cover
Contact Name
Arif Zainudin
Contact Email
zainudin.ups@gmail.com
Phone
+6287730994000
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Halmahera Km. 1 Kota Tegal
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
Sasando : Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya
ISSN : -     EISSN : 26158515     DOI : https://doi.org/10.24905/sasando
Core Subject : Education,
Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal kemudian dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Pancasakti Tegal. Jurnal ini memuat ragam artikel ilmiah yang berkaitan dengan penelitian di bidang Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya. Ruang lingkup Pendidikan Bahasa Indonesia mencakup Kajian Bahasa, Kajian Sastra, dan Pengajaran Bahasa Indonesia. Cakupan topik dalam jurnal secara spesifik dapat meliputi Penerapan Pembelajaran Bahasa Indonesia, Pengembangan Bahasa Indonesia, Pembuatan Bahan Ajar Bahasa Indonesia, Teknologi dan Media Bahasa Indonesia, Evaluasi Program dan Pembelajaran Bahasa Indonesia.
Articles 187 Documents
AMBIGUITAS GRAMATIKAL PADA JUDUL WEBTOON DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA 'Aisya Luthfiana Asfar; Burhan Eko Purwanto; Afsun Aulia Nirmala
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.228

Abstract

Penelitian ini mengkaji ambiguitas gramatikal pada judul-judul webtoon dan implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan penyebab timbulnya ambiguitas gramatikal pada judul-judul webtoon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode simak dengan teknik sadap dan catat digunakan untuk mengumpulkan data yang mengandung ambiguitas gramatikal. Analisis data menggunakan metode agih. Penelitian ini menemukan terdapat 33 data judul webtoon berbahasa Indonesia yang mengandung ambiguitas gramatikal, terdiri atas 2 data ambiguitas gramatikal berupa kata; 28 data ambiguitas gramatikal berupa frasa; 1 data ambiguitas gramatikal berupa klausa; dan 2 data ambiguitas gramatikal berupa kalimat. Penyebab ambiguitas gramatikal yang ditemukan, meliputi akibat adanya perbedaan antara tata bahasa Korea dan tata bahasa Indonesia dari segi struktur sintaksisnya; kurangnya unsur pembentuk frasa; subjek yang tidak jelas; struktur kalimat yang kurang tepat; dan tidak adanya intonasi dalam bahasa tulis.
TINDAK TUTUR EKSPRESIF PADA ANAK USIA DINI TK ISLAM DARUL ULUM DESA SIGENTONG KECAMATAN WANASARI KABUPATEN BREBES Intan Latifah Sari; Burhan Eko Purwanto; Afsun Aulia Nirmala
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.230

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang tindak tutur ekspresif pada anak usia dini di TK Islam Darul Ulum Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ekspresif pada anak usia dini di TK Islam Darul Ulum Desa Sigentong, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah bentuk tuturan anak usia dini yang mengandung tindak tutur ekspresif. Teknik penyediaan data penelitian ini menggunakan Teknik simak libat cakap (SLC) dan dilanjutkan dengan Teknik catat. Analisis data menggunakan metode padan dengan Teknik daya pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data penelitian ini menggunakan penyajian hasil analisis data secara informal. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 36 data tindak tutur ekspresif yang terbagi ke dalam 5 jenis tindak tutur, yaitu tindak tutur ekspresif menyalahkan sebanyak 9 data, tindak tutur ekspresif memuji sebanyak 7 data, tindak tutur ekspresif mengucapkan terima kasih sebanyak 4 data, tindak tutur ekspresif meminta maaf sebanyak 6 data, dan tindak tutur ekspresif mengeluh sebanyak 10 data. Kata kunci: Tindak tutur ekspresif, Anak usia dini.
PERBEDAAN PEMBELAJARAN SINEKTIK DENGAN KONVENSIONAL TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA SMAN 1 WANASARI KABUPATEN BREBES Renastasya Larastanti; Ghufroni; Hany Uswatun Nisa
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.231

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kemampuan siswa praktik menulis puisi melalui penerapan model sinektik. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran sinektik terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMAN 1 Wanasari. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dengan desain control group pretest-posttest design. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X di SMAN 1 Wanasari Brebes. Populasi penelitian sebanyak 6 kelas dengan jumlah siswa sebanyak 216 siswa. Sampel penelitian diambil sebanyak 2 kelas dengan teknik kluster random sampling. Data diperoleh dengan test yang terdiri dari pretest dan postest. Analisis data menggunakan rumus uji-t dengan uji prasyarat meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran sinektik terhadap kemampuan menulis puisi siswa kelas X SMAN 1 Wanasari Kabupaten Brebes.
UNSUR INTRINSIK DALAM NASKAH DRAMA KARLAK KARYA ALIN AMBARWATI DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DAN SASTRA DI SMA Tria Jaya; Afsun Aulia Nirmala; Syamsul Anwar
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.233

