cover
Contact Name
Rudiansyah
Contact Email
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Phone
+6281368969347
Journal Mail Official
rudiansyah@stikes-aisyiyah-palembang.ac.id
Editorial Address
Alamat Kampus : Jl. Kol H. Burlian - M Husin No. 907 RT 12. RW. 04 Kel Karya Baru Kec. Alang-alang Lebar KM. 7,5 Palembang 30152 Telp 0711- 421981
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
ISSN : 20878362     EISSN : 26226200     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Babul Ilmi Merupakan Jurnal Ilimiah Multi Science Kesehatan dengan ISSN Cetak: 2087-8362 dan ISSN Online 2622-6200, dimana Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada setiap bulan Juni dan Desember. Bidang Publikasi jurnal ini Multi Science Kesehatan yang dikelolan dan diterbitkan Oleh LPPM STIKES Aisyiyah Palembang.
Articles 424 Documents
EFEK TERAPI RELAKSASI OTOT PROGRESIF TERHADAP NYERI PENDERITA OSTEOARTRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS Yulianti, Elly; Mujahidin, Mujahidin; Utama, Yofa Anggriani
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1501

Abstract

Latar Belakang: Nyeri osteoartitis cukup banyak dijumpai. Gejala klinis ini mengganggu area persendian dan berdampak pada terganggunya fungsi tubuh penderitanya. Penanganan nyeri selama ini masih bertumpu pada tatalaksana farmakologis dan belum banyak penderita yang mencoba penanangan secara non farmakologis. Tujuan: Mengetahui apakah ada Pengaruh penerapan Terapi Relaksasi OtotProgresif Terhadap Skala Nyeri pada Penderita Osteoarthritis di UPTD Puskesmas Gunung Kemala Tahun 2025. Metode: Desain penelitian menggunakan rancangan Pra-Experimental dengan pendekatan One Group PreTest-PostTest Design. Populasi 850 orang, teknik pengambilan sampel Purposive Sampling, jumlah sampel 30 responden. Data skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale dan Visual Analog Scale sebelum dan sesudah pemberian terapi relaksasi otot progresif,  pelaksanaan 28 April-07 Mei 2025 di Puskesmas Gunung Kemala Kota Prabumulih. Hasil: Sebelum terapi relaksasi otot progresif, 20 orang mengalami nyeri berat dan 10 orang mengalami nyeri sedang, setelah dilakukan intervensi terapi relaksasi otot progresif terjadi penurunan skala nyeri 6 orang mengalami nyeri ringan, 19 orang mengalami nyeri sedang dan 5 orang masih mengalami berat. Hasil analisis statistic menggunakan Uji Wilcoxon didapatkan nilai 0,000. Saran: Agar Pasien dapat menerapkan secara mandiri terapi otot progresif tindakan nonfarmakologi sebagai terapi konvensional terhadap keluhan nyeri osteoarthritis guna meningkatkan derajat kesehatan menjadi lebih baik. Kata Kunci: Nyeri, Osteoartritis, Terapi Relaksasi Otot Progresif,
FAKTOR GENETIK DAN POLA HIDUP SEBAGAI DETERMINAN MIOPIA TINGGI DI OPTIK GLOBAL PALEMBANG Susanti, Devi; Al Yahya Putra, M Fakhruddin; Hanafiah, M Tri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1527

Abstract

Latar Belakang: Miopia tinggi merupakan gangguan refraksi yang dapat menurunkan kualitas penglihatan dan berdampak pada aktivitas sehari-hari. Faktor genetik dan pola hidup diduga berperan penting dalam kejadian miopia tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor genetik dan pola hidup dengan miopia tinggi pada pasien di Optik Global Palembang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 56 responden yang datang ke Optik Global Palembang pada periode Mei–Juli 2025. Variabel dependen adalah miopia tinggi, sedangkan variabel independen meliputi faktor genetik dan pola hidup. Analisis univariat dilakukan untuk mengetahui frekuensi masing-masing variabel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,9% responden mengalami miopia tinggi. Sebanyak 71,4% responden memiliki faktor genetik, dan 71,4% memiliki pola hidup buruk. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara faktor genetik dengan miopia tinggi (p = 0,004) dan antara pola hidup dengan miopia tinggi (p = 0,005). Saran: Upaya pencegahan miopia tinggi sebaiknya dilakukan melalui edukasi keluarga mengenai riwayat genetik, serta promosi pola hidup sehat, termasuk pembatasan durasi aktivitas jarak dekat, pengaturan jarak baca, dan peningkatan aktivitas luar ruangan untuk menurunkan risiko progresivitas miopia. Kata Kunci: Miopia tinggi, Faktor genetik, Pola hidup, Cross-sectional.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TERHADAP PERILAKU BULLYING PADA SISWA-SISWI KELAS 8 SMP Sari, Putri Mayang; Harto, Toto; Artika, Artika
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1516

