cover
Contact Name
Tri Cahyono
Contact Email
tricahyonoubt@gmail.com
Phone
+6282252730211
Journal Mail Official
jbkb.borneo@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan, Jl. Amal Lama, No 1, Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo
ISSN : 26850753     EISSN : 26852039     DOI : -
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB), mempublikasikan kajian dan hasil penelitian pada ruang lingkup Bimbingan dan Konseling serta pendidikan yang berkaitan dengan Bimbingan dan Konseling. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau menggunakan metode peninjauan ganda. Scope Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB): Personal Guidance and Counseling Social Guidance and Counseling Career Guidance and Counseling Academic Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Group Guidance Group Counseling Individual Counseling Multicultural Counseling Behavior Analysis and Modification Evaluation and Supervision in Guidance and Counseling Guidance and Counseling Management Mental Hygiene Media of Guidance and Counseling Information Technology in Guidance and Counseling.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
PENGARUH MIND MAPPING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 12 TARAKAN Anggun Dwi Safitri; Siti Rahmi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i1.755

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of mind mapping on the learning motivation of class VIII of Junior High School 12 Tarakan in the academic year 2018/2019. This study uses a quantitative approach type quasi experimental design in the form of nonequivalent control group design. The population of this study is 191 eighth grade students of Junior High School 12 Tarakan. The research sample consisted of 20 students divided into the experimental group and the control group. Data collection method uses the AMS (Academic Motivation Scale) scale with a Likert scale. This study uses the relliabel formula to test the validity of the AMS (Academic Motivation Scale) scale with the results of 49 statement items there are 24 valid items. The data analysis technique in this study is descriptive statistical analysis and inferential analysis hypothesis testing using the SPSS 24.0 for Windows program mann whitney u.Based on the results of statistical data analysis results of the calculation of the mann whitney u using SPSS 24.0 for windows obtained a significance value = 0.000 α = 0.05. This shows the significance value of less than 0.05 can be concluded that the hypothesis is accepted, which means that there is an influence of mind mapping on the learning motivation of VIII graders in Tarakan 12 Middle School in 201/2019 Academic Year.  Keywords: Mind Mapping, Learning Motivation
UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MELALUI LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK SISWA KELAS X NKPI 1 SEMESTER I SMK NEGERI 3 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2017/2018 Siti Rohana
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i2.1166

Abstract

Penelitian tindakan bimbingan konseling ini dilakukan dalam dua siklus dan setiap siklus  dilaksanakan  tiga  kali  pertemuan  layanan.  Digunakan  dua  siklus  supaya  dapat diketahui dengan pasti peningkatan motivasi belajar dalam memahami layanan bimbingan kelompok. Tujuan  dilakukannya  penelitian  tindakan  bimbingan konseling  ini  (PTBK)  adalah untuk  meningkatkan  motivasi   belajar  melalui  layanan   bimbingan   kelompok.  Subjek penelitian ini yaitu peningkatan motivasi belajar siswa melalui layanan bimbingan konseling. Hasil penelitian membuktikan bahwa dengan model layanan   dengan pendekatan bimbingan kelompok, dapat meningkatkan  motivasi belajar siswa, yang  dibuktikan  dengan hasil  belajar  di  setiap  aspek  pengamatan,  tindakan    sehingga  mengalami  peningkatkan motivasi   belajar  di setiap   siklus dan setiap akhir pertemuan layanan.   Untuk   motivasi belajar pada siklus I menunjukan peningkatan  dari siklus I hanya 12,7 dengan kriteria sangat kurang menjadi rata-rata peningkatannya   36,7 dengan kriteria baik walaupun masih ada beberapa siswa belum mempunyai motivasi mencapai kriteria baik maka akan dilakukan bimbingan secara klinis untuk menemukan masalah yang dihadapi siswa sehingga motivasi siswa dapat meningkat dalam mengikuti pembelajaran.
KONSTRUKSI PERMAINAN TALI LUEK SEBAGAI TEKNIK EMPOWERING KONSELING MODEL KIPAS Nisa Ariantini; Suriata Suriata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i2.1161

