cover
Contact Name
Ika Wijayanti
Contact Email
ikawijayanti@unram.ac.id
Phone
+6285282610913
Journal Mail Official
resiprokal@unram.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sosiologi, Jl. Majapahit No. 62 Mataram, Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26857626     EISSN : 27147614     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Resiprokal menerima berbagai naskah atau artikel dari kalangan ilmuan, peneliti, serta akademisi melalui proses peer-review pada Open Journal System. Jurnal Resiprokal berfokus pada: Kajian Sosial, Kebudayaan, Ekonomi dan Politik Masyarakat, Kajian Lingkungan, Kajian Gender, Permasalahan Sosial dan Pengembangan Komunitas serta Isu-isu Masyarakat Kontemporer.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2023): Juni" : 10 Documents clear
Analisis Perlawanan Pedagang Pasar Tradisional Paokmotong Terhadap Relokasi Pasar Tradisional Paokmotong Kecamatan Masbagik Lombok Timur Rozana Rozana; Lalu Wiresapta Karyadi; Muhammad Arwan Rosyadi
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.190

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perlawanan yang dilakukan pedagang Pasar Paokmotong terhadap relokasi Pasar Paokmotong. Fokus dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui motif perlawanan pedagang, bentuk perlawanan pedagang terhadap relokasi Pasar Paokmotong, serta proses rekonsiliasi untuk meredam konflik. Metode kualitatif dengan desain penelitian studi kasus merupakan metode penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini. Teori yang dipilih sebagai pisau analisis pada penelitian ini yaitu teori fenomenologi Alfred Schutz, teori resistensi James Scott, serta teori teori perdamaian Johan Galtung. Analisis data interaktif Miles dan Huberman merupakan analisis data yang digunakan dalam penelitian ini. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Motif sebab atau because motif perlawanan pedagang yang terjadi di Pasar Paokmotong muncul karena disebabkan karena adanya keinginan dalam meningkatkan penghasilan dan omset dalam berjualan, kepemilikan lapak yang luas, kenyamanan, ketakutan pasar akan sepi, serta masa sewa HGB yang belum berakhir. Sementara itu motif tujuan atau in order to motive dari perlawanan pedagang yang terjadi di Pasar Paokmotong adalah untuk menunda proses relokasi pasar, memperoleh lapak jualan yang luasnya seperti luas lapak jualan sebelumnya, dan memperoleh lapak yang strategis. 2) Bentuk perlawanan pedagang yang terjadi di pasar paokmotong adalah dengan tetap berjualan di Pasar lama, marah serta membicarakan kebijakan pemerintah dan dengan cara melakukan demonstrasi. 3) Proses rekonsiliasi yang berlangsung dilaksanakan melalui perdamaian positif dan mediasi.
Keterlibatan Perempuan Desa Dalam Pembangunan (Studi Di Desa Sapit Kecamatan Suela) Nila Kusuma; Siti Nurjannah; Solikatun Solikatun
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.223

Abstract

Suistanable development goals (SDGs) Desa mengamanatkan agar menempatkan semua warga desa dalam posisi yang adil, tidak adanya diskriminasi bagi perempuan dalam segala aspek merupakan salah satu tujuan SDGs yang akan dicapai pada tahun 2030. Desa Sapit yang merupakan lokasi dari penelitian ini, belum sepenuhnya menempatkan perempuan pada posisi yang sejajar. Perempuan dalam pembangunan desa tidak banyak terlibat, akan tetapi di dominasi oleh laki-laki. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu meneliti keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa dan pilihan rasional perempuan dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan informan dengan menggunakan Teknik snowball. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi dan wawancara mendalam kepada informan, serta analisis data. Penelitian tentang keterlibatan perempuan dalam pembangunan desa (studi di Desa Sapit) menunjukkan hasil bahwa keterlibatan perempuan di pemerintahan dan struktur Desa Sapit sangat minim, namun perempuan Desa Sapit memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan sosial mereka. Hal ini dibuktikan dengan keterlibatan perempuan dalam kelompok-kelompok sosial, misalnya: kelompok sosial begawe, PKK, Kelompok tenun, dan kelompok tani. Keterlibatan mereka dalam aktivitas sosial tersebut menjadi pilihan rasional perempuan tanpa ada paksaan dari siapapun. Strategi atau cara yang diambil oleh perempuan Desa Sapit menjadi hal yang telah melalui pertimbangan dan pemikiran sebelumnya sehingga menjadi keputusan yang sangat rasional.
Conflict and Perspectives: The Social Construction of Chinese Ethnic Citizens against Natives in Surakarta, Indonesia after the May 1998 Riots Yustia Atsanatrilova Adi; Mohammad Thoriq Bahri
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.278

