cover
Contact Name
Agna Rizky
Contact Email
agnarizkyputra@gmail.com
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Jl. Baluran No. 1, Panarukan, Situbondo Regency, Jawa TImur, Indonesia
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal IKA PGSD : Ikatan Alumni PGSD UNARS
ISSN : 23383860     EISSN : 26564459     DOI : https://doi.org/10.36841/pgsdunars
Core Subject : Education,
IKA PGSD adalah Jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo. Pertama kali dibentuk pada tahun 2012, dan saat ini terbit 2 kali dalam setahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal IKA PGSD berisikan hasil penelitian dan kajian pustaka tentang pendidikan (termasuk pendidikan dasar, sampai pendidikan tinggi, menejemen pendidikan, proses belajar mengajar, perkembangan peserta dididik, teknologi pembelajaran dan sebagainya. Lebih lengkap dapat dilihat pada Aim and Scope.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 453 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA MELALUI MEDIA RANTING BERGAMBAR WAYANG ORANG PADA SISWA KELAS VIIID SMP NEGERI 2 LUMAJANG Nanda Silvera Putri
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.2498

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan menulis naskah drama melalui media ranting bergambar wayang orang pada siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Lumajang semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Keunggulan media ini siswa dapat bermain dengan imajinasinya, menafsirkan lewat simbol gambar secara bebas, memberi batasan sendiri terhadap kreativitas bahasa dialog antar tokoh, merancang tema, amanat, penokohan, dan latar cerita. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggrat yang terdiri dari empat komponen, yaitu perencanaan (planning), tindakan (action), pengamatan (observasing), dan refleksi (reflecting). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIID yang terdiri dari dua siklus. Tindakan dalam penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data diperoleh melalui lembar pengamatan. Teknik analisis data berupa deskriptif kualitatif yang mencakup analisis data proses dan analisis data produk atau hasil. Data kuantitatif dievaluasi dengan menggunakanpedoman penilaian penulisan naskah drama. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran penulisan naskah drama dengan menggunakan media ranting bergambar wayang orang dapat meningkatkan kualitas keterampilan menulis naskah drama siswa kelas VIIID SMP Negeri 2 Lumajang semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022. Peningkatan keterampilan menulis tampak pada kualitas proses pernbelajaran yang ditunjukkan oleh ketepatan dan kesesuaian hasil tulisan siswa dengan kriteria penulisan naskah drama. Imajinasi siswa menjadi lebih berkembang dengan adanya ranting bergambar wayang orang. Motivasi belajar siswa menjadi lebih baik dilihat dari keantusiasan siswa dalam membuat media ranting bergambar wayang orang. Apresiasi sastra siswa terbangun dengan baik. Peningkatan secara produk dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor dari hasil sebelum pelaksanaan tindakan sebesar 61.25, setelah pelaksanaan tindakan pada siklus I menjadi 75.50, dan setelah pelaksanaan tindakan pada siklus II menjadi 84.31. Kenaikan skor rata-rata mulai dari pra tindakan hingga siklus I sebesar 14.25. Peningkatan skor rata-rata mulai dari siklus I hingga siklus II sebesar 8.81. Berdasarkan perolehan skor di atas, dapat disimpulkan bahwa mulai dari awal sebelum tindakan hingga sesudah tindakan skor kemampuan penulisan naskah drama siswa telah mengalami peningkatan sebesar 23.06 atau sebesar 37.64% atau 38% yaitu dari skor 61.25 menjadi 84.31.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENEMUKAN NILAI-NILAI AMANAT CERPEN KELAS XI IPS 1 DI SMAN 2 SITUBONDO TAHUN AJARAN 2021/2022 Nur Fajri As-Shodiqi
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.2373

