cover
Contact Name
Eka Vidya Putra
Contact Email
ekavidyaputra@gmail.com
Phone
+628116601294
Journal Mail Official
abdi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
ISSN : 2656369X     EISSN : 26848570     DOI : https://doi.org/10.24036/abdi
Jurnal Abdi bertujuan untuk memfasilitasi publikasi artikel yang disarikan dari hasil pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Jurnal Abdi ini membatasi pengabdian masyarakat yang berada dalam ruang lingkup bidang: Pembangunan manusia dibidang pendidikan dan Sosio-Humaniora, Pengentasan kemiskinan, Pengelolaan wilayah pedesaan dan pesisir berkearifan lokal. Pengembangan Ekonomi, Kewirausahaan, Industri Kreatif.
Articles 507 Documents
Konversi Limbah Styrofoam menjadi Liquid-Fuel Anorganik Melalui Teknologi Pirolisis di Kampung Nelayan Mufti Hatur Rahmah; M. Irfan; Musafira Musafira
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1249

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di pesisir Cilallang dengan tujuan mengelola limbah anorganik, khususnya styrofoam bekas wadah hasil tangkapan nelayan, menggunakan teknologi pirolisis multi-feedstock untuk menghasilkan Liquid-Fuel Anorganik. Kegiatan ini berlangsung dari Juni hingga Desember 2024 dan terdiri dari enam tahapan utama. (1) Observasi awal dilakukan untuk mengidentifikasi permasalahan lingkungan serta potensi implementasi teknologi pirolisis. (2) Penyusunan program kerja dan rencana teknis melibatkan masyarakat dan pemerintah desa untuk memastikan strategi yang sesuai. (3) Kick-off meeting diadakan guna menyosialisasikan tujuan serta membangun komitmen bersama. (4) Pelatihan dan pendampingan teknis diberikan kepada 25 peserta, termasuk nelayan dan pemuda desa, dalam pembuatan serta pengoperasian alat pirolisis berbahan dasar drum bekas. (5) Pelatihan konversi sampah anorganik menjadi Liquid-Fuel Anorganik dilakukan, memastikan peserta memahami pemanfaatan hasil pirolisis sebagai alternatif bahan bakar bagi nelayan. (6) Monitoring dan evaluasi dilakukan menggunakan angket pre-test dan post-test, menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 32% sebelum pelatihan menjadi 100% setelah pelatihan. Program ini terbukti efektif dalam mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat secara ekonomi. Produk Liquid-Fuel Anorganik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk operasional perahu nelayan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan pendekatan partisipatif dan dukungan berkelanjutan, teknologi ini berpotensi direplikasi di wilayah pesisir lainnya.
Pemberdayaan Kader Pos Yandu Remaja Wujudkan Generasi Milenial Bebas Stunting di Kelurahan Aur Kuning Kecamatan ABTB Kota Bukittinggi Lili Dariani; Siti Khadijah; Rosa Mesalina
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1260

Abstract

Salah satu masalah kekurangan gizi yang masih cukup tinggi di Indonesia adalah balita pendek (stunting). Minimnya keterlibatan remmaja dalam pencegahan stunting menyebabkan rendahnya efektivitas edukasi gizi di masyarakat. Tujuan PkM adalah untuk meningkatkan kapasitas kader dalam deteksi dini serta upaya penanggulangan masalah gizi remaja. Kegiatan dilaksankan pada hari Sabtu, 20 Juli 2024 di PosYandu Remaja Aur Kuning. Program ini menggunakan pendekatan edukasi berbasis kader posyandu remaja melalui sosialisasi, pelatihan dan pendampingan langsung. Peserta yaitu 25 orang remaja, 2 orang kader Pembina Posyandu remaja, 1 orang bidan penangguingjawab Poskeskel dan 1 orang penanggungjawab program Posyandu Remaja dan Puskesmas. Setelah program pendampingan ini, tingkat pemahaman kader meningkat dari 45% menjadi 85%, sementara jumlah remaja yang aktif dalam program meningkat dari 10 menjadi 25 orang dalam waktu tiga bulan. Metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran remaja tentang pencegahan stunting dan dapat direplikasi di wilayah lain.
Meningkatkan Skill Digital untuk Profesionalisme Guru Abad 21 Reno Fernandes; Delmira Syafrini; Nora Susilawati; Rhavy Ferdyan; Bunga Dinda Permata; Sabar Aulia Rahman; Gusmira Wita; Junaidi Junaidi; Erianjoni Erianjoni; Febi Dwi Lianda
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1561

