Articles 424 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG Fadilla, R A; Martinasari, Dwi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1500

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan kondisi kronis terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi dalam jangka waktu yang lama, disebabkan oleh faktor multidimensi, pengasuhan gizi yang kurang baik, kurangnya pengetahuan ibu mengenai kesehatan dan gizi sebelum dan pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memiliki anak balita. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, sampel sebanyak 30 responden. Waktu penelitian dilakukan bulan Desember 2024 – Januari 2025. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Analisis univariat yang tidak mengalami stunting 24 responden (80%), pendapatan tinggi 21 responden (70%), pengetahuan baik 23 responden (76,7%), pola makan baik 24 responden (80%). Hasil uji statistic chi square diketahui ada hubungan pendapatan (p value = 0,049), pengetahuan (p value = 0,016) dan pola makan (p value = 0,007) dengan kejadian stunting di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Saran: Diharapkan dapat meningkatkan pelayanan konseling dan penyuluhan mengenai kejadian stunting pada anak, sehingga pemahaman masyarakat terutama ibu-ibu yang memiliki anak balita dapat mengetahui tanda-tanda stunting sejak dini.Kata Kunci: Kejadian Stunting, Pendapatan, Pengetahuan, Pola Makan
PENGARUH LOCUS OF CONTROL DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT Herawati, Vitri Dyah; Sutrisno, Sutrisno; Rosita, Erva; Indriyati, Indriyati
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1526

Abstract

Latar Belakang: Tenaga kesehatan merupakan kunci utama dalam keberhasilan pencapaian tujuan pembangunan kesehatan. Tenaga kesehatan memberikan kontribusi hingga 80% dalam keberhasilan pembangunan kesehatan, jadi dalam meningkatkan kinerja maka hal dasar yaitu motivasi serta locus of control harus terus ditingkatkan. Tujuan: Mengetahui pengaruh locus of control dan motivasi terhadap kinerja perawat di RSUD Banyudono Boyolali. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi adalah  perawat di RSUD Banyudono 52 perawat berstatus PNS. Analisis menggunakan regresi linear berganda. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan 23 – 29 November 2024. Hasil: Karakteristik berdasarkan umur paling banyak pada 32-37 tahun sebanyak 22(43,1%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 39 perawat (76,5 %) dan masa kerja paling banyak 3-8 tahun 29 perawat (56,9 %). Penilaian locus of control tertinggi adalah pada kategori internal kuat (65-80) yaitu sebanyak 35(68,6 %). Penilaian motivasi paling banyak cukup (66-80) sebanyak 20 perawat (39,2 %). Ada pengaruh antara locus of control dan motivasi terhadap kinerja hasil uji F terlihat bahwa untuk variabel locus of control dan motivasi terhadap kinerja memiliki nilai F sebesar 8,026 dengan nilai p value 0,01 (p value < 0,05). Saran: Hendaknya perawat menambah pengetahuan tentang pentingnya locus of control dan motivasi internal perawat untuk meningkatkan kinerja dan profesionalitas perawat,dimana kinerja  perawat yang baik akan meningkatkan kepuasan klien. Kata Kunci : Locus Of Control, Motivasi, Kinerja
HUBUNGAN PROMOSI KESEHATAN OLEH BIDAN, PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANC SECARA TERATUR: PENDEKATAN CROSS-SECTIONAL Handayeni, Ratih
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1515

Abstract

Latar Belakang: Kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) merupakan faktor penting dalam pencegahan komplikasi kehamilan. Promosi kesehatan oleh bidan berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil, namun bukti empiris pada tingkat praktik mandiri bidan (PMB) masih terbatas. Tujuan: Menggambarkan pelaksanaan promosi kesehatan dan kepatuhan kunjungan ANC, serta menganalisis hubungan promosi kesehatan oleh bidan dengan pengetahuan dan kepatuhan kunjungan ANC pada ibu hamil di PMB Palembang. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional terhadap 30 ibu hamil yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Jumlah responden merupakan total populasi terjangkau selama periode penelitian dan diposisikan sebagai studi pendahuluan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher Exact Test dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai promosi kesehatan dalam kategori baik (66,7%) dan memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai tanda bahaya kehamilan (73,3%). Kepatuhan kunjungan ANC ≥6 kali tercatat sebesar 60,0%. Terdapat hubungan yang bermakna antara promosi kesehatan oleh bidan dengan pengetahuan ibu hamil (p=0,031), serta kecenderungan hubungan positif dengan kepatuhan kunjungan ANC. Saran: Direkomendasikan untuk melakukan penguatan promosi kesehatan oleh bidan melalui konseling terstruktur dan media edukasi interaktif, serta peningkatan mutu layanan ANC melalui pelatihan komunikasi bidan. Penelitian selanjutnya perlu menggunakan desain longitudinal dengan sampel yang lebih besar untuk mengkaji hubungan kausal.Kata kunci: Antenatal care, Bidan, Kepatuhan, Pengetahuan ibu hamil, Promosi kesehatan
ANALISIS PERMASALAHAN PENGGUNAAN OBAT PADA PASIEN DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN METODE PHARMACEUTICAL CARE NETWORK EUROPE DI PUSKESMAS X KOTA PEKALONGAN Kurniawan, Andre; Fatkhiya, Musa Fitri; Oktaviani, Nila; Izzul Haq, M Fahmi; Widyaningrum, Widyaningrum; Zahra, Ani Matuz
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1505

Abstract

Latar Belakang: Kompleksitas terapi diabetes melitus meningkatkan risiko drug related problems (DRPs) yang dapat mempengaruhi keamanan dan efektivitas terapi. Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis DRPs pada pasien diabetes melitus menggunakan metode PCNE V9.1 di Puskesmas X Kota Pekalongan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif cross-sectional dengan data rekam medik pasien diabetes melitus di Puskesmas X Kota Pekalongan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu pasien diabetes melitus periode Januari-Maret 2024. Sampel yang didapatkan adalah 140 yang telah memenuuhi kriteria inklusi. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase untuk mengidentifikasi drug related problems. Hasil: Mayoritas pasien perempuan (68,57%), usia 50-60 tahun (57,14%), dengan 21,43% memiliki penyakit penyerta. Metformin HCl merupakan antidiabetik yang paling banyak diresepkan (63,57%), menunjukkan kepatuhan baik terhadap pedoman PERKENI 2021, sementara Glimipride hanya 0,71%. Namun, dokumentasi komorbiditas sangat rendah (10% memiliki komorbiditas spesifik yang tercatat) dengan peripheral circulatory sebagai yang tersering (4,29%). Penggunaan obat kardiovaskular sangat terbatas (<1%) meskipun prevalensi komorbiditas seharusnya lebih tinggi. Penggunaan NSAID ditemukan pada 2,85% kasus yang perlu mendapat perhatian terkait risiko keamanan. Saran: Puskesmas X perlu meningkatkan skrining dan dokumentasi komorbiditas serta peran apoteker dalam medication review.Kata kunci : Diabetes Melitus, Metformin, PCNE, Pharmaceutical Care, Puskesmas