cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,602 Documents
Karakteristik Kompos Hasil Fermentasi Campuran Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKS) dan Limbah Cair PKS (LCPKS) Winardi, Rafael Remit; Prasetyo, Healthy Aldriany
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7526

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : 1). Mengetahui perbandingan campuran tandan kosong kelapa sawit (TKS): Limbah Cair PKS (LCPKS) dan EM4 yang tepat dan dapat mempercepat dekomposisi TKS dalam pembuatan kompos, 2). Mengetahui kandungan N,P,K, dan C/N yang dihasilkan dari selama fermentasi pada pembuatan kompos. Penelitian dilaksanakan dengan RAL non factorial dengan factor tunggal campuran TKS: LCPKS dan EM4.Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Data diolah dengan menggunakan statistik dengan uji Analysis of variance (ANOVA) dengan uji lanjut DMRT pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), rasio C/N dan kadar air berpengaruh tidak nyata dan belum sesuai dengan SNI Perlakuan yang terbaik terdapat pada C3.
Pengaruh Usia Dan Pengalaman Kerja Terhadap Prestasi Kerja Panen Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Afdeling III Dan IV Kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV Manurung, Hamzah; Safri, Safri; Manurung, Saroha
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8939

Abstract

Pengukuran prestasi kerja panen kelapa sawit di lapangan perlu dilakukan untuk mengetahui tolak ukur prestasi kerja yang telah dicapai. Faktor penentu prestasi kerja perlu diketahui sebab menentukan bentuk kebijakan yang dapat dilakukan perusahaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengaruh Usia dan Pengalaman Kerja terhadap Prestasi Kerja Panen Kelapa Sawit. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV pada Afdeling III dan IV. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Maret 2023. Penelitian ini menggunakan Metode Deskriptif Kuantitatif yaitu data-data yang terkumpul dalam penelitian ini di uji dengan menggunakan analisis statistik. Penelitian ini terdiri dari sampel karyawan yang berjumlah 30 karyawan panen. Sampel yang diambil dengan menggunakan Teknik quota purposive sampling yaitu peneliti menggunakan pertimbangan sendiri secara sengaja dalam memilih anggota populasi. Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh usia dan pengalaman kerja terhadap prestasi kerja panen kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Afdeling III dan IV Kebun Adolina PT Perkebunan Nusantara IV berpengaruh signifikan pada tahun 2021 dengan nilai Sig 0,019 dan 0,024 pada tahun 2022 dengan nilai Sig 0,023 dan 0,036 dengan korelasi sedang dan korelasi rendah terhadap prestasi kerja panen kelapa sawit
Karakterisasi Simplisia Dan Skrining Fitokimia Herba Suruhan (Peperomia pellucida H.B.&K.) Lestari, Puji; Yusuf, Faisal; Fahdi, Firdaus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.9699

Abstract

Latar belakang: Simplisia adalah bahan alami yang dapat digunakan sebagai obat tradisional, yang dalam praktiknya belum mengalami pengolahan lebih lanjut selain proses pengeringan Salah satu tumbuhan obat yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah herba suruhan (Peperomia pellucida H.B.K.). Simplisia sebagai bahan baku ekstrak harus memenuhi persyaratan yang tercantum dalam monografi buku Materia Medika Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi simplisia dan skrining fitokimia dari simplisia herba suruhan standar mutu dan keamanan dari bahan baku obat tradisional. Hasil: Diperoleh kadar sari yang larut dalam air 18,8%, kadar sari yang larut dalam etanol 12,83%, kadar abu total  3,85 %, kadar abu yang tidak larut dalam asam 1,17 % dan kadar air 6,66 %. Hasil pemeriksaan mikroskopik serbuk simplisia dijumpai adanya rambut penutup, parenkim, berkas pembuluh dengan penebalan spiral, tetes minyak, stomata tipe anomositik, pada tulang daun terdapat berkas pembuluh dan hablur kalsium oksalat berbentuk drusse dan persegi, sel batu dan sel epidermis. Skrining fitokimia terhadap serbuk simplisia menunjukkan adanya senyawa golongan flavonoida, glikosida, tannin dan triterpenoida/steroida bebas. Kesimpulan: Hasil pemeriksaan karakterisasi simplisia herba suruhan (Peperomia pellucida H.B.K.) memenuhi syarat dimana kadar sari yang larut dalam air 18,8%, kadar sari yang larut dalam etanol 12,83%, kadar abu total  3,85 %, kadar abu yang tidak larut dalam asam 1,17% dan kadar air 6,66 %.
Potensi Tanaman Melinjo Sebagai Antibakteri Alami Terhadap Bakteri Patogen Khastini, Rida Oktorida; Purwasi, Reti; Athaya, Ridha Puteri; Widiya, Yayu
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7215