Abstract

Pembelajaran abad 21 merupakan pembelajaran yang menghendaki penguasaan teknologi digital. Selain itu, siswa yang saat ini merupakan Generasi Z adalah bagian penting dari Pembelajaran Abad 21. Keadaan di lapangan guru masih kesulitan dalam mengembangkan dan menggunakan teknologi digital, hal yang sama ditemukan pada MGMP Sosiologi kota Sawahlunto. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan skill digital guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran digital yang dituntut saat ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, seminar/workshop, pengumpulan data, analisis, dan evaluasi. Hasil program ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan skill digital guru. Pemahaman yang meningkat tentunya juga akan menigkatkan skill digital guru. Skill digital memungkinkan penggunaan berbagai alat multimedia dan platform pembelajaran online yang membuat proses belajar lebih interaktif dan menyenangkan. Melalui program ini diharapkan profesioanlisme guru-guru MGMP Sosiologi kota Sawahlunto semakin meningkat dengan penguatan skill digital yang dilakukan.
Pendampingan Penguatan Peran Tokoh Agama dalam Menangkal Penyebaran Paham Radikalisme Melalui Media Sosial di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah Choirul Salim; Siti Mustaghfiroh; Retanisa Rizqi; Roro Hanum; Ismiwati Intan Soraya
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.804

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, maka berkembang pula modus operandi sebuah kejahatan, termasuk dalam hal ini kejahatan terorisme yang memanfaatkan teknologi informasi yang berbasis jaringan internet. Melalui media sosial, radikalisme bisa menyebar dengan cepat, karena siapapun bisa mengakses dimanapun dan tidak mengenal usia. Untuk itu kami melaksanakan kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penguatan peran tokoh agama di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah dalam menangkal penyebaran paham radikalisme melalui media sosial. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah preventif untuk memerangi paham radikal dan intoleran. Adapun kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari. Metode yang digunakan dengan menggunakan metode pendampingan kepada para peserta yang selanjutnya untuk pemantapan materi diadakan diskusi. Hasil dari pengabdian ini yaitu tokoh agama atau subyek dampingan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terkait dengan isu-isu radikalisme, cara penyebaran serta meminimalisir penyebaran paham radikal di media sosial melalui peran tokoh agama di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah. Selain itu, melalui pengabdian ini tokoh agama tergerak tidak hanya menyampaikan ceramah terkait persoalan ibadah tetapi juga menyampaikan isu isu yang berkaitan dengan radikalisme khususnya radikalisme melalui media sosial.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Diversifikasi Dadih untuk Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Balita Susmiati Susmiati; Meri Neharta; Zifrianti Minanda Putri; Hurriya Alzahra; Sri Wahyuningsih; Delta Apriani
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1057

Abstract

Banyak penelitian sudah membuktikan manfaat probiotik untuk kesehatan, terutama pada anak-anak. Tetapi penggunaan dadih sebagai probiotik lokal Sumatera Barat sangat minim. Hal ini disebabkan karena penyajiannya dadih masih dalam bentuk tradisional dalam bambu. Masalah yang ditemukan adalah kurangnya pengetahuan dan tidak adanya unit usaha masyarakat yang fokus dalam pengembangan diversifikasi dadih menjadi produk probiotik bernilai ekonomi dan gizi tinggi, tahan lama, bentuk menarik dan disukai semua golongan umur. Oleh sebab itu, perlu dilakukan usaha untuk membentuk dan melatih kelompok usaha rumah tangga untuk melakukan diversifikasi dadih baik. Metode pengabdian masyarakat ini adalah melakukan pelatihan pada kader PKK dan posyandu tentang pembuatan pembuatan berbagai makanan bersumber probiotik dadih yang bisa dimanfaatkan sebagai makanan tambahan (PMT). Khalayak sasaran pada kegiatan ini meliputi kelompok masyarakat di Jorong Tanjung Modang Nagari Tanjung Bonai terutama kader PKK dan kader Posyandu. Selanjutnya dilakukan implementasi berupa pendampingan pembuatan produk dan evaluasi untuk mendapatkan umpan balik sebagai Upaya peningkatan mutu selanjutnya. Hasil capaian kegiatan pengabdian ini adalah para ibu-ibu kader sudah mempunyai pengetahuan tentang manfaat probiotik dadih dan bisa membuat dan memperagakan cara membuat produk diversifikasi dadih seperti puding dadih, vla dadih, susu fermentasi. Selanjutnya dalam evaluasi didapatkan produk yang dihasilkan disukai oleh anak-anak karena divariasikan dengan rasa dan warna. Diharapkan kelompok ibu-ibu ini dapat mempromosikan probiotik lokal dadih menjadi makanan sehat yang disukai anak-anak, terutama dalam mengatasi masalah gizi.
Peningkatan Kemampuan Nagari Tanjung Pondok dalam Penggunaan Datafikasi Pendidikan Penunjang SDGs 2030 Junaidi Junaidi; Ika Sandra; Hendrik Heri Sandi; Nurlizawati Nurlizawati; Revitasari Revitasari; Fauzi Ramadhan; Rama Arya Kurniawan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1088

