cover
Contact Name
Reno Fernandes
Contact Email
renofernandes@fis.unp.ac.id
Phone
+6285272442828
Journal Mail Official
perspektif@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan
ISSN : 2684902X     EISSN : 26221748     DOI : http://dx.doi.org/10.24036/perspektif
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan aims to facilitate interaction, discussion and updating of ideas from Students of Education, Sociology and Anthropology in Indonesia. Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan contains empirical research in the fields of Education, Sociology and Anthropology.
Articles 455 Documents
Polarisasi Politik Pasca Pemilihan Kepala di Desa Ulak Mengkudu Sumatera Selatan Lismita, Lismita; Putra, Eka Vidya
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.1009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dinamika yang terjadi dalam masyarakat tingkat lokal khususnya Desa Ulak Mengkudu karena adanya polarisasi politik. Penelitian ini menarik untuk dikaji karena polarisasi politik terjadi di tingkat lokal akibat adanya perbedaan visi dan misi yang menimbulkan kepentingan khusus antar pendukung. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu teori konflik oleh Ralf Dahrendorf. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 21 orang. Adapun kriteria masyarakat Desa Ulak mengkudu yang terlibat pengelompokan kandidat, tokoh masyarakat, agama, dan masyarakat netral. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi kepada masyarakat. Wawancara mendalam kepada masyarakat untuk melihat bagaimana dinamika yang terjadi. Studi dokumentasi diambil dari dokumen arsip desa. Hasil penelitian menunjukan bahwa polarisasi politik pasca pemilihan kepala desa menyebabkan yang pertama, Adanya faktor penyebab polarisasi politik yaitu karena unsur figur politik dan faktor kekeluargaan yang berbeda. Kedua, Dinamika yang terjadi dalam masyarakat terjadi pergeseran interaksi. Ketiga, Tingginya partisipasi politik akibat adanya polarisasi.
Adaptasi Pedagang Kaki Lima Terhadap Perubahan Jam Operasional Berdagang (Studi Kasus di Pasar Raya Padang) Wisdasari, Atika Septia; Ikhwan, Ikhwan
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.1022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan adaptasi pedagang kaki lima terhadap perubahan jam operasional berdagang di Pasar Raya Padang Sumatera Barat. Pentingnya penelitian ini dilaksanakan karena Keputusan Walikota Padang No. 438 Tahun 2018 tentang lokasi dan jadwal berdagang pedagang kaki lima, masih menimbulkan pro dan kontra hingga saat ini karena menyebabkan penurunan pendapatan pedagang kaki lima. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan dilakukan di Pasar Raya Padang selama dua bulan mulai dari Mei hingga Juli tahun 2024 dengan menggunakan observasi, peneliti mengamati secara langsung aktivitas pedagang kaki lima setelah adanya jam operasional berdagang. Kemudian pengumpulan data wawancara, peneliti menanyakan informasi terkait bentuk adaptasi yang dilakukan pedagang setelah adanya jam operasional berdagang. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 9 orang. Adapun kriteria informan yaitu pedagang kaki lima dengan jam berdagang pada sore hari dan pihak pengelola pasar. Triangulasi data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan, terdapat tiga bentuk adaptasi yang dilakukan oleh pedagang kaki lima, pertama, Berdagang sesuai dengan lokasi dan waktu yang telah ditentukan (conformity). Kedua, Berpindah tempat dengan mencari tempat lain yang  tidak terkena razia oleh petugas dan “kucing-kucingan” dengan petugas Satpol PP (rebellion) dimana pedagang kaki lima hanya mematuhi jam operasional berdagang ketika dalam pengawasan Satpol PP saja. Ketiga, Berdagang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditentukan (retreatism), pedagang kaki lima menolak untuk mematuhi jam operasional berdagang.