Abstract

Latar Belakang: Bullying merupakan tindakan kekerasan yang dilakukan secara berulang dengan tujuan menyakiti atau mendominasi orang lain. Kurangnya pengetahuan dan sikap yang kurang tepat terhadap bullying berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian di lingkungan sekolah. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja terhadap perilaku bullying pada siswa kelas 8 di SMP Sentosa Bhakti Baturaja tahun 2024. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah Siswa kelas 8 SMP berjumlah 44 siswa yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku bullying, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku bullying (p = 0,000) serta antara sikap dan perilaku bullying (p = 0,000). Saran : Diharapkan kepada pihak sekolah dapat meningkatkan program edukasi tentang bullying dengan mengadakan seminar atau workshop bagi siswa, guru, dan orang tua serta meningkatkan pengawasan di lingkungan sekolah terutama di daerah rawan bullying. Kata Kunci: Perilaku Bullying, Pengetahuan, Sikap, Remaja.
EVALUASI PEMBELAJARAN KLINIK DIANTARA MAHASISWA KEPERAWATAN BERBASIS MOBILE LEARNING: A RANDOMIZED CONTROLLED TRIAL Oxyandi, Miming; Panduragan, Santha Letchmi; Said, Faridah Mohd; Kusumawaty, Ira; Sasmita Saputra, Muhamad Andika; Rivanica, Rhipiduri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1507

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi pembelajaran klinik penting dalam pendidikan keperawatan, namun metode konvensional sering kurang transparan dan akurat. Mobile learning berpotensi meningkatkan efektivitas evaluasi. Tujuan: Menilai efektivitas mobile learning sebagai media evaluasi pembelajaran klinik pada mahasiswa keperawatan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain Randomized Controlled Trial (pre-test post-test) di salah satu program studi keperawatan di Indonesia, periode Desember 2022–Mei 2023. Sebanyak 80 mahasiswa dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen (n=40) dan kontrol (n=40). Evaluasi kemampuan kognitif, psikomotor, dan afektif dilakukan menggunakan instrumen standar yang tervalidasi. Analisis data menggunakan Wilcoxon Sign Rank Test dan N-Gain Score Test, dengan p <0,05. Hasil: Kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan kognitif (p=0,002), psikomotor (p=0,011), dan afektif (p=0,005), sementara kelompok kontrol tidak signifikan (p>0,05). Hasil N-Gain Score menunjukkan efektivitas mobile learning: kognitif 80%, psikomotor 78%, afektif 80%, seluruhnya kategori efektif. Saran: Penggunaan mobile learning sebaiknya terus dikembangkan dengan pelatihan berkala bagi dosen dan preseptor, penyempurnaan rubrik penilaian, dan integrasi fitur yang mendukung evaluasi multi-aspek. Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan pengembangan model evaluasi berbasis teknologi.Kata Kunci: Evaluasi Pembelajaran Klinik, Mahasiswa Keperawatan, Mobile Learning
PERAN PENGETAHUAN DAN SIKAP TERHADAP KEPATUHAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PADA MAHASISWA FARMASI: STUDI CROSS-SECTIONAL Arisandi, Yesi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1522

Abstract

Latar Belakang: Alat Pelindung Diri (APD) merupakan peralatan yang sangat penting, berfungsi melindungi pengguna dari risiko paparan bahan kimia berbahaya. Lebih dari 1,8 juta orang di kawasan Asia-Pasifik kehilangan nyawa akibat kecelakaan kerja pada tahun 2018. Tujuan: Diketahuinya hubungan faktor pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan dalam penggunaan alat pelindung diri. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional, populasi meliputi mahasiswa program studi di Farmasi semester III kelas A dan B dengan teknik total sampling berjumlah 99 responden, penelitian dilaksanakan:13–30 Oktober 2025 di Laboratorium Farmasi, data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil: Kepatuhan responden terhadap penggunaan APD berkorelasi signifikan dengan variabel pengetahuan dan sikap. Saran: Diperlukan peran aktif pihak pengelola laboratorium dan dosen dapat melakukan pertemuan 10 menit sebelum melaksanakan praktikum tentang penggunaan APD lengkap pada kegiatan laboratorium. Kata Kunci: Alat pelindung diri, Pengetahuan, Sikap
TRANSFORMASI DIGITAL EVALUASI PEMBELAJARAN KLINIK: VALIDITAS DAN RELIABILITAS MODEL EVALUASI TERINTEGRASI BERBASIS ANDROID Sasmita Saputra, Muhamad Andika; Oxyandi, Miming; Arisandy, Widya; Wisuda, Aris Citra; Surahmat, Raden; Sulardi, Sulardi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1512