Abstract

Abstrak Karya sastra adalah sesuatu pemikiran yang di ungkapkan penulis yang dituangkan melaluiu tulisan dengan bahasa sastra, banyak sekali jenis karya sastra salah satu contohnya adalah naskah drama. Naskah drama adalah sebuah teks karangan penulis yang menceritakan tentang suatu kejadian yang di dalamnya berisi dialog-dialog dan beberapa tokoh yang ada di dalam cerita tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur intrinsik yang terdapat dalam naskah drama Karlak karya Alin Ambarwati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah naskah Karlak karya Alin Ambarwati yang berupa prolog, dialog-dialog tokoh pada naskah drama yang mengandung unsur-unsur intrinsik. Berdasarkan uraian bab-bab sebelumnya dapat disimpulkan sebagai berikut. Unsur intrinsik dalam naskah drama Karlak Karya Alin Ambarwati meliputi tokoh, alur, latar, tema, bahasa, sudut pandang, amanat dan petunjuk teknis. Terdapat 8 tokoh yaitu : Waridi, Lastri, Darmi, Mimi, Dirjo, Dulloh, Badar, Juleha. Tema dalam naskah drama Karlak Karya Alin Ambarwati adalah status sosial. Latar dalam naskah drama Karlak Karya Alin Ambarwati diagi menjadi 3, yaitu latar waktu : pada pagi dan siang hari. Latar tempat : disebuah dermaga pelabuhan. Dan latar suasana : menegangkan. Alur dalam naskah drama Karlak Karya Alin Ambarwati tergolong bentuk alur Maju, karena diceritakan scara runtut dari awal hingga akhir. Bahasa dalam naskah drama Karlak Karya Alin Ambarwati adalah menggunakan bahasa indonesia dengan sedikit tambahan bahasa daerah tegal. Dialog yang digunakan berbahasa Indonesia. Untuk memberikan kesan Tegal, Alin Ambarwati menambahkan kata dari bahasa Tegal. Amanat yang dapat diambil dalam drama ini yaitu jangan menyebar fitnah karena bukan hanya diri sendiri yang dirugikan melainkan orang lain juga. Terdapat petunjuk teknis yang dapat digunakan untuk mendukung pementasan Kata Kunci : Unsur Intrinsik, Naskah Drama, Implikasi
BAHASA VULGAR PADA NAMA MAKANAN DI MEDIA MASSA DETIKCOM DAN IMPLIKASINYA Syamsul Anwar; Aifa Inayati; Afsun Aulia Nirmala
Sasando Vol 6 No 2 (2023): SASANDO, JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v6i2.238

Abstract

Language is a communication tool that humans use to communicate with other people. The people who use the language come from the upper, middle and lower classes. Based on the community group, the language used varies. Differences in language variations are caused by certain factors. Factors that influence variations in the language used include social factors and situational factors. Nowadays the use of vulgar language is starting to become widespread among society. The implication of vulgar language in learning Indonesian in high school is in learning to speak, especially for communication. Key words: l media, implications
ANALISIS MAKNA REFERENSIAL DALAM PAPAN INFORMASI HEWAN BERBAHASA INDONESIA PADA OBJEK WISATA TAMAN BURUNG JAGAT SATUAN NUSANTARA TAMAN MINI INDONESIA INDAH (TMII) Ediwarman; Alifia Nur Zahwa; Ahmad Supena
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v8i1.279

Abstract

Penelitian ini mengekspolari makna referensial dalam papan informasi hewan berbahasa Indonesiapada objek wisata taman burung jagat satuan nusantara yang bertempat di Taman Mini Indonesia Indah.Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai makna referensial danpemahaman lebih tentang informasi yang disajikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalahmetode deskriptif kualitatif studi kasus, yang mana pengambilan sampel data dilakukan dengan caraobservasi tehadap papan informasi yang terdapat di taman burung TMII. Penelitian ini menggunakan teoriAbdul Chaer 2013 yang akhirnya menemukan sebanyak 10 jenis makna referensial berdasarkan katagoridalam 35 sampel data, sebagai berikut: 1) anatomi tubuh hewan sebanyak 49 data 2) hewan sebanyak 42data 3) benda 12 data 4) daerah 4 data, 5) Negara 8 data, 6) tempat 7 data, 7) warna 10 data, 8) fenomena5 data, 9) kondisi 102 data dan 10) 17 data.Kata Kunci : Sematik, Makna Referensial, Papan Informasi.
KAJIAN NARASI PASTORAL PADA KUMPULAN PUSI JALAN HATI, JALAN SAMUDRA KARYA D. ZAWAWI IMRON DAN IMPLIKASINYA UNTUK PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Abdul Azis; Arip Senjaya; Ahmad Supena
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v8i1.281

