cover
Contact Name
Tri Cahyono
Contact Email
tricahyonoubt@gmail.com
Phone
+6282252730211
Journal Mail Official
jbkb.borneo@gmail.com
Editorial Address
Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan, Jl. Amal Lama, No 1, Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo
ISSN : 26850753     EISSN : 26852039     DOI : -
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB), mempublikasikan kajian dan hasil penelitian pada ruang lingkup Bimbingan dan Konseling serta pendidikan yang berkaitan dengan Bimbingan dan Konseling. Setiap naskah yang dikirimkan akan ditinjau menggunakan metode peninjauan ganda. Scope Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo (JBKB): Personal Guidance and Counseling Social Guidance and Counseling Career Guidance and Counseling Academic Guidance and Counseling Assessment in Guidance and Counseling Group Guidance Group Counseling Individual Counseling Multicultural Counseling Behavior Analysis and Modification Evaluation and Supervision in Guidance and Counseling Guidance and Counseling Management Mental Hygiene Media of Guidance and Counseling Information Technology in Guidance and Counseling.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PERMAINAN UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEPEDULIAN KEPADA ORANG LAIN (PENELITIAN PADA ANAK-ANAK PANTI ASUHAN KARUNA PUTRA) Eko Adi Putro; Ahmad Jawandi
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2002

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data sikap kepedulian kepada orang lain Anak-anak Panti Asuhan Karuna Putra sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan serta untuk menguji keefektifan layanan bimbingan kelompok dengan permainan mampu meningkatkan sikap kepedulian kepada orang lain Anak-anak Panti Asuhan Karuna Putra. Metode penelitian menggunakan pre eksperimental pre test post-test design. Teknik analisis data menggunakan uji Paired Simple test.Hasil perhitungan pre-test bahwa rata-rata sikap kepedulian kepada orang lain sebelum diberikan perlakuan berupa bimbingan kelompok dengan permainan berada dalam kategori sedang dengan persentase 63.65%.Setelah mendapatkan perlakuan berupa bimbingan kelompok mengalami peningkatan yaitu sebesar 13.78% menjadi 77.43% dan termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji wilcoxon terhadap kepedulian dengan taraf signifikansi 5% menunjukkan Zhitung = 3.065 Ztabel = 002. Berdasarkan hasil tersebut maka bimbingan kelompok dengan menggunakan permainan efektif meningkatkan sikap kepedulian Anak-anak Panti Asuhan Karuna Putra. Luaran penelitian ini adalah publikasi hasil penelitian pada jurnal nasional ber ISSN serta publikasi pada pertemuan ilmiah Refanas. Penelitian ini merupakan penelitian dasar yang menghasilkan prinsip dasar teknologi, formulasi konsep dan aplikasi teknologi, hingga pembuktian konsep penelitian dengan indikator TKT 3.Kata Kunci : Bimbingan Kelompok Dengan Menggunakan Permainan, Sikap Kepedulian Kepada Orang Lain
ULAR TANGGA KARIER SEBAGAI MEDIA LAYANAN BIMBINGAN KARIER UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Putu Agus Indrawan; Suriata Suriata
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i2.2347

