cover
Contact Name
Widodo Kushartomo
Contact Email
widodokushartomo@gmail.com
Phone
+628176869150
Journal Mail Official
jmts@untar.ac.id
Editorial Address
Jl. Letjen S. Parman No. 1, Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil
ISSN : -     EISSN : 2622545X     DOI : http://dx.doi.org/10.24912/jmts
Core Subject : Engineering,
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil dikelola oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tarumanagara. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil merupakan media publikasi hasil penelitian dan studi ilmiah dalam bidang Teknik Sipil yang diterbitkan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Jurnal ini terbit pertama kali pada 1 Agustus 2018.
Articles 861 Documents
ANALISIS PERILAKU PENUMPANG KRL BOGOR – JAKARTA KOTA PADA MASA PANDEMI DAN PENGARUHNYA TERHADAP POLA PERJALANAN Yohanes William Lois; Dewi Linggasari; Hokbyan Angkat
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10464

Abstract

Transportation is a primary need that cannot be separated from life to continue their daily activities, especially nowadays which require a trip bya transportation. Transportation has many options, one of the primadonna for trips in the city of Jabodetabek is the KRL Commuter Line, provided by PT. Kereta Commuter Indonesia. However, currently the Covid-19 pandemic has an impact on transportation trips, including the KRL Commuter Line. Since then, policies regulated by the government have been implemented to stop the spread of Covid-19, such as limiting the number of passengers and enforcing health protocols for passengers and officers. The existence of these restrictions has an effect on transportation travel. This research was conducted to determine the level of awareness of KRL passengers behavior toward the health protocols applied when carrying out activites outside the home and the effect on their travel patterns, as wel as to find out the policies realized by KRL operator officers. The research data were obtained through a questionnaire, then processed by normative anda descriptive analysis methods. From the analysis, it was found that both passengers and officers were quite alert and good at implementing existing policies and passengers revealed that this policy affects their travel patterns. ABSTRAKTransportasi merupakan kebutuhan primer yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan untuk menyambung kegiatannya sehari-hari khususnya pada masa sekarang yang memerlukan suatu perjalanan dengan transportasi. Transportasi punya banyak pilihan, yang menjadi salah satu primadona perjalanan dalam kota Jabodetabek adalah KRL Commuter Line, yang disediakan oleh PT. Kereta Commuter Indonesia. Namun, saat ini adanya wabah pandemi Covid-19 memberikan dampak dalam perjalanan transportasi tidak terkecuali pada KRL Commuter Line. Semenjak itu diterapkanlah kebijakan-kebijakan yang diatur pemerintah guna memutus penyebaran Covid-19, seperti pembatasan jumlah penumpang dan pemberlakuan protokol kesehatan untuk penumpang maupun petugas. Adanya batasan-batasan ini menyebabkan pengaruh pada perjalanan transportasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesadaran perilaku penumpang KRL terhadap protokol kesehatan yang diterapkan ketika melakukan kegiatan di luar rumah dan pengaruh terhadap pola perjalanannya, juga untuk mengetahui kebijakan yang direalisasikan oleh petugas operator KRL. Data penelitian didapat melalui kuesioner, lalu diolah dengan metode analisis normatif dan deskriptif. Dari hasil analisis, didapatkan baik penumpang maupun petugas sudah cukup awas dan baik dalam menerapkan kebijakan yang ada dan penumpang mengungkapkan dengan adanya kebijakan ini mempengaruhi pola perjalanannya.
DESAIN ULANG DAN ANALISIS RESPONS STRUKTURAL PERKERASAN LENTUR PADA JALAN TOL JAKARTA-CIKAMPEK Verell Rengga Harsvardan; Anissa Noor Tajudin
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10504

