cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,710 Documents
Pengembangan Microlearning Pada Materi Inovasi Teknologi Biologi Tingkat SMA/MA Ezim, M Abdul; Fitriani, Vivi; Susanti, Diana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.13269

Abstract

Adanya pembelajaran berbasis Microlearning akan lebih merealisasikan mengenai kebebasan anak dalam belajar. Tujuan dari kajian ilmiah ini adalah menghasilkan media pembelajaran microlearning pada materi Inovasi Teknologi Biologi tingkat SMA/MA yang valid. Penelitian ini mengadopsi model pengembangan yang telah dimodifikasi dari model 4D. Tahapan dalam proses pengembangan terdiri dari empat fase, yaitu Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), dan Dissemination (Penyebarluasan). Tetapi pada peneletian ini hanya di batasi sampai pada tahap Develop, yang mencakup uji validitas. Uji validitas dengan melibatkan dua orang dosen sebagai validator melalui pengisian angket. Setelah itu, data di analisis menggunakan metode perhitungan persentase. Hasil uji validitas, dinyatakan bahwa media pembelajaran microlearning sangat valid dengan perolehan sebesar 87,3%. Dengan demikian, produk tersebut dinilai memenuhi syarat untuk digunakan dalam proses pembelajaran
PROBLEM-BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN FIQIH: STUDI KUALITATIF DI MADRASAH ALIYAH Ita Yuli Indriani; Mohammad Rofi'ullah Ash-Shidiq; Malik Hidayatullah; Indah Vajarwati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13272

Abstract

Pembelajaran Fiqih memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman hukum Islam, kemampuan berpikir kritis, serta karakter religius peserta didik. Namun, praktik pembelajaran Fiqih di madrasah masih sering bersifat konvensional dan berorientasi pada hafalan, sehingga kurang mampu mengaitkan konsep dengan realitas kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi pembelajaran dalam pendidikan Fiqih serta kontribusinya terhadap pembentukan kemampuan berpikir kritis dan penguatan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Qodiri 1 Jember. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dalam pembelajaran Fiqih mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan partisipatif. PBL berkontribusi signifikan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui kegiatan analisis masalah, diskusi, dan pemecahan kasus Fiqih berbasis kehidupan nyata. Selain itu, PBL juga berperan dalam penguatan karakter religius siswa, seperti tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan toleransi. Dengan demikian, Problem-Based Learning dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran alternatif yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqih di madrasah. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menekankan hasil belajar, studi ini menyoroti mekanisme pedagogis PBL dalam membentuk berpikir kritis dan karakter religius secara simultan melalui pendekatan kualitatif
Program Trauma Healing Dan Pemulihan Psikososial Berbasis Komunitas Oleh Mahasiswa Di Wilayah Deli Serdang Sularmi Sulasmi; Rentawati Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13275

Abstract

Selain bencana alam, Deli Serdang merupakan wilayah dengan dinamika sosial yang tinggi terkait isu agraria dan pemukiman padat penduduk. Konflik lahan yang kerap terjadi di beberapa titik strategis menciptakan suasana ketegangan sosial dan ketidakpastian hidup bagi warga. Kondisi "stres kronis" akibat ketidakpastian tempat tinggal ini memperparah kerentanan psikologis masyarakat. Diperlukan sebuah pendekatan pemulihan yang tidak hanya menyasar individu, tetapi juga memperbaiki kohesi sosial yang sempat renggang akibat konflik maupun tekanan hidup di pengungsian. Kesenjangan Tenaga Profesional Kesehatan Mental. Terdapat kesenjangan yang lebar antara jumlah penduduk yang membutuhkan layanan psikologis dengan jumlah tenaga profesional (psikolog/psikiater) yang tersedia di puskesmas-puskesmas wilayah Deli Serdang. Akses menuju layanan kesehatan mental di pusat kota (Lubuk Pakam atau Medan) seringkali terkendala oleh jarak dan biaya bagi warga desa. Hal ini menuntut adanya solusi alternatif berupa "pertolongan pertama psikologis" berbasis komunitas yang dapat dilakukan oleh pihak luar yang terdidik, yaitu mahasiswa. Urgensi Peran Mahasiswa sebagai Akselerator Pemulihan Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara akademisi dan masyarakat. Melalui pendekatan yang lebih cair dan tidak kaku, mahasiswa dapat masuk ke dalam struktur komunitas, membangun kepercayaan (trust), dan memberikan pendampingan psikososial dengan metode yang menyenangkan (seperti bermain dan bercerita). Program "Trauma Healing dan Pemulihan Psikososial Berbasis Komunitas" ini hadir untuk memberdayakan potensi lokal, mengubah penyintas dari objek bantuan menjadi subjek yang tangguh (resilient), serta memastikan bahwa tidak ada warga Deli Serdang yang berjuang sendirian dalam memulihkan kesehatan mentalnya pasca-krisis di tahun 2026.
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Kahoot Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Pada Materi Sistem Pernapasan Pada Manusia Di SMP Negeri 16 Kupang Doren, Mikhaela Fransiska; Nau, Getrudis Wilhelmina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12428