Artikel Penelitian Sari, Rimpi Laila; Wirdanengsih, Wirdanengsih; Amelia, Lia
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.1027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor penyebab pernikahan dini yang terjadi di Nagari Situjuah Ladang Laweh Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini menarik untuk dilakukan karena pernikahan dini di Nagari Situjuah Ladang Laweh mengalami peningkatan dibandingkan nagari lain di Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Temuan dianalisis dengan teori Struktural Fungsional dengan skema AGIL oleh Talcott Parsons dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh Penentuan informan menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumlah informan sebanyak 18 orang yang terdiri dari kriteria yaitu pasangan yang menikah dini, orang tua, tokoh masyarakat, kepala KUA dan penghulu. Wawancara mendalam kepada masyarakat untuk melihat faktor penyebab pernikahan dini. Studi dokumentasi diperoleh dari arsip Kantor Wali Nagari dan KUA. Data dianalisis dengan menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman, langkah–langkahnya yaitu reduksi data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa faktor penyebab terjadinya pernikahan dini pada masyarakat di Nagari Situjuah Ladang Laweh diantaranya pertama, Mariage by Accident (Seks Pranikah). Kedua keinginan sendiri. Ketiga, Faktor Ekonomi. Keempat, Faktor Pendidikan dan Kelima Budaya.
Artikel Penelitian Nining Amelia Putri; Khairul Fahmi
Jurnal Perspektif Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i4.1043

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk sanksi adat yang diterapkan pada pelaku penyimpangan seksual di Nagari Maek. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena maraknya kasus penyimpangan seksual yang ada di Nagari Maek, setelah adanya wabah Covid-19. Sejak tahun 2019 sampai 2023 terdapat 23 kasus penyimpangan seksual yang ada di Nagari Maek. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu Teori Kontrol Sosial oleh F Ivan Nye. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan 14 informan dengan kriteria yaitu Wali Nagari Maek, Kepala KAN, Niniak Mamak, Wali Jorong, Ketua Pemuda, Tokoh masyarakat, masyarakat Nagari Maek, pelaku penyimpangan seksual. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dilakukan kepada informan yang mengatur tentang penerapan sanksi adat di Nagari Maek. Selain itu, juga dilakukan observasi langsung yaitu peneliti mengamati secara langsung sanksi adat yang diterapkan kepada pelaku penyimpangan seksual. Serta studi dokumentasi dikumpulkan melalui dokumen yang ada di kantor Wali Nagari Maek. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat sanksi adat yang diberlakukan untuk pelaku penyimpangan seksual di Nagari Maek, yaitu pertama sanksi nikah, sanksi nikah diberlakukan kepada oknum yang kedapatan melakukan hubungan badan tanpa adanya ikatan pernikahan dan oknum yang kedapatan hamil di luar nikah. Kedua, sanksi denda (4 emas dan 10 karung semen) diberlakukan kepada oknum yang ketahuan melakukan tindakan asusila seperti berciuman, berpelukan hingga berhubungan badan. Ketiga, dibuang sepanjang adat diberlakukan ketika sanksi nikah dan sanksi denda tidak dihiraukan oleh oknum penyimpangan seksual.
PANDANGAN PELAKU MUSIK METAL TERHADAP GENRE MUSIK BLACK METAL DI KOTA BUKITTINGGI M.Robby Fadli; Mira Hasti Hasmira
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.626

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk menjelaskan pandangan pelaku musik metal terhadap genre musik Black Metal di kota Bukittinggi. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena terdapat kontradiksi antara citra global Black Metal yang identik dengan ideologi satanisme dan anti-agama dengan realitas yang terjadi di Bukittinggi, sebuah kota yang masyarakatnya dikenal kuat dalam memegang adat dan nilai-nilai keagamaan. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana pelaku musik metal di Bukittinggi memahami dan menafsirkan genre Black Metal dalam konteks budaya lokal mereka. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan tipe studi intrinsik. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi oleh Alfred Schutz. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan secara langsung dengan 18 informan yang merupakan pelaku musik Black Metal di kota Bukittinggi untuk menggali pandangan mereka secara mendalam mengenai genre ini. Hasil penelitian menunjukkan pandangan pelaku musik metal terhadap ideologi, musik, serta penampilan genre Black Metal di kota Bukittinggi.