Abstract

Permainan tradisional menanamkan nilai-nilai budaya dan norma social dalam perkembangan peserta didik di sekolah. Di Kalimantan Utara terdapat banyak jenis permainan tradisioal, seperti permainan Tali Luek  yang. Tujuan penelitian ini, mendeskripsikan unsur-unsur permainan Tali Luekyang dapat digunakan sebagai teknik pelayanan bimbingan dan konseling dalam Konseling  Model KIPAS. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode interaksionisme simbolik, yang dilaksanakan di SMP Negeri 3 Krayan. Hasil penelitian ini menunjukkan konstruksi dari setiap permainan yang diantaranya alat-alat yang digunakan, aturan dalam permainan, dan cara bermain, serta penggunaan permainan pan fabat dan gumbak karit sinan sebagai strategi empowering dalam Konseling Model KIPAS.
UPAYA GURU BK DALAM MENANGANI PERILAKU AGRESIF SISWA DI SMP NEGERI 12 TARAKAN Usnul Wardani; Hendra Pribadi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i1.761

Abstract

Adolescence is a human life span, where adolescents experience development in physical, mental, social, and emotional maturity so that they tend to accentuate negative behavior, one of which is aggressive behavior. To overcome this behavior, the teacher's guidance and counseling efforts are very important. The formulation of the problem in this study is how the teacher's guidance and counseling efforts in dealing with aggressive behavior. The purpose of this study was to find out how the teacher's guidance and counseling efforts in dealing with aggressive behavior of students in SMP Negeri 12 Tarakan.   This type of research is descriptive qualitative research. The informants in this study were principals, BK teachers and students. Research instruments are observation, interviews, and documentation. The results showed that (1) the cause of students behaving aggressively is mostly because they have not been able to control emotions, the character of students is hard, and tend to assume that the behavior they do is reasonable and because of lack of supervision, attention and affection from parents so that children tend to feel able to do anything cool and (2) the efforts of BK teachers in dealing with aggressive behavior of students is quite good by providing individual counseling services, group counseling services, conducting home visits, working with parents and homerooms in monitoring student changes.   Keywords: Teacher, Guidance and Counseling, Aggressive Behavior.
PENGARUH TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT TERHADAP DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS VIII SMP N 6 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Amin Reswastiyo; Siti Rahmi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i1.756

Abstract

This research aims to know the influence of engineering behavior contract against a disciplined learning grade VIII SMP Negeri 6 Lesson 2018/2019 Year of Tarakan. This research uses research design pre-experimental with form one group pretest-posttest. Population of 212 students, people withdrawal sempel by using purposive sampling of as many as 7 people grade VIII. The instruments of this research using a scale discipline studied with likertscale, there is a valid item 29 of the 40 items. Data analysis techniques using descriptive statistics and analysis of inferensial using wilcoxon test with the help of 22.0 SPSS for windows. Based on the results of the study before and after administering treatment, obtained results calculation test hypotheses with decision-making based on the probability obtained the value of asymp sig = 0.018 α = 0.05 then Ho is rejected. Then it can be inferred that the engineering behavior contract effect on the discipline of studying grade VIII SMP Negeri 6 Lesson 2018/2019 Year of Tarakan.  Keywords : behavior contract, disciplined learning, students
MEMAHAMI KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM LAYANAN KONSELING KELOMPOK Yuwinda Ardila
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i2.1162

Abstract

Dalam pelaksanaan layanan konseling lintas budaya, pemahaman terhadap komunikasi antar budaya menjadi amat krusial mengingat  komunikasi sebagai alat utama dalam layanan konseling. Konseling lintas budaya dilakukan dalam latar belakang budaya yang berbeda antara konselor dengan konseli, dan antara konseli dalam kelompok. Latar belakang perbedaan budaya memberikan perilaku bermasalah dan cara penyesuaian yang berbeda pada tiap konseli dalam kelompok. Beberapa hal yang mempengaruhi komunikasi antar budaya  diantaranya yaitu pendekatan komunikasi, hambatan komunikasi  dan penyebab terganggunya komunikasi antar budaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami lebih lanjut komunikasi antar budaya serta beberapa hal yang mempengaruhi komunikasi dalam konteks konseling kelompok. Agar proses konseling menjadi efektif, konselor diharuskan memiliki kepekaan budaya dan melepaskan diri dari bias budaya, mampu memahami dan menghargai serta memiliki keterampilan yang responsif secara budaya. Pada saat konseling, konselor tidak hanya berurusan dengan budaya konseli tetapi juga sebaliknya, maka konselor diharapkan mampu membuat konseli paham atas budaya konselor itu sendiri untuk menghilangkan adanya bias budaya dalam komunikasi konseling.
BIMBINGAN BERBASIS EKSPERIENSIAL UNTUK MENGEMBANGKAN KESADARAN MULTIKULTURAL Fina Mufliq Khatul Ngulya
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i2.1157

