cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 1,710 Documents
Infeksi Soil-Transmitted Helminth (STH) : Dinamika Penularan, Patogenesis dan Faktor Risiko Winda Wahyu Setya Rahmah; Dwi Handayani; Susilawati Susilawati; Dalilah Dalilah; Gita Dwi Prasasty
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13743

Abstract

Infeksi Soil-Transmitted Helminth (STH) merupakan salah satu infeksi yang masih banyak ditemukan baik di wilayah tropis maupun subtropis, terutama di wilayah dengan kondisi higiene dan sanitasi yang buruk sehingga mendorong perkembangan cacing. Kelompok cacing ini yaitu Ascaris lumbricoides, Tricuris trichiura, Ancylostoma duodenale dan Necator americanus yang ditularkan melalui kontak dengan tanah yang mengandung stadium infektif cacing tersebut yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan mulai dari anemia, gangguan pertumbuhan dan gangguan organ tubuh. Studi ini bertujuan untuk mengkaji dinamika penularan, patogenesis dan faktor risiko infeksi STH dari tinjauan literatur ilmiah yang dipublikasikan sepuluh tahun terakhir. Metode penelitian ini menggunakan PRISMA dengan basis data meliputi PubMed, ScienceDirect, dan Cochrane. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika penularan STH melalui rute fekal-oral dari telur infektif cacing dan penetrasi kulit larva infekstif cacing tambang, yang didukung dengan kondisi lingkungan dan perilaku host. Patogenesis infeksi STH erat kaitannya dengan paparan atau intensitas infeksi dan respon imun host yang berimplikasi pada gangguan maupun kerusakan jaringan tubuh. Praktik higiene dan sanitasi, akses air bersih, kondisi toilet, sistem pembungan limbah feses dan aspek sosio-ekonomi serta kondisi lingkungan berpengaruh pada faktor risiko infeksi STH. Pemahaman dari ketiga aspek tersebut penting dan menjadi dasar dalam strategi peengendalian dan eliminasi infeksi STH yang lebih efektif.
Using Video-based Learning Media To Develop Pragmatgic Competence In Efl Intensive Writing Classroom Roikestina Silaban; Dian Arisetya; Zulmawati Zulmawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran berbasis video dalam mengembangkan kompetensi pragmatik mahasiswa pada kelas intensive writing EFL (English as a Foreign Language). Kompetensi pragmatik merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran bahasa karena mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai struktur bahasa, tetapi juga mampu menggunakan bahasa secara tepat sesuai konteks sosial dan budaya. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan melibatkan 40 mahasiswa semester empat Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan pembelajaran menggunakan video autentik berupa film pendek, vlog edukasi, dan video percakapan, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode pembelajaran konvensional berbasis teks. Data dikumpulkan melalui tes menulis, observasi kelas, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang belajar menggunakan media video mengalami peningkatan signifikan dalam kesadaran pragmatik, penggunaan bahasa kontekstual, dan kemampuan menulis komunikatif dibandingkan mahasiswa yang belajar menggunakan metode konvensional. Selain itu, mahasiswa memberikan respons positif terhadap penggunaan media video karena membantu mereka memahami penggunaan bahasa secara autentik dan meningkatkan motivasi belajar. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis video efektif dalam meningkatkan kompetensi pragmatik pada kelas intensive writing EFL
Formulation and Evaluation of Micellar Water Containing Green Tea Leaf Extract (Camellia sinensis L.) Savitri Cantika; Tri Danang Kurniawan; Dwi Kurnia Putri; Dwi Dominica; Suci Rahmawati
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13651