Abstract

pembelajaran bahasa Indonesia dalam materi menemukan nilai-nilai amanat di dalam cerpen merupakan kegiatan pembelajaran yang cukup memberikan pengalaman belajar kepada siswa. Siswa dituntut menemukan inti dari suatu cerpen untuk menjadi suatu amanat. Pembelajaran cerpen yang dilakukan di sekolah bertujuan agar siswa memiliki kemampuan dalam mengapresiasi karya sastra. Mengaplikasikan nilai-nilai sastra ke dalam kehidupan dapat lebih mudah sesuai dengan pembelajaran yang telah diperolehnya, pembelajaran cerpen bertujuan untuk belajar menghargai manusia dan nilai-nilainya. Pembelajaran cerpen diarahkan pada kemampuan siswa dalam mengungkapkan makna dan nilai positif yang terkandung dalam cerpen. Dalam observasi dan tes awal ditemukan dari 30 siswa kelas XI IPS 1 dimana hanya 6 siswa saja memiliki nilai diatas KKM, 24 siswa atau 80 persen siswa masih salah dalam menjawab nilai-nilai amanat yang terdapat di dalam cerpen. Pada siklus I hasil belajar yaitu ulangan 1 dimana 30 mahasiswa yang mengikuti ulangan dimana 16 peserta mampu memiliki nilai ulangan 75, ada 14 siswa masih memiliki nilai dibawah KKM. Sehingga bisa disimpulkan pada siklus 1 terdapat kenaikan 10 siswa yang telah lulus KKM dibandingkan hasil observasi awal yakni hanya 6 siswa saja.Tes ulangan ke 2 untuk mengetahui seberapa besar proses pembelajaran dengan menggunakan model jigsaw. Adapun tes dilaksanakan setelah materi diskusi berakhir, dimana anak-anak disuguhkan teks cerita atau cerpen untuk mencari amanat-amanat yang terkandung didalamnya. Hasil di siklus 2 ini di dapatkan 25 siswa sudah memiliki nilai 75, sedangkan 5 masih dibawah nilai KKM. Sehingga dapat diisimpulkan bahwa penerapan model Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan atau hasil belajar bahasa Indonesia khsususnya materi nilai-nilai amanat didalam cerpen.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIFITAS BAHASA INDONESIA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Dodik Eko Yulianto
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.2247

Abstract

456 | J URNAL IKA: PGSD UNARS VOL.10 NO. 2 DESEMBER 2021JURNAL IKA: IKATAN ALUMNI PGSD UNARS P-ISSN: 2338-3860Vol. 10 No. 2, Desember 2021 E-ISSN: 2656-4459https://unars.ac.id/ojs/index.php/pgsdunars/indexIMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN ROLE PLAY UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIFITAS BAHASAINDONESIA TAHUN PELAJARAN 2020/2021Dodik Eko Yulianto11Program Studi Guru Sekolah Dasar Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikan, Universitas Abdurachman Saleh SitubondoE-mail: dodik_ekoi@unars.ac.idReceived: Sept 15, 2021 Revised: Oct 8, 2021 Accepted: Oct 18, 2021ABSTRAKPada hasil pengamatan, diketahui terdapat anggapan bahwa mata pelajaran BahasaIndonesia merupakan mata pelajaran yang mempunyai empat keterampilan berbahasayaitu : menyimak, berbicara, membaca dan menulis. Apabila hanya di ajarkan denganmenggunakan metode ceramah saja, sehingga membuat siswa mengalami kesulitan.Yang menjadi permasalahan adalahbagaimana penerapan model pembelajaran Role Playpada tema 3 (Kerukunan Dalam Masyarakat), subtema 3 (Cara Menjaga Kerukunan)pada siswa kelas V semester I di SD Negeri 1 Bloro Kecamatan Besuki KabupatenSitubondo?. Sedangkan yang menjadi tujuannya ntuk mengetahui bahwa penggunaanmodel pembelajaran Role Play dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasaIndonesia pada siswa kelas V semester I SD Negeri 1 Bloro Kecamatan BesukiKabupaten Situbondo ".Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Modelpembelajaran Role Play dapat Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktifitas Siswa DalamMuatan Bahasa Indonesia Materi Drama pada Siswa Kelas V Semester I di SD Negeri1 Bloro Tahun Pelajaran 2020/2021.
PENERAPAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING DENGAN COOPERATIF SCRIPT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENULIS TEKS NEGOSIASI KELAS X SMKS NURUT TAQWA TAHUN PELAJARAN 2020/2021 aulia mika eva damayanti
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.2443