Abstract

 Melinjo (Gnetum gnemon L.)  merupakan salah satu komoditas lokal di Indonesia yang memiliki ragam manfaat pada semua bagian organ tanaman. Kandungan senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, alkaloid, steroid, saponin yang berpotensi sebagai zat antibakteri dapat diisolasi daru bagian daun, kulit biji, dan bijinya melinjo. Penelitian ini bertujuan untuk menkaji dan menganalisis, yang telah ada dalam literatur untuk mendapatkan pemahaman mengenai potensi tanaman melinjo sebagai antibakteri alami. Metode yang digunakan adalah studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional hasil penelusuran internet.  Berdasarkan hasil penelusuran pustaka dapat diketahui bahwa zat antibakteri dari ekstrak daun, biji dan kulit melinjo mampu menghambat aktivitas pertumbuhan bakteri patogen gram negatif yaitu Salmonella typhi, Salmonella enteritidis, Escherichia coli dan Pseudomonas aeruginosa  serta kelompok bakteri gram positif yang terdiri dari Streptococcus mutans, Staphylococcus aureus, Propionibacterium acnes dan Listeria monocytogenes. Aktivitas antibakteri ditunjukkan dengan terbentuknya diameter zona hambat di media pertumbuhan. Perbedaan nilai aktivitas dipengaruhi dari senyawanya, konsentrasi dari ekstraknya, daya difusi dari ekstrak, jenis patogen yang dihambat dan pelarut ekstrak.   
Dampak Penggunaan Gawai Dalam Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini (AUD) Di TK Dharma Wanita Maospati Magetan Naruvita, Sary Rina; Imamah, Imamah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9120

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengumpulkan data melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisisnya menggunakan tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data dengan triangulasi sumber dan triangulasi metode, penyajian data, dan validasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di TK Dharma Wanita Maospati Magetan sudah merasakan dampak dari gawai, tentunya ada sisi positifnya juga. Beberapa anak mempunyai masalah sosial emosional yang terganggu, namun perkembangan kognitifnya disebabkan oleh teknologi. Selain itu, ada anak yang fasih berbahasa Inggris melalui gawai tanpa bantuan orang tuanya, mereka hanya mengamati dan mendengar dari gawainya, selain itu ada juga anak yang sudah mahir menulis dan mengenal huruf dari teknologi melalui bantuan gawai, orang tua mereka atau melalui gawai itu sendiri. Selain itu, ada juga yang terkena dampak negatif seperti insomnia, emosi atau agresi yang tidak terduga, mudah tersinggung, paparan radiasi atau kepekaan. Solusi bagi anak-anak yang sudah bergantung pada gawai adalah: memilih berdasarkan usia, selektif dalam memilih permainan yang menggunakan gawai, mendampingi anak bermain dengan gawai, membatasi jumlah permainan yang boleh dimainkan oleh anak, dan mendorong tindakan positif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kurangnya pengawasan, konsistensi, dan keteladanan orang tua menjadi penyebab anak kecanduan gawai.
Penanda Infeksi Pada Pemeriksaan Darah Rutin Syafina, Ikhfana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9802

Abstract

Penyakit infeksi adalah gangguan yang disebabkan oleh organisme, biasanya dalam ukuran mikroskopis, seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit yang ditularkan, langsung atau tidak langsung, dari satu orang ke orang lain. Manusia juga dapat terinfeksi setelah terpapar dengan hewan yang terinfeksi yang memiliki organisme patogen yang mampu menginfeksi manusia. Tubuh manusia selalu terpapar terhadap bakteri, virus, parasit dan jamur. Dimana banyak dari agen infeksius ini dapat menimbulkan gangguan fungsi fisiologis dan penyakit. Pemeriksaan darah merupakan pemeriksaan laboratorium yang cepat, simpel dan efektif dalam menilai respon terhadap infeksi. Pemeriksaan darah terdiri dari leukosit, eritrosit, hemoglobin, hematokrit, indeks eritrosit dan trombosit dimana pemeriksaan leukosit ditambah leukosit diferensial. Parameter laboratorium reaktan fase akut yang lazim diperiksa, yaitu laju endap darah (LED), C-Reactive Protein (CRP), dan procalcitonin (PCT).
Penetapan Kadar Total Flavonoid Dan Tanin Ekstrak Etanol Umbi Sarang Semut (Myrmecodia pendens Merr. & L.M. Perry) Dengan Spektrofotometri UV-Vis Harahap, Nina Irmayanti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.9245