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to create a simulation game Snakes and Ladders Career which is used by Guidance and Counseling teachers to develop insight and career readiness of elementary school students. The steps of this research development are (1) preparation, (2) preparation of the initial product, (3) expert test, (4) revision of the first product, 5) field test, and 6) revision of the final product. The product trial was conducted on 9 users and 2 experts. The resulting product specifications are in the form of a snake and ladder graphic media with a size of 3x3 m and dice size 20x20x20 cm as well as a guide book. The game media "career ladder snake" is declared to have very high validity based on the results of validation by media experts, material experts and users. So that the overall assessment of the validators stated that the "career ladder snake" game media was worthy of being used as a game medium for students in elementary school. Why is that the result? The game media that has been developed is feasible to use because the ratings from users and experts state that there is no need for significant improvements. This study can be used to produce game media that provide an understanding of the types of professions for elementary school students. Keywords : game media; career ladder snake, elementary school, career guidance AbstrakTujuan penelitian ini adalah menciptakan permainan simulasi Ular Tangga Karier yang digunakan oleh guru Bimbingan dan Konseling untuk mengembangkan wawasan dan kesiapan karier siswa Sekolah Dasar. Langkah-langkah penelitian pengembangan ini adalah (1) persiapan, (2) penyusunan produk awal, (3) uji ahli, (4) revisi produk pertama, 5) uji lapangan, dan 6) revisi produk akhir. Uji coba produk dilakukan pada 9 pengguna dan 2 ahli.  Spesifikasi produk yang dihasilkan berupa media grafis ular tangga dengan ukuran 3x3 m dan dadu ukuran 20x20x20 cm serta buku panduannya. Media permainan “ular tangga karier” dinyatakan memiliki validitas sangat tinggi berdasarkan hasil validasi oleh ahli media, ahli materi dan pengguna. Sehingga secara keseluruhan penilaian dari para validator menyatakan media permainan “ular tangga karier” layak digunakan sebagai media permainan kepada peserta didik di sekolah dasar. Kenapa hasilnya demikian? Media permainan yang dikembangkan telah layak digunakan karena penilaian dari pengguna dan ahli menyatakan tanpa perlu perbaikan yang signifikan. Studi ini dapat digunakan untuk menghasilkan media permainan yang memberikan pemahaman jenis-jenis profesi bagi siswa sekolah dasar.  Kata kunci: media permainan; ular tangga karier, sekolah dasar, bimbingan karier
PROBLEMATIKA BIMBINGAN DAN KONSELING BIDANG AKADEMIK PESERTA DIDIK SMA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW (SLR) Ma’rifatin Indah Kholili; Duta Akbar Nugroho; Dwi Nur Khasanah; Imas Ayu Inggil Pangestuti
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v2i2.1764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika akademik serta upaya penangannya pada peserta didik di SMA. Metode yang digunakan yaitu Systematical Literatur Review (SLR) dengan mengumpulkan referensi dari berbagai jurnal dalam rentang waktu dari 2010-2020. Analisis data menggunakan pendekatan kualitatif  metode meta sintesis, yaitu metode yang berupaya mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menginterpretasi keseluruhan hasil penelitian sesuai dengan pertanyaan penelitian, topik, ataupun fenomena yang menjadi kajian. Hasil temuan penelitian ini yaitu terdapat berbagai macam problematika bidang akademik yang dialami oleh peserta didik SMA, seperti: prokrastinasi akademik, hasil belajar rendah,  keterampilan berbicara rendah, cyberloafing, self-efficacy, stres akademik, student truancy, meningkatkan student engagement, tanggungjawab belajar rendah, kemandirian belajar rendah, regulasi diri rendah, capaian akademik rendah, dan motivasi belajar rendah. Sedangkan strategi penanganan yang ditawarkan diantaranya adalah: cognitive behavior modification teknik self-control, teknik self management dengan aplikasi any.do, cooperrative learning, modeling simbolik, konseling kelompok teknik self-control, cinema therapy, progressive muscle relaxation, video tutorial strategi problem focused coping, kelompok behavioral teknik self-manajement dan reinforcement, clasical format mindfulness deep breathing, strategi self-manajement, bimbingan kelompok metode problem solving, contextual teaching and learning dengan pendekatan ahli, konseling behavioral teknik self-manajemen, teknik relaksasi, konseling kelompok teknik problem solving, bimbingan kelompok teknik stimulus, konseling kelompok berbasis solusi, strategi coping, dan quantum learning.  Kata kunci: Bimbingan dan Konseling, Peserta didik SMA, Problematika Akademik
MENINGKATKAN RASA EMPATI SISWA DENGAN LAYANAN KONSELING INDIVIDUAL Putu Abda Ursula
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i2.2342