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan media Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi pokok Sistem Pernapasan Pada Manusia di SMP Negeri 16 Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan Pra Eksperimen (Pre-Experimental Design). Desain penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII, dengan sampel kelas VIII F sebagai kelas eksperimen menggunakan model Discovery Learning. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen yang menerapkan model Discovery Learning berbantuan media Kahoot rata-rata nilai pretest 33,57 dan posttest 83,21, N-Gain 0,744 termasuk kategori tinggi. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbantuan media Kahoot berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi Sistem Pernapasan Pada Manusia di SMP Negeri 16 Kupang.
Pengaruh Kondisi Fisik dan Kimia Air dengan Jumlah Larva Nyamuk pada Tempat Penampungan Air Dwi Handayani; Yolanda Delia Putri; Dalilah Dalilah; Susilawati Susilawati; Gita Dwi Prasasty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12613

Abstract

Nyamuk merupakan vektor berbagai penyakit menular seperti demam berdarah dengue, malaria, dan filariasis. Perkembangbiakan nyamuk sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan terutama faktor fisik dan kimia air pada Tempat Penampungan Air (TPA) yang berpotensi menjadi habitat larva. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kondisi fisik dan kimia air dengan jumlah larva nyamuk di kawasan salah satu taman wisata Kota Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian mencakup seluruh TPA alami maupun buatan yang ditemukan di area dalam dan luar ruangan serta larva yang ditemukan didalamnya. Parameter fisik dan kimia air yang diukur meliputi suhu, pH, salinitas, dan total dissolved solids (TDS). Identifikasi larva dilakukan secara mikroskopis untuk menentukan genus nyamuk. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan Spearman. Penelitian ini menemukan 7 TPA, terdiri atas 4 TPA dalam ruangan (57,14%) dan 3 TPA luar ruangan (42,86%). Hanya dua kolam yang positif terdapat larva dengan total 13 ekor, seluruhnya termasuk genus Culex. Rata-rata suhu air 30,29℃, pH 7,9, salinitas 0,11‰, dan TDS 57,14 ppm. Nilai korelasi menunjukkan bahwa pH (r=0,858; p=0,014) dan salinitas (r=0,764; p=0,046) berhubungan signifikan dengan jumlah larva nyamuk, sedangkan suhu (p=0,113) dan TDS (p=0,740) tidak signifikan. Indeks larva menunjukkan ABJ 100%, HI 0%, dan CI 0%, menandakan area penelitian bebas jentik Aedes sp. Secara umum, lingkungan penelitian tergolong bebas jentik Aedes dan memiliki kepadatan larva yang rendah.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis Gamefikasi Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII Pada Materi Sistem Pernapasan Pada Manusia Di SMP Negeri 16 Kupang Nau, Maria Elisa; Nau, Getrudis Wilhelmina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis gamefikasi terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII pada materi sistem pernapasan pada manusia di SMP Negeri 16 Kupang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian adalah kelas VIII A yang berjumlah 25 peserta didik pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model PBL berbasis gamifikasi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 37 meningkat menjadi 84,2 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi) dan tingkat ketuntasan klasikal mencapai 92%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning berbasis gamifikasi melalui kegiatan teka-teki silang efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi sistem pernapasan pada manusia.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINDAKAN PENCEGAHAN PENULARAN TB PARU DI POLI RUMAH SAKIT KHUSUS PARU MEDAN Winda Liana Purba; Murni Sari D Simanullang; Ance Mei Siallagan
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13316

