cover
Contact Name
Ethycasari
Contact Email
-
Phone
+62315633365
Journal Mail Official
lppmwb@gmail.com
Editorial Address
Jl. Cimanuk No.20, Darmo, Kec. Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Keperawatan
ISSN : 2302948X     EISSN : 26865297     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal keperawatan menerbitkan artikel ilmiah terkait masalah keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini ada sejak tahun 2012 dan terbit dua kali dalam satu tahun di bulan Mei dan November.
Articles 163 Documents
Support System Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Kanker Di Yayasan Kanker Indonesia Surabaya Ni Putu Widari; Putri Maulana Serlinda
Bahasa Indonesia Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2778.447 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i2.106

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyakit yang dapat mempengaruhi perubahan kualitas hidup penderitanya baik kearah yang positif maupun negatif. Perubahan yang cenderung ke arah negatif dapat diminimalkan dengan adanya support system dari keluarga yang berupa dukungan instrumental, dukungan emosional, dukungan informasional, dan dukungan penilaian, dimana apabila penderita tidak mendapatkan support system dari keluarga akan berpengaruh pada kualitashidupnya. Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional, yang bertujuan untuk menganalisis hubungan support system keluarga dengan kualitas hidup pasien Kanker. Variabel independen dalam penelitian ini yaitu support system keluarga dan variabel dependen yaitu kualitas hidup pasien Kanker. Populasi pada penelitian ini yaitu pasien Kanker di Yayasan Kanker Indonesia Surabaya berjumlah 20 responden, dengan sampel 19 responden yang dipilih melalui tekhnik probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner support system keluarga dan kulitas hidup. Hasil penelitian menunjukan support systemkeluarga baik sebanyak 13 orang (68,4%) dan kualitas hidup sedang sebanyak 10 orang (52,6%). Analisa data menggunakan uji statistik Nonparametric Correlations dengan Spearmandan diperoleh tingkat signifikan 0,231 (p>0,05), dengan demikian H0 diterima yang berarti tidak ada hubungan antara support system keluarga dengan kualitas hidup pasien kanker di Yayasan Kanker Indonesia Surabaya. Hal ini dapat disebabkan karena kurangnya motivasi dari dalam penderita kanker sendiri serta adanya dukungan dari sesama penderita kanker, dengan diberikannya support system yang baik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup dari penderita kanker.
Hubungan Pola Nutrisi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Desa Socah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura Taufan Citra Darmawan
Bahasa Indonesia Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.068 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i2.107

Abstract

Pemberian nutrisi balita yang kurang atau buruk di seribu hari pertama kehidupannya dapat berdampak pada konsekuensi yang irreversibel, yaitu kondisi dimana pertumbuhan terhambat atau stunting dapat terjadi pada seseorang. Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola nutrisi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Socah Kecamatan Socah Kabupaten Bangkalan Madura. Jenis penelitian ini menggunakan analitik observasional dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian ini sebanyak 99 balita. Sampel penelitian ini 80 balita dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 40 kelompok kasus dan 40 kelompok kontrol. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji ChiSquare.Hasil penelitian yang didapatkan dari 80 balita, bahwa balita dengan pola nutrisi baik sebanyak 47 balita (58,7%) dan balita dengan pola nutrisi tidak baik sebanyak 33 balita (41,3%).Sedangkan kejadian stunting pada balita didapatkan balita tidak stunting sebanyak 40 balita (50%) dan balita stunting sebanyak 40 balita (50%). Hasil uji Chi-Square nilai p = 0,000. Nutrisi pada balita bisa menyebabkan kurangnya asupan anak yang berdampak pada tidak adekuatnya sel dalam berkembang hingga menyebabkan terjadinya stunting.
Faktor Dominan Yang Mempengaruhi Perilaku Merokok Mahasiswa D3 Keperawatan Budi Artini
Bahasa Indonesia Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.724 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i2.108

