cover
Contact Name
Gede Pasek Putra Adnyana Yasa, SST., M.Sn.
Contact Email
pasekputra@std-bali.ac.id
Phone
+6285792402926
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Tukad Batanghari No 29 Panjer, Denpasar, Bali, Indonesia 80225
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Da Moda
ISSN : 27150607     EISSN : 27150585     DOI : https://doi.org/10.35886/damoda
Core Subject : Art,
Ruang lingkup artikel dalam Jurnal Da Moda meliputi ontology ilmiah, epistemology dan aksioma Desain Mode (DM), yang meliputi: (a) semiotika visual, (b) ikonografi, (c) ilustrasi, (d) (e) fotografi, (f) Tata Busana (g) Desain Fashion, (h) strategi branding, (i) Fashion Jurnalis, (j) Fashion produt, (k) fashion busines (l) visual mercandhising, (m) desain aksesoris (n) fashion Stylish, (o)Fashion marketing, (p)Desain Tekstil , (q) Tekstil (r) Fashion event, metode pendidikan dalam pengajaran Desain Mode , (t) masalah budaya terkait dengan Desain fashion.
Articles 56 Documents
EKSPLORASI TEKNIK SULAMAN KOMBINASI DAN MANIPULATING FABRIC SEBAGAI HIASAN PADA BUSANA CUSTOM MADE Alicia Christy Zvereva Gadi
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.533

Abstract

Penelitian ini membahas tentang teknik sulaman kombinasi dan manipulating fabric, penerapan sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made, dan tingkat ketertarikan calon pengguna, baik industri maupun konsumen terhadap sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Metode pengambilan data menggunakan uji panelis ahli dan uji panelis calon konsumen dilengkapi dengan lembar penilaian, dan angket. Sampel uji dibuat dua buah busana custom made, yaitu dua buah busana pesta dengan mengaplikasikan teknik sulaman kombinasi dan manipulating fabric. Sumber data penelitian ini adalah dosen, karyawan, dan mahasiswi di kalangan UNY, serta calon pengguna dari industri fesyen, rentang usia 18-50 tahun, dengan target sekurang-kurangnya 50 responden, diambil melalui teknik purposif sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini adalah 1) Pemantapan konsep desain sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made yaitu dua konsep yaitu konsep simetris dan asimetris, 2) Tanggapan responden terhadap penerapan konsep asimetris yaitu kategori sangat tinggi sebesar 93,75%, dan tanggapan responden terhadap penerapan konsep simetris yaitu kategori sangat tinggi sebesar 82,03%.
PERKEMBANGAN OMNICHANNEL BRAND FESYEN DI INDONESIA Susi Hartanto
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.545

Abstract

Current fashion customers have been shopping through various channels, thus requiring strategies and integration between channels, both online and offline. Several brands, including Uniqlo, H&M, Pomelo, Love Bonito, Blibli, and Bata, are highlighted as case studies in this article. The article was compiled using a qualitative descriptive analysis method based on personal studies of various journals and leading fashion retailers or brands that offer omnichannel services in Indonesia. The hope is that this article can provide insights into the omnichannel strategies of leading fashion brands, so that adaptations or innovations can be considered by other fashion brands. Key words : fashion, omnichannel, brand, Indonesia
KAJIAN ESTETIS KANTONG PLASTIK BEKAS SEBAGAI PRODUK FASHION (DOMPET) I Gusti Agung Malini
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.586

Abstract

Plastic bags are disposable items with irresponsible post-consumption activities. Arde Wiyasa's concern is that because there is more and more plastic waste in the world, finally there is a desire to reduce plastic waste by making used plastic bags a product with high selling value and can be used in everyday life without polluting the environment. Because of this problem, Arde Wiyasa began to look at plastic bag waste as a material for making fashion products, namely wallets. Because Arde Wiyasa's wallet, which is made from used plastic bags, is an art product, discussing a work of art is about the beauty contained within. The knowledge used to examine and discuss art and beauty is aesthetics. The aesthetic values ​​of wallets made from used plastic bags can be seen from two sides, namely the form and the meaning. In terms of shape, Arde Wiyasa's plastic wallet is a harmonious arrangement of visual elements (lines, colors, textures) in a beautiful unity. Meanwhile, the values ​​of meaning radiate from the pictures and writings added by Arde Wiyasa which convey meaning, namely an invitation or appeal to reduce the use of plastic bags Keywords: Used Plastic Bags, Wallets, Aesthetics
The I LAURANG THE SHRIMP MAN'S INSPIRATION IN GALA PARTY ATTIRE Sugiyem - Sugiyem
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.614