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) adalah rencana global dalam mencapai kehidupan yang berkelanjutan seperti mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan, dan terciptanya pendidikan berkualitas. Salah satu tujuan SDGs adalah memastikan pendidikan berkualitas yang inklusif dan adil. Indonesia mendukung tujuan ini melalui agenda Pendidikan Berkualitas, yang memiliki urgensi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, kurangnya kecakapan perangkat Nagari dalam memanfaatkan teknologi menjadi kendala. Meski UU No. 6 tahun 2014 mengamanatkan penggunaan sistem informasi desa berbasis IT, ketidakmampuan perangkat Nagari mengancam pembangunan. Solusi dari permasalahan ini adalah internalisasi datafikasi kepada perangkat Nagari melalui program komprehensif yang dirancang tim pengabdian melalui PPNB yang bertempat di Nagari Tanjung Pondok Tapan, Kab Pesisir Selatan. Belum adanya penggunaan sistem informasi berbasis IT di Nagari Tanjung Pondok menjadi alasan tim melakukan pengabdian di Nagari tersebut. Datafikasi sendiri merupakan proses pengubahan informasi, kegiatan, dan aktivitas pendidikan menjadi data yang dapat diukur dan dianalisis. Hasil analisis ini akan dijadikan pertimbangan dalam perumusan kebijakan pendidikan oleh pemerintah guna meningkatkan kualitas pendidikan. Sehingga tujuan dalam pengabdian ini adalah mengenalkan konsep datafikasi kepada perangkat Nagari Tanjung Pondok melalui sosialisasi dan pelatihan. Selain itu Pre-Post test juga digunakan dalam mengukur tingkat pemahaman perangkat Nagari sebelum dan setelah sosialisasi dilaksanakan. Hasil dari pre-post test di dapatkan persentase sebesar 71% peningkatan pemahaman datafikasi oleh perangkat Nagari. Ini mengindikasikan bahwa perangkat Nagari sudah memiliki pemahaman yang baik mengenai datafikasi.
Pendampingan Penyusunan Modul P5 Pembelajaran Berdiferensiasi dan Asesmen pada Kurikulum Mardeka mewujudkan Quality Educations (SDGS) di SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai Nurlizawati Nurlizawati; Junaidi Junaidi; Dendy Marta Putra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1093

Abstract

Pada tahun ajaran 2023/2024, Kurikulum Merdeka ditetapkan sebagai kurikulum nasional untuk mengatasi learning loss selama pandemi Covid-19 dan memberikan kebebasan belajar yang lebih luas bagi peserta didik. SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai Kabupaten Pesisir Selatan, meskipun berakreditasi B, telah menerapkan Kurikulum Merdeka sejak tahun ajaran 2022/2023. Sekolah ini belum menjadi sekolah penggerak, meski memiliki potensi dengan adanya dua guru penggerak dan dua pengajar praktik. Guru penggerak berperan dalam mengarahkan siswa untuk mengembangkan pemikiran kritis, kreativitas, dan mewujudkan profil pelajar Pancasila. Penguatan profil Pancasila diintegrasikan dalam kegiatan intrakurikuler dan proyek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Studi dokumen dan wawancara menunjukkan bahwa pelaksanaan P5 di SMA Negeri 1 Basa Ampek Balai masih menghadapi kendala, terutama dalam penilaian dan pelaksanaan. Penilaian hanya dilakukan di akhir proyek, mengabaikan penilaian proses. Seharusnya, penilaian melihat kemajuan setiap pertemuan. Modul P5 belum memberikan petunjuk yang jelas dalam materi, metode, dan penilaian, serta instrumen penilaian belum kontekstual dengan tema yang dilaksanakan. Kendala ini timbul karena beberapa guru belum memahami tujuan penerapan P5 dan belum mampu merancang modul proyek serta instrumen penilaian yang tepat. Pentingnya modul P5 yang berdiferensiasi dan instrumen penilaian yang tepat sangat perlu dipahami oleh guru, sehingga penilaian tidak hanya dilakukan di akhir proyek tanpa instrumen yang tepat. Maka dari itu, perlu peningkatan kompetensi guru dalam merancang instrumen penilaian P5 yang berdiferensiasi.
Peningkatan Kompetensi Keahlian Siswa SMK dengan Pelatihan Konsep dan Instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Subiyanto Subiyanto; Mario Norman Syah; Abdurrakhman Hamid Al-Azhari; Rizky Ajie Aprilianto; Bagaskoro Saputro; Ubaidillah Siroj; Faiq Mananul Faqih; Icha Arifah Annisa; Nektar Cahayasabda; Setya Budi Arif Prabowo; Bayu Adi Pambudi; Deyndrawan Sutrisno
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1098