Abstract

Merokok merupakan masalah yang belum terselesaikan hingga saat ini, merokok sudah melanda berbagai kalangan baik anak-anak sampai orang tua. Secara umum, ketika seseorang ditanya mengenai merokok, hampir sebagian besar orang mengatakan hal yang berbeda, meskipun dalam lingkup yang sama. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi perilaku merokok mahasiswa D3 keperawatan di STIKes A. Perilaku merokok dipengaruhi oleh faktor sosial, faktor psikologis dan faktor genetik. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa D3 keperawatan yang merokok. Populasi dalam penelitian dengan jumlah 24 adalah seluruh mahasiswa D3 keperawatan, responden yang bersedia diteliti. Metode sampling yang digunakan adalah “Total Sampling”. Data dikumpulkan dengan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor sosial berpengaruh terhadap perilaku merokok yaitu sebanyak 21 orang (87%), faktor psikologis berpengaruh terhadap perilaku merokok yaitu sebanyak 18 orang (75%), dan faktor genetik berpengaruh terhadap perilaku merokok yaitu sebanyak 18 orang (75%). Dari hasil penelitian, faktor dominan yang mempengaruhi perilaku merokok yakni faktor sosial sebanyak 21 orang (87%). Hal ini karena perilaku merokok dipengaruhi oleh faktor sosial, dimana faktor sosial merupakan dorongan untuk melakukan hubungan atau interaksi dengan orang lain. Sama halnya dengan mahasiswa yang mana dalam kegiatan sehari-hari tidak lepas dari pengaruh teman sebayanya. Hal inipun termasuk didalamnya kebiasaan merokok, sehingga apabila didalam pergaulan banyak teman melakukan kebiasaan merokok, maka akan mudah terpengaruh untuk merokok.
Hubungan Beban Kerja Dosen berdasarkan Time and Motion Study dengan Kinerja Dosen Prodi S1 Ilmu Keperawatan Stikes Surabaya Taufan Citra Darmawan
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.421 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.110

Abstract

Nursery education needs profesional and qualified graduates. The achievement in the quality of education depends on lecture espicially the labor of lecturer. The achievemen of lecture’s in quality, bring about Tridharma of university became the first duty of lecturer, furthermore the purpose of this research is to know the relation between with responsibility towards lecturer’s perfomance. This research use observational analysis method, with cross-sectional as the main framework in this research. This sample use total sampling method. The sample of this research are 7 personel of lecturers which department of S1 Nursery Science STIKES Surabaya, did by observation and questionnaire as the method of collect the data. Mostly, work responsibility of lecture is on the middle category is 4 (57%) lecturers, the lecture perfomances are categorized as Good and Enough with the same result 3(43%). The result of this research use bivariant analysis by pearson correlation test are (p = 0,011, r = 0,867) where the false degree α ≤ 0,05 which means H1 accepted. It;s meanthere is a relation between work responsibility of lecture with lecturer’s perfomance in Departement of S1 Nursery Science STIKES Surabaya. Lectures with high perfomancecan’t leave that student’s study. And lecturer with low perfomance must be fixed their self.
Tingkat Stres Penderita Diabetes Melitus Di Panti Werda Santu Yosef Surabaya Ni Nyoman Wahyu Lestarina
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.029 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.111

Abstract

Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik dengan tanda terjadi hiperglikemia. Terdapat banyak kendala yang dapat muncul saat menjalani program penatalaksanaan DM dan hal tersebut dapat menimbulkan stress pada penderita. Kesulitan dan tingkat keterlibatan penderita dalam menjalani tatalaksanan dapat mengakibatkan tingginya ketidakpatuhan terapi pada pasien yang mengalami stres. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat stres penderita diabetes melitus di Panti Werda St. Yosef Surabaya. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS) 21. Analisa data menggunakan Analisis Statistik Deskripsi Proporsi Prosentase (ASDPP). Dari hasil penelitian didapatkan sebagian besar (70%) lansia penderita Diabetes Melitus yang berada di Panti Werda St. Yosef berada pada kategori normal. Permasalahan stres pada penderita diabetes ini juga erat kaitannya dengan cara atau strategi pemecahan masalah (coping) yang dilakukan oleh penderita diabetes. Menurutnya, coping yang dilakukan oleh penderita diabetesmerupakan usaha pasif atau aktif yang dilakukannya dalam menghadapi situasi yang dirasa menyebabkan stres. Petugas panti werda St. Yosef sudah melakukan perawatan yang baik bagi penderita DM. Pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan, pengontrolan obat dan diet serta pelaksanaan aktivitas bagi lansia juga telah dilakukan. Hal ini dapat membuat penderita DM dapat beradaptasi dengan keadaannya sehingga penderita DM tidak mengalami stres dalam menjalanipengobatannya.
Hubungan Penerapan Asuhan Sayang Ibu Pada Persalinan Kala II Dengan Kejadian Robekan Jalan Lahir Beatric Maria Dwi Jayanti Baga
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.067 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.112