Abstract

The use of natural ingredients in the cosmetics sector is currently growing, this study aims to formulate micellar water products from green tea leaf extract (Camellia sinensis L.). Green tea leaves are known to contain various active compounds such as flavonoids, saponins, alkaloids, and tannins that have antioxidant, anti-inflammatory, and antimicrobial properties, so they have potential in the formulation of micellar water products. Micellar water products have two surfactant parts that act hydrophilic which attracts water and hydrophobic parts that attract oil, so they can clean the face without needing to be rinsed which is able to remove dirt particles on the face. The extraction method used is maceration with 96% ethanol solvent and in the formulation of extract concentration variations used include 0.6%, 0.75%, and 0.9% with PEG-7 Glyceryl Cocoate surfactant of 0.2%. Based on observations in the physical evaluation of the preparation, the results of the four formulas are liquid, odorless and have a distinctive tea odor, clear color, transparent light brown, reddish brown, and reddish dark brown. The preparation with an average pH value of 5.12 - 6.44 has met the requirements of SNI-4380-1996 for topical use, while the viscosity results have an average of 1.5-1.24 cPs. The results of the irritation test showed no irritation from the four formulas that have been made. The results of the hedonic test showed that F3 was preferred by panelists in terms of aroma and texture, while for color F2 was preferred by panelists.
Analisis Kelengkapan Sarana Dan Prasarana Laboratorium Dalam Praktikum Biologi SMA Emilia Emilia; Nurmi Nurmi; Muliana Muliana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13734

Abstract

Kegiatan praktikum merupakan salah satu strategi pembelajaran yang efektif dalam mata pelajaran IPA yaitu Biologi. Melalui praktikum, siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung sehingga mampu meningkatkan motivasi dan rasa ingin tahu mereka. Praktikum juga membantu siswa mengembangkan pemahaman terhadap konsep-konsep materi yang telah diajarkan di kelas.Ruang laboratorium difasilitasi dengan berbagai alat dan bahan praktikum yang menunjang aktivitas percobaan. Dengan adanya laboratorium yang memadai, kegiatan praktikum dapat berlangsung secara aman, efektif, dan sesuai tujuan pembelajaran. . SMA Negeri 1 Bone, ketersediaan alat praktikum tergolong sangat lengkap, sehingga mendukung kegiatan laboratorium dengan baik. Namun, bahan praktikum yang tersedia hanya sebagian, terutama bahan yang paling dibutuhkan untuk praktikum rutin. Penelitian yang diselenggarakan di SMA Negeri 3 Bone menunjukkan bahwa fasilitas praktikum, baik peralatan maupun bahan-bahannya sangat lengkap, sehingga sekolah ini memiliki sarana laboratorium yang memadai untuk mendukung seluruh kegiatan praktikum dengan optimal. Dari hasil pengumpulan dan analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa hasil keseluruhan jumlah rata-rata presentase yang paling tertinggi yaitu yang pertama SMA Negeri 3 Bone dengan rata-rata 94,35% dikatan sangat baik, kedua SMA Negeri 13 Bone diperoleh rata-rata 91,97% dikatakan sangat baik, ketiga SMA Negeri 1 Bone diperoleh rata-rata 84,26% dikatakan baik, keempat SMA Negeri 7 Bone diperoleh rata-rata 83,37% dikatakan baik dan kelima yaitu SMA Negeri 9 Bone diperoleh rata-rata 34,19% kurang
FORMULASI DAN EVALUASI MICELLAR WATER DARI EKSTRAK DAUN SIRIH CINA (Peperomia pellucida L.) Mesha Sevia Putri; Tri Danang Kurniawan; Samwilson Slamet; Putri Mulia; Dwi Kurnia Putri
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13536