Abstract

This research will redesign the flexible pavement on the Kalihurip-Cikampek toll road using three flexible pavement design methods, namely the 2002, 2013 and 2017 methods, and analyze the structural responses that occur in the form of horizontal and vertical strain, the main components. In calculating the value of repetition of permits against fatigue damage (Nf) and groove cracks (Nd), it is processed using the KENPAVE program. Furthermore, the calculation results of the flexible pavement thickness, the value of repetition of permits against fatigue damage (Nf) and groove crack damage (Nd) were compared from the three methods. The method used is mechanistic-empirical. Primary data is obtained from the Ministry of Public Works and Public Housing and LHR0 starting in 2020, taking into account traffic growth from 2020 to 2035, as well as secondary data assumptions by referring to previous regulations and research. The results of this study indicate that the 2002 method produced the largest pavement thickness, while the 2013 and 2017 methods produced relatively the same pavement thickness. However, the 2002 method produced the largest repetition of permits against fatigue damage (Nf) and groove cracks (Nd). So it can be concluded that the 2017 method produces a better design. ABSTRAKPenelitian ini akan mendesain ulang perkerasan lentur pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek ruas Kalihurip-Cikampek menggunakan tiga metode desain perkerasan lentur yaitu metode 2002, 2013, dan 2017, serta menganalisis respons struktral yang terjadi berupa regangan horisontal dan vertikal, komponen utama dalam menghitung nilai repetisi izin terhadap kerusakan fatik (Nf) dan retak alur (Nd), diolah menggunakan program KENPAVE. Selanjutnya dibandingkan hasil perhitungan tebal perkerasan lentur, nilai repetisi izin terhadap kerusakan fatik (Nf) dan kerusakan retak alur (Nd) dari ketiga metode tersebut. Metode yang digunakan mekanistik-empiris. Data primer didapat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan LHR0 dimulai pada tahun 2020, memperhitungkan pertumbuhan lalu lintas dari tahun 2020 sampai 2035, serta data sekunder asumsi dengan tetap mengacu pada peraturan dan penelitian sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode 2002 menghasilkan tebal perkerasan terbesar, sedangkan metode 2013 dan 2017 menghasilkan tebal perkerasan yang relatif sama. Namun metode 2002 menghasilkan repetisi izin terhadap kerusakan fatik (Nf) dan retak alur (Nd) terbesar. Sehingga disimpulkan metode 2017 menghasilkan desain lebih baik.
PERBANDINGAN EFISIENSI LATERAL FREE DAN FIXED HEAD MENGGUNAKAN ELEMEN HINGGA PADA GALIAN TANAH KOHESIF DAN NON-KOHESIF Arya Arya; Inda Sumarli; Ali Iskandar
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.11055

Abstract

ABSTRACTFoundation is the important way for designing upper structure or below structure. Designing foundation is a must, especially for the complicated structure. There are so many things to be focused on sturdy foundation. One of those design steps is designing foundation with lateral loading. Lateral loadings are so many different variances of it, depends on the location of installation. Then, we can identify the efficiency of individual pile on group pile cause of lateral loadings. The efficiency of pile can be analysed by Finite Element metho, which is the foundation is located on the real condition of loading and soils between the pile. And then, Finite Element is supposed to identify the foundation with free-headed pile or fixed-headed pile on cohesive or cohesionless soils. ABSTRAKFondasi merupakan hal penting bagi struktur atas maupun struktur bawah. Perencanaan fondasi sendiri sangat dibutuhkan, apalagi untuk membuat struktur yang rumit, diperlukan fondasi yang kuat. Banyak sekali hal-hal yang harus diperhatikan untuk bisa merancang fondasi yang kokoh. Salah satunya dengan perancangan pembebanan akibat beban lateral. Beban lateral sendiri dapat bermacam-macam bentuknya, bergantung pada pondasi tersebut dipasang di daerah yang seperti apa. Efisiensi lateral tiang yang umum digunakan, didapatkan dari eksperimen di lapangan, dimana kondisi kepala tiang adalah pada kondisi free-head. Hal ini bertujuan juga untuk melihat kinerja fondasi tersebut apabila dalam kondisi Free Head, maupun Fixed Head dengan tanah kohesif dan non-kohesif.
ANALISIS KESTABILAN JALAN GIRIAN - KEMA PADA DAERAH PERBUKITAN MINAHASA UTARA Pricilia Imanuela Jozias; Gregorius Sandjaja Sentosa
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10493