Abstract

With over 1300 ethnic groups and 700 languages, Indonesia is one of the most varied countries in the world. One of those ethic is the Chinese, who have lived in Indonesia for almost 500 years due to international trade, which encourages mixed marriages. Since the 1700s, the Chinese and natives are working together to chase away the European colonial, and that relationship is developed into a deeper and more formal relation in this modern day. Although, the national revolution caused by the economic crisis occurred in 1998, the locals are targeting Chinese ethics, and many of the killing and rape victims are Chinese ethic. This research analyzes the changes in the social construction from the perspective of Chinese ethic after the 1998 riots by using the qualitative framework, with the deep interview method. The sample is 11 indormants which came from two different generations OF THE CHINESE ETHNIC GROUPS with the purpose to have a more comprehensive analysis, from different perspectives. In general, there are differences in construction between the older and younger generations. As a result, the older generation views natives as an out-group, whilst the younger generation views natives as friends and family, implying that there are no disparities in identity and group between Chinese and indigenous. Differences in access to law enforcement and economic disparities are two of the most influential factors in the social construction of Chinese ethic perspectives among natives.
Perempuan Melayu dan Pangan: Relasi Yang Tidak Terpisahkan Atem Atem
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.279

Abstract

Permasalahan ketahanan pangan bukanlah suatu hal yang baru di era ini. Baik pada skala nasional maupun global telah banyak upaya-upaya program pembangunan telah dilakukan untuk menanggulangi krisis pangan. Sejarah telah mencatat bahwa perempuan memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan keluarga dalam rumah tangga. Disisi lain perbedaan gender laki-laki dan perempuan melahirkan ketimpangan peran gender terutama pada perempuan. Mereka seringkali tidak mendapatkan akses dan kontrol terhadap sumberdaya-sumber daya produktif dan di beberapa kasus peran perempuan mulai terpinggirkan sejak masuknya teknologi pertanian. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan peranan perempuan Melayu Sambas dalam pertanian dan perannya domestiknya untuk memenuhi kebutuhan pangan anggota keluarga dalam rumah tangga. Pada masyarakat Melayu Sambas khususnya di desa Sungai Kumpai, perempuan memiliki peran penting dalam kegiatan pertanian, mereka terlibat hampir di setiap proses pertanian mulai dari penyiapan lahan hingga kegiatan pasca panen dan menyajikannya pangan untuk anggota keluarga. Perempuan Melayu Sambas dikenal memiliki etos kerja yang tinggi sehingga mereka melakukan berbagai aktivitas untuk mendukung ekonomi rumah tangga. Pada masyaakat Melayu di Sungai Kumpai, kaum laki-laki atau suami sering kali bermigrasi keluar (Malaysia) untuk bekerja dan menyerahkan tanggungjawab pada perempuan (isteri) dalam menjaga keberlangsungan keluarga.
Dampak Sosial Dan Ekonomi Ritel Modern (Alfamart dan Indomaret) Terhadap UMKM di Lombok Timur Ahmad Tohri; Mastur Mastur; Habibuddin Habibuddin; Huldiya Syamsiar; Lalu Parhanuddin
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.280

Abstract

Menjamurnya kehadiran ritel modern Alfamart dan Indomaret di Lombok Timur sejak lima tahun terakhir, memunculkan kekhawatiran banyak pihak terutama para pelaku ekonomi dari kelompok UMKM. Oleh karena itu riset tentang dampak sosial dan ekonomi Alfamart dan Indomaret terhadap UMKM penting dilakukan agar terbangun pemahaman dan kesadaran bersama antara pihak pemerintah daerah dan segenap masyarakat. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods, antara penelitian kuantitatif dengan kualitatif, menggunakan strategi metode campuran konkuren. Sampel penelitian sebanyak 400 orang responden yang terdiri 320 konsumen, 8 orang aparatur desa/kelurahan, dan 32 orang pelaku UMKM, mewakili 19 kecamatan dimana beroperasi lebih dari satu gerai Alfamart dan Indomaret. Data kuantitatif dikumpulkan dengan teknik angket dan dianalisis dengan statistik deskriptif dengan bantuan SPSS 2.1, serta analisis bibliometrik. Data kualitatif dikumpulkan dengan metode wawancara dan FGD, kemudian dianalisis dengan teknis analisis model interaktif. Dampak sosial keberadaan Alfamart dan Indomaret di Lombok Timur dalam bentuk perubahan perilaku konsumsi masyarakat yang semakin konsumtif, mampu mengalihkan orientasi berbelanja dari ritel tradisional ke ritel modern, membuat keberadaan dan kondisi UMKM semakin tertekan serta terdesak. Dampak ekonomi keberadaan Alfamart dan Indomaret terhadap UMKM, berkaitan dengan pendapatan dan aktivitas ekonomi yang disebabkan oleh kualitas produk, layanan, akses, dan perilaku konsumen. Dampak ekonomi yang negatif ditunjukkan oleh indikator menurunnya omset penjualan, penurunan pendapatan yang dan menurunnya kesempatan berusaha para pelaku UMKM.
Tinjauan Sosiologi Terhadap Relasi Agama Dan Budaya Pada Tradisi Koloman Dalam Memperkuat Religiusitas Masyarakat Madura Abd Hannan; Khotibum Umam
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.284