Abstract

ABSTRACT In the world of education, student success in the learning process is not only influenced by intellectual factors but is also influenced by non-intellectual factors which are no less important to determine one's learning outcomes, one of which is the ability of a student to apply empathy in himself. Educational achievements achieved in the school environment are not solely in the form of an intellectual dimension, but the attitude dimension cannot be ignored, especially those that are reflected in a sense of empathy through educational or learning processes. The problem of student empathy becomes very meaningful for student progress. Students who have a sense of empathy will care more about others and the environment. On the other hand, students who lack empathy will have a much different condition. The actions that occur are considered normal things and to improve such a situation is not easy. This requires hard work from various parties to change it, so that various types of empathy need to be generated by students. The purpose of this research is to increase students' empathy through individual counseling services at the Undiksha Laboratory Junior High School and collect the necessary data to test the effectiveness of Individual counseling on empathy for Undiksha Laboratory Junior High School students. students' empathy for service participants, so they can understand the importance of caring for others, themselves, and the environment. The results showed that there was a change in the increase in empathy in students in the school environment. This means that individual counseling services can be used to increase students' empathy. The results of this study indicate that before getting individual counseling services, students' empathy for students in the first cycle was declared less successful and also quite successful, the first meeting reached 30%-40%, the second meeting reached 49%-74% in the second cycle stated it was quite successful and successful. with the third meeting reaching 60%-74% in the fourth meeting reaching 75%-80% in the third cycle it was declared successful with the results of the fifth meeting reaching 81%-86% in the sixth meeting reaching 87%-94%. Keywords : Empathy and Individual Counseling ABSTRAKPada dunia pendidikan keberhasilan siswa dalam proses belajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor intelektual tapi dipengaruhi pula oleh faktor-faktor non intelektual yang tidak kalah penting untuk menentukan hasil belajar seseorang, salah satunya adalah kemampuan seorang siswa dalam menerapkan rasa empati dalam dirinya. Prestasi pendidikan yang dicapai di lingkungan sekolah tidak semata-mata berupa dimensi intelektual, tetapi dimensi sikap juga tidak bisa diabaikan khususnya yang di refleksikan dalam rasa empati melalui proses-proses kependidikan atau pembelajaran. Masalah rasa empati siswa menjadi sangat berarti bagi kemajuan siswa. Pada siswa yang memiliki rasa empati kondisinya akan lebih perduli terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Sebaliknya, pada siswa yang kurang rasa empati kondisinya akan jauh berbeda. Perbuatan-perbuatan yang terjadi sudah dianggap barang biasa dan untuk memperbaiki keadaan yang demikian tidaklah mudah. Hal ini diperlukan kerja keras dari berbagai pihak untuk mengubahnya, sehingga berbagai jenis rasa empati yang perlu di timbulkan oleh siswa. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk meningkatkan rasa empati siswa melalui layanan konseling individual di SMP Laboratorium Undiksha dan mengumpulkan sejumlah data yang diperlukan untuk menguji efektifitas konseling Individual terhadap rasa empati pada siswa SMP Laboratorium Undiksha.Dari hasil penelitian ini terbukti bahwa layanan konseling individual dapat meningkatkan rasa empati siswa kepada peserta layanan, sehingga mereka dapat memahami pentingnya untuk perduli terhadap orang lain, diri sendiri, dan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan peningkatan rasa empati pada siswa dilingkungan sekolah. Artinya layanan konseling individual dapat digunakan untuk meningkatkan rasa empati siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sebelum mendapatkan layanan konseling individual rasa empati siswa berada pada siklus I dinyatakan kurang berhasil dan juga cukup berhasil pertemuan I mencapai 30%-40% pertemuan ke II mencapai 49%-74% pada siklus II menyatakan cukup berhasil dan berhasil dengan pertemuan III mencapai 60%-74% dalam pertemuan ke IV mencapai 75%-80% pada siklus ke III dinyatakan berhasil dengan hasil pertemuan ke V mencapai 81%-86% dalam pertemuan ke VI mencapai 87%- 94%. Kata Kunci : Empati dan Konseling Individual
KEEFEKTIFAN TEKNIK SELF INSTRUCTION UNTUK MEREDUKSI PERILAKU KECANDUAN MEDIA SOSIAL PADA MAHASISWA FKIP UNIVERSITAS SLAMET RIYADI SURAKARTA Ahmad Jawandi; Eko Adi Putro; Ferisa Prasetyaning Utami
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v2i2.1759