Abstract

The construction of a highway in a hilly area requires attention to the stability of the land on which the road body is laid. On the widening of the road between the cities of Girian-Kema, North Sulawesi, the road body is designed to pass through hillside areas that have a slope of about 36°. In designing the road body in the hilly area must be considered the stability of the slopes on the left and right side of the road, the ability to support the soil and other structures so that the road is in a safe condition. To check the safety of this roadway, three locations of the most critically considered points will be selected to fail. At the location, slope stability analysis was carried out using the MIDAS GTS NX program and obtained the most critical security factors ranging between 1,1 and 1,4. To find out the carrying capacity of the soil, calculated the possibility of roads supporting the most extreme load using standard a crated load of 80 kN, from the analysis is known that the stress that occurs if strengthened with soil geogrid can support the load better by 46,1042 kN/m2, and obtained efficiency of 18,83%.Pembuatan jalan raya di daerah perbukitan memerlukan perhatian terhadap kestabilan tanah tempat badan jalan diletakkan. Pada pelebaran jalan antar kota Girian-Kema, Sulawesi Utara, badan jalan dirancang harus melewati daerah lereng perbukitan yang memiliki kemiringan lereng sekitar 36°. Dalam merancang badan jalan pada daerah perbukitan tersebut harus diperhatikan kestabilan lereng yang berada di kiri dan kanan jalan, kemampuan daya dukung tanah dan struktur lainnya agar jalan berada dalam kondisi aman. Untuk memeriksa keamanan lintasan jalan ini, dipilih tiga lokasi titik yang dianggap paling kritis akan mengalami kegagalan. Pada lokasi tersebut dilakukan analisis kestabilan lereng dengan menggunakan Program aplikasi MIDAS GTS NX dan diperoleh Faktor kemanan paling kritis berkisar antara 1,1 dan 1,4. Untuk mengetahui daya dukung tanah, dihitung kemungkinan jalan mendukung beban yang paling ekstrem menggunakan beban gandar standar 80 kN, dari analisis diketahui bahwa tegangan yang terjadi jika diperkuat dengan geogrid tanah dapat mendukung beban dengan lebih baik sebesar 46,1042 kN/m2, dan diperoleh efisiensi 18,83%.
ANALISIS SISA MATERIAL DAN PENYEBAB UTAMANYA PADA PROYEK BANGUNAN RUMAH TINGGAL Jonathan Felixius; Mega Waty
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10393

Abstract

Material is one of the most important components with a 40-60% contribution of all the project costs. Waste in the construction field can be interpreted as a loss or a loss of material resources, time (about labor and equipment) and capital, which is caused by activities that cost money, directly or indirectly, but does not add any value to the product for users of construction services. This research aims to search for the waste material with the most impact and its percentage, along with the main cause behind the presence of the waste material. This research was conducted by processing primary data in the form of a Likert scale questionnaire.  In the process, this research used the Relative Importance Index (RII) method with a significance level of 5% and assisted with Statistical Product and Service Solutions (SPSS) application to test and calculate the data. The result of this research shows that waste material with the most impact is ready mix concrete 10%, reinforcing steel 9.87%, and ceramics 9.5%. The main causes which result in the presence of the waste material are lack of blueprint information, error due to the labor, and the act of abandoning or throwing the material. ABSTRAKMaterial berfungsi sebagai bahan dalam pekerjaan lapangan yang mempunyai peranan sangat penting sebesar 40 – 60% dari seluruh biaya proyek tersebut. Sisa dalam konstruksi dapat kita artikan sebagai kehilangan atau kehilangan sumber daya materi, waktu (dengan melihat tenaga kerja dan peralatan) dan juga modal, hal ini disebabkan oleh aktivitas yang memerlukan biaya, baik secara langsung atau tidak langsung, tetapi sama sekali tidak menambahkan nilai pada produk jasa konstruksi. Tujuan dalam penelitian ini ialah mencari sisa material yang paling mempengaruhi beserta persentasenya dan penyebab utama dari sisa material tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengolah data primer berupa kuesioner skala Likert. Dalam prosesnya, penelitian ini memakai Metode Relative Importance Index (RII) dengan taraf signifikansi 5% dan dibantu dengan aplikasi Statistical Product and Service Solutions (SPSS) untuk menguji dan menghitung data. Hasil dari penelitian ini mendapati sisa material yang paling mempengaruhi proyek ialah beton ready mix 10%, baja tulangan 9.87%, dan keramik 9.5%. Penyebab utama dari sisa material tersebut ialah informasi gambar yang kurang, kesalahan yang diakibatkan oleh tenaga kerja, dan membuang atau melempar material.
STUDI IDENTIFIKASI RISIKO PADA PROYEK INFRASTRUKTUR DI INDONESIA Wilwin Wilwin; Arianti Sutandi
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 1, Februari 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10646