Abstract

Studi ini fokus mengkaji relasi agama dan budaya pada tradisi Koloman, peran dan pengaruhnya dalam memperkuat religiusitas masyarakat Madura ditinjau dari perspektif sosiologi agama. Penelitian ini merupakan studi lapangan yang dikerjakan dengan mempergunakan jenis penelitian kualitatif. Adapun data yang digunakan berasal dari dua sumber, yakni data primer dan data sekunder. Dengan mempergunakan perspektif teori sosiologi agama studi ini mendapati tiga temuan penelitian; Pertama, Koloman dalam tradisi masyarakat Madura merupakan tradisi lokal yang memuat makna slametan, permohonan doa, medium penguat silaturahmi, dan penghormatan terhadap leluhur atau nenek moyang yang telah berjasa besar dalam mendirikan Madura; Kedua, meski Koloman pada awalnya dikenal masyarakat sebagai tradisi lokal, namun dalam perkembangan berikutnya Koloman mengalami proses akulturasi dengan nilai dan ajaran agama Islam. Relasi antara agama dan budaya dalam tradisi Koloman terbentuk melalui proses kontak dan konfirmasi. Pada relasi kontak, Koloman dan agama dinilai sebagai realitas berbeda, namun pada aspek tertentu dinilai memiliki kesamaan, kesamaan tersebut ada pada eksistensi keduanya yang sama-sama mengambil tempat dalam ruang sosial masyarakat. Adapun pada relasi konfirmatif, agama dan budaya dinilai sebagai realitas sosial yang saling melengkapi satu sama lain. Dalam kaitan ini, Koloman sebagai wujud tradisi dan kebudayaan menjadi medium penyebaran atau dakwah agama. Demikian sebaliknya, agama menjadi kontrol kebudayaan sehingga pelaksanaan Koloman menjadi lebih bermakna karena di dalamnya memuat dimensi spiritual dan keagamaan. Ditinjau dari perspektif sosiologi agama, dimensi spiritual dan keagamaan dalam tradisi Koloman tercermin dalam tiga nilai, yakni nilai keyakinan (i'tiqodiyah), nilai etik (khuluqiyah), dan terakhir adalah nilai sosial (amaliyah).
Kearifan Lokal Sebagai Modal Sosial Ulun Lampung Luthfi Salim
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.285

Abstract

Masyarakat Etnis lampung dalam struktur social terbagi menjadi dua yaitu pepadun saibatin yang memiliki anggota bermacam-macam. Struktur social masyarakat lampung terbentuk dari lembaga social masyarakat yang mengandung kearifan local dan modal sosial dalam menghadapi tantangan dan dinamika zaman yang berubah. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab modal sosial ulun lampung. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif yaitu untuk menggambarkan data temuan dilapangan. pengumpulan data penelitian ini, menggunakan wawancara mendalam dengan informan yang ditentukan oleh peneliti. Analisa dalam penelitian ini dengan Teori struktur fungsional yang didiskusikan dengan data wawancara. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Lampung memiliki Filosofi piil pesenggiri meliputi prinsip-prinsip prestis sosial, pengaturan rumah tangga dan pola-pola hubungan sosial di tengah-tengah masyarakat. Dalam masyarakat etnis Lampung agama Islam adalah agama satu-satunya yang dianut. Kehidupan keagamaan masyarakat etnis Lampung dan nilai-nilai budaya telah sejak lama terasimilasi dan terintegrasi.
Kapitalisme Tubuh Perempuan: Sebuah Pendisiplinan Atau Industrialisasi A Zahid; Nitia Agustini Kala Ayu; Riza Laely Ikayanti
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.286