Abstract

Pembelajaran bahasa di SMK sekarang ini sangat membutuhkan kreatifitas dan kemampuan siswa untuk melaksanakan pembelajaran yang aktif. Adapun kegiatan pembelajaran sekarang harus memiliki capaian pembelajaran yang telah ditentukan. Pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X memiliki keragaman materi. Semua materi di kelas X sangat membutuhkan kemampuan siswa untuk berpikir nalar. Adapun materi di kelas X yang dianggap masih memiliki tingkat kesulitan tinggi yakni materi teks negosiasi. Materi teks negosiasi merupakan teks yang sangat berbeda dengan teks paragraf yang lain, teks negosiasi cukup sulit untuk siswa kelas X SMKS Nurut Taqwa dikarenakan teks negosiasi membutuhkan kalimat yang memberikan argumentasi maupun eksposisi sehingga orang yang membaca teks negosiasi dapat menerima tawaran yang ditawarkan. Pada kegiatan siklus 1, hasil ulangan harian ke 1 ini mengalami pningkatan yang cukup baik, dimana siswa di kelas X mendapatkan nilai 75 sebanyak 14 siswa dimana ini cukup baik dikarenakan pada proses observasi ditemukan hanya 7 siswasaja yang bisa menulis teks negosiasi dengan benar, akan tapi masih ada 7 siswa yang masih belum mendapatkan nilai 75. sedangkan pada siklus 2 terdapat kenaikan dimana Adapun hasil belajar di siklus 2 ini 20 siswa sudah mampu membuat teks negosiasi, hanya tersisa 1 saja siswa yang belum mendapatkan nilai 75, setelah ditelusuri anak tersebut ternyata kurang fokus dikarenakan lagi sakit. Sehingga kesimpulannnya bahwa penggunaan metode cooperative script dapat meningkatkan kemampuan menulis teks negosiasi.
PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA DAN KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA ANGKATAN 2019 STKIP PGRI SITUBONDO ahmad hafas rasyidi; Dassucik Dassucik
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 11 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v11i1.2354

Abstract

Salah satu solusi yang ditempuh untuk mengatasi pengangguran di Indonesia adalah dengan menciptakan wirausaha. Dengan berwirausaha, akan membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru. Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis, Dari hasil penelitian terlihat bahwa pendidikan kewirausahaan mempunyai pengaruh positif terhadap motivasi berwirausaha. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi pengaruh pendidikan kewirausahaan (X) terhadap motivasi berwirausaha (Y1) adalah 0,035 yang berarti kurang dari 0,05 dan nilai Fhitung adalah sebesar 4,619. Hasil analisis regresi X terhadap Y1 dapat diperoleh suatu persamaan regresi, yaitu Y = 30,032 + 0,171X. Persamaan tersebut berarti jika nilai X meningkat sebesar satu satuan maka nilai Y juga akan meningkat sebesar 0,171 satuan. Koefisien korelasi antara X terhadap Y1 sebesar 0,230 menunjukan nilai rhitung berada diantara 0,20 – 0,399, sehingga koefisien korelasi yang dihasilkan termasuk dalam kategori rendah dengan nilai positif. Dari analisis X terhadap Y1 juga dapat diketahui besarnya pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha dengan melihat R2 sebesar 0,053, yang berarti pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha sebesar 5,3 %, sedangkan sisanya 94,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi pengaruh pendidikan kewirausahaan (X) terhadap keterampilan berwirausaha (Y2) adalah 0,001 yang berarti kurang dari 0,05 dan nilai Fhitung adalah sebesar 13,124. Hasil analisis regresi X terhadap Y2 dapat diperoleh suatu persamaan regresi, yaitu Y = 41,122 + 0,381X. Persamaan tersebut berarti jika nilai X meningkat sebesar satu satuan maka nilai Y juga akan meningkat sebesar 0,381 satuan. Koefisien korelasi antara X terhadap Y2 sebesar 0,369 menunjukan bahwa nilai rhitung berada diantara 0,20 – 0,399, sehingga koefisien korelasi yang dihasilkan termasuk dalam kategori rendah dengan nilai positif. Dari analisis X terhadap Y2 juga dapat diketahui besarnya pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap keterampilan berwirausaha dengan melihat R2 sebesar 0,137, yang berarti pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap keterampilan berwirausaha sebesar 13,7 %, sedangkan sisanya 86,3% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Sesuai hasil penelitian, pendidikan kewirausahaan berpengaruh terhadap keterampilan berwirausaha mahasiswa angkatan 2019.
PROFIL NUMBER SENSE MAHASISWA DENGAN KEMAMPUAN BERHITUNG CEPAT (BERBANTUAN GAME ANDROID MATH DUEL) DITINJAU DARI GENDER DI STKIP PGRI SITUBONDO Zainul Munawwir; Lisma Dian Kartika Sari
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 11 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v11i1.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil number sense mahasiswa dengan kemampuan berhitung cepat (berbantuan game android math duel) ditinjau dari gender di STKIP PGRI Situbondo. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 2 mahasiswa program studi pendidikan matematika tahun akademik 2020/2021 yang terdiri dari 1 mahasiswa bergender laki-laki dan 1 mahasiswa bergender perempuan dengan kemampuan berhitung cepat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan trianguasi waktu. Teknik pengumpulan data berbantuan game android math duel untuk melihat kemampuan berhitung cepat dan number sense subjek penelitian. Dari penelitian ini diperolah fakta bahwa dari 4 aspek number sense, dapat diketahui bahwa mahasiswa laki-laki dan perempuan dengan kemampuan berhitung cepat mampu menilai besaran bilangan, estimasi, dan menilai kerasionalitasan dengan cukup baik dengan memberi penjelaskan yang logis dengan menggunakan patokan tertentu. Proses komputasi mentalnya sebenarnya sudah pada komputasi mental non-standar dengan reformasi tetapi sangat jarang digunakan karena tidak terbiasa sehingga masih cenderung menggunakan metode tradisional tetapi dengan kefleksibelan yang sangat bagus yang dilandasai dengan analisis yang baik untuk mengambil keputusan terbaik sehingga terkategori cenderung komputasi mental transisi.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN SISTEM JARINGAN KOMPUTER KELAS X SMK SUMBER BUNGA KAPONGAN arico ayani suparto; Mila Rizky Amalya; Dyan Yuliana
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 12 No 2 (2022): DESEMBER
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v12i2.2502