Abstract

Perkembangan produk pembersih wajah menunjukkan peningkatan yang signifikan, salah satunya micellar water yang memiliki keunggulan praktis dan efektif dalam mengangkat kotoran serta sisa make up. Daun sirih cina (Peperomia pellucida L.) merupakan salah satu bahan alami yang berpotensi digunakan sebagai zat aktif dalam kosmetik karena diketahui mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin serta memiliki aktivitas sebagai antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium yang bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak daun sirih cina dapat diformulasikan menjadi sediaan micellar water serta menentukan formula yang paling optimal berdasarkan evaluasi fisik dan tingkat kesukaan panelis. Pada penelitian ini dilakukan variasi konsentrasi ekstrak yaitu F0 (0%), F1 (3%), F2 (5%), dan F3 (7%). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Berdasarkan hasil uji organoleptik seluruh formula berbentuk cair dan jernih, dengan perbedaan warna dan aroma yang semakin meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak. Hasil pengujian pH menunjukkan nilai berkisar antara 4,49–6,40 yang masih memenuhi persyaratan pH kulit menurut SNI-16-4399-1996. Uji viskositas menunjukkan peningkatan nilai seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak, namun masih mendekati viskositas air sehingga sesuai dengan karakteristik micellar water. Uji iritasi terhadap 10 panelis menunjukkan bahwa seluruh formula tidak menimbulkan iritasi. Uji daya bersih menunjukkan bahwa formula F2 dan F3 memiliki kemampuan pembersihan terbaik. Sementara itu, uji hedonik menunjukkan bahwa formula F2 (5%) merupakan formula yang paling disukai panelis berdasarkan parameter warna, tekstur, dan aroma. Pada penelitian ini sediaan micellar water dengan formula terbaik adalah F2 (5%) hal ini berdasarkan tingkat penerimaan panelis dan memiliki efektivitas pembersihan terbaik.
SENI DIPLOMASI DAN RETORIKA MANGALEHEN HATA DALAM TRADISI PERUNDINGAN MAHAR PATOBANG HATA MANDAILING Azwa Khalisa Nasution; Safira Ayesha Ismaidini; Nailah Faizah S Rambe; Putri Anggini; Hoirina Pulungan; Fitriani Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis seni diplomasi dan retorika mangalehen hata dalam tradisi perundingan mahar patobang hata pada masyarakat Mandailing. Praktik ini merupakan proses musyawarah adat yang menggunakan bahasa kiasan, peribahasa, dan strategi komunikasi tidak langsung untuk menjaga keharmonisan antar keluarga serta menghindari konflik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan wawancara mendalam, penelitian ini membedah bagaimana nilai-nilai kearifan lokal seperti kesantunan, penghormatan, dan martabat keluarga diwujudkan dalam tutur kata tokoh adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terjadi pergeseran gaya komunikasi pada generasi muda yang cenderung lebih sederhana dan praktis akibat modernisasi, nilai-nilai inti dalam retorika tersebut tetap dipertahankan sebagai media pelestarian budaya. Secara keseluruhan, mangalehen hata berfungsi sebagai instrumen penting dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat hubungan kekerabatan masyarakat Mandailing melalui negosiasi simbolik yang bijaksana
Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Etanol Kulit Buah Kopi Robusta (Coffea Canephora) dan Rimpang Temulawak (Curcuma zanthorrizha) Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Intan Furnamasari; Suci Rahmawati; Septi Wulandari; Ikhsan Ikhsan; Yogie Andika Tri Nanda
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13391

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri serta konsentrasi efektif dari kombinasi ekstrak etanol 70% kulit buah kopi robusta (Coffea canephora) dan rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode difusi cakram dengan variasi konsentrasi 10%, 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan perbandingan ekstrak 1:1. Proses ekstraksi dilakukan menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70%, kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator hingga diperoleh ekstrak kental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak memiliki aktivitas antibakteri yang ditandai dengan terbentuknya zona hambat pada seluruh konsentrasi uji. Diameter zona hambat yang dihasilkan berturut-turut yaitu 0,40 mm; 1,33 mm; 1,96 mm; 2,73 mm; dan 2,70 mm, yang seluruhnya termasuk dalam kategori lemah. Kontrol positif menggunakan ciprofloxacin menunjukkan zona hambat sebesar 20,70 mm dengan kategori sangat kuat, sedangkan kontrol negatif tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan signifikan antar konsentrasi (p
Problem-Based Learning Dalam Pembelajaran Fiqih: Studi Kualitatif Di Madrasah Aliyah Ita Yuli Indriyani; Mohammad Rofi'ullah Ash-Shidiq; Malik Hidayatullah; Muhamad Ansori
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13075