Abstract

Fashion is one of the human needs that never runs out to be explored. Exploration of party fashion with the source of cultural ideas can result in unique, creative, and meaningful fashion designs. Developing party fashion with the source of Indonesian cultural ideas is very important because it can enrich party fashion designs and provide more value to fashion. Gala party clothing with the source of the idea I Laurang Sang Manusia Udang indirectly introduces Sulawesi folklore in which there is a moral story about sincerity, patience, never giving up, and confidence which ultimately results in victory and happiness. Creating culturally inspired clothing and exploring culture as a source of fashion creation ideas is important because it can help maintain cultural heritage, create unique works, broaden horizons, show appreciation, and improve the quality of clothing.
“ANYONE’S WARFARE” PERANCANGAN KARYA BUSANA UNISEX DENGAN SUMBER IDE ‘DARURAT KEKERASAN SEKSUAL DI INDONESIA’ Sri Utami S.Sn, M.sn
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.731

Abstract

Kasus kekerasan seksual merupakan kasus pelangaran hak asasi manusia terberat menurut World Health Organization (WHO). Kekerasan ini telah menjadi perbincangan dan kekhawatiran hampir di seluruh dunia. Di Indonesia kasus ini juga menjadi kekhawatiran masyarakat, dengan stigma negatif yang beredar dan edukasi yang terbatas mengenai topik ini, kasus ini pun menjadi tabu untuk diperbincangkan di masyarakat umum. Ironisnya kekerasan seksual merupakan topik yang perlu diedukasikan lebih sejak dini, dengan begitu maka masyarakat dapat membekali diri dan orang sekitarnya untuk terhindar dari kekerasan ini. Selain itu, akibat dari kesalahan persepsi ini, membuat para korban kekerasan seksual berdiam diri dan tenggelam didalam traumanya. Saat ini kasus kekerasan seksual mulai mencuri perhatian masyarakat hingga pemerintah, walau belum sempurna, berbagai gerakan telah digerakan secara bertahap. namun, pada karya ini penulis menyadari keberadaan koban kekerasan seksual berjenis kelamin laki- laki sering kali terabaikkan.
PERAN NARASI DALAM MEMBENTUK ELEMEN VISUAL DISTINCTION PADA DESAIN PAKAIAN PANGERAN FREYJADOUR FALENAS DI GAME SUIKODEN V Bayu Baruna
Jurnal Da Moda Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.737

Abstract

Pada setiap proses perancangan desain karakter, terdapat 3 elemen yang perlu diperhatikan serta dipastikan penerapannya ke dalam rancangan karakter. 3 elemen tersebut yakni: inner life, visual distinction, serta expressive traits. Dalam kaitan ini, visual distinctionatau perbedaan visual dapat diartikan sebagai perbedaan visualisasi antara satu karakter dengan karakter lainnya, melalui wujud visual seperti postur tubuh serta pakaian yang dikenakan oleh karakter tersebut. Lebih lanjut, setelan pakaian dari karakter utama dari gameSuikoden V, Pangeran Freyjadour Falenas. Dapat dinilai sebagai penerapan elemen visual distinction. Melalui metode penelitian kualitatif, tulisan ini bertujuan untuk melihat bagaimana narasi membantu membentuk penerapan visual distinction pada setelan pakaian yang dikenakan oleh karakter pangeran Frey. Kata Kunci: Desain karakter, Visual distinction, Suikoden V
KAJIAN STRATEGI SENSORY MARKETING DARI “CHANEL”
Jurnal Da Moda Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Da Moda Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i2.503

Abstract

Di tengah persaingan di industri fesyen yang semakin ketat, maka munculah konsep sensory marketing. Konsep ini muncul karena ada perubahan pada pola konsumsi konsumen yang saat ini lebih mementingkan unsur pengalaman dari harga. Paper ini bertujuan untuk menyajikan konsep “sensory marketing” dan bagaimana ia bekerja melalui studi kasus brand fashion ternama yaitu Chanel. Brand ini sudah berusia 119 tahun dan masih berjaya hingga saat ini. Paper ini membahas bagaimana chanel menerapkan strategi sensory marketing. Hasil dari studi menemukan bahwa sensory marketing bekerja mulai dari stimulasi sensor (lima panca indra manusia) yang mendatangkan sensasi (emosi yang datang dari stimulasi sensor), dan akhirnya membentuk ekspresi sensori (pengalaman unik khas brand). Selain itu studi juga menemukan bahwa untuk menghasilkan sensori marketing yang otentik maka cerita historis suatu brand haruslah kuat dan perlu diceritakan secara konsisten di semua chanel brand: toko fisik, kemasan, layanan, sosial media, dan platform digital brand. Hasil penelitian bermanfaat bagi para semua pemilik brand fashion di Indonesia.
PENERAPAN SULAMAN KOMBINASI DAN MANIPULATING FABRIC DENGAN GAYA ASIMETRIS DAN SIMETRIS PADA BUSANA PESTA WANITA
Jurnal Da Moda Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.533