Abstract

Tren penggunaan energi baru terbarukan (EBT) telah mengalami peningkatan yang sangat signifikan setiap tahun. Realisasi aplikasi EBT di Indonesia didominasi oleh Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), hal ini dipengaruhi oleh letak geografis Indonesia yang berada pada garis khatulistiwa dengan iklim tropis. Untuk menunjang peningkatan penggunaan PLTS yang semakin tinggi, dibutuhkan upaya untuk meningkatkan jumlah tenaga profesional dibidang instalasi PLTS. Upaya peningkatan tenaga profesional dibidang PLTS dapat dilakukan melalui kegiatan pengabdian yang berfokus pada pelatihan profesi teknisi PLTS. Proses pelatihan dilakukan dengan metode ceramah dan praktikum sebagai tambahan materi bagi siswa jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) SMK Muhammadiyah Mungkid. Kombinasi antara materi pokok yang didukung dengan trainer interaktif PLTS sistem statis dapat berpotensi menghasilkan lulusan yang terampil dibidang instalasi PLTS. Potensi dari pelatihan ini telah dibuktikan melalui capaian hasil pre test dan post test kegiatan pelatihan yang menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa dibidang instalasi PLTS.
Bidu (Bijak Dengan Uang): Sebagai Advokasi Literasi Finansial di SMAN 2 Basa Ampek Balai Dengan Media Berbasis Flipbuilder Ika Sandra; Hendrik Heri Sandi; Revitasari Revitasari; Syabrina Al-Fitria Sari; Muhammad Alfian
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1102

Abstract

Tapan adalah Kecamatan di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, terdapat 13.476 jiwa penduduk yang mayoritas bekerja sebagai petani, pedagang, maupun pegawai negeri sipil. Tapan memiliki 15 sekolah dengan 4.067 siswa yang menempuh pendidikan. Berdasarkan UU No. 4 Tahun 2023 dan Peraturan OJK RI No. 3 Tahun 2023, potensi literasi keuangan di wilayah ini harus segera dioptimalkan. Survei SNLIK OJK mengungkap bahwa literasi finansial di Sumatera Barat masih rendah, mencapai 40,78%. Temuan di SMAN 2 Basa Ampek Balai mengindikasikan bahwa pemahaman keuangan remaja pun masih minim. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, disusun program pengabdian dengan pendekatan kegiatan komprehensif berbasis teknologi digital. Kebaruan program ini terletak pada pemanfaatan e-booklet interaktif melalui FlipBuilder, yang dipadukan dengan sosialisasi literasi keuangan serta pengintegrasian metode Focus Group Discussion (FGD) dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan terintegrasi ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman finansial remaja dapat meningkat signifikan. Program ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berdamai di Masa Senja: Pelatihan Kesiapan Menghadapi Masa Pensiun bagi Anggota POLRI Fatin Rohmah Nur Wahidah; Pambudi Rahardjo; Edi Joko Setyadi; Iman Permadi
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1109

Abstract

Pensiun dikenal sebagai waktu berakhirnya masa bhakti seseorang pada suatu institusi. Masa pensiun menjadi fase kehidupan baru yang mestinya dipersiapkan dan direncanakan. Agar dapat menghadapi masa pensiun secara positif, perlu sikap positif terhadap pensiun dan rencana masa pensiun yang baik. Selain kesiapan fisik dan ketrampilan, kesiapan psikologis juga dibutuhkan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan masa pensiun anggota POLRI di Polres Purbalingga secara psikologis. Partisipan berjumlah 17 anggota POLRI (laki-laki =15; perempuan= 2) dari berbagai wilayah dan jabatan di Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan yaitu ceramah, diskusi, dan worksheet mengerjakan rencana tujuan dan aktivitas pasca pensiun serta alat ukur Attitude Toward Retirement and Retirement Planning Scale untuk mengukur skala sikap dan perencanaan masa pensiun partisipan. Pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif digunakan untuk mengolah data demografi dan skala. Hasil olah data menunjukkan partisipan memiliki sikap yang cenderung positif pada pensiun. Partisipan juga menilai pelatihan ini bermanfaat dan perlu diberikan sebelum masa pensiun.

Filter by Year

2019 2025