Abstract

Pendahuluan: Rupture perineum (robekan jalan lahir) biasa dapat berubah menjadi kasus rupture perineum dengan tingkat lebih berat dan penyebab terjadinya kejadian kematian pada ibu bersalin apabila penatalaksanaan tidak dilakukan dengan baik dan tanggap. Rupture perineum dapat terjadi secara spontan maupun buatan pada persalinan normal (pervaginam) pada ibu bersalin primigravida saat pengeluaran kepala bayi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala II dengan kejadian robekan jalan lahir di RSIA Kirana Sepanjang Sidoarjo. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian jenis observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Variabel independen asuhan sayang ibu, variabel dependen kejadian robekan jalan lahir, populasi sebanyak 35 ibu bersalin, sampel 31 ibu bersalin, instrument penelitian lembar observasi, analisis data exact fisher’s, α = 0,05. Hasil: 28 (32.3 %) ibu bersalin yang mendapatkan asuhan sayang ibu yang terdiri dari 7 (22.6 %) ibu bersalin mengalami robekan jalan lahir dan 21 (9.7%) ibu bersalin tidak mengalami robekan jalan lahir, sedangkan 3 (67,7%) ibu bersalin yang tidak mendapatkan asuhan sayang ibu semua mengalamirobekan jalan lahir. Dengan nilai probabilitas (p) = 0.027 dan ≤ α maka H0 ditolak, Hi diterima. Diskusi: Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan penerapan asuhan sayang ibu pada persalinan kala II dengan kejadian robekan jalan lahir, untuk itu perlu adanya komunikasi yang baik dan ramah bagi bidan dan pasien.
Hubungan Bermain Game Online Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas 4 Di MI Darussalam Jambangan Surabaya Aristina Halawa
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.186 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.113

Abstract

Game online merupakan permainan modern yang sudah menjadi trend untuk masa sekarang dan semakin banyak peminatnya terutama pada anak-anak usia sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan bermain Game Online dengan hasil Belajar Siswa Pada Kelas 4 MI Darussalam Pagesangan Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel pada penelitian ini adalah kelas IV a dan b yang semuanya bermain game online berjumlah 33 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan bermain game online pada siswa kelas 4 di MI Darussalam Jambangan Surabaya sebagian besar adalah dalam tingkat sedang (3-4,5 jam). Pestasi belajar siswa kelas IV di MI Darussalam Jambangan Surabaya sebagian besar yaitu dengan prestasi belajar cukup sebanyak 16 (48,5%). Ada hubungan antara bermain game online dengan prestasi belajar siswa kelas IV di MI Darussalam Jambangan Surabaya. Kesimpulan penelitian hipotesis dalam penelitian ini diterima karena cenderung anak yang mendapatkan prestasi belajar dalam kategori baik dan sangat baik bila intensitas bermain game online dalam tingkat rendah, sedangkan pada intensitas bermain game online di tingkat tinggi tidak ada anak yang mendapatkan prestasi belajar baik ataupun sangat baik.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Bergizi Pada Balita Di Wilayah Posyandu Tulip RT 04 RW 07 Desa Petiken Driyorejo – Gresik Dianita Primihastuti
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.181 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.114