Abstract

Penelitian ini membahas tentang teknik sulaman kombinasi dan manipulating fabric, penerapan sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made, dan tingkat ketertarikan calon pengguna, baik industri maupun konsumen terhadap sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan pendekatan survei. Metode pengambilan data menggunakan uji panelis ahli dan uji panelis calon konsumen dilengkapi dengan lembar penilaian, dan angket. Sampel uji dibuat dua buah busana custom made, yaitu dua buah busana pesta dengan mengaplikasikan teknik sulaman kombinasi dan manipulating fabric. Sumber data penelitian ini adalah dosen, karyawan, dan mahasiswi di kalangan UNY, serta calon pengguna dari industri fesyen, rentang usia 18-50 tahun, dengan target sekurang-kurangnya 50 responden, diambil melalui teknik purposif sampling. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan persentase. Hasil penelitian ini adalah 1) Pemantapan konsep desain sulaman kombinasi dan manipulating fabric yang diaplikasikan sebagai hiasan pada busana custom made yaitu dua konsep yaitu konsep simetris dan asimetris, 2) Tanggapan responden terhadap penerapan konsep asimetris yaitu kategori sangat tinggi sebesar 93,75%, dan tanggapan responden terhadap penerapan konsep simetris yaitu kategori sangat tinggi sebesar 82,03%.
KAJIAN ESTETIS KANTONG PLASTIK BEKAS SEBAGAI PRODUK FASHION (DOMPET)
Jurnal Da Moda Vol. 5 No. 1 (2023): Jurnal Da Moda Oktober 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i1.586

Abstract

Plastic bags are disposable items with irresponsible post-consumption activities. Arde Wiyasa's concern is that because there is more and more plastic waste in the world, finally there is a desire to reduce plastic waste by making used plastic bags a product with high selling value and can be used in everyday life without polluting the environment. Because of this problem, Arde Wiyasa began to look at plastic bag waste as a material for making fashion products, namely wallets. Because Arde Wiyasa's wallet, which is made from used plastic bags, is an art product, discussing a work of art is about the beauty contained within. The knowledge used to examine and discuss art and beauty is aesthetics. The aesthetic values ​​of wallets made from used plastic bags can be seen from two sides, namely the form and the meaning. In terms of shape, Arde Wiyasa's plastic wallet is a harmonious arrangement of visual elements (lines, colors, textures) in a beautiful unity. Meanwhile, the values ​​of meaning radiate from the pictures and writings added by Arde Wiyasa which convey meaning, namely an invitation or appeal to reduce the use of plastic bags Keywords: Used Plastic Bags, Wallets, Aesthetics
KARYA BUSANA RANCANGAN VIKTOR HORSTING DAN ROLF SNOEREN DALAM PERSPEKTIF HERMENEUTIKA DERRIDA
Jurnal Da Moda Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Da Moda Mei 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Institut Desain dan Bisnis Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35886/damoda.v5i2.612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan karya busana rancangan Viktor Horsting dan Rolf Snoeren dalam perspektif hermeneutika Derrida. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, karena objek yang dittliti merupakan karya busana rancangan Viktor Horsting dan Rolf Snoeren sebagai ciptaan manusia dan dianalisis dengan teori dekontruksi milik Derrida. Analisis data yang digunakan menggunakan pendekatan hermeneutika dialektis. Hermeneutik Derrida dalam perspektif dekonstruksi, berupaya membaca dan memahami teks atau realita secara seimbang dan setara untuk menghasilkan pemahaman dan pemaknaan yang seimbang dan setara juga, tetapi sekaligus apa yang seimbang dan setara ini akan terus menerus didekonstruksi sehingga pemahaman dan maknanya terus menerus bertransformasi untuk menjawab konteks. Kesimpulan yang dapat ditarik yaitu Penampilan karya busana avant garde yang bersifat dramatis dan hiperrealistis, orisinil, unik dan membuat mind blowing serta membangkitkan rasa surealisme yang abstrak berupa dekontruksi busana secara structural. Bentuk nya yang nyeleneh dan tidak biasa membuat busana berjenis avant-garde ini tidak memiliki daya pakai dan hanya bisa dikenakan pada panggung pertunjukkan saja.