cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,669 Documents
Determinants Of Social Media Addiction Among Indonesian Students Samsidar, Samsidar; Sari, Anggi Maulida; Kawati, Salma Merda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13161

Abstract

Latar belakang: Kecanduan media sosial adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, ditandai dengan gejala klinis seperti keasyikan, lebih sering menggunakan media sosial, mengabaikan dampak fisik dan psikologis, perilaku yang berlebihan yang menghabiskan waktu 5-6 jam dalam satu hari untuk bermain media sosial dan lebih nyaman berkomunikasi melalui media social ketimbang dunia nyata. Hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial yaitu: Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self- control (kontrol diri).Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Desain Cross Sectional, jumlah sampel penelitian 80 orang mahasiswa dengan pengambilan total sampling tingkat 1A dan 1B. Hasil: Uji Chi Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan fear of missing out (FOMO) (p=0,002), kesepian (p=0,003) dan self-control (kontrol diri) (p=0,000) dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIKes Medika Seramoe Barat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji korelasi chi- square di peroleh nilah Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri) dengan nilai p-value 0,05 maka dinyatakan ada hubungan (Ha diterima). Artinya ada pengaruh faktor Fear of missing out (FOMO), kesepian dan self-control (kontrol diri).dengan kecanduan media sosial mahasiswa STIkes Medika Seramoe Barat. Saran: Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan bahan penelitian lebih lanjut sebagai dasar untuk lebih menetapkan dan memberikan informasi tentang pentingnya mengetahui faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial untuk mencegah kecanduan media sosial pada remaja, khususnya mahasiswa untuk lebih bijak dan positif dalam penggunaan media sosia
Pengaruh Edukasi Terhadap Pengetahuan Tentang Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular Pada Usia Produktif Di Desa Percut Sei Tuan Handayani, Dewi Yanti; Harahap, Erlinda Sari Wahyuni
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.13168

Abstract

Penyakit Tidak Menular merupakan penyakit kronis yang merupakan hasil gabungan faktor genetik, fisiologis, lingkungan dan perilaku. Jenis utama Penyakit Tidak Menular adalah hipertensi, Diabetes Melitus, asam urat, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik. Penyakit Tidak Menular merupakan penyebab kematian tertinggi di dunia. Faktor risiko Penyakit Tidak Menular meliputi kebiasaan merokok, paparan asap rokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, konsumsi minuman beralkohol, dan riwayat keluarga. Untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap pengetahuan tentang faktor risiko Penyakit Tidak Menular pada usia produktif di Desa Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen, dengan rancangan pretest-posttest control group design dan memiliki sampel sebanyak 32 orang. Analisis data bivariat dilakukan dengan Paired T Test. Responden laki-laki terbanyak yaitu 18 orang (56,3%), responden terbanyak berusia 45 tahun yaitu 20 orang (62,5%) dan riwayat pendidikan terakhir SMA yaitu 16 orang (50,0%). Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi (nilai p = 0,000) sedangkan pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan (nilai p = 0,942). Terdapat pengaruh edukasi terhadap pengetahuan tentang faktor risiko Penyakit Tidak Menular dan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan antara kelompok kontrol dengan kelompok intervensi pada usia produktif di Desa Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang
Variasi Morfologi Fejervarya cancrivora Gravenhorst, 1892 (Anura: Dicroglossidae) di Sumatra Barat Huda, Nadyatul Khaira; Tjong, Djong Hon; Roesma, Dewi Imelda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9687

Abstract

Bukit Barisan sebagai barrier ekologi yang dapat membatasi migrasi dan aliran gen khususnya amfibi. Penelitian ini bertujuan untuk melacak variasi morfologi Fejervarya cancrivora di Sumatra Barat berdasarkan morfometrik. Total 120 individu F. cancrivora dari enam populasi meliputi Padang, Pariaman dan Pesisir Selatan sebagai bagian barat Bukit Barisan. Pasaman, Limapuluh Kota dan Sijunjung sebagai bagian timur Bukit Barisan. Hasil analisis data morfometrik didapatkan 13 karakter yang bervariasi pada individu-individu jantan yaitu SL, EN, TEL, MN, HAL, FAL, HLL, THIGHL, TL, FOL, TFOL, 3FL and 1FL.dan 16 karakter bervariasi pada individu-individu betina yaitu SVL, HL, MSL, NS, SL, TEL, MN, MFE, IN, IOD, FAL, THIGHL, FOL, 4TL, IMTL and 1 TL. Berdasarkan hasil analisis PCA menunjukkan keenam plot saling tumpang tindih. Dapat disimpulkan bahwa meskipun terdapat karakter yang bervariasi, tidak ada perbedaan secara signifikan yang memisahkan satu populasi dengan populasi lainnya..
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Script Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Huruna Halawa, Cindi Puspita; Telaumbanua, Desman; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Yaredi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13162

