cover
Contact Name
Pandu Prabowo W
Contact Email
panduprabowo@fkip.uisu.ac.id
Phone
+6281271579499
Journal Mail Official
best@fkip.uisu.ac.id
Editorial Address
Kampus Induk UISU Jl. Sisingamangaraja XII Teladan, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Best Journal (Biology Education, Sains and Technology)
ISSN : 26148064     EISSN : 26544652     DOI : https://doi.org/10.30743/best
Jurnal BEST (Journal of Biology Education, Science & Technology) memuat tentang artikel hasil penelitian dan Kajian Konseptual Bidang Pendidikan, Sains Biologi, Pendidikan Biologi, dan Teknologi Pendidikan ataupun Teknologi Sains di bidang Biologi. Terbit 2 kali setahun pada bulan Januari s/d Juni dan Juli s/d Desember.
Articles 2,344 Documents
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Kategori Watch Dengan Metode Gyssens Pada Pasien Rawat Inap Dirumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Kota Pematangsiantar Friska Simanihuruk; Nabila Dhea Amanda; Isma Oktadiana
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12417

Abstract

Resisitensi antibiotik masih menjadi permasalahan global yang penting. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri memerlukan penggunaan antibiotik yang tepat untuk mencegah resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik kategori Watch dengan metode Gyssens pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Kota Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan desain observasi deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif, melalui resep dan rekam medis pasien yang menggunakan antibiotk kategori Watch pada Januari dan Februari 2025 dari 84 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan pasien dengan jenis kelamin perempuan yang mendapat terapi antibiotik kategori Watch sebanyak 54 orang (64,3%) dan pasien laki-laki sebanyak 30 orang (35,7%). Berdasarkan rentang usia yang terbesar adalah usia 21–30 tahun yaitu sebanyak 22 pasien (26,2%), dan yang terkecil adalah usia 61–70 tahun berjumlah 6 pasien (7,1%).Dari 116 antibiotik kategori Watch yang diresepkan ceftriaxone adalah yang paling banyak digunakan (86,2%), diikuti oleh cefixime (11,2%) dan cefotaxime (2,6%). Evaluasi dengan metode Gyssens menunjukkan bahwa 78,45% penggunaan antibiotik tepat (kategori 0), 18,1% diberikan dengan durasi terlalu singkat (kategori IIIb), dan 3,45% diberikan tanpa indikasi (kategori V). Tidak ditemukan penggunaan yang tidak tepat dalam hal dosis, interval, atau rute pemberian.Kesimpulan dari penelitian ini meskipun penggunaan antibiotik kategori Watch di rumah sakit ini tergolong rasional, masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam durasi pemberian. Pengawasan dan evaluasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan antibiotik dan meminimalkan risiko resistensi
Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Video Animasi Terhadap Kemampuan HOTS Siswa Pada Materi Sistem Gerak pada Manusia Di SMP Negeri 12 Medan Rohni Duani Purba; Jamalum Purba
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13213

Abstract

Rohni Duani Purba, NIM 4202351001 (2025), Pengaruh Model Problem Based Learning Dengan Video Animasi Terhadap Kemampuan HOTS Siswa Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia di SMP Negeri 12 Medan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Problem Based Lerning Dengan Video Animasi terhadap Kemapuan HOST Siswa Pada Materi Sistem Gerak Pada Manusia Di Kelas VIII SMP Negeri 12 Medan. Desain yang digunakan berupa pretest- posstest control group desain. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 12 Medan yang terdiri dari 10 kelas dengan jumlah 312 siswa. Sampel diambil menggunakan teknik random sampling, dimana kelas VIII-8 dijadikan sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model problem based learning, sedangkan kelas VIII-3 sebagai kelas kontrol yang menerapkan model ekspositori, dengan jumlah 60 siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan HOTS sebanyak 20 soal pilihan berganda. Uji hipotesis dilakukan dengan taraf signifikansi 0,05 dengan bantuan excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari model problem based learning terhadap kemampuan hots siswa. Hal ini dibuktikan melalui rata-rata pos-test kelas eksperimen 84,50 dan rata-rata pos-test kelas kontrol 67,50. Nilai N-gain yang diperoleh sebesar 0,70 berada pada kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa model problem based learning dengan video animasi dapat meningkatkan kemampuan hots siswa pada materi sistem gerak pada manusia di kelas VIII SMP Negeri 12 Medan. Kata Kunci: Model PBL, Video Animasi,Kemampun HOTS, Sistem Gerak Pada Manusia
Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat oleh Masyarakat di Kecamatan Modo Kabupaten Lamongan Muhamad Syahrur Ramadhan; Rofiatun Solekha; Muhammad Badrut Tamam
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.13389