Abstract

Sarang semut (Myrmecodia pendens Merr.& L.M.Perry) banyak dijumpai dipulau Nias provinsi Sumatera utara dan merupakan tumbuhan yang sudah dikenal dan banyak dimanfaatkan secara turun-temurun oleh masyarakat. Tanaman sarang semut bersifat epifit dimana tumbuh dengan cara menempel pada tumbuhan lain sebagai tempat hidupnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total flavonoid dan tanin tanaman ekstrak etanol umbi sarang semut (EEUSS) dengan metode analisis kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif dengan menggunakan uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT) yang menggunakan fase diam Silika GF254 dan fase gerak metanol:kloroform (1:9) pada flavonoid dan uji reagen Folin Ciocalteu pada tanin. Analisis kuantitafif dengan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 430 nm, bahan baku kuersetin untuk flavonoid dan 546 nm dan bahan baku asam galat untuk tanin. Metode pada penelitian ini adalah eksperimental meliputi pengumpulan dan penyiapan bahan tumbuhan, karakterisasi simplisia, skrining fitokimia, uji kualitatif dan penetapan kadar total flavonoid dan tanin. Hasil Skrining fitokimia dan uji kualitatif diperoleh bahwa EEUSS mengandung flavonoid, tanin dan saponin, jenis senyawa flavonoid jenis flavonol yang ditandai dengan warna kuning kepucatan pada uji KLT dan jenis senyawa tanin merupakan jenis tanin terkondesasi yang ditandai dengan warna hijau kehitaman dengan menggunakan pereaksi FeCl3. Hasil analisis kadar total senyawa flavonoid dan tanin dalam ekstrak etanol umbi sarang semut (Myrmecodia Pendens Merr.& L.M.Perry) ditentukan menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dengan total flavonoid yaitu 47,251 QE/g atau 4,725% dan total tanin 31,385 GAE/g atau 3,1385%.
Penerapan Model SSCS Berpendekatan ESD (Education Sustainable Development) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Materi Pencemaran Lingkungan Di SMP Afwa, Siti Rahmi; Suryawati, Evi; Yennita, Yennita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empiris dengan mengimplementasikan model pembelajaran SSCS berpendekatan ESD agar dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik SMP. Penelitian ini menggunakan model kuasi eksperimen dilaksanakan di SMPN 1 Koto Gasib, Kabupaten Siak. Populasi pada penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII berjumlah 119 siswa. Kelas eksperimen diberikan treatment model pembelajaran SSCS berpendekatan ESD dan kelas kontrol dengan pendekatan saintifik. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal berpikir kritis Watson-Glaser indikatornya meliputi: Penarikan Kesimpulan, Asumsi, Deduksi, Menafsirkan Informasi, Menganalisis Argumen.  Dari penelitian diperoleh kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen 79,5 yang berada pada kategori kritis dan kelas kontrol 65 pada kategori cukup kritis. Pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran SSCS berpendekatan ESD merupakan pembelajaran dengan pendekatan pemecahan masalah untuk dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Kemampuan berpikir kritis diharapkan dapat membantu peserta didik untuk menyelesaikan masalah yang nyata melalui pembuatan produk dengan memperhatikan dampak lingkungan yang berkelanjutan melalui pendekatan ESD
STIMULASI KEAKSARAAN AWAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA LOOSE PARTS Maghfiroh, Shofia; Suryana, Dadan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i1.8409

Abstract

Based on several problems found in relevant sources regarding children's early literacy which is still in the category of starting to develop or not in accordance with the stages of reaching their developmental age. As for the early literacy of children found, children are less able to recognize vowel letter symbols, especially consonant letter symbols, children look confused when asked to connect pictures with words, not all children are able to make various forms of scribbles that have meaning, then when they trace the letters they are still upside down. , the results in bolding the letters are less neat, and when doing activities to imitate and write letters, they are still low. This research explains how to stimulate early literacy in children aged 5-6 years through loose parts media. The method used in this research is literature study. The conclusion of this research is that loose parts media can provide positive stimulation to the early literacy of children aged 5-6 years. Research results and other relevant references also found that the use of loose parts media can improve early childhood literacy.
Kajian Perbandingan Rotasi Panen Di Kebun Kelapa Sawit 6/7 Dan 8/10 Terhadap Produktivitas Di Kebun Bandar Kalipa PTPN II Lubis, Abidarba; Effendi, Zulham; Febrianto, Eka Bobby
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7698

Abstract

Rotasi panen adalah putaran panen antara panen terakhir dengan panen selanjutnya di tempat yang sama. Rotasi panen 6/7 berarti dalam interval 7 hari ada 6 hari panen dan rotasi 8/10 berarti dalam interval 10 hari ada 8 hari panen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan rotasi panen 6/7 dan 8/10 terhadap produksi, prestasi pemanen, komposisi berondolan, serta premi pemanen dan premi berondolan. Rancangan penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif yaitu dengan pengumpulan data primer dan sekunder di lokasi kebun. rotasi panen akan mengalami perbedaan produksi antara rotasi 6/7 dan 8/10 sedangkan untuk komposisi berondolan akan berpengaruh terhadap perbedaan rotasi panen. persentase produksi dan presentase komposisi berondolan tertinggi berada pada rotasi 6/7 sedangkan untuk total produksi dan komposisi berondolan tertinggi berada pada rotasi 8/10.