Abstract

Infrastructure projects such as buildings and transportation infrastructure have many risks and uncertainties in the implementation process. To minimize this risk, it is necessary to apply risk management in project implementation. In this study, a literature study was conducted to analyze the risk identification methods and potential risks involved in Indonesia's infrastructure projects. An analysis was conducted by comparing the risk identification method and the risk potential in the infrastructure project risk journal collected using the basic mathematic method. Based on research, the most widely discussed identification method is the questionnaire. Furthermore, a risk comparison was carried out in the 2 most discussed categories. The checklist method was carried out so that the material and equipment, and humans were obtained as the most discussed category. The results showed that in building projects, the most discussed risk was the increase in material prices (71%) in the material and equipment category and labor accidents (86%) in the human category. Meanwhile, in transportation infrastructure projects, the most discussed risks were unavailability or shortage of material (67%) in the material and equipment category and the low quality of labor (83%) in the human category. ABSTRAK Proyek infrastruktur seperti bangunan gedung dan prasarana transportasi memiliki banyak risiko dan ketidakpastian dalam proses pelaksanaannya. Untuk meminimalkan risiko tersebut perlu diterapkannya manajemen risiko didalam pelaksanaan proyeknya. Dalam penelitian ini dilakukan studi literatur untuk menganalisa metode identifikasi risiko dan potensi risiko yang terdapat pada proyek infrastruktur di Indonesia. Dilakukan analisa dengan melakukan perbandingan metode identifikasi risiko dan potensi risiko pada jurnal risiko proyek infrastruktur yang telah dikumpulkan menggunakan metode matematis sederhana. Berdasarkan penelitian, metode identifikasi yang paling banyak dibahas adalah kuisioner. Selanjutnya dilakukan perbandingan risiko pada 2 kategori yang paling banyak dibahas, penentuan kategori ini dilakukan dengan metode checklist sehingga didapatkan kategori material dan peralatan, dan manusia sebagai kategori yang paling banyak dibahas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proyek bangunan gedung, risiko yang paling banyak dibahas adalah kenaikan harga material (71%) pada kategori material dan peralatan dan kecelakaan tenaga kerja (86%) pada kategori manusia. Sedangkan pada proyek prasarana transportasi, risiko yang paling banyak dibahas adalah tidak tersedianya atau kekurangan material (67%) pada kategori material dan peralatan dan rendahnya kualitas tenaga kerja (83%) pada kategori manusia.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG DAN PERUMAHAN Steven Steven; Mega Waty
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 3, Nomor 3, Agustus 2020
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v3i3.8324

Abstract

Indonesia as a developing country in the Asian region is a country that has a lot of development. Occupational safety and health management systems are part of an organization's management system that is used to develop and implement Occupational safety and health policies and manage risks. In this study, researchers will discuss the application of occupational safety and health management systems and supporting facilities for occupational safety and health management systems applied by construction companies to the construction of high rise buildings and housing developments. The method used to determine the successful implementation of the Occupational Safety and Health Management System is to use quantitative methods and Univariate analysis. Later the results of the percentage calculation will be compared with Minister of Public Works Regulation No.9 / 2008 concerning Management and Work Safety Systems. Application of Occupational Safety and Health Management System in high rise buildings is 97% (Good), and for housing is 35% (less). The supporting facilities in the high rise building project are 88% (Good) and 40% (less) for housing.ABSTRAKIndonesia sebagai salah satu negara berkembang di kawasan Asia merupakan negara yang banyak melakukan pembangunan. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen organisasi yang digunakan untuk mengembangkan dan menerapkan kebijakan keselamatan dan kesehatan kerja dan mengelola risiko. Dalam penelitian ini, peneliti akan membahas penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dan fasilitas pendukung sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja yang diterapkan perusahaan konstruksi terhadap pembangunan gedung bertingkat dan pembangunan perumahan. Metode yang digunakan untuk mengetahui keberhasilan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah dengan menggunakan metode kuantitatif dan analisis Univariat. Kemudian hasil perhitungan persentase tersebut akan dibandingkan dengan Peraturan Menteri PU No.9/2008 tentang Sistem Manajemen dan Keselamatan Kerja. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada gedung bertingkat didapat 97% (Baik), dan untuk perumahan didapat 35% (kurang). Fasilitas pendukung yang ada pada proyek gedung bertingkat didapat 88% (Baik) dan untuk perumahan didapat 40% (kurang).
PENGARUH PENERAPAN ERP TERHADAP WAKTU TEMPUH FEEDER DAN WAKTU TEMPUH PERJALANAN RUAS JALAN GATOT SUBROTO Sherly Octaviani; Najid Najid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 3, Nomor 4, November 2020
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v3i4.8700