Abstract

Indonesia merupakan negara megabiodiversitas dengan kekayaan hayati dan budaya yang luar biasa, terdiri dari sekitar 300 etnis yang masing-masing memiliki warisan budaya, termasuk pengetahuan tradisional tentang tumbuhan obat etnobotani mempelajari hubungan manusia dan tumbuhan, menjadi solusi pelestarian pengetahuan tradisional dengan mendokumentasikan pemanfaatan tumbuhan obat dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan jenis tumbuhan obat yang digunakan adalah asam jawa, beluntas, jahe jambu biji, kencur, kunyit, lengkuas, mengkudu, salam, sambiroto, sirih, tapak liman, yodium. Pemanfaatkan sebagai pelangsing, pegal linu, menghangatkan badan, nafsu makan, meredakan batuk, mual, diare, sembelit, meredakan asam lambung, menurunkan tekanan darah, kolesterol, darah tinggi, pegal pegal, membersihkan keputihan, meningkatkan kekebalan tubuh, menyembuhkan luka. Cara pengolahan tumbuhan obat adalah dengan cara rebus, dioles dan dikeringkan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat Kecamatan Modo memiliki pengetahuan tradisional yang cukup kaya mengenai tumbuhan obat dan cara pemanfaatannya, yang berpotensi untuk dikembangkan dalam pelestarian kearifan lokal dan pengobatan alternatif. Berdasarkan hasil analisis Presentase Nilai Penggunaan PPV bagian tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah batang (rimpang) kunyit (Curcuma longa L.) dengan nilai 46,30%. Dari data yang dihasilkan Tingkat Kepercayaan (Fidelity Level) masyarakat Kecamatan Modo adalah 31,6%.
Efektivitas Penggunaan Asisten Virtual ChatGPT Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Di Madrasah Ibtidaiyah Muhammad Samsul Aditiya; Nur Khosiah; Yulina Fadilah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11783

Abstract

Visi dari riset ilmiah ialah mengevaluasi efektivitas penggunaan asisten virtual ChatGPT berbasis kecerdasan buatan guna mengembangkan hasil belajar matematika siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Pada studi ini, dua kelompok siswa dimanfaatkan: satu kelompok memanfaatkan ChatGPT untuk belajar, sementara kelompok lain mengikuti teknik tradisional. Studi mempergunakan desain kuantitatif beserta quasi-eksperimental memanfaatkan kelompok kontrol non-ekuivalen. Tes pilihan ganda yang telah divalidasi beserta koefisien reliabilitas 0.754 digunakan sebagai instrumen penelitian. Skor posttest rerata senilai 85,35 naik dari skor pretest senilai 71,41, meggambarkan kenaikkan signifikan statistik pada kelompok eksperimen. Di sisi lain, kelompok kontrol cuma mengalami kenaikkan dari 72,19 jadi 76,50. Tes Wilcoxon membuahkan skor signifikan p = 0,001, sedangkan tes Kolmogorov-Smirnov menggambarkan p = 0,016. Nilai 1,43 diperoleh dari perhitungan ukuran efek menggunakan Cohen's d, yang dianggap sebagai efek yang sangat signifikan. Berlandaskan hasil ini, pemanfaatan ChatGPT pada pelajaran matematika meningkatkan kinerja siswa serta menawarkan pendekatan baru untuk memfasilitasi pembelajaran lebih dinamis serta personal di tingkat Madrasah Ibtidaiyah
Pemberian Edukasi Gizi Media Poster Dan Kipas “Isi Piringku” Terhadap Peningkatan Pengetahuan Gizi Seimbang Pada Siswa/I SMPN 31 Medan 2023 Lisnawati Tumanggor
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12892

Abstract

Berbagai masalah gizi dan kesehatan dapat terjadi karena kurangnya pengetahuan mengenai gizi seimbang, Salah satu bentuk visual dari gizi seimbang adalah “Isi Piringku”. Pemberian edukasi kesehatan gizi seimbang adalah salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap sadar gizi serta mengurangi permasalahan gizi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi media poster dan kipas “Isi Piringku” terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang pada Siswa/I SMP N 31 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan Rancangan Pra-Eksperimen (Pra-Experiment)  dengan desain One group Pre test – Post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 40 orang diambil dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data melalui kuesioner dan analisis data menggunakan Uji Paired Sampel T-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan skor pengetahuan yang signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi diperoleh p-value=0,0000,05 yang berarti ada pengaruh pemberian edukasi gizi media poster dan kipas terhadap peningkatan pengetahuan gizi seimbang siswa/i. Disarankan sekolah dapat bekerja sama dengan memberikan edukasi kepada remaja dengan upaya Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) kesehatan agar meningkatkan pengetahuan siswa/i tentang gizi seimbang.
Uji Efektivitas Ekstrak Daun Gelinggang (Cassia alata L.) Sebagai Antiinflamasi Pada Hewan Uji Mencit (Mus musculus) Azhira Diffa Sari; Dwi Kurnia Putri; Sylvia Rianissa Putri; Oky Hermansyah; Evan Vria Andesmora
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13898