Abstract

Keberadaan internet khususnya jejaring sosial telah mampu menjadikan dunia sebagai small village (desa kecil) yang melampaui batas-batas jarak dan waktu. Media sosial yang digunakan secara berlebihan dan menimbulkan kecanduan akan berdampak negatif bagi perkembangan remaja. Alternatif solusi yang bisa dilakukan dalam mereduksi kecanduan media social adalah dengan menggunakan pendekatan secara kognitif dan perilaku melalui teknik Self Instruction. Tujuan utama dalam penelitian ini adalah untuk mereduksi kecanduan media sosial pada mahasiswa melalui teknik teknik self instruction. Metode penelitan menggunakan eksperimen dengan rancangan nonequivalent group pretest-postest control design. Populasi penelitian adalah mahasiswa FKIP UNISRI, sedangkan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala perilaku kecanduan media sosial. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai signifikansi kelompok eksperimen sebesar 0,002 0,05, artinya teknik self instruction efektif untuk mereduksi perilaku kecanduan media sosial pada mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian dasar yang menghasilkan prinsip dasar dari teknologi, formulasi konsep dan aplikasi teknologi, hingga pembuktian konsep penelitian dengan indikator TKT 3. Kata Kunci : perilaku, kecanduan media sosial, self insruction
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN PERENCANAAN KARIR MELALUI LAYANAN INFORMASI KARIR MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE CLASSROOM SISWA KELAS XII MIPA 3 SMA NEGERI 1 TARAKAN TAHUN AJARAN 2020/2021 Sri Utami
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Pemahaman Perencanaan Karir melalui Layanan Informasi Karir Menggunakan Media Google Classroom Siswa Kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan bimbingan konseling, subjek penelitian adalah peserta didik kelas XII MIPA sebanyak 36 orang. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi dan hasil pemahaman perencanaan karir yang diperoleh dari tes awal dan tes disetiap akhir pertemuan. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yaitu siklus I terdiri dari 3 kali pertemuan dan siklus II yang juga terdiri dari 3 kali pertemuan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Data yang diperoleh pada setiap kegiatan observasi dari setiap siklus, dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik persentase untuk melihat kecenderungan yang terjadi dalam proses layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan informasi karir dapat meningkatkan pemahaman perencanaan karir siswa dan memberikan dampak positif. Hal ini dapat dilihat dari semakin baiknya pemahaman siswa terhadap perencanaan karir melalui layanan informasi karir. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan aktivitas guru dan siswa yang diperoleh melalui lembar observasi sebesar 89,9%, pemahaman perencanaan karir pun meningkat dari siklus I hingga siklus II yaitu masing-masing pada siklus I pertemuan pertama hanya 17 orang siswa atau 47,2% saja yang memiliki pemahaman dan pada siklus II pertemuan keenam meningkat menjadi 33 orang siswa atau 88,9% memiliki pemahaman secara klasikal serta rata-rata hasil siswapun meningkat dari rata-rata siklus I pertemuan pertama 6,3 meningkat pada siklus II pertemuan keenam menjadi 10 sehingga melampaui kriteria perencanaan karir secara individu yaitu skor 7-12.Hasil penelitian ini dapat dijadikan rujukan bagi guru bimbingan konseling dalam penyusunan program dan penerapan layanan informasi karir menggunakan aplikasi google classroom dalam rangka meningkatkan pemahaman perencanaan karir siswa terutama dimasa pandemic.Keywords : understanding career planning, career information services, google classroom applications
KONSEP PEMBELAJARAN DALAM LAKON WAYANG DEWA RUCI Febranti Putri Navion; Febri Tri Cahyono
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i1.2003