Abstract

Electronic Road Pricing is a paid road used to reduce the volume of traffic by pairing On Board Unit for payment. The high volume of vehicles in Jakarta is the main reason Electronic Road Pricing is used in traffic. In this research, discussed about the traffic conditions of Gatot Subroto, this road section is main access to get to the office and travel. To analyze the volume of the vehicle, the direct observation method will be used to get the volume, speed and traffic density. Direct observation is done by paying attention to motorcycle, light vehicles, and heavy vehicles. With the observation data we will get a graph of the relationship between speed and speed that will be modified with questionnaire data. Questionnaire data is distributed to obtain percentages of volume reduction and price estimates. Electronic Road Pricing is used to reduce traffic volume. It is hoped that this research analysis can find out the most efficient cost of Electronic Road Pricing to reduce the volume of vehicles on the Gatot Subroto road.ABSTRAKElectronic Road Pricing adalah jalan berbayar yang digunakan untuk mengurangi volume lalu lintas dengan cara memasangkan alat On Board Unit sebagai alat pembayarannya. Tingginya volume kendaraan di Jakarta menjadi alasan utama Electronic Road Pricing digunakan pada lalu lintas. Pada penelitian ini, akan dibahas mengenai kondisi lalu lintas Gatot Subroto, ruas jalan ini merupakan akses pengguna untuk menuju perkantoran dan tepat wisata. Untuk menganalisa volume kendaraan akan digunakan metode observasi langsung untuk mendapatkan volume, kecepatan dan kepadatan lalu lintas. Observasi langsung dilakukan dengan memperhatikan kendaraan bermotor roda dua, kendaraan ringan, dan kendaraan berat. Dengan data observasi akan didapat grafik hubungan antara kecepatan dan kedapatan yang akan dimodifikasi dengan data kuesioner. Data kuesioner disebar untuk mendapatkan persentase penurunan volume dan perkiraan harga. Electronic Road Pricing untuk mengurangi volume lalu lintas. Diharapkan pada analisis penelitian ini dapat mengetahui biaya Electronic Road Pricing yang paling efisien untuk mengurangi volume kendaraan pada jalan Gatot Subroto.
ANALISIS PENGARUH BENTUK PROFIL TERSUSUN TERHADAP GAYA TEKAN PADA BAJA CANAI DINGIN DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Dero Andika; Leo S. Tedianto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 4, Nomor 2, Mei 2021
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v0i0.10465