Abstract

Latar Belakang : Tuberkulosis paru menjadi penyebab kematian nomor satu diantara penyakit infeksi dan menduduki tempat ketiga sebagai penyebab kematian pada semua umur setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit penyakit infeksi saluran napas akut. Pada tahun 2020 sebanyak 10,1 juta orang telah terinfeksi tuberculosis di seluruh dunia dan meningkat sebesar 4,5% menjadi 10,6 juta orang pada tahun 2021. Tuberkulosis paru memiliki sifat penularan yang sangat mudah, sehingga dirasa perlu dilakukan pencegahan penularannya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tindakan pencegahan penularan TB Paru di Poli Rumah Sakit Khusus Paru Medan. Metode : Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 54 responden. Hasil : Hasil penelitian pengetahuan pasien tentang penyakit TB Paru dan pencegahan penularan TB Paru di Rumah Sakit Khusus Paru Medan mayoritas berpengetahuan baik sebanyak 51 responden (94,4 %) Kesimpulan :Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan tindakan pencegahan penularan TB Paru di Rumah Sakit Khusus Paru Medan dengan p value = 0,012.
Pengaruh Biji Alpukat Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Friska Ginting; Samfriati Sinurat; Grace Telaumbanua
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13306

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus tipe 2 (DMT2) merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan memberikan intervensi rebusan ekstrak biji alpukat mampu mengurangi komplikasi lebih lanjut, menurunkankan angka kejadian dan kematian DMT2. Metode Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh biji alpukat terhadap kadar gula darah. Desain penelitian ini adalah pra post test, pendekatan one group pre post test design. Teknik pengambilan sampel purposive sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 10 responden. Instrument yang digunakan adalah SOP.Hasil : Hasil penelitian diperoleh mean kadar gula darah sebelum dilakukan intervensi adalah 222.70 mg/dl, setelah dilakukan intervensi mean kadar gula darah 150.10 mg/dl. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan nilai p=0,005 (
Karakteristik Resiko Luka Tekan Menggunakan Skala Braden Pada Pasien Di Rumah Sakit Sant Elisabeth Medan Angel Rajagukguk; Friska Sembiring; Rotua E Pakpahan; Lilis S Tumanggor
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13311

Abstract

Latar Belakang: Luka tekan terjadi akibat cedera pada jaringan lunak yang muncul karena tekanan atau gesekan yang terus-menerus diarea tubuh dengan tonjolan tulang. Cedera disebabkan oleh gangguan aliran darah ke jaringan, yang dikenal sebagai iskemia, akibat adanya tekanan yang berlangsung dalam waktu lama. Pasien dengan lama tirah baring akan berisiko mengalami kerusakan pada kulit akibat tekanan yang berkelanjutan, atau kurangnya pergerakan. Kondisi ini dapat menyebabkan munculnya luka tekan. Jika tidak ditangani dengan tepat, luka tekan dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius, seperti kerusakan jaringan kulit, peradangan jaringan lunak (selulitis), gangren, hingga sepsis yang bisa berakibat kematian. Prevalensi penderita luka tekan pada pasien tirah baring lama masih tinggi di dunia berkisar 1-56%. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pasien dengan resiko luka tekan. Metode: Jenis penelitan ini bersifat deskriptif yang dilaksanakan di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Sampel adalah pasien bedrest sebanyak 32 orang, diperoleh dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa karakteristik luka tekan menggunakan braden scale bahwa persepsi sensori ditemukan dengan resiko tinggi sebanyak 46.9%, kelembaban ditemukan lebih banyak dengan risiko ringan 68.8%, aktivitas dengan mayoritas denga risiko berat sebanyak 100.0%, mobilitas dengan risiko tinggi sebanyak 68.8%, untuk nutrisi mayoritas dengan risiko sedang sebanyak 90.6%, serta gesekan dan pergeseran dengan risiko tinggi sebanyak 62.5%. Kesimpulan: Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa resiko luka tekan di Rumah Sakit Elisabeth Medan Tahun 2024 dalam kategori resiko tinggi. Adapun tindakan pencegahan yaitu diberikan perubahan posisi miring kanan dan miring kiri selama 2 jam sekali
Pengaruh Model Inquiri Terbimbing Berbasis Lingkungan Sekolah Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII Pada Materi Klasifikasi Makluk Hidup Di SMP Negeri 16 Kupang Aran, Yuliana Tupa; Nau, Getrudis Wilhelmina
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Inkuiri Terbimbing berbasis lingkungan sekolah terhadap hasil belajar peserta didik kelas VII pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup di SMP Negeri 16 Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimen melalui desain One Group Pretest–Posttest. Sebelum perlakuan diberikan, peserta didik mengikuti pretest untuk mengukur kemampuan awal, kemudian dilaksanakan pembelajaran menggunakan model Inkuiri Terbimbing yang memanfaatkan objek-objek nyata di lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Setelah pembelajaran berakhir, peserta didik diberikan posttest untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan skor pretest ke posttest serta nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,75 yang termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model Inkuiri Terbimbing berbasis lingkungan sekolah efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Dengan demikian, model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan pemahaman konsep secara lebih mendalam..