Abstract

Tanpa adanya motivasi belajar dari peserta didik, proses pembelajaran tidak akan berjalan secara maksimal dan hasil belajarpun tidak memuaskan. Hal ini dapat dilihat dari motivasi belajar dan kurangnya aktivitas kegiatan pembelajaran, akibatnya proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (Pjbl) terhadap motivasi belajar peserta didik pada pelajaran sistem jaringan komputer kelas X SMK Sumber Bunga Kapongan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu penelitian ex post facto. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu peserta didik kelas X TKJ SMK Sumber Bunga Kapongan sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi serta uji t. Hasil uji t diketahui bahwa nilai thitung=3,039 sedangkan nilai ttabel= 2,036 artinya thitung>ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Pjbl terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Sistem Jaringan Komputer kelas X TKJ SMK Sumber Bunga Kapongan dengan tingkat pengaruh sedang.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENCERITAKAN TEKS ANEKDOT DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X MIPA 2 SMAN 1 SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2020/2021 pradita tiara sumarsono
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 10 No 2 (2021): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v10i2.2378

Abstract

Bahasa Indonesia sangat penting untuk dipelajari siswa, dimana kemampuan berbicara mempengaruhi kemampuan memahami siswa. Dalam pembelajaran bahasa Indonesia, terdapat aspek membaca yang sangat penting untuk pelajari oleh siswa. Teks anekdot adalah sebuah cerita singkat yang menarik karena terdapat unsur lucu dan mengesankan. Selain bersifat lucu dan menghibur, teks anekdot biasanya menceritakan kehidupan sehari-hari mengenai orang penting atau terkenal yang merepresentasikan kejadian sebenarnya. Jadi, teks anekdot adalah cerita lucu yang didasari oleh kejadian nyata. Untuk mempermudah siswa dalam meniru ataupun memproduksi secara lisan teks anekdot Metode demonstrasi adalah metode panyajian pelajaran dengan memeragakan dan menunjukkan kepada siswa tetang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekedar tiruan. Adapun permasalahan siswa kelas X MIPA 2 adalah dimana siswa tidak memiliki kepercayaan dan juga merasa kurangmemahami bercerita jenis anekdot, adapun Siklus 1 ini guru memberikan materi anekdot dengan menggunakan metode demonstrasi, Siswa pada kegiatan ini sudah sesuai dengan langkah-langkah dalam kegiatan demonstrasi, dimana siswa mempraktekkan kegiatan memproduksi atau bercerita anekdot, siswa banyak sekali mencoba di kelas untuk bercerita dan mampu mencoba untuk mengekspresikan cerita-cerita lucu yang mereka alami, bagi siswa cerita lucu atau teks anekdot sangat menarik. pada kegiatan akhir pembelajaran siswa diberikan tes praktik menceritakan dengan menggunakan cerita anekdot sebagai tema cerita. Adapun dari 30 siswa yang melakukan tes praktek dimana 20 (dua puluh) siswa sudah bisa bercerita dengan baik dengan mendapat nilai 75. Hal ini mengalamai peningkatan dari hasil praktek di awal yang diketahui hanya 5 (lima) siswa saja yang mampu bercerita dengan baik. Pada Siklus 2 ini banyak siswa sudah menguasai panggung, guru hanya memandu dan memberikan motivasi dan sedikit koreksi kepada anak-anak kelas X MIPA 2. pembelajaran di hari ke 2 ini fokus pada kegiatan demonstrasi bagi siswa-siswa yang mengalami hambatan. Proses pembelajaran di siklus 2 (dua) sesuai dengan langkah-langkah metode demonstrasi. Setelah kegiatan inti pembelajaran di akhir pembelajaran guru melakukan tes praktek ke 2 untuk melihat perkembangan pembelajaran dengan metode demonstrasi, praktek bercerita anekdot siklus 2 ini diikuti oleh 30 siswa, dimana tes praktek ini anak-anak mayoritas mendapat nilai 75, sehingga dapat dikatakan siklus 2 ini siswa kelas X MIPA 2 lulus 100 %. sehingga dapat di simpulkan bahwa metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan bercerita teks anekdot.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE PICTURE AND PICTURE PADA TEMATIK TERPADU DI SD Diva Renisa; Mai Sri Lena
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 11 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v11i1.2257