Abstract

This research departs from the ecocentric paradigm in ecocritical studies which aims to describe the elements of pastoral values ​​in the poetry collection "Jalan Hati, Jalan Samudra" by D. Zawawi Imron. Ecocriticism guides us to see the ecological views contained in literary works. The natural environment or the relationship between natural elements experiences textualization in text discourse, so ecocriticism must focus on the textual strategies of literary texts in conveying ecological messages about how humans interact with the organic world around them. This research method is a qualitative method. This research identifies the pastoral elements of Terry Gifford, namely bucolic, arcadia construction, and the discourse of retreat and return and how these have implications for literary learning. The results of this research found eight data of bucolic elements, fifty-three data of arcadia construction elements in the form of idylls, eighteen data of arcadia construction elements in the form of nostalgia, twenty-three data of arcadia construction elements in the form of georgic, and twenty-three data of retreat and return discourse elements. eighteen data. The results of this research are also worthy of being used as teaching material for literature learning.
MEDIA AJAR FLIPBOOK OBJEK WISATA SEJARAH KABUPATEN TEGAL UNTUK PEMBELAJARAN MENULIS TEKS DESKRIPSI Kukuh Andriawan Sulistio Putra; Ika Septiana; Sudaryono
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives contained in this study, the general objective of developing this teaching media is to produce Indonesian language teaching media for writing descriptive texts at the junior high school level that can be accessed on gadgets or PCs. Students who are accustomed to accessing gadgets or PCs to find references in doing assignments, often find texts that are not quite right in their writing. Therefore, students need to be given teaching media that can inspire them in writing texts on platforms on the internet, especially in writing descriptive texts. In addition to being able to write descriptive texts well and correctly, they also gain knowledge related to historical places in Tegal Regency. The results of students' learning to write descriptive texts were higher after using teaching media. These results are reinforced by the results of the hypothesis test which rejects Ho because t count> t table. Based on the results obtained in this study, the researcher makes a suggestion, namely that this study produces digital teaching media that is very good and easy to use in learning to write descriptive texts. This teaching media can be used, both independently and in the face-to-face learning process in the classroom. However, researchers who are interested in continuing this research can make improvements by utilizing more interesting and more sophisticated supporting platforms that are easy to access and to increase the effectiveness of teaching media, researchers need further research with more research subjects so that the results obtained are more valid.
KAJIAN EKOFEMINISME: HUBUNGAN ALAM DAN PEREMPUAN PADA NOVEL GADIS PANTAI KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Fadhila Izzati; Ningsih Wulan Dari; Chyntia Nurdiana; Mifta Nabila Ulfa
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya sastra merupakan hal yang kompleks, sehingga perlu dilakukannya upaya kreatif untuk menemukan dan menentukan teori yang sesuai dengan karakteristik karya sastra. Suatu karya sastra dapat dianalisis dengan berbagai macam kajian sastra. Kajian sastra memiliki berbagai macam teori bidang ilmu, salah satunya adalah ekofeminisme. Artikel ini bertujuan untuk mencari hubungan alam dan perempuan pada novel Gadis Pantai karya Pramoedya Ananta Toer. Novel Gadis Pantai menceritakan kisah seorang gadis berusia 14 tahun yang dinikahkan dengan kaum priyayi atau bandoro yang tinggal di Rembang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif dengan menjadikan novel Gadis Pantai sebagai subjek kajiannya. Pada penelitian ini ditemukan 10 data yang dikutip dari novel tersebut. 10 data tersebut dikelompokkan dalam beberapa aspek pembahasan ekofeminisme yaitu bentuk hubungan perempuan dan alam, kedekatan perempuan dan alam secara fisik, bentuk penindasan tidak langsung terhadap perempuan berkaitan dengan alam, bentuk penindasan langsung terhadap perempuan berkaitan dengan alam, dan perlawanan perempuan terhadap penindasan.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KARYA SASTRA MODERN CERPEN “GURU” KARYA PUTU WIJAYA Dona Fatia Rahma; Aisyah Nadyah Bahri; Dina Irawan; Dinda Alya Fahira
Sasando Vol 8 No 1 (2025): SASANDO APRIL 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v8i1.287

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik pada sebuah karya sastra modern, yakni cerita pendek yang berjudul Guru yang ditulis oleh Putu Wijaya. Pada penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi unsur intrinsic apa saja yang ada dalam teks. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dengan membaca dan mencatat apa saja unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat semua unsur intrinsik seperti tema, tokoh penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Secara keseluruhan, analisis ini menunjukkan bagaimana Putu Wijaya menggunakan unsur intrinsik cerpen untuk mengkritik tajam realitas sosial dan politik Indonesia serta eksplorasi kompleksitas moral manusia. Diharapkan penelitian ini akan membantu pembelajaran mengenai unsur intrinsic pada cerpen, khususnya dalam meningkatkan pemahaman pembaca terhadap unsur intrinsik yang terdapat dalam cerpen Guru karya Putu Wijaya.