Abstract

Fokus penelitian ini adalah mengambil nilai konsep pembelajaran yang meliputi proses pembelajaran, pembelajaran melalui pengalaman (Experiential Learning), motivasi dan kemandirian, yang diambil oleh Dewa Ruci. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan Hermeneutika. Pendekatan hermeneutik yang berfungsi sebagai alat untuk menelusuri atau mengungkap makna dalam teks, wacana, dan menafsirkan masalah seperti dalam teks dan cerita Dewa Ruci. Nilai konsep pembelajaran meliputi, 1) konsep proses pembelajaran, guru memberikan tugas sesuai dengan kemampuan siswa. Selain itu siswa diharapkan memiliki sifat-sifat yang dimiliki Bima yaitu pandai, berwatak keras, lembut hati, rasa ingin tahu, peka dalam memanfaatkan media pembelajaran, mampu mengetahui tujuan pembelajaran, dan mampu beradaptasi; 2) belajar melalui pengalaman (Experiential Learning); 3) motivasi yang menjelaskan bahwa setiap individu yang ingin berhasil mencapai tujuan belajarnya syarat pertama yang harus dipenuhi adalah teka-teki, kemauan, motivasi yang kuat dan hebat; 4) kemandirian. Kemandirian dapat diperoleh siswa melalui refleksi diri.Kata Kunci : Dewa Ruci, Pembelajaran
TINJAUAN PERILAKU KEJAHATAN BERDASARKAN PERSPEKTIF TIGA DIMENSI KEPRIBADIAN P-E-N DALAM TEORI ANALISIS FAKTOR HANS J. EYSENCK Bambang Setiawan
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v2i2.1765

Abstract

Berdasarkan sudut pandang teori kepribadian analisis faktor Hans J. Eysenck, mengemukakan penjelasan yang kontroversial mengenai penyebab perilaku kejahatan yang dapat dipengaruhi oleh faktor kepribadian. Tinjauan empiris mengenai konsep yang dikemukakan Eysenck tentang perilaku kejahatan memunculkan beragam dukungan. Para tokoh menyetujui bahwa psychoticism yang tinggi memiliki kecenderungan berhubungan dengan perilaku kejahatan, neuroticism lebih tinggi pada kelompok kriminal daripada populasi normal, serta extraversion-introversion berkaitan dengan under-socialized. Metode penelitian yang digunakan yaitu library research untuk mengkaji mengenai perilaku kejatahatan ditinjau berdasarkan sudut pandang tiga dimensi kepribadian Psychoticism, Extraversion-Introversion, dan Neuroticism dalam teori analisis faktor Hans J. Eysenck. Ditemukan hasil bahwa, konsep mengenai korelasi antara tiga dimensi kepribadian Eysenck, yaitu Psychoticism, Extraversion-Introversion, dan Neuroticism terhadap perilaku kejahatan atau kriminalitas memiliki korelasi yang signifikan. Kata Kunci : Perilaku Kejahatan, Psychoticism, Extraversion-Introversion, Neuroticism, Analisis Faktor.
META ANALISIS : HUBUNGAN KREATIVITAS DAN ACHIEVEMENT Diajeng Retno Kinanti Putri; Ahman Ahman; Eka Sakti Yudha
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v3i2.2343