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA dan pelaksanaan kegiatan proses pembelajaran masih berpusat kepada guru. Tujuan penelitian: (1) Mengetahui proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script.  (2) Mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Cooperative Script dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPA. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Huruna. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII dengan jumlah 26 orang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Observasi, dan (4) Refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu: (1) Lembar observasi kegiatan pembelajaran (responden guru), (2) Lembar observasi peserta didik yang terlibat aktif, (3) Tes hasil belajar. Hasil penelitian: (1) Proses pelaksanaan kegiatan pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus I yaitu 59,22% dengan kriteria kurang dan rata-rata hasil rekapitulasi refleksi Siklus II yaitu 86,42% dengan kriteria baik, (2) Hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Script di SMP Negeri 1 Huruna diperoleh nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus I yaitu 59,81 dengan kriteria kurang dan nilai rata-rata hasil belajar pada Siklus II yaitu 82,69 dengan kriteria baik
PERAN APLIKASI EDUCANDY DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS II MIS FAJAR SHIDDIQ DENGAN MATERI ALAT UKUR BAKU DAN TIDAK BAKU Rapika, Fina; Kumalasari, Tesi
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13222

Abstract

Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aplikasi Educandy membantu siswa matematika tahun kedua di MIS Fajar Shiddiq meningkatkan prestasi mereka dalam mata pelajaran tersebut. (2) untuk menilai seberapa baik aplikasi Educandy bekerja untuk instruksi aritmatika. (3) untuk mengidentifikasi tingkat peningkatan pemahaman siswa tahun kedua MIS Fajar Shiddiq tentang Alat Ukur Baku dan Tidak Baku melalui penggunaan aplikasi Educandy. Dengan menggunakan Nonequivalent Control Group Design, penelitian kuantitatif ini menggunakan Strategi Penelitian Quasi-Experimental. 1) Variabel bebas, atau variabel yang tidak saling bergantung, dalam penelitian ini meliputi penggunaan aplikasi Educandy terhadap prestasi matematika (variabel X). 2) variabel saling bergantung, dalam hal ini, siswa itu sendiri dan penilaian hasil belajar yang mereka ikuti untuk mengukur kemajuan mereka dalam matematika (variabel Y) Penelitian ini dilakukan di MIS Fajar Shiddiq di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, dengan alamat sebagai berikut: Jln. Marelan III Pasar III Barat Lk.14 Kec. Medan Marelan, Kelurahan Rengas Pulau, Kota Medan. Sebanyak 309 siswa tahun ajaran 2024–2025 di MIS Fajar Shiddiq menjadi sampel populasi. Besar sampel penelitian ini adalah dua puluh satu siswa yang dibagi rata antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dalam penelitian ini, evaluasi hasil belajar, angket, dan observasi digunakan untuk mengumpulkan data. Penelitian tentang efektivitas aplikasi Educandy dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa kelas 2 dengan menggunakan metrik konvensional dan non-tradisional menghasilkan simpulan sebagai berikut: (1) Perangkat lunak tersebut memang meningkatkan pemahaman matematika anak. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata skor post-test kelompok eksperimen meningkat sebesar 24,76 poin, sedangkan skor kelompok kontrol meningkat sebesar 16,43 poin. (2) Kedua kelompok, eksperimen dan kontrol, sangat berbeda satu sama lain. Perbedaan hasil belajar yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok ditunjukkan dengan Sig. Nilai (2-tailed) = 0,004 0,05.
Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Video Animasi Terhadap Kemampuan HOTS Siswa Pada Materi Sistem Gerak pada Manusia Di SMP Negeri 12 Medan Purba, Rohni Duani; Purba, Jamalum
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13213

Abstract

Rohni Duani Purba, NIM 4202351001 (2025), Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Video Animasi Terhadap Kemampuan HOTS Siswa Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia di SMP Negeri 12 Medan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Problem Based Lerning Dengan Video Animasi terhadap Kemapuan HOST Siswa Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia Di Kelas VIII SMP Negeri 12 Medan. Desain yang digunakan berupa pretest- posstest control group desain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 12 Medan yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah 312 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling, dimana kelas VIII-8 dijadikan sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model problem based learning, sedangkan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol yang menerapkan model ekspositori, dengan jumlah 60 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan HOTS sebanyak 20 soal pilihan berganda. Uji hipotesis dilakukan dengan taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model problem based learning terhadap kemampuan hots siswa. Hal ini dibuktikan melalui rata-rata pos-test kelas eksperimen 84,50 dan rata-rata pos-test kelas kontrol 67,50. Nilai N-gain yang diperoleh sebesar 0,70 berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model problem based learning dengan video animasi dapat meningkatkan kemampuan hots siswa pada materi sistem gerak pada manusia di kelas VIII SMP Negeri 12 Medan. Kata Kunci: Model PBL, Video Animasi,Kemampun HOTS, Sistem Gerak Pada Manusia
Peran Vital Kepemimpinan Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) Dalam Mempertahankan Jati Diri Silima Suak Ujung, Siti Nuraisah A; Amanda, Putri; Harahap, Fauziyah; Hasairin, Ashar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13232