Abstract

The beauty of women's bodies in the context of today's media has transformed into an object of public consumerism that cannot be avoided. The body is no longer just a biological form but an exploration of itself. Meanwhile, the exploration and expansion of the body have a very subtle difference, because, in the end, the body becomes a passive object during the self-egoists active subject. The demand for an ideal body in public discourse impels women to modify their bodies. The discourse on women's bodies is not only in the form of powerlessness over their bodies, but also political tendencies and powers that regulate women as objects of sexuality, women's body discourse becomes the most essential thing in political interests. As a result, taking care of the body and appearance has now become a necessity for women due to the demands of social construction which have a major influence on the ideal standard of female beauty. The body of women who transforms into consumptive materialism is used as an attraction for industrialization in a change in symbolic capital. This contestation was formed in the arena of consumerism, capitalism, hedonism, and patriarchal culture which resulted in increasingly strong women's constructivism in the industrialized world which is always associated with the problem of the negative image of women's bodies and self.
Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif (GP2SP) di Daerah Istimewa Yogyakarta Amin Subargus; Arita Murwani; Hadi Ashar; Juda Julia
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.298

Abstract

Peran ganda yang dipikul oleh perempuan harus mendapatkan perlindungan dan pemeliharaan haknya agar dapat menjamin kesehatan bagi generasi bangsa kedepannya. Dalam dunia pekerjaan saat ini perempuan memiliki peran yang penting bagi kemajuan pembangunan. Jumlah angkatan kerja perempuan di Indonesia tahun 2020 sudah mencapai 50,70 juta, dan di Yogyakarta angkatan kerja perempuan tahun 2020 mencapai 1.028.129. Pekerjaan perempuan berada dalam masa reproduksi yang memiliki kerentanan terhadap permasalahan kesehatan, diantaranya anemia, kurang gizi, dan zat besi. Permasalahan lainnya adalah tingkat pendidikan pekerja/buruh perempuan masih rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literatur review dengan sistematis, eksplisit dan reprodusibel, dengan, melakukan identifikasi, evalusasi sintesis dari hasil penelitian yang telah dilakukan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari jurnal ilmiah, ebook, opini, artikel dan skripsi yang berkaitan dengan GP2SP. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gerakan Pekerja Perempuan Sehat dan Produktif dilakukan dengan adanya kerjasama yang dilakukan oleh perusahaan untuk menjamin keselamatan kerja para perempuan, pelayanan konseling, pemenuhan asupan gizi, fasilitas tempat pemberian ASI, serta pengendalian lingkungan kerja. Hal tersebut dilakukan sebagai suatu upaya untuk melindungi pekerja perempuan, menjamin haknya, serta dapat meningkatkan produktivitas dalam pekerjaan.
Bertahan Dalam Krisis Iklim : Relasi Gender Perempuan Petani Stroberi Menghadapi Dampak Perubahan Iklim Ika Wijayanti; IsnanĀ  Nursalim
RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual Vol 5 No 1 (2023): Juni
Publisher : Prodi Sosiologi Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/resiprokal.v5i1.326

Abstract

Perubahan iklim memberikan ragam dampak dalam berbagai aspek, baik fisik manusia, lingkungan, ekonomi dan sosial budaya. Perubahan iklim meningkatkan fenomena ketidakpastian dalam pemenuhan dalam pangan, relasi gender, krisis air bersih hingga masalah klasik manusia, ekonomi. Salah satu daerah paling terdampak perubahan iklim dari 10 daerah di Indonesia adalah Pulau Lombok, yaitu di Sembalun, Lombok Timur. Sembalun sebagai daerah yang berada di bawah kaki Gunung Rinjani bergantung pada sektor pertanian dan pariwisata. Pertanian sayuran, buah-buahan, dan pariwisata di Sembalun khususnya Desa Sembalun Bumbung sangat bergantung pada perubahan iklim. Perubahan iklim yang semakin sulit diprediksi dari tahun ke tahun berdampak pada sektor pertanian terutama stroberi yang tengah menjadi primadona pertanian dan pariwisata. Hal ini mempengaruhi produktivitas dan kerentanan ekonomi rumah tangga yang juga berimbas pada relasi gender yang terjalin antara petani perempuan dan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan dampak perubahan iklim pada pertanian stroberi dan tantangan permasalahan relasi gender yang dihadapi perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan informan dengan teknik purposive. Analisis data menggunakan teknik analisis gender model Havard untuk melihat dampak perubahan iklim dalam relasi gender yang terbentuk dalam aktivitas publik (pertanian stroberi) dan ranah domestik (rumah tangga). Kata Kunci : Perubahan Iklim, Relasi Gender, Perempuan Petani

Page 1 of 1 | Total Record : 10