Abstract

Gizi seimbang dibutuhkan oleh setiap tubuh manusia, terutama pada balita. Gizi seimbang dengan kualitas dan kuantitas yang tepat sangat diperlukan oleh balita yang masih dalam usia pertumbuhan dan perkembangan. Berdasarkan pengamatan peneliti didapatkan ibu yang memberikan makanan sesuai keinginan balita tanpa memperhatikan makanan tersebut bergizi atau tidak. Pemenuhan kebutuhan gizi secara tepat pada balita perlu diperhatikan karena menciptakan sttus gizi yang baik pada balita tentunya sangat berguna bagi kehidupan di masa depan. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian makanan bergizi pada balita di wilayah Posyandu Tulip RT 04 RW 07 Desa Petiken Driyorejo Gresik. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan metode total sampling. Populasi dalam penelitian ini yaitu semua ibu yang mempunyai anak balita (27 responden). Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner kemudian diolah secara manual meliputi menganalisa hasil, memberi kode, memasukkan data ke tabeldistribusi frekuensi. Hasil penelitian ini menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian makanan bergizi pada balita, yaitu: pengetahuan baik 70%, pengetahuan cukup 11%, dan pengetahuan kurang 19%. Jadi tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian makanan bergizi pada balita sudah baik. Dengan pengetahuan yang baik seharusnya ibu dapat memberikan makanan yang bergizi kepada anak agar pertumbuhan dan perkembangan balita menjadi optimal.
Terapi Tertawa Terhadap Tingkat Stres Pada Lansia Di Rw 06 Kelurahan Darmo Surabaya Erika Untari Dewi
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.527 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.115

Abstract

Stress berasal dari bahasa latin yang berarti keras (sticus) dan istilah stress diartikan sebagi kesukaran, kesusahan, kesulitan, atau penderitaan pada manusia terutama mental yang dengan menunjukan kekuatan, tekanan, ketegangan. Terapi Tertawa pada orang tua merupakan salah satu alternatif non farmakologis yang mudah dilakukan dan mudah digunakan namun menawarkan manfaat signifikan dalam mengurangi stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat stres pada lansia di RW 06 Kelurahan Darmo Surabaya sebelum dan sesudah diberikan terapi tertawa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre - eksperimental (one group pre - post test desing).diberikan selama 4 kali dalam seminggu dibagi menjadi 2 sesi yaitu (2 hari pre dan 2 hari post) sampel adalah 20 responden dengan stres.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sebelum dan sesudah dilakukan terapi tertawa terdapat penurunan tingkat stres.Hasil yang didapatkan peneliti sebelum terapi tertawa 14 orang kategori Tidak kebal dan setelah dilakukan terapi tertawa 12 orang kategori kurang kebal. Hasil analisa dari uji Wilcoxon di ketahui bahwa nilai p = 0,000 sehingga H0 ditolak, ini menunjukan ada pengaruh terapi Tertawa terhadap tingkat Stres pada Lansia di RW 06 Kelurahan Darmo Surabaya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya Terapi Tertawa Untuk mengurangi Tingkat Stres.
Gambaran Fungsi Seksual Wanita Menopause Yhenti Widjayanti
Bahasa Indonesia Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Keperawatan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.354 KB) | DOI: 10.47560/kep.v7i1.116

Abstract

Menopause merupakan kondisi normal yang dialami wanita seiring dengan pertambahan usia. Saat menopause, produksi hormon estrogen dan progesteron mulai berkurang dan menimbulkan gejala fisik dan psikis yang berakibat timbulnya disfungsi seksual. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran tentang fungsi seksual wanita menopause. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Responden penelitian ini adalah 35 wanita menopause di RT 12 dan 13 RW VKelurahan Darmo Kecamatan Wonokromo Surabaya yang memenuhi kriteria inklusi dan dikumpulkan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel penelitian ini adalah fungsi seksual wanita menopause diukur dengan FSFI (Female Sexual Function Index). Hasil penelitian didapatkan lebih dari 50 % (51%) responden memiliki fungsi seksual baik dan 49 % memiliki fungsi seksual buruk. Kader kesehatan diharapkan dapat bekerjasama dengan Puskesmas dalammemberikan penyuluhan tentang upaya untuk mengatasi gejala menopause khususnya yang terkait dengan fungsi seksual bagi wanita menopause agar wanita menopause dapat memiliki fungsi seksual yang baik.

Page 2 of 17 | Total Record : 163