Abstract

Pembelajaran Fiqih memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman hukum Islam, kemampuan berpikir kritis, serta karakter religius peserta didik. Namun, praktik pembelajaran Fiqih di madrasah masih sering bersifat konvensional dan berorientasi pada hafalan, sehingga kurang mampu mengaitkan konsep dengan realitas kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Problem-Based Learning (PBL) sebagai strategi pembelajaran dalam pendidikan Fiqih serta kontribusinya terhadap pembentukan kemampuan berpikir kritis dan penguatan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Qodiri 1 Jember. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL dalam pembelajaran Fiqih mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan partisipatif. PBL berkontribusi signifikan dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui kegiatan analisis masalah, diskusi, dan pemecahan kasus Fiqih berbasis kehidupan nyata. Selain itu, PBL juga berperan dalam penguatan karakter religius siswa, seperti tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan toleransi. Dengan demikian, Problem-Based Learning dapat dijadikan sebagai strategi pembelajaran alternatif yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqih di madrasah. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang menekankan hasil belajar, studi ini menyoroti mekanisme pedagogis PBL dalam membentuk berpikir kritis dan karakter religius secara simultan melalui pendekatan kualitatif.  
PENGALAMAN PERAWAT DALAM KEGAWATDARURATAN PSIKIATRI Ance Siallagan; Murniati Sitepu; Rusmauli Lumbangaol
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13671

Abstract

Abstrak: Kasus kegawatdaruratan psikiatri semakin meningkat tiap tahun meliputi percobaan bunuh diri, perilaku kekerasan, agitasi, kecemasan ekstrem, depresi berat dan masalah adiksi NAPZA. Perawat dalam upaya penanganan kedaruratan kesehatan jiwa memiliki pengalaman dikarenakan kondisi pasien mengalami masalah kejiwaan. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengeksplorasi pengalaman perawat dalam tatalaksana kegawatdaruratan psikiatri. Penelitian ini menggunakan studi fenomenologi eksploratif dengan wawancara mendalam terhadap lima orang perawat dengan masa kerja lebih dari lima tahun di RSJ Prof.Dr.M.Ildrem Medan. Analisis data menggunakan metode Collaizi. Terdapat lima tema yang mendeskripsikan makna dari pengalaman perawat dalam penatalaksanaan kegawatdaruratan psikiatri yaitu mendapatkan kekerasan fisik dan verbal, perasaan perawat dalam merawat pasien di fase krisis, tindakan perawat dalam kegawatdaruratan psikiatri, motivasi dalam pelayanan keperawatan jiwa, dan harapan untuk peningkatan layanan. Perawat sering menjadi pelampiasan kekerasan pasien fase gawat darurat psikiatri, sehingga memiliki beban kerja dan dampak psikologis yang lebih tinggi. Kesempatan jenjang karir, studi lanjut, penghargaan dan promosi menjadi bentuk motivasi bagi perawat dalam meningkatkan kompetensinya di unit psikiatri. Namun keselamatan perawat serta pasien menjadi prioritas utama. Perlu diteliti lebih lanjut terkait motivasi perawat dengan kinerja di unit gawat darurat psikiatri
Uji Aktivitas Antikolestrol Ekstrak Etanol 96% Daun Salam (Syzygium polyanthum) Terhadap Kelinci Jantan (Oryctolagus cuniculus) Rifa Rihadatul Aisy; Muchammad Farid; Putri Mulia; Rose Intan Perma Sari; Tika Hardini
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13404

Abstract

Kolesterol merupakan senyawa lipid amfipatik sekaligus komponen esensial pada membran sel dan lipoprotein plasma. Daun salam (Syzygium polyanthum) mengandung senyawa aktif flavonoid, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai agen antikolesterolemia melalui penghambatan sintesis kolesterol dan peningkatan metabolisme lipid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antikolesterol ekstrak etanol daun salam serta menentukan dosis yang paling efektif. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental terhadap lima ekor kelinci jantan yang dibagi menjadi lima kelompok: kontrol normal, kontrol positif (simvastatin), kontrol negatif (Na-CMC 1%), serta dua kelompok perlakuan ekstrak daun salam (dosis 156 mg dan 312 mg). Kondisi hiperkolesterolemia diinduksi menggunakan pakan tinggi lemak, dan seluruh perlakuan diberikan secara oral. Hasil penelitian menunjukkan persentase penurunan kadar kolesterol berturut-turut adalah 0,0% (normal), 29,9% (kontrol positif), 6,5% (kontrol negatif), 27,1% (dosis 156 mg), dan 39,2% (dosis 312 mg). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun salam pada dosis 312 mg memberikan efek paling optimal dalam menurunkan kadar kolesterol pada kelinci jantan, bahkan melampaui efektivitas kontrol positif.