Abstract

Latar Belakang: Transformasi digital di pendidikan keperawatan mendorong kebutuhan instrumen evaluasi klinik yang lebih efisien, akurat, dan transparan. Evaluasi berbasis kertas memiliki keterbatasan dalam objektivitas, efisiensi, dan dokumentasi, sehingga diperlukan model evaluasi terintegrasi berbasis Android yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Tujuan: Menilai validitas dan reliabilitas berbasis kesepakatan penilai dari model evaluasi klinik berbasis Android menggunakan metode percent agreement. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif melibatkan 43 responden multi-rater (mahasiswa, pembimbing, pakar keperawatan, dan pakar teknologi informasi) yang menilai lima indikator aplikasi (tampilan, navigasi, konten, reliabilitas, dan teknis) menggunakan kuesioner Likert 4 poin. Validitas dan reliabilitas dianalisis menggunakan equivalency percent agreement dengan batas kelayakan ≥70%. Hasil: Seluruh indikator memenuhi syarat kelayakan: tampilan (79,94%), navigasi (75,35%), konten (70,06%), reliabilitas (84,50%), dan teknis (81,59%). Skor total mencapai 77,63%, berada pada kategori “Baik” dan menunjukkan kesepakatan inter-rater yang konsisten. Saran: Implementasi aplikasi berpotensi diperluas pada berbagai setting klinik dan institusi pendidikan, sementara pengembangan lanjutan pada penelitian berikutnya dapat difokuskan pada penyempurnaan konten, antarmuka pengguna, serta penguatan analisis evaluatif untuk mendukung pengambilan keputusan akademik.Kata Kunci: Aplikasi Android; Evaluasi klinik; Pendidikan keperawatan; Reliabilitas; Validitas
SKRINING KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN AKTIVITAS SEHARI-HARI DI PUSKESMAS Fadilla, R A; Pertiwi, Riantri
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1502

Abstract

Latar Belakang: Peningkatan jumlah lansia menyebabkan meningkatnya penyakit degeneratif dan kanker yang menyebabkan penurunan produktifitas lansia. Penurunan produktifitas lansia karena penurunan fungsi, sehingga menyebabkan lansia mengalami penurunan kemandirian dalam melaksanakan kegiatan harian. Tujuan: Mengetahui tingkat kemandirian lansia melakukan aktivitas sehari hari di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purpossive sampling. Populasi dalam penelitian ini 540 lansia dengan jumlah sampel 84 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Barthel. Waktu penelitian dilakukan 23 – 27 Desember 2024. Lokasi penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kemandirian lansia dalam  aktivitas sehari-hari menunjukkan lansia dengan kategori mandiri 42 lansia (50.0%),  lansia dengan kategori tergantung ringan, 13 lansia (15.5%), lansia dengan kategori sedang 24 lansia (28.6%), dan kategori berat 5 lansia (6.0%). Saran: Diharapkan keluarga agar selalu memantau lansia melakukan aktivitas sehari hari sehingga dapat meningkatkan kebugaran lansia, memeriksakan kesehatan ke puskesmas terdekat untuk mempertahankan kemandirian dalam melakukan aktivitas sehari hari.Kata Kunci: Tingkat Kemandirian, Aktivitas Sehari-hari, Lansia
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III Nurbaiti, Meta; Amalia, Amalia; Nainggolan, Sutrisari Sabrina; Amanda, Anggi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1531