Abstract

Inflamasi ialah respon alami tumbuh terhadap kerusakan jaringan yang ditandai dengan pelepasan mediator kimia. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi pada ekstrak daun gelinggang (Cassia alata L.) dan untuk mengetahui dosis yang paling efektif pada hewan uji mencit. Daun gelinggang diekstrak dengan cara maserasi menggunakan etanol 96%. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol normal (aquadest), kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (natrium diklofenak), ekstrak daun gelinggang 35 mg/kg BB dan ekstrak daun gelinggang 70 mg/kgBB. Setiap mencit kelompok 1 hingga 5 dibengkakan dengan cara diberikan albumin secara intraplantar, kemudian dilakukan pengukuran kaki mencit menggunakan pletismometer selama 3 jam setiap 30 menit. Dosis 70 mg/kgBB menunjukkan efektivitas yang paling baik dan penurunan pembengkakan yang paling konsisten dibandingkan dosis 35 mg/kgBB tanpa menimbulkan efek toksisitas. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa ekstrak etanol daun gelinggang (Cassia alata L.) efektif sebagai antiinflamasi terhadap hewan uji mencit (Mus musculus)
Dampak Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Dan Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua Destrawati Kristian Gea; Desman Telaumbanua; Toroziduhu Waruwu; Agnes Renostini Harefa
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12078

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh implementasi kurikulum merdeka di SMA Negeri 1 Tuhemberua yang sudah berjalan 2 tahun namun masih belum efektif diterapkan dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menilai dampak Positif Dan Negatif Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Guru dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua, (2) Menilai dampak Positif Dan Negatif Implementasi Kurikulum Merdeka Terhadap Siswa dalam Pembelajaran Biologi Di SMA Negeri 1 Tuhemberua. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode campuran (mixed methods) yaitu gabungan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru mata pelajaran biologi sebanyak 3 orang dan siswa kelas XI sebanyak 30 orang di pilih secara acak.instrumen penelitian yang digunakan yaitu (1) Lembar wawancara guru, (2) lembar observasi pembelajaran, (3) lembar angket siswa. Hasil penelitian yaitu dampak positif dan negatif bagi guru, dampak positif yaitu memberikan ruang bagi guru untuk berkembang secara kreatif, mandiri, dan merancang pembelajaran yang sesuai dengan minat serta bakat masing-masing. Dampak implementasi kurikulum merdeka bagi siswa di SMA Negeri 1 Tuhemberua memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang dirasakan antara lain meningkatnya kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila, berpikir kritis dan inovatif, mengambil keputusan yang tepat, serta mengembangkan keterampilan melalui pembelajaran berbasis proyek. Dampak negatif yang dirasakan antara lain adalah kesenjangan capaian belajar antara siswa berkemampuan tinggi dan rendah, kesulitan dalam belajar mandiri akibat kurangnya struktur dan panduan, keterbatasan sumber daya belajar seperti buku dan perangkat teknologi, serta terjadinya ketimpangan akses terhadap fasilitas pembelajaran. Dampak negatif implementasi kurikulum merdeka bagi siswa, sesuai dengan hasil perhitungan angket mendapatkan kategori rendah. Presentase dampak bagi siswa, dampak positif mendapat 64% dan dampak negatif sebesar 36%.
Peran Sosial Dan Budaya Dalam Pengambilan Keputusan Kesehatan Pada Masyarakat Pesisir Kabupaten Serdang Bedagai Wasiyem Wasiyem; Dian Pratiwi; Kayla Salsabila; Dinda Wulandari; Azzahra Dyahayu Ramadani; Nayla Nabila Hidayat; Farhan AKbar Lubis
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i1.13043