Abstract

Penelitian ini mengulas peran krusial kepemimpinan Himpunan Masyarakat Pakpak (HIMPAK) dalam mempertahankan dan memperkuat jati diri Silima Suak sebagai fondasi identitas Suku Pakpak. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan Ketua Harian sebagai sumber primer, serta studi dokumentasi sebagai sumber sekunder. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mendalam tentang peran dan filosofi kepemimpinan HIMPAK dalam konteks budaya Suku Pakpak. HIMPAK memposisikan diri sebagai “rumah bersama” yang secara efektif menjembatani tradisi dan modernitas. Temuan utama menunjukkan bahwa kepemimpinan HIMPAK menerapkan prinsip inklusif dengan memastikan adanya keterwakilan yang adil dari seluruh Silima Suak dalam struktur kepengurusan. Pengambilan keputusan organisasi dijiwai oleh filosofi luhur, yang menuntun pada musyawarah mufakat. Fokus program HIMPAK tidak hanya pada pelestarian seni, budaya, dan adat, tetapi juga pada kaderisasi pemuda untuk kelanjutan tradisi, serta perhatian pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat (melalui IKM dan Koperasi)
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Canva Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Mas Qur’an Kabupaten Asahan Pada Materi Ekosistem Br Hombing, Dinda Anisah; Manalu, Kartika
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva terhadap hasil belajar biologi siswa MAS Qur’an Kisaran Kabupaten Asahan pada materi ekosistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji gain ternormalisasi, uji prasyarat analisis (uji normalitas dan homogenitas), serta uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah penggunaan media pembelajaran Canva dengan nilai N-Gain sebesar 0,58 pada kategori sedang. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Canva berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar biologi siswa pada materi ekosistem
Faktor-Faktor Penurunan Populasi Ternak Kerbau Di Kabupaten Padang Lawas Hasibuan, Agus Salim; Pulungan, Sutan; Harahap, Angelia Utari
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13210

Abstract

Kabupaten Padang Lawas merupakan salah satu sentra ternak kerbau di Provinsi Sumatera Utara, namun dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan populasi yang cukup signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab penurunan populasi ternak kerbau di Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2025 dengan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara kepada peternak, meliputi karakteristik peternak, sistem pemeliharaan, dinamika populasi ternak, kejadian penyakit, kualitas pakan, tingkat reproduksi, program vaksinasi, dan alih fungsi lahan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024, dengan jumlah populasi sebesar 2.439 ekor dan tingkat produktivitas ternak mencapai 90.198 kg. Penurunan populasi dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain serangan penyakit mulut dan kuku sebesar 54,15% dan penyakit ngorok (Septicaemia Epizootica) sebesar 45,85%, rendahnya tingkat reproduksi ternak sebesar 85%, tingginya mortalitas sebesar 44%, keterbatasan program vaksinasi sebesar 70%, serta rendahnya kualitas pakan yang hanya mengandalkan rumput lapangan tanpa suplementasi konsentrat. Selain itu, sebanyak 70% responden menyatakan bahwa alih fungsi lahan turut berkontribusi terhadap penurunan populasi ternak kerbau. Kesimpulan bahwa penurunan populasi ternak kerbau di Kabupaten Padang Lawas dipengaruhi oleh faktor kesehatan ternak, manajemen pemeliharaan, kualitas pakan, dan perubahan penggunaan lahan. Upaya perbaikan manajemen kesehatan, peningkatan kualitas pakan, dan penguatan program vaksinasi diperlukan untuk mendukung keberlanjutan usaha peternakan kerbau
Identifikasi Jamur Rizosfer Tomat (Solanum lycopersicum L.) di Desa Buahan dan Pinggan, Kecamatan Kintamani Isnawati, Ida; Julyasih, Srie Marhaeni; Yuliastuti, Yuliastuti
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.12923

Abstract

The importance of the agricultural sector, especially tomato cultivation in the Kintamani region related to plant health and crop productivity. The decline in tomato production is suspected to be related to fungal pathogen attacks in the rhizosphere that affect plant health. The objective of this study was to identify the types of rhizosphere fungi present in two tomato plantation locations and to determine the relationship between the types of fungi and agricultural practices in each location. The research method was descriptive exploratory with systematic soil sampling at two different locations, followed by isolation and identification in the laboratory. The results showed that there were three genera of rhizosphere fungi at each research location identified in Buahan Village, including the genera Aspergillus, Penicillium, and Trichoderma, while in Pinggan Village, the genera Aspergillus, Penicillium, and Fusarium were found. In general, Penicillium was the most dominant genus at both research locations. While Pinggan Village was dominated by Fusarium, a pathogen that is harmful to plants, and the absence of Trichoderma. This difference is closely related to differences in agriculture practices such as fertilizer application and the use of chemical pesticides. The conclusion states that the pattern of rhizosphere fungal dominance is greatly influenced by soil management systems, which have an impact on rhizosphere health and tomato productivity. These findings provide an important scientific basis for the development of more environmentally friendly and sustainable tomato farm management strategies.