Artikel penelitian Jessy Sulastri; Mohammad Isa Gautama
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.825

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena semprotulation terhadap mahasiswa yang merayakan kelulusan seminar proposal. Penelitian ini menarik untuk diteliti karena perayaan semprotulation saat ini menjadi tren pada kalangan mahasiswa dan terdapat beberapa simbol yang dipertukarkan pada perayaan semprotulation ini. Adapun teori yang digunakan pada penelitian ini yaitu teori interaksionisme simbolik dari Herbert Blumer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Pemilihan informan penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan 9 orang informan dan memiliki kriteria mahasiswa telah menyelesaikan seminar proposal dan melakukan perayaan semprotulation. Teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi partisipasi untuk mendapatkan data yang lebih akurat melalui upaya mengamati langsung fenomena semprotulation pada mahasiswa, wawancara langsung dengan informan secara mendalam terkait makna simbol pada perayaan semprotulation untuk memperkuat data observasi dengan melakukan proses tanya jawab, dan studi dokumentasi yang peneliti lakukan yaitu foto dan rekaman suara dari proses wawancara mengenai makna simbol pada semprotulation. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian meliputi pertama, Simbol yang diinterpretasikan dalam bentuk perlengkapan. Kedua, Simbol yang diinterpretasikan dalam bentuk perilaku. Ketiga, Makna pemberian hadiah saat perayaan semprotulation. Keempat, Interaksi pada saat perayaan semprotulation. Kelima, Pendapat mahasiswa mengenai tren semprotulation.
artikel penelitian Natasya Epriline Alvin; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pilihan rasional pedagang mempertahankan usaha Thrifting di Kota Padang. Fenomena ini penting untuk dikaji karena keberadaan Thrifting mengalami pro dan kontra di masyarakat, di satu sisi Thrifting banyak diminati berbagai kalangan yang dibuktikan dengan semakin maraknya pedagang Thrifting , dari jumlah pembeli dan jumlah pendapatan. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori pilihan rasional oleh James S. Coleman. Penelitian berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat pada bulan Februari 2024 s.d April 2024. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Observasi peneliti mengamati langsung aktifitas kegiatan pedagang dan wawancara mendalam yang dilakukan peneliti kepada informan tentang mempertahankan usaha Thrifting . Pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah 15 orang. Kriteria informan meliputi pedagang, Aparatur Sipil Negara dan pembeli. Studi dokumentasi merekam berbagai aktivitas dan kegiatan yang dilakukan pedagang dalam aktivitas jual beli. Adapun analisis data penelitian menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa pilihan rasional pedagang dalam mempertahankan usaha Thrifting diantaranya pertama, Kebutuhan hidup. Kedua, Meningkatnya peminat Thrifting di Kota Padang. Ketiga, Kebijakan pemerintah yang tidak tegas. Keempat, Trend dan hobi.
Perubahan Sosial Masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat Agus Ramanda; Delmira Syafrini
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sosial pada masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Pasca pendirian PT. Berkat Sawit Sejahtera. Fenomena ini penting untuk dikaji karena sebelum tahun 2013 Muara Kiawai Barat adalah Nagari yang terkenal dengan sektor agraris bermata pencaharian dibidang petani jeruk, karet, dan jagung. Namun, sejak tahun 2014 dibangun PT. Berkat Sawit Sejahtera bidang industri pengolahan kelapa sawit banyak menyerap tenaga kerja masyarakat setempat yang berdampak pada kehidupan sosial budaya masyarakat dari dimensi struktural, kultural, dan interaksional. Teori yang digunakan dalam menganalisis hasil penelitian adalah teori struktural fungsional skema AGIL oleh Talcott Parsons. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 hingga Juni 2024. Pengumpulan data melalui observasi partisipan aktif, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Informan penelitian ditentukan berdasarkan purposive sampling dengan kriteria informan penelitian memiliki pengetahuan yang baik terkait wilayah Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat dan tingkat partisipasinya dari tertua adat yang memiliki pengalaman. Informan penelitian ini berjumlah 15 orang yang terdiri dari wali nagari, petinggi PT. Berkat Sawit Sejahtera, tokoh adat, masyarakat asli dan masyarakat nagari yang bekerja di PT. Teknik analisis data dengan menggunakan skema analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan terdapat dua perubahan sosial masyarakat Nagari Muara Kiawai Barat Kabupaten Pasaman Barat yaitu pertama, dimensi struktural perubahan mata pencaharian masyarakat, pergeseran stratifikasi sosial. Kedua, dimensi kultural pergeseran nilai gotong royong, perubahan kebiasaan. Ketiga, Dimensi interaksional yang terjadi pada perubahan interaksi.
Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Peternak Ayam Ras Petelur di Nagari Mungka Puja Septiani Sari; Desy Mardhiah
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1073

Abstract

Perubahan sosial ekonomi dialami oleh masyarakat di Nagari Mungka dimana sebelumnya mereka bekerja sebagai petani padi, beralih ke usaha ternak ayam ras petelur sebagai mata pencaharian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk-bentuk perubahan sosial ekonomi masyarakat yang terjadi pasca adanya usaha ternak ayam ras petelur di Jorong Padang Harapan Nagari Mungka Kabupaten 50 Kota. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu Teori Aksi Talcott Parson yang mengkaji tindakan rasional. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan 13 informan dengan kriteria yaitu Wali Nagari, pemilik usaha ternak dan pekerja di usaha ternak ayam ras petelur. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan tipe studi kasus. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, dilakukan kepada informan yang terlibat sebagai pemilik dan pekerja di usaha ternak ayam ras petelur. Serta studi dokumentasi dikumpulkan melalui dokumen yang ada di kantor Wali Nagari Mungka. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik, sumber dan waktu. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat bentuk-bentuk perubahan sosial dan ekonomi masyarakat setelah keberadaan usaha peternakan ayam di Nagari Mungka, yaitu pertama, perubahan interaksi sosial pekerja di usaha peternakan ditandai kurangnya interaksi pekerja dengan anggota keluarga dirumah. Kedua, perubahan status pemilik usaha ternak ayam yang dianggap “Urang Kayo Nan Disagani” semenjak menjadi pengusaha ayam. Ketiga, perubahan pendapatan masyarakat ditandai dengan tercukupinya kebutuhan ekonomi masyarakat. Keempat, perubahan dalam terciptanya lapangan pekerjaan ditandai dengan banyaknya masyarakat sekitar lokasi ternak yang dipekerjakan di usaha ini sehingga mengurangi pengangguran.
Makna Bahasa Simbol Dalam Pola Interaksi Antara Pengedar Dan Pemakai Ganja Di Nagari Durian Tinggi, Kabupaten Lima Puluh Kota Elank Jatadris; Delmira Syafrini; Lia Amelia
Jurnal Perspektif Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i1.1088

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus penyalahgunaan ganja di Sumatera Barat. Hal ini menarik diteliti karena dalam melakukan transaksi jual beli ganja pengedar dan pemakai menggunakan bahasa simbol. Bahasa simbol merupakan interaksi yang penting dalam transaksi jual beli ganja dikarenakan hanya diketahui oleh pengedar dan pemakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui makna bahasa simbol yang digunakan dalam proses interaksi sosial antara pengedar dan pemakai ganja di Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan informan menggunakan teknik Snowball Sampling berjumlah 15 orang terdiri dari pengedar, pemakai, pihak kepolisian dan tokoh masyarakat. Pengambilan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta memakai analisis data model Miles dan Huberman. Penelitian dilakukan dari tanggal 7 Agustus sampai 8 oktober 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa simbol yang digunakan oleh pengedar dan pemakai ganja yaitu; pertama simbol meminta; “bantu la lu”, “agie la lu”. Kedua simbol mengajak; “mula ko lai nyie a”, “mula lin la le”. Ketiga simbol ganja; “bruhud”, “brehe”, “ocong”, “palomak lolok”, “daun koyiang”. Keempat simbol nama tempat jual beli dan mengkonsumsi ganja; “hongkong”, “jopang”, “LK”. Penggunaan bahasa simbol tersebut dalam transaksi narkoba tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga memperkuat jaringan sosial di antara pengedar dan pemakai. Berbeda dari penelitian sebelumnya menyoroti pola konsumsi narkoba, penelitian ini lebih spesifik dalam menganalisis bahasa simbol dalam transaksi ganja di Sumatera Barat, yang belum banyak dikaji dalam konteks interaksi sosial menggunakan teori Interaksionisme Simbolik.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 3 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 4 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 3 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 4 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 3 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 4 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 4 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 3 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 2 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 4 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 3 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 4 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 3 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad Vol 1 No 4 (2018): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad More Issue