Abstract

ABSTRACTThis research is meta-analysis research that tries to collect several correlational studies related to Creativity and Achievement or academic achievement through several indexed international journals. The purpose of this study was to see how creative ability influences students' academic achievement at the level of education from elementary school to university level. This study used correlational statistical techniques and found an r-value of 0.305 and a p-value of p = . 001. From the results above that p-value 0.05, it can be concluded that the results of the meta-analysis failed to reject the null hypothesis (H0). However, with a value of r=0.305, it can be said that this has a weak correlation or it can be concluded that creativity and academic achievement are not significantly correlated. This is because there are several influencing factors, such as age, teaching methods, and assignments. Keywords : Meta Analysis, Creativity, Achievement ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian meta analisis yang mencoba untuk mengumpulkan beberapa penelitian korelasional yang berkaitan dengan Kreativitas dan Achievement atau prestasi akademik melalui beberapa jurnal internasional yang sudah terindeks. Tujuan penelitian ini adalah melihat seberapa pengaruh kemampuan kreatif terhadap prestasi akademik siswa pada tingkat pendidikan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan teknik statistik korelasional dan menemukan nilai r sebesar 0,305 dan nilai p sebesar p = . 001. Dari hasil di atas bahwasannya p value 0,05 dapat disimpulkan bahwa hasil meta analisis gagal menolak hipotesis nol (H0). Namun dengan nilai r=0.305 dapat dikatakan bahwa ini memiliki korelasi yang lemah atau dapat disimpulkan bahwa kreativitas dan prestasi akademik tidak berkorelasi secara signifikan. Hal ini disebabkan karena ada beberapa faktor yang mempengatuhi, seperti usia, metode pengajaran dan penugasan. Kata Kunci : Meta Analisis, Kreativitas, Achievement
KONSELING PERNIKAHAN BERBASIS BUDAYA SINOMAN JAWA Sesya Dias Mumpuni; Dita Efani; Winahyu Destyarti; Indra Tirto Aji
Jurnal Bimbingan dan Konseling Borneo Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/jbkb.v2i2.1760

Abstract

Semakin semaraknya tren yang banyak menjadikan remaja atau dewasa dengan usia siap menikah menjadi rentan dan kehilangan diri untuk lebih mengetahui wawasan berumah tangga, dukungan lingkungan yang memudar membuat individu tersebut menjadi tidak menyadari adanya budaya yang nilainya dekat dengan hal – hal berkaitan dengan pernikahan. Melalui penelitian ini, bertujuan untuk mengembalikan budaya yang sejatinya sudah ada di lingkungan untuk dapat di aplikasikan bagi mereka yang melangsungkan ikatan yang lebih sakral sebagai solusi dari stigmasisasi lajang dan kerentanan terhadap kekerasan yang diterima oleh orang – orang dengan risiko kehamilan tidak di inginkan serta membantu untuk pihak terkait mempromosikan untuk memiliki keluarga terencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dimana data dikumpulkan menggunakan google form terdiri dari 50 responden dengan dominasi jenis kelamin perempuan. Responden berasal dari domisili beberapa wilayah di pulau Jawa dengan perolehan tiga tertinggi dari Pemalang sebesar 17.1%, Kabupaten Tegal sebesar 22,9% dan Kabupaten Brebes sebesar 24,3% serta total kesiapan pernikahan masih lama dari 50 responden memberikan hasil 55,7% hal tersebut dapat dijadikan acuan untuk memberikan wawasan tentang pentingnya informasi menjelang pernikahan yang perlu dipersiapkan. Tingkat kevalidan data yang dikumpulkan merujuk pada indikator variable kondisi hubungan, cinta remaja, persiapan pernikahan, pager ayu, ladhen wedhang serta rewang pada 50 responden dari beberapa daerah khususnya wilayah Jawa, usia 21 tahun keinginan menikah tertinggi memiliki tingkat kevalidan yang kuat sebanyak 41 item dan satu item tidak valid pada nomor tiga dengan bunyi item berikut “Kami dikenalkan oleh rekan kerja”  serta reliabilitas menunjukan koefisien reliabilitas sebesar α = 0.943. Item tertinggi dengan kesesuaian indikator utama dari Sinoman Jawa yakni pada pernyataan pernikahan sebagai gerbang utama dari perjalanan yang panjang sehingga harus dibarengi dengan limpahan kesabaran untuk mampu menerima apapun kondisi pasangan yang memperoleh layanan terbaik juga terhadap orang tua hal tersebut didukung dengan komunikasi atau tukar pendapat bersama pasangan sebagai kunci terhindari dari permasalahan. Kata Kunci : Budaya Jawa, Bimbingan, Konseling, Kuantitatif, Pernikahan

Page 6 of 14 | Total Record : 133