Abstract

In this modern world of construction, the usage of cold formed steel has developed and started to widely used for main structures such as columns and beams. Cold formed steel is manufactured by folding a thin steel plate into desired model. This result in its relatively large width-to-thickness ratio. Therefore, the use of cold formed steel as a column to withstand compressive axial force is deemed ineffective because of its vulnerability to buckling failure. One of the ways to overcome buckling failure is to use built-up profile. The profiles in which are examined are R and 2R with the effective length of 2950mm and variated between fixed-fixed roller end and pinned-roller end. Whereas R profile is the combination of C and U channel. MIDAS FEA is a finite element-based software which is used to model the desired structures in this study. The results of the study showed calculations using MIDAS FEA are closer to the theoretical calculations of AISI S100-07 on the fixed-fixed roller end. The 2R profile provided 250% greater compressive strength value compared to the R profile. The fixed-fixed roller end resulted in 147% higher compressive strength compared to the pinned-roller end. The results using MIDAS FEA resulted in closer results to AISI S100-07.ABSTRAKPada dunia konstruksi modern penggunaan baja canai dingin sudah berkembang dan penggunaannya mulai banyak digunakan untuk struktur utama seperti kolom dan balok. Pembuatan baja canai dingin yang ditekuk dari pelat baja membuat ketebalannya relatif tipis jika dibandingkan dengan lebar ataupun tinggi nya. Akibatnya penggunaan baja canai dingin sebagai kolom yang dominan menahan gaya aksial tekan dirasa tidak efektif karena sifatnya yang rentan terhadap kegagalan tekuk. Salah satu cara untuk mengatasi kegagalan tekuk adalah menggunakan profil tersusun. Pada penelitian ini diuji adalah profil R dan 2R dengan panjang 2950 mm yang disertai dengan variasi peletakan sendi-rol dan jepit-jepit rol pada kedua ujungnya. Dimana profil R adalah profil gabungan antara profil C dan porfil U. Penelitian ini menggunakan program metode elemen hingga MIDAS FEA untuk memodelkan struktur yang diinginkan.  Profil yang. Hasil analisis penelitian ini didapatkan bahwa perhitungan dengan program MIDAS FEA lebih mendekati perhitungan teoritis AISI S100-07 pada profil jepit-jepit rol. Untuk profil tersusun 2R memberikan kuat tekan lebih besar 250% dibandingkan dengan profil R. Peletakan jepit-jepit rol mengakibatkan kuat tekan baja canai dingin lebih tinggi 147% dibandingkan dengan peletakan sendi-rol. Pemodelan menggunakan MIDAS FEA memberikan hasil lebih mendekati perhitungan teoritis dengan AISI S100-07.
ANALISIS BANJIR KELURAHAN TANJUNG DUREN SELATAN Natanael Tadeus Sutanto; Wati Asriningsih Pranoto
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 3, Nomor 3, Agustus 2020
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v3i3.8429

Abstract

Flood is one of the natural disasters that occur due to various factors and causes many losses. Tanjung Duren Selatan village was recorded as having floods in January 2020. This research aims to determine the causes of the flood in the area as well as the solution. The data obtained were taken from BMKG, West Jakarta City Water Resources Department, and direct measurements in the review area. This research analyzed rainfall, channel capacity, channel condition dan topography in Tanjung Duren Selatan village. Rainfall is tested for data compatibility using Chi-Square and Kolmogorov-Smirnov methods. Rainfall intensity is calculated using the Mononobe formula. The capacity of the existing channels is analyzed using Manning formula that will be compared with the planned discharge calculated using Rasional method. The analysis included secondary channels and tertiary channels, based on the calculation of 8 of the 48 channels reviewed that were unable to accommodate the planned discharge. After the analysis, it can be concluded that the flooding in Tanjung Duren Selatan village was caused by the lack of existing channel capacity, contours, and rubbish that blocked the water flow. Floods that occurred on January 1, 2020 due to rainfall that occurred exceeded the planned rainfall.ABSTRAKBanjir merupakan salah satu bencana alam yang terjadi akibat berbagai faktor dan menimbulkan banyak kerugian. Di Kelurahan Tanjung Duren Selatan tercatat mengalami banjir pada bulan Januari 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya banjir pada daerah tersebut serta solusinya. Data-data yang didapat diambil dari BMKG, Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Barat, serta pengukuran langsung di daerah tinjauan. Pada penelitian ini dianalisis curah hujan, kapasitas saluran, kondisi saluran, serta topografi di Kelurahan Tanjung Duren Selatan. Curah hujan di uji kecocokan datanya menggunakan metode Chi-Square dan Kolmogorov-Smirnov. Intensitas curah hujan di hitung menggunakan rumus Mononobe. Kapasitas saluran eksisting di analisis menggunakan rumus Manning yang akan dibandingkan dengan debit rencana yang dihitung menggunakan metode Rasional. Analisis yang dilakukan mencakup saluran sekunder dan saluran tersier, berdasarkan perhitungan 8 dari 48 saluran yang ditinjau tidak mampu menampung debit rencana. Setelah analisis dilakukan dapat disimpulkan bahwa banjir di Kelurahan Tanjung Duren Selatan disebabkan oleh kurangnya kapasitas saluran eksisting, kontur, serta sampah yang menghalangi aliran air. Banjir yang terjadi pada tanggal 1 Januari 2020 dikarenakan curah hujan yang terjadi melebihi curah hujan rencana.