Abstract

Latar Belakang: Pada trimester III sejumlah ibu hamil cenderung merasa cemas terhadap kehidupan bayi maupun kehidupan dirinya sendiri. Hal ini disebabkan peningkatan hormone estrogen dan progesteron memuncak pada trimester ini. Salah satu cara untuk menurunkan tingkat kecemasan dengan melakukan Endorphin Massage (pijat endorphin). Tujuan: Mengetahui pengaruh endorphine massage terhadap kecemasan ibu hamil trimester III. Metode:  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, Jenis penelitian ini   adalah Pra experimental dengan desain penelitian Pre Test post test group design. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan tehnik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 responden diambil dari data pasien ibu hamil trimester III di UPTD Puskesmas Taraman dengan kriteria inklusi Ibu dengan kehamilan tunggal dan presentasi kepala, usia berisiko tinggi (<35 tahun),  yang memiliki tingkat kecemasan ringan (skor: 6-14) dan kecemasan sedang (skor 15-27) saat dilakukan pre-test. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji T-Test. Hasil: Ada pengaruh terapi Endorphin Massage terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Taraman tahun 2025 didapatkan p value = 0,086. Saran: Diharapkan ibu hamil dalam mengurangi tingkat kecemasan hamil trimester III perlu mengembangkan program pijat endorphin yang terstruktur dan terintegrasi dengan layanan kesehatan ibu hamil. Program ini mencakup pelatihan aspek anatomi, fisiologi, dan teknik pijatan yang tepat untuk memaksimalkan efek relaksasi dan mengurangi kecemasan.Kata Kunci: Kecemasan, Endorphine Massage.
DAMPAK RELAKSASI BENSON TERHADAP NYERI KRONIS PADA PASIEN HIPERTENSI: STUDI KASUS DESKRIPTIF Suherwin, Suherwin; Arisandy, Widya; Pebriyadi, Pebriyadi
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1517

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan sering disertai keluhan nyeri kronis yang menurunkan kualitas hidup pasien. Relaksasi Benson sebagai intervensi nonfarmakologis dapat membantu mengurangi nyeri melalui mekanisme fisiologis dan psikologis. Tujuan: Mengetahui dampak terapi relaksasi Benson terhadap nyeri kronis pada pasien hipertensi di Panti Sosial Harapan Kita Palembang. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus deskriptif pada dua pasien hipertensi lansia dengan nyeri kronis. Intervensi berupa relaksasi Benson dilakukan selama 3 hari, dua kali sehari, dengan durasi 10–20 menit. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sesuai Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI). Hasil: Skala nyeri pada pasien 1 menurun dari 8 menjadi 3 (penurunan 62,5%), sedangkan pada pasien 2 menurun dari 9 menjadi 4 (penurunan 55,6%). Kedua pasien menunjukkan perbaikan signifikan setelah intervensi. Saran: Terapi relaksasi benson agar dapat diterapkan secara rutin sebagai intervensi keperawatan komplementer pada pasien hipertensi dengan nyeri kronis di panti sosial maupun fasilitas kesehatan. Serta agar dapat mengintegrasikan terapi ini ke dalam program pelayanan keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup lansia. Kata kunci: Relaksasi Benson, Nyeri Kronis, Hipertensi
ANALISIS PERAN APOTEKER PADA PROGRAM TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS KERINJING Khoirin, Khoirin; Safitri, Khorin Tika; Widodo, Pangestu; Purbayanti, Aditya
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 2 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i2.1508

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia, termasuk di wilayah kerja Puskesmas Kerinjing. Apoteker memiliki peran strategis dalam pengelolaan Obat Anti Tuberkulosis (OAT), edukasi, pemantauan efek samping, serta peningkatan kepatuhan pasien, namun keterlibatan klinisnya di lapangan masih minim. Tujuan: Menganalisis peran apoteker dalam program TB di Puskesmas Kerinjing, meliputi fungsi, edukasi pasien, pengelolaan obat, kolaborasi antar profesi, serta kendala yang dihadapi. Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan purposive sampling terhadap tenaga kesehatan dan pasien TB. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola keterlibatan apoteker. Hasil: Apoteker berperan baik dalam pengelolaan logistik OAT, termasuk perencanaan, pendistribusian, dan pencatatan obat. Namun, peran klinis seperti edukasi pasien, konseling penggunaan obat, serta pemantauan efek samping masih terbatas dan lebih banyak dilakukan oleh Penanggung Jawab (PJ) TB. Kolaborasi antar profesi berjalan cukup efektif, tetapi keterlibatan apoteker dalam diskusi klinis dan pendampingan pasien belum optimal. Kendala utama meliputi ketersediaan obat yang tidak stabil, kualitas sputum yang kurang adekuat, serta ketiadaan fasilitas Tes Cepat Molekuler (TCM). Saran: Apoteker perlu meningkatkan peran klinis melalui edukasi langsung, pemantauan efek samping, dan pendampingan terapi, serta mendorong penguatan fasilitas diagnostik seperti TCM untuk percepatan penegakan diagnosis TB.Kata kunci: Apoteker, Edukasi, Kepatuhan Minum Obat, Tuberkulosis