Abstract

 Masyarakat pesisir memiliki karakteristik sosial dan budaya yang khas, yang sangat memengaruhi pandangan serta tindakan mereka dalam merawat kesehatan. Keputusan terkait kesehatan dalam kelompok ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor pribadi, namun juga oleh norma sosial, nilai budaya, struktur keluarga, serta peran dari tokoh masyarakat dan tokoh agama. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kontribusi sosial dan budaya dalam proses pengambilan keputusan kesehatan di kalangan masyarakat pesisir di Kabupaten Serdang Bedagai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melalui wawancara mendalam pada enam informan yang dipilih dengan sengaja, termasuk masyarakat pesisir, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kader kesehatan. Wawancara dilakukan dengan cara semi-terstruktur untuk memahami pandangan informan mengenai konsep kesehatan dan penyakit, bagaimana keputusan untuk berobat diambil, peran keluarga dan lingkungan sosial, serta bagaimana kepercayaan dan nilai budaya lokal mempengaruhi pilihan layanan kesehatan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dan nilai kolektivitas tetap memiliki pengaruh yang signifikan dalam membentuk perilaku kesehatan masyarakat pesisir. Keputusan terkait pengobatan sering melibatkan keluarga besar dan dipengaruhi oleh pendapat dari tokoh masyarakat. Di sisi lain, penelitian ini juga menemukan terbatasnya peran perempuan dalam pengambilan keputusan terkait kesehatan keluarga dan adanya kecenderungan di antara sebagian masyarakat untuk lebih memilih pengobatan tradisional ketimbang layanan medis modern. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor sosial budaya dapat berfungsi sebagai pendukung serta penghalang dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, dibutuhkan intervensi kesehatan yang memperhatikan budaya lokal, memperkuat dukungan sosial, dan mendorong kerja sama antara layanan kesehatan formal, tokoh masyarakat, serta keluarga agar program kesehatan diterima dengan baik dan berkelanjutan
RESPON PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK ORGANIK CAIR TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA HASIL TANAMAN PAKCHOY (Brassica rappa L.) Cik Zulia; Azmi Tandawi; Hilda Yanti Torus Pane; Azizah Mahary; Syafril Razali Sitorus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 9, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v9i2.14058

Abstract

Abstrak. Peningkatan populasi di Indonesia disertai dengan meningkatnya kesadaran akan kebutuhan gizi telah menyebabkan meningkatnya permintaan akan sayuran, berbagai jenis sawi yang saat ini banyak dikonsumsi masyarakat meliputi sawi hijau, sawi putih, sawi Jepang, dan sawi pakcoy. Untuk meningkatkan ketersediaan nutrisi dalam tanah, dalam mendukung pertumbuhan sawi, perlu diberikan pupuk organik dalam bentuk padat atau cair. POC yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah adalah biourin sapi, POC limbah sayuran, POC limbah buah, dan PGPR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian biochar sekam padi dan pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.). Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok non-faktorial dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan sebagai berikut: A = Biochar (5 ton/ha = 0,5 kg/petak); B = Biochar (0,5 kg/petak) + Biourin Sapi 5 ml/L air (0,5%); C = Biochar (0,5 kg/petak) + limbah sayuran POC 5 ml/L air (0,5%); D = Biochar (0,5 kg/petak) + limbah buah POC 5 ml/L air (0,5%); E = Biochar (0,5 kg/petak) + akar bambu PGPR 5 ml/L air (0,5%); F = Biochar (0,5 kg/petak) + Jamu Bumi 5 ml/L air (0,5%). Perlakuan biochar (0,5 kg/petak) + biourin sapi 5 ml/L air menunjukkan tinggi tanaman 22,41 cm; jumlah daun 15,88 helai; luas daun 128,70 cm2; berat basah per tanaman sampel 195,06 g; berat basah tanaman per petak 2,88 kg.
PENGARUH PELAYANAN SOSIAL DAN FISIOTERAPI REHABILITASI MEDIK TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK PENDERITA CEREBRAL PALSY DI RRABK SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN Sondang Sidabutar; Yunardi Yunardi; Erlina Sri H.S; Laili Fadhillah; Angelia H Siburian; Ibnu Fajar
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12362

Abstract

Tujuan penelitian adalah: (1) pengaruh pelayanan sosial terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita Cerebral Palsy di RRABK Siantar, Kabupaten Simalungun; (2) pengaruh fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita cerebral palsy; dan (3) pengaruh pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik secara simultan terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita cerebral palsy. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak penderita Cerebral Palsy yang mendapatkan pelayanan di RRABK Siantar, Kabupaten Simalungun. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda untuk menguji pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel bebas (pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik) terhadap variabel terikat (perkembangan motorik kasar anak). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh yang signifikan antara pelayanan sosial terhadap perkembangan motorik kasar anak penderita Cerebral Palsy dengan nilai t-hitung sebesar 14,412 dan signifikansi 0,000 (< 0,05); (2) terdapat pengaruh yang signifikan antara fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar dengan nilai t hitung sebesar 12,442 dan signifikansi 0,000; (3) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara pelayanan sosial dan fisioterapi rehabilitasi medik terhadap perkembangan motorik kasar dengan nilai F-hitung sebesar 206,695 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,898 menunjukkan bahwa 89,8% perkembangan motorik kasar anak dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut secara bersama-sama