Abstract

Pengkajian ini bermanfaat untuk meningkatkan partisipasi siswa melalui model gambar dan gambar di Kls IV SDN 02 2X11 Enam Lingkung. Jenis penelitian yang dipakai dalam pembahasan ini yaitu PTK dengan memakai analisis kuantitatif & kualitatiif. Dalam penelitian ini diperoleh hasil: evaluasi RPP di siklusI sebanyak 90%, kemudian naik di siklusII sebesar 97,22%, evaluasi aspek guru pada siklus I sebesar 83%, kemudian naik pada siklusII 97,22%, dan aspek siswa pada siklusI 83%, dan juga disiklus II 97,22%. Hasil belajar pengetahuan dan keterampilan dalam penelitian ini, nilai rata-ratanya untuk siklusI adalah 74 dan kemudian menjadi naik 89 di siklusII. Tingkat ketuntasan 53% untuk siklus pertama, tetapi meningkat menjadi 88,2% untuk siklusII. Berdasarkan rincian di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian berbasis gambar dapat menaikan nilai belajar anak di siswa kls IV SD.
PENERAPAN MODEL BELAJAR KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI UNSUR-UNSUR NOVEL DI KELAS XII MIPA 1 SMAN 1 ASEMBAGUS TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Ulfa Lailatul Fajria
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v9i1.2487

Abstract

Materi bahasa Indonesia materi ringkasan Novel di kelas XII MIPA 1 cukup memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, Proses belajar mengajar guru menjadi pemeran utama dalam menciptakan situasi interaktif yang edukatif, yakni interaksi antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa dan dengan sumber pembelajaran dalam menunjang tercapainya tujuan belajar. Untuk terwujudnya proses belajarmengajar seperti itu sudah tentu menuntut upaya guru untuk mengaktualisasikan kompetensinya secara profesional, terutama aspek metodologis. Karena aspek tersebut sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran, terutama pembelajaran bahasa Indonesia yang dalam pelaksanaannya masih kurang inovatif. Materi menganalisis unsur-unsur novel baik unsur intrinsik maupun ekstrinsik dirasa cukup sulit, banyak siswa yang masih bingung untuk memahami unsur intrinsik maupun ekstrinsik dalam novel. Novel merupakan karya sastra, dimana novel sebagai materi yang membahas tentang kesastraan maka perlu ada unsur pemahaman terhadap kemampuan membaca siswa sehingga banyak yang belum memahami unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik novel secara baik, hal ini diperoleh dari hasil observasi di kelas XII MIPA 1 dimana pada saat melaksanakan pra test ditemukan hasil 24 siswa masih mendapat nilai 65 dan 6 siswa mendapatkan nilai 80, sehingga dapat disimpulkan bahwa siswa yang tidak menguasai materi unsur-unsur novel sebanyak 80 %, dan sebanyak 20 % sudah menguasai unsur intrinsik dan ekstrinsik novel. Model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) merupakan salah satu model pembelajaran kooperatif yang di dalamnya beberapa kepompok kecil dengan level kemampuan akademik yang berbeda-beda saling bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan pembelajaran. Model ini dianggap bisa memberikan pengaruh kepada gaya belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar. Pada siklus I Hasil nilai akhir siswa pada siklus pertama sebesar 50 % siswa mendapatkan nilai 80, akan tetapi sebanyak 15 siswa atau 50%. siswa sudah mampu menjawab soal-soal materi unsur intinsik dan ekstrinsik Novel lelaki tua dan Laut. dan persentase ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 50% sehingga dapat dikatakan belum tuntas, sedangkan siklus II Hasil tes ulangan II ini siswa kelas XII MIPA 1 mendapatkan hasil ulangan sebanyak 28 siswa mendapatkan nilai 85 dan 2 siswa mendapatkan nilai 70. Dari hasil tersebut dapat dikatakan keberhasilan penggunaan model belajar Student Teams Achievement Division (STAD) pada siklus II sudah mencapai 90 % dan hanya 10 % yang belum tuntas. Sehingga bisa dikatakan pembelajaran dengan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) untuk meningkatkan hasil belajar materi unsur-unsur novel.