Abstract

Tulisan ini didasari oleh terbiasanya masyarakat untuk berprasangka kepada orang asing atau baru, hal itu disebabkan oleh kurangnya pengetahuan terhadap perbedaan budaya. Kesadaran multikultural merupakan kompetensi yang harus dikembangkan agar individu dapat memaklumi perbedaan sebagai keberagaman, dan memiliki sikap yang positif untuk hidup dalam keberagaman. Hal tersebut memerlukan pengalaman langsung yang dapat dirasakan oleh siswa. Pendekatan experiensial dalam tulisan ini disarankan untuk digunakan guru BK dalam mengembangkan kesadaran multikultur siswa melalui bimbingan kelompok. Penggunaan teknik-teknik dalam experiensial mempermudah siswa memahami keberagaman melalui pengalaman langsung sebagai media utama, selain itu siswa dapat mencoba mensimulasikan perilaku yang tepat ketika menghadapi masalah yang disebabkan oleh perbedan budaya.
PENGARUH TEKNIK BIBLIOTERAPI TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 1 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Tiya Apriliana; Urotul Aliyah
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i1.757

Abstract

           This research aims to determine the effect of bibliotherapy techniques on career planning of students in SMA Negeri 1 Tarakan. This research used quantitative research design through a quasi-experimental approach. The independent variable was bibliotherapy technique and the dependent variabel was the students’ career planning. The population in this research were 216 students and used purposive sampling of 20 students at SMA Negeri 1 Tarakan as the technique of sampling. While for the instrument, this research used student career planning scale with the attitude measurement scale. In this research, descriptive statiscal analysis and inferensial were used as the data analysis.            Based on the results of data analysis and discussion of research results, it can be concluded that the career planning of class XI students at Tarakan 1 Public High School 2018/2019 Academic Year before being treated (pretest) the average score of 105.90 which means the average student has a plan medium career. After being given treatment (posttest) the results of the average score of 124.10, which means that most of the students have experienced an improvement in their career planning. This is reinforced by the results of the analysis shows the value of significance level of 0.000 which means smaller than the significance level of 5%. So it can be concluded that there is an influence of bibliotherapy techniques on the career planning of class XI students at SMA Negeri 1 Tarakan in the 2018/2019 school year.  Keywords: Bibliotherapy Technique, Student Career Planning
EFEKTIVITAS TEKNIK DESENSITISASI SISTEMATIS UNTUK MENGURANGI KECEMASAN BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 7 TARAKAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Maya Sandana; Siti Rahmi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i1.752

Abstract

This research aim to to know Effectiveness Technique of Desensitisasi Systematic To Lessen Dread Learn Student Class of VIII In SMP Country 7 Tarakan. Technique of Desensitisasi systematic is an technique to do change tune by focussed aid to client to make calm client of stress by teaching client for rileks in lessening emotional respon  which worry. This research use quantitative approach of type of quasi-eksperimen with design group control nonequivalent desain. Research population amount to 230 student. Sampling technique the used is sampling purposive with rule of research sampel and obtained by 20 student which divided in experiment group and control group. used instrument in the form of dread scale learn which have passed test of validasi of judgement expert and expressed is valid. The mentioned strenghtened with statistical analysis result of calculation of test of ttest by using Statistical Product And Service Solution ( SPSS) Version 24.00 windows for obtained nby value of signifikansi = 0.000 = 0.05. this matter show value of signifikan less than 0,05 can be pulled [by] conclusion that hypothesis accepted, meaning that technique of desensitisasi effective systematic in lessening dread learn class student of VIII in SMP Country 7 Tarakan School Year 2018 / 2019.  Keyword : Systematic Desensitisasi, Dread Learn.
MENGEMBANGKAN TOLERANSI SISWA MENGGUNAKAN FILM DOKUMENTER Wika Tri Utami
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v1i2.1163

Abstract

Toleransi merupakan kunci hidup damai ditengah keberagaman budaya, agama, dan etnis. Toleransi dan kepedulian  saling berkaitan, sehingga dalam pengembangannya harus berdasarkan pengalaman langsung, atau situasi nyata di sekitar siswa. Film dokumenter merupakan media yang diprediksi dapat digunakan untuk mengembangkan sikap toleransi, karena menyajikan situasi apa adanya, tanpa ada nilai benar atau salah. Penggunaan film dokumenter dapat membantu siswa melakukan refleksi dari berbagai kejadian yang ada di sekitarnya, berkenaan dengan pentingnya sikap toleransi dalam menciptakan perdamaian. Penggunaan film dokumenter dapat dilakukan dalam dua cara yaitu 1) sebagai media dalam bimbingan klasikal, atau 2) menugaskan kepada siswa sebagai kegiatan project based learning

Page 